Moshadeq dan Sejarah FPI (Terlengkap ?)

FPI Teriak Halal Bunuh Mushadeq di Ruang Sidang



Pemimpin aliran Al Qiyadah al Islamiyah, Ahmad Mushadeq

Rabu, 20 Februari 2008 – 14:06 wib
JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) ramai dipadati anggota Front Pembela Islam (FPI) dalam sidang pemimpin aliran Al Qiyadah al Islamiyah, Ahmad Mushadeq, Rabu (20/2/2008). FPI pun meneriakkan jika Ahmad Mushadeq halal untuk dibunuh.

Teriakkan dari anggota FPI itu terjadi ketika saksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Hawawi mengatakan jika banyak ajaran Mushadeq yang menyimpang dari Islam. Merespons keterangan tersebut, FPI pun berteriak “Bunuh..bunuh…darahnya halalan thoyiban”.

FPI force

Mendengar teriakkan seperti itu, Moshadeq yang duduk di bangku deretan kuasa hukum, hanya terdiam. Dia hanya menopang dagunya dengan tangan kiri seolah tidak peduli dengan teriakkan anggota FPI.

Massa FPI kembali tersulut emosinya, ketika saksi Ahmad Hawawi mengatakan jika Mushadeq mengubah ayat Al Quran terutama Surat Al Ankabut. “Naudzubillah mindzalik…ini orang memang layak dibunuh,” teriak salah satu anggota FPI.
http://news.okezone.com/index.php/Re…i-ruang-sidang

———

Di Eropa dulu, di abad pertengahan, kalau ada orang yang murtad dari Gereja malah di hukum mati dengan dibakarSumber: http://kaskus.us/showthread.php?t=763496Berikut adalah beberapa tulis –saya copy dari sebuah sumber– yang isinya cukup kontoversial. Namun demikian, saya menerbitkan tulisan ini semata-mata karena banyak mencakup informasi tentang organisasi yang berpengaruh di Indonesia. Selamat membaca…
Siapa pendiri dari FPI?

menurut gusdur sang president ke 5. REPUBLIK INDONESIA.
4 jendral pembentuk FPI.
1. Bekas Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto
2. Noegroho Djajusman (mantan Kapolda Metro Jaya)
3. Sutanto (mantan Wakapolda Metro Jaya)
4. Djaja Suparman (mantan Pangkostrad)

front pembela islam

Front Pembela Islam (FPI) oleh kaum kafir lebih dikenal dengan sebutan “Islam Defenders Front”. Selama ini perjuangan FPI dalam menegakkan kebenaran dan keadilan sesuai Syariat Islam didukung sepenuhnya oleh ormas-ormas Islam di Indonesia. Perjuangan FPI memang layak diacungi jempol karena membuat takut para pelacur, waria, pemabuk, penjudi, penzina dan deretan pendosa lainnya. FPI juga anti-Yahudi, anti ajaran selain Islam, anti-komunis, anti-kemusyrikan dan lainnya.
sekretariat FPI di: (021) 536-76617 , 53-41250
alamat kantornya belom ketemu oi…. lagi nyari nih….

list kegiatan dari FPI / entah kegiatan atau pembantaian..
yg ada terpublikasi sejak tahun 1998. – 2007.

Tahun 1998

* 14 Oktober-18 Oktober Badan Pencara Fakta DPP-FPI mengadakan investigasi kasus penteroran, pembantaian dan pembunuhan para Ulama, Kyai, Ustadz, dan beberapa Guru Ngaji dengan dalih Dukun Santet di beberapa wilayah di Jawa Timur antara lain di Demak, Pasuruan, Jember, Purbalingga, dan Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.
* 21 Oktober
o DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap dan Seruan tentang hasil kerja Badan Pencari Fakta DPP-FPI dari tanggal 14-18 Oktober 1998
o Berbarengan dengan hal tersebut di atas DPP-FPI menyampaikan Pernyatan Sikap dan Seruannya kepada Presiden Republik Indonesia tentang Kasus Ninja
o DPP-FPI mengeluarkan pengumuman tentang keluarnya buku yang berjudul Bangkitnya Kembali Gerakan Marxisme, Leninisme/Komunisme di Indonesia setebal 12 halaman yang ditulis oleh Abul Ghozwah diterbitkan di Jakarta, medio Oktober 1998 yang mencantumkan nama Front Pembela Islam sebagai penanggung jawab adalah tidak benar
* 28 Oktober DPP-FPI mengeluarkan “Seruan Jihad FPI” terhadap Pasukan Ninja yang isinya menerangkan bahwa Pelaku / Dalang / Penyandang Dana dan atas Siapa pun yang terlibat dalam Aksi Ninja dalam penteroran terhadap ulama adalah Halal untuk ditumpahkan darahnya
* 7 Nopember DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap yang mendukung sepenuhnya pelaksanaan Sidang Istimewa MPR 1998
* 12 Nopember DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Pertanggungjawaban Orde Baru
* 13 Nopember Menyampaikan aspirasi ke Sidang Istimewa MPR 1998 tentang Tuntutan Rakyat yang menghendaki :
1. Pencabutan Pancasila sebagai Azas Tunggal
2. Pencabutan P4
3. Pencabutan Lima Paket Undang-undang Politik
4. Pencabutan Dwi Fungsi ABRI dari Badan Legislatif atau Eksekutif
5. Penghargaan Hak Azasi Manusia
6. Pertanggungjawaban mantan Presiden Republik Indonesia Soeharto
7. Permohonan Maaf GOLKAR sebagai Penanggung Jawab Orde Baru
* 14 Nopember
o DPP-FPI menyampaikan Sikap Solidaritas kepada Para Anak Bangsa Angkatan Mahasiswa Reformis Indonesia sebagai front terdepan dalam perjuangan Rakyat Indonesia
o DPP-FPI mengumumkan bahwa ormas ini (Front Pembela Islam) telah mendaftarkan diri ke Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia
* 22 Nopember Insiden Ketapang meletus, terjadi perusakan sebuah mesjid di bilangan Ketapang, Gajah Mada, Jakarta Pusat, oleh sejumlah kurang lebih 600 orang preman Ambon non-Muslim. Laskar Pembela Islam berhasil memukul mundur penyerang, dipimpin langsung oleh Imam Besar Laskar LPI, KH. Tb. M. Siddiq AR, di bawah komando Ketua Umum FPI.
o Berita terkait arsip indoNEWS
* 26 Nopember DPP-FPI mengeluarkan berita mengenai kronologis Insiden Ketapang, tentang diserangnya Perkampungan Muslim oleh sejumlah Preman Ambon non-Muslim yang menghancurkan sebagian bangunan Mesjid Khairul Biqa’. Kronologis tersebut disampaikan langsung dalam tatap muka dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta
* 1 Desember DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang Insiden Kupang, Nusa Tenggara Timur yang intinya Mengecam, Mengutuk dan Melaknat tindakan sekelompok Orang Kristen Radikal yang telah merusak / membakar sejumlah Mesjid dan Membantai / Membunuh / Menganiaya sejumlah ummat Muslim
* 16 Desember FPI beserta ormas-ormas Islam lainnya di tugu Monumen Nasional berunjuk rasa dan mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang penutupan tempat-tempat maksiat menghadapi bulan suci Ramadhan 1419 H / 1998 M

Tahun 1999

* 5 Januari DPP-FPI mengeluarkan Surat Dukungan Perjuangan kepada santri dan warga kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Jati Negara, Jakarta Timur, dalam memperjuangkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar dengan usaha menutup tempat-tempat maksiat di lingkungan sekitarnya yang menjadi sarang minuman keras, perjudian, pelacuran dan premanisme yang telah mengganggu kamtibnas serta merusak nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan
* 21 Januari DPP-FPI audien ke Mabes TNI di Cilangkap untuk menekan TNI agar menuntaskan kasus Ambon
* 29 Maret DPP-FPI mengutus delegasi yang dipimpin oleh Sekjen FPI, KH. Drs. Misbahul Anam untuk menyampaikan surat kepada Jenderal Polisi Roesmanhadi perihal Permohonan Pemeriksaan mantan Menhankam / Pangab RI Jend. (purn) L.B. Moerdani dan kroni-kroninya tentang keterlibatannya dalam beberapa kerusuhan sebagaimana diberitakan oleh sebuah majalah Far Eastern Economic Review (FEER) yang terbit di Hongkong.
* 11 April Mobil Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab ditembaki oleh orang yang tak dikenal
* 17 April Laskar Pembela Islam mengeluarkan Pernyataan Sikap bersama ormas Islam lainnya yang berisi mengutuk pelaku pemboman Mesjid Istiqlal, dan menuntut kepada pihak kepolisian agar mengusut secara tuntas pelaku pemboman tersebut
* 24 Mei DPP-FPI dengan Laskar-nya berhasil menangkap oknum mahasiswa Universitas Tarumanegara yang bernama Pilipus Cimeuw yang telah menurunkan spanduk FPI yang dipasang di jembatan penyeberangan di depan kampusnya karena tersinggung dengan isi tulisan spanduk yang berbunyi Awas waspada! Zionisme & Komunisme Masuk di Segala Sektor Kehidupan. Dua rekannya, Mario dan Iqbal melarikan diri
* 30 Mei
o DPP-FPI mengeluarkan Sikap Politik Netral Terarah dalam menghadapi Pemilu 7 Juni
o DPP-FPI mengeluarkan Fatwa tentang Keharaman Memilih Partai yang Menetapkan Calon Legislatif non-Muslim dalam Pemilu 1999 melebih 15%
* Awal Juni Tim pengkaji masalah Aceh DPP-FPI membuat konsep penyelesaian masalah Aceh, mulai dari pemberdayaan ekonomi sampai dengan pemberlakukan Syari’at Islam
* 2 Juni DPP-FPI dan LPI berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya mengeluarkan Pernyataan Sikap agar dihapusnya media-media pornografi, perjudian, pelecehan dan penindasan terhadap Islam dan Ummat Islam
* 6 Juni Malam hari sebelum Pemilu 1999, LPI menyelamatkan 18 orang Ustadz yang terbagi di beberapa wilayah ibu kota dan sekitarnya, karena telah dianiaya oleh sejumlah kader PDI Perjuangan yang telah tersinggung oleh seruan dan fatwa beberapa ormas Islam
* 24 Juni DPP-FPI mengeluarkan sikap tentang Penolakan Calon Presiden Wanita
* 28 Juni DPP-FPI mengeluarkan Pelurusan Berita tentang FPI Menjenguk Soeharto yang dimuat di beberapa media massa ibu kota yang kesemuanya adalah Fitnah
* 14 Juli Konsep FPI tentang masalah Aceh dibahas oleh sejumlah petinggi TNI di Cilangkap, dan mendapat respon yang positif, kemudian diserahkan kepada pemerintah pusat yang juga mendapat respon yang baik
* 22 Agustus DPP-FPI, LPI dan simpatisan mengadakan Pawai Akbar keliling Ibu Kota Jakarta dengan nama Pawai Anti Maksiat yang bertema Meraih Taat, Mencampak maksiat dalam rangka menuju Indonesia Baru yang Religius. Dimulai dari Markas Besar LPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan berakhir di Kampung Utan, Ciputat, Jakarta Selatan
* 23 Agustus LPI mengeluarkan surat pernyataan Protes LPI terhadap TVRI yang memberitakan bahwa Pawai Keliling Ibu Kota Jakarta yang dilakukan FPI kemarin (22/08) adalah Pawai Politik dalam mendukung salah satu calon presiden
* 27 Agustus DPP-FPI mengeluarkan Surat Pemberitahuan yang dimuat di beberapa media ibu kota tentang Penjelasan Pawai Akbar FPI. Sehubungan dengan terjadinya ketegangan antara Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan LPI sebagai anak organisasi FPI yang berawal dari ulah sekelompok pemuda GPK (100-an orang) dengan membawa berbagai atribut dukungan untuk BJ Habibie, yang telah sengaja memotong pawai FPI yang berdampak negatif dan merugikan sekaligus menjadi Fitnah bagi perjuangan FPI dalam menggalang Ukhuwah Islamiyah
* 13 September LPI menutup beberapa tempat perjudian di daerah Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat dan berhasil menangkap 2 bandar judi dengan barang buktinya
* 18 September LPI bersama masyarakat menutup tempat pelacuran / prostitusi di wilayah Ciputat
* 22 September LPI bersama masyarakat berhasil menutup diskotik Indah Sari yang menjadi sarang narkoba di Petamburan, Tanah Abang
* 25 September DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Penolakan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (UU PKB)
* 25 September
o DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang bahaya Forkot dan Famred sebagai kelompok mahasiswa kiri
o Peduli berbagai Kasus Nasional
1. Penyerahan bantuan ke
Ambon sejumlah kurang lebih Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) serta 7 kontainer logistik dan obat-obatan, bantuan tersebut diberikan melalui:
+ Ikatan Silahturrahmi Maluku
+ KH. Abdul Wahab Polpoke
+ Tokoh-tokoh Ambon
+ Bapak Rustam Kastrol, dkk.
2. Bantuan serupa diberikan juga untuk Sambas dan Tual serta
3. Kasus Aceh
* 12 Desember Gedung Balai Kota DKI Jakarta diduduki selama 13 jam oleh LPI menuntut penutupan Tempat Hiburan selama bulan suci Ramadhan dan satu minggu Syawal

Tahun 2000

* 27 Maret Mabes LPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Peraturan Daerah anti-Maksiat
* 15 Mei DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Undang-Undang anti-Maksiat
* 24 Juni DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Pembubaran Komnas HAM dan Laskar Pembela Islam menyerbu Gedung Komnas HAM karena kecewa atas kinerjanya yang diskriminatif terhadap persoalan ummat Islam
* 23 Juli Al-Habib Sholeh Alattas, penasihat FPI ditembak hingga terbunuh di Jakarta
* 24 Juli KH. Cecep Bustomi, deklarator FPI, diberondong tembakan hingga tewas di Serang
* 10 Agustus DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Maklumat Pengembalian Piagam Jakarta
* 15 Agustus Mabes-LPI mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang penolakan Calon Presiden Wanita
* Agustus Milad FPI ke-2 dengan tema Pawai Piagam Jakarta
* 1 Oktober
o DPP-FPI mengeluarkan Surat Seruan Moral Media. Seruan tersebut dikirimkan ke semua instansi terkait, termasuk seluruh media cetak maupun elektronik.
o DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang pembebasan Al-Aqsha
* 9 Oktober Mabes-LPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Seruan Tolak Israel.
* 11 Desember Tim monitoring FPI dikejar dan ditembaki oleh aparat kepolisian Polres Jakarta Barat, sepanjang 4 km, dari flyover Grogol hingga Petamburan.
* 13 Desember Rumah kediaman Al-Habib Sholeh Al-Habsyi, Ketua Majelis Syura FPI Jawa Barat, dijarah dan dibakar gerombolan preman.
* 14 Desember Perang Cikijing, yaitu ribuan anggota LPI mendatangi pusat pelacuran Cikijing di perbatasan Subang-Karawang untuk menuntut balas kebiadaban para preman terhadap Habib Sholeh Al-Habsyi.
* 24 Desember Presiden RI ke-4, Gus Dur lewat Dialog di SCTV, mengultimatum pembubaran FPI

Tahun 2001

* 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta, Berita terkait (1) (2)
* 9 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air.
* 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat batalyon di kepolisian mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan
* 7 November Bentrokan terjadi antara laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar. (Tempo Interaktif)

Tahun 2002

* 7 Januari DPP-FPI mengeluarkan Fatwa Haram bagi Pemerintah memungut pajak dari rakyat kecil, menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL), dan Pulsa Telepon, serta menyusutkan dana pelayanan masyarakat lainnya selama korupsi tidak diberantas.
* 28 Januari FPI Maluku Gugat Kapolri Rp 10 Miliar, karena dianggap melakukan diskriminasi terhadap kasus Ambon. (Tempo Interaktif)
* 26 Februari FPI dan Majelis Mujahidin Indonesia menyampaikan protes keras terhadap Kedutaan Besar Singapura tentang
o Pelarangan Jilbab di Singapura
o Pernyataan provokatif Lee Kuan Yew. (Tempo Interaktif)
* 15 Maret
o Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI), Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak masyarakat. (Tempo Interaktif)
o Satu truk
massa FPI (Front Pembela Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk. (Tempo Interaktif)
o Sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio No.241, Karet,
Jakarta. (Tempo Interaktif)
* 21 Maret DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan Protes Keras terhadap Filipina yang telah melakukan rekayasa intelijen dalam penangkapan para aktivis dakwah Islam. (Tempo Interaktif)
* 22 Maret DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang seruan penghentian dan pelarangan perjalanan ke Israel dengan dalih wisata ziarah ke Al-Aqsa atau alasan apapun yang tidak berkaitan dengan upaya pembebasan Al-Aqsa
* 24 Maret Sekitar 50 anggota FPI mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya. (Tempo Interaktif)
* 25 Maret DPP-FPI menyatakan penolakan kedatangan Simon Peres, Menlu
Israel ke Indonesia. Surat pernyataan ini diikuti oleh Patroli Anti Israel yang digelar Laskar FPI di berbagai daerah, khususnya bandara-bandara internasional dan tempat-tempat wisata di Indonesia.
* 8 April FPI bersama puluhan ormas Islam lain mendeklarasikan pembentukan Komite Pembebasan Al-Aqsha (KPA) di Kantor Pusat DPP-FPI yang kemudian dijadikan sebagai Sekretariat Bersama KPA. Saat itu juga dibuka pendaftaran jihad ke Palestina. Di hari pertama tidak kurang dari 10.000 mujahid telah mendaftarkan diri. KPA dibentuk dengan tujuan jangka panjang hingga kemerdekaan Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Yahudi
Israel. Karenanya, pendaftaran tersebut akan tetap dibuka sehingga tujuan utama KPA terealisasi. (Tempo Interaktif)
* 17 Mei Ketua FPI Sumatera Utara, Sulistyo ditikam sekelompok Pemuda. (Tempo Interaktif)
* 20 Mei Ketua Umum FPI diundang ke Departemen Kehakiman dan HAM, untuk mengomentari Draft III Rancangan Undang-Undang Terorisme,
o saat itu sedang digelar Dialog Nasional dengan pemakalah
+ Prof. Dr. Romli Atmasasmita SH, LLM. Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional dan Guru Besar Hukum Pidana Internasional di Universitas Nasional
+ Prof. Dr. H. Muladi, SH. Mantan Menteri Kehakiman RI
+ Dr. Adnan Buyung Nasution, pendiri LBH
o Sedangkan sebagai pembanding adalah
+ H. Ahmad Sumargono, anggota Komisi I DPR RI dari fraksi Partai Bulan Bintang
+ Hb. Muhammad Rizieq Syihab, Ketua Umum FPI
* 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Tempo Interaktif)
* 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di Gedung DPRD DKI (1),
massa Front Pembela Islam (FPI) merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe. (2)
* 5 Agustus Milad FPI ke-4 dengan tema Pawai Hukum Islam. (Tempo Interaktif)
* 4 Oktober Penculikan 2 aktivis FPI dan seorang istri Komandan Laskar FPI oleh aparat Polres Metro Jakarta Pusat. (1) (2)
* 5 Oktober
o Penangkapan 8 aktivis FPI oleh Polres Metro Jakarta Pusat
o Dialog Ketua Umum FPI di Liputan 6 SCTV dengan dua perwira Polda Metro Jaya tentang penculikan dan penangkapan aktivis FPI
* 8 Oktober Dialog Ketua Umum FPI di Kupas Tuntas, Trans TV tentang Aksi FPI tanggal 3 Oktober
* 14 Oktober Sekitar 300 orang pekerja beberapa tempat hiburan di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap tempat hiburan. (Tempo Interaktif)
* 16 Oktober Pemeriksaan dengan penjagaan ketat terhadap Ketua Umum FPI Habib Rizieq di rumah tahanan Polda Metro Jaya dengan tuduhan penghinaan terhadap kepolisian lewat Dialog di SCTV dan Trans-TV. (Tempo Interaktif)
* 6 November Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh sesepuh Front Pembela Islam (FPI), maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat pembekuan Laskar Pembela Islam di seluruh Indonesia untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. (Tempo Interaktif)
* 26 Desember
o FPI Menemukan 10 Penyusup di organisasinya. (Tempo Interaktif)
o Laskar FPI akan diaktifkan kembali. (Tempo Interaktif)

Tahun 2003

* 20 Januari Front Pembela Islam (FPI) bersama Forum Ulama Se-Jawa dan Sumatra menuntut pemerintahan Megawati Soekarnoputri diganti jika dalam waktu satu bulan tidak bisa menyelesaikan masalah kenaikan harga BBM, tarif dasar listrik, dan telepon, serta masalah bangsa lainnya. (Tempo Interaktif)
* 14 Maret Laskar FPI siap bantu Wartawan yang diintimidasi “Orang-Orang” Tommy Winata. (Tempo Interaktif)
* 23 Maret FPI dan ormas Islam lainnya melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menentang serangan terhadap Irak. (Tempo Interaktif)
* 8 April Ketua Umum FPI dengan Tim Kemanusiaan Hilal Merah Indonesia berangkat ke Yordania, untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan ke Irak.
* 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan di Markas Polda Metro Jaya Jakarta (1) setelah dijemput paksa dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng (2).
* 21 April
o Habib Rizieq Sihab Dilarikan Pendukungnya Secara Paksa. (Tempo Interaktif)
o Menjelang Maghrib, Habib Rizieq menyerahkan diri ke Rumah Tahanan Salemba.
* 8 Mei Habib Muhammad Rizieq mulai diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
* 22 Mei Koordinator lapangan laskar Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol, dan mereka ditangkap 23 Mei. (Tempo Interaktif)
* 1 Juli Rizieq menyesal dan berjanji akan menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Tempo Interaktif)
* 10 Juli
o Dalam unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi
Jakarta, FPI menolak pembebasan David A Miauw. (Tempo Interaktif)
o FPI mendukung Majalah Tempo dalam melawan Premanisme. (Tempo Interaktif)
* 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman tujuh bulan penjara. (Tempo Interaktif)
* 19 September DPP-FPI bersama Laskar FPI, Ormas Islam dan istri aktivis yang diculik mengadakan aksi di Mabes Polri dengan tema Stop Penculikan.
* 13 Oktober DPP-FPI menyampaikan surat ke DPRD DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta tentang Pelarangan buka bagi Tempat Hiburan selama bulan Ramadhan 1424 H dan seminggu pertama Syawal.
* 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas. (Tempo Interaktif)
* 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jenderal FPI, usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Front Pembela Islam (FPI) berjanji akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran. Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum. (Tempo Interaktif)
* 19 Desember Musyawarah Nasional I Front Pembela Islam berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede,
Jakarta yang dibuka secara resmi oleh Menteri AgamaRI, Prof. Dr. Said Agil Al-Munawar.

Tahun 2004

* 21 Februari Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Pusat – FPI di Gedung Joeang, Jakarta (Tempo Interaktif)
* 22 Agustus DPP-FPI menyatakan sikap untuk Golput terhadap Pemilu Presiden putaran ke-2. (Tempo Interaktif)
* 3 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam(FPI) menuduh orang-orang Katolik menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara, yang sudah digunakan selama sepuluh tahun.
* 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan. (Tempo Interaktif)
* 22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di Kemang
* 24 Oktober Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum. (Tempo Interaktif)
* 25 Oktober Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan (Tempo Interaktif)
* 28 Oktober
o Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi’i. (Tempo Interaktif)
o Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi’i Ma’arif meminta aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian. (Tempo Interaktif)
* 23 Desember Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container Terminal). (Tempo Interaktif)
* 26 Desember Terjadi Bencana Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, FPI segera mengirimkan sukarelawan. Dimana di Aceh ini FPI mendapat nama harum sebagai sukarelawan yang paling bertahan dan bersedia ditugaskan di daerah-daerah yang paling parah, termasuk menjaga kesucian Mesjid Raya Baiturrahman, Aceh. (Tempo Interaktif)

Tahun 2005

* 5 Januari Relawan FPI menemukan Jenazah Kabahumas Polda NAD Kombes Sayed Husain yang meninggal karena bencana Tsunami, Aceh. (Tempo)
* 27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta
* 5 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu
* 2 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.
* 23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 Agustus 2005 lalu.
* 5 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI
* 22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup
* 16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur
* 23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja.
* 18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat berdemo di Polres Metro Jakarta Barat.
* 19 September FPI diduga di balik penyerbuan Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Tahun 2006

* 19 Februari Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dan melakukan kekerasan
* 14 Maret FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo
* 12 April FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy
* 20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, Pondok Gede
* 21 Mei Dalam aksi mendukung RUU APP, FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon
* 23 Mei FPI, MMI, HTI, dan FUI meminta klarifikasi KH Abdurrahman Wahid dalama forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, atas pernyataannya yang menghina al-Qur’an sehingga acara berakhir sebelum waktunya. Namun mendadak sejumlah media massa mengabarkan Gus Dur diusir dari forum sehingga memicu kemarahan pendukungnya. Lihat juga: Gus Dur Bantah Diusir Ormas-ormas Islam di Purwakarta
* 25 Mei FPI melakukan perusakan terhadap sejumlah tempat hiburan dan warung minuman di Kampung Kresek, Jatisampurna, Bekasi. Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi.

Tahun 2007

* 25 Januari. Ratusan orang anggota FPI, yang dipimpin oleh Habib Rizieq, mendatangi markas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk meminta dilakukannya investigasi terhadap serangan yang dilakukan Polri di kawasan Tanahruntuh, Poso, Sulawesi Tengah beberapa hari sebelumnya. Kawasan ini telah lama ditengarai sebagai pusat gerakan teror JI yang dilakukan di Kabupaten Poso.
* 29 Maret. Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 WIB. FPI menuduh bahwa Papernas adalah partai politik yang menganut paham Komunisme.
* 29 April. Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus Papernas Sukoharjo karena tidak suka dengan partai tersebut yang dituduh beraliran komunis.
* 1 Mei. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta (ARPY). Ketegangan yang terjadi di depan Museum Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta tersebut karena FPI dan FAKI menuduh gerakan ARPY terkait dengan Partai Persatuan Nasional (Papernas) yang menurut mereka beraliran komunis. Kericuhan hampir memuncak saat seorang
massa FAKI menaiki mobil koordinator aksi, dan dengan serta merta menarik baju koordinator ARPY yang saat itu sedang berorasi.
* 9 Mei. Puluhan anggota FPI mendatangi diskotek “Jogja Jogja” dan mengusir orang-orang yang bermaksud mengunjungi tempat hiburan ini. Alasannya, diskotek ini menggelar striptease secara rutin.
* 12 September. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena menganggap mereka sesat.
* 24 September. Di Ciamis, FPI merusak warung yang buka pada bulan puasa serta memukuli penjual dan pembelinya. Alasannya mereka menjual barang-barang haram (seperti minuman keras) di bulan Ramadan.
* 28 September. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan kurang jelas.

disadur dari wikipedia….

salah satu anggota FPI.


sohib-sohib ana lagi berjuang menegakkan Syariat Islam
( begitulah isi salah satu blog tentang temanku…..heheheh… cepak deh )

cara FPI menolak petesi pembubaran FPI….

Untuk itu, dengan tegas ana menolak keberadaan petisi ini:

http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html

Siapa yang berani-beraninya mengisi petisi tersebut di atas, sudah dijanjikan oleh Allah untuk masuk Neraka Jahanam! ( halah lagu lama kanyak na ini )

Aksi Kekerasan FPI
Sepanjang Tahun 2001 – 2005

Tahun 2001
- 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam
Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan
Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk
mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta
– 09 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi
demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat dengan
merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan
menembakkan gas air mata serta meriam air
– 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu
petugas dari empat batalyon di kepolisian mengepung
kantor Front Pembela Islam (FPI) di
Jalan Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi
bentrokan
– 07 November Bentrokan terjadi antara laskar
Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa
pendukung terdakwa Mixilmina Munir di
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang
mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar

Tahun 2002
- 15 Maret Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI),
Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping
terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan
kemaksiatan, merupakan hak dari masyarakat
– 15 Maret Satu truk massa FPI (Front Pembela Islam)
mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk.
– 15 Maret sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat
hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio
No.241 , Karet, Jakarta
– 24 Maret Sekitar 50 anggota Front Pembela Islam (FPI)
mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat.
FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya.
– 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI)
di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah
gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang,
Jakarta Pusat
– 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di
Gedung DPRD DKI, massa Front Pembela Islam (FPI)
merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh
letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat
bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya
Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe.
– 4 Oktober 2002 Sweeping ke tempat-tempat hiburan
â??Riziq dipenjara selama tujuh bulan
– 14 Oktober 2002 Sekitar 300 orang pekerja beberapa
tempat hiburan di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di
depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut pembubaran
Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah
melakukan aksi main hakim sendiri terhadap tempat
hiburan
– 16 Oktober Habib Rizieq diperiksa pihak kepolisian
di Mapolda Metro Jaya
– 06 November Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh
sesepuh Front Pembela Islam (FPI),
maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat
pembekuan kelaskaran FPI di seluruh Indonesia untuk
jangka waktu yang tidak ditentukan
– Desember FPI diaktifkan kembali

Tahun 2003
- 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI)
Habib Rizieq Shihab ditahan di Markas Polda Metro Jaya
Jakarta setelah dijemput paksa dari bandara.
– 08 Mei Habib Muhammad Rizieq mulai diadili di
PN Jakarta
– 22 Mei 2003 Koordinator lapangan laskar
Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik bersama sepuluh
anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol,
dan mereka ditangkap 23 Mei
– 1 Juli 2003 Rizieq menyesal dan berjanji akan
menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di
PN Jakarta Pusat
– 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan
hukuman tujuh bulan penjara
– 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas
– 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis,
Sekretaris Jenderal FPI, usai bertemu Wakil Presiden
Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta,
Front Pembela Islam (FPI) akan mengubah paradigma
perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode
perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran.
Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi,
pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat
melalui jalur hukum.

Tahun 2004
- 03 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur
sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan
para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur.
Front Pembela Islam( FPI) menuduh orang-orang Katolik
menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan
ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara sudah
selama sepuluh tahun.
– 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan
– 22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan
keributan dengan warga di Kemang
– 24 Oktober 2004 Front Pembela Islam melalui
Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf
kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang
dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan
aparat hukum
– 25 Oktober 2004 Ketua MPR yang juga mantan
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS),
Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan
Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan
yang buka selama Bulan Ramadhan
– 28 Oktober Meski menuai protes dari berbagai kalangan,
Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi
sweeping di bulan Ramadhan menurut
Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi’i
– 28 Oktober 2004 Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah
Ahmad Syafi’I Ma’arif meminta aksi-aksi sepihak yang
dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe
di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan
FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian.
– 23 Desember Sekitar 150 orang anggota
Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas
satuan pengaman
JCT (Jakarta International Container Terminal)

Tahun 2005
- 27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di
Gedung Sarinah Jakarta
– 05 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang
Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu
– 02 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah
Front Pembela Isalam (FPI) Kabupaten Purwakarta,
Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak
Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari,
menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya.
Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan
membongkar paksa bangunan.
– 23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU)
Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi
Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan
paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat
beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan
Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di
Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir
2002 sampai kasus terakhir penutupan
Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada
22 Agustus 2005 lalu.
– 05 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam
tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI
– 22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk
Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar
ditutup
– 16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan
kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur
– 23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan
melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong,
aparat keamanan hanya menyaksikan saja.
– 18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa
senjata tajam saat berdemo di
Polres Metro Jakarta Barat.
– 19 September FPI diduga di balik ribuan orang yang
menyerbu Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di
Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka,
Kabupaten Cianjur.

Tahun 2006
- 19 Pebruari Ratusan massa Front Pembela Islam
berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serika
dan melakukan kekerasan
– 14 Maret FPI membuat ricuh di
Pendopo Kabupaten Sukoharjo
– 12 April FPI menyerang dan merusak
Kantor Majalah Playboy
– 20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat
maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna,
Pondok Gede
-21 FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute
di Cirebon
-23 FPI, MMI, HTI, dan FUI mengusir
KH Abdurrahman Wahid dari forum Dialog Lintas Etnis dan
Agama di Purwakarta Jawa Barat, dan sempat memaki
“kiai anjing”.
– 25 Mei Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi,
mengepung kantor Polres Metro Bekasi

disadur dari lindi med…
sorry menyadur belom ijin nih bos… kalau anda baca ini saya mohon ma`ap
publikasi tanpa ijin..

STRUKTUR ORGANISASI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)

JAKARTA, Nama Front Pembela Islam (FPI)
makin dikenal luas karena aktifitas kelompok Islam garis keras ini
menonjol di berbagai soal politik. FPI muncul dalam dua tahun belakangan
ini, menyusul Komite
Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI),
organisasi serupa pimpinan Ahmad Sumargono. FPI agak berbeda dengan KISDI,
karena organisasi yang terakhir ini memiliki pasukan milisi bersenjata
(senjata tajam dan pentungan). Milisi FPI, seperti layaknya organisasi
militer, para anggotanya juga memiliki tanda kepangkatan.

FPI juga dikenal dekat dengan sejumlah kalangan Angkatan Darat
seperti Panglima Kostrad Letjen TNI Djadja Suparman (yang kemudian
menghubungkannya dengan Jendral TNI Wiranto), Mayjen TNI Kivlan Zein,
Mayjen TNI Zacky Anwar Makarim, Kasum TNI, Letjen TNI Suaidi M, Wakil
Panglima TNI, Jendral TNI Fachrul Rozi dan lain-lain. FPI juga dekat
dengan pejabat kepolisian Jakarta yakni mantan Kapolda Mentrojaya, Mayjen
Pol Noegroho Djajoesman. FPI juga dekat dengan orang-orang di seputar
Jendral TNI (Purn) Soeharto. Di masa Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto
masih aktif di TNI, FPI (begitu juga KISDI) adalah salah satu binaan
menantu Soeharto itu. Namun, setelah Prabowo jatuh, FPI kemudian cenderung
mendekati kelompok Jendral Wiranto yang uniknya, saat ini, tengah
bermusuhan dengan kelompok Prabowo. Inilah keunikan lembaga itu. Namun,
dari dua hal itu bisa ditarik kesimpulan bahwa FPI memang memilih
mendekati kelompok militer yang kuat yang bisa diajak bekerjasama dalam
perebutan pengaruh politik.

Sejumlah aksi FPI yang mendukung tentara misalnya: aksi tandingan
melawan aksi mahasiswa menentang RUU Keadaan Darurat yang diajukan Mabes
TNI, 24 Oktober 1999. Ratusan milisi FPI bersenjata pedang dan golok
hendak menyerang mahasiswa yang bertahan di sekitar Jembatan Semanggi,
Jakarta Pusat, namun bisa dicegah polisi. Aksi kedua ketika ratusan milisi
FPI yang selalu berpakaian putih-putih itu menyatroni Kantor Komisi
Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), memprotes pemeriksaan Jendral
Wiranto dan kawan-kawan oleh KPP HAM. Milisi FPI yang datang ke kantor
Komnas HAM dengan membawa pedang dan golok itu bahkan menuntut lembaga itu
dibubarkan karena dianggap lancang memeriksa para jendral itu.

Berikut struktur organisasi FPI dan orang-orang yang menduduki
jabatan dalam struktur dari organisasi yang dikenal tertutup itu.


DEWAN PIMPINAN PUSAT-FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) PERIODE 1998-2003

Ketua Majelis Syura: KH Muhammad Amin Syarbini, membawahi
Para Ketua Dewan yang terdiri dari ;
1. Ketua Dewan Syari’at: Al-Habib Ali bin Sahil
2. Ketua Dewan Kehormatan: KH Muhammad Munif
3. Ketua Dewan Pembina: KH Ma’shum Hasan
4. Ketua Dewan Penasihat: KH Mahmud Sempur
5. Ketua Dewan Pengawas: KH Al-Habib Sholeh Al-Habsyi

Para Ketua dewan ini menjadi penasihat dan pengawas organisasi,
mereka memberi masukan pada Ketua Umum FPI: Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab
Lc dan Sekretaris Jendral FPI: KH drs Misbahul Anam.

Sekjen FPI membawahi bidang:
1. Ketua Hukum Front: Ust TB Abdurrahman SH, MA
2. Ketua Investigasi Front: Ust TB M. Sidiq AR
3. Ketua Badan Ahli Front: Prof DR Habib Segaf Mahdi
4. Ketua Badan Pengkaderan Front: Ust Reza Pahlevi ZA, S.Ag
5. Ketua Badan Anti Ma’siat Front: Ust Drs Siroj Alwi
6. Ketua Badan Anti Kekerasan Front: KH TB Entus Hasanuddin

Ketua Investigasi Front bertugas mencari informasi, bahkan acapkali
menyusupi aksi-aksi mahasiswa dan kampus untuk melihat dan memetakan
tokoh-tokoh mahasiswa dan kelompok demonstran.

Ketua Badan Anti Maksiat Front adalah ‘avant garde’ FPI. Badan Anti
Maksiat Front terlibat dalam sejumlah aksi, terutama sejak kasus kerusuhan
Ketapang dan maraknya demo serta gerakan anti terhadap tempat-tempat yang
dikategorikan oleh mereka sebagai tempat maksiat.

Sedangkan Ketua Umum FPI, yang biasa dikenal dengan panggilan Habib
Rizieq Shihab dalam struktur organisasi dibantu oleh Ketua I, II dan III,
yang masing-masing adalah:

Ketua I adalah KH Drs Salim Nashir membawahi
1. Ketua Dept Agama: KH. Drs Munif Ahmad
2. Ketua Dept Luar Negeri: Ust Drs Hasanuddin
3. Ketua Dept Dalam Negeri: Ust Drs Ahmad Sobri Lubis
4. Ketua Dept Bela Negara dan Jihad: Ust Drs Hasanuddin

Ketua II adalah KH Drs Oman Syahroni membawahi
1. Ketua Dept SosPolHuk: KH Drs Syarillah Asfari
2. Ketua Dept Dikbud: KH Al-Habib Muhsin Ahmad Alattas. Lc
3. Ketua Dept Ekuin: Ust Selamet Ma’arif, S. Ag, SE
4. Ketua Dept Ristek: Prof DR Ir Saerul Alam MSc

Ketua III adalah Al-Habib Abdurrahman Al-Khirid membawahi
1. Ketua Dept Pangan: KH Drs Zainuddin Ali Al-Ghozali
2. Ketua Dept Kesra: KH Drs Nurzaini Suanda
3. Ketua Dept Penerangan: Drs. Iskandar Trilaksono
4. Ketua Dept Kewanitaan: Ust. Dra Nailah Balahmar

disadur.. dari salah satu sumber… lupa oi… dari mana…
sorry untuk yg mempublikasikan lebih awak..

^mucikari^ada juga tanggapan dari pengunjung lain..lucuu…, liat deh…terang aja lo anti fpi, lo mucikari kan? emang paling dicari ama FPI..

makanya ati ati pilih nickname

*ngakak abis*Sumber: http://kaskus.us/showthread.php?t=763082

Baru dapet lagi neh, tentang sejarah FPI, namun banyaknya tentang: aksi kekerasannya…

(Sumber: http://maulanusantara.wordpress.com/2008/06/03/sejarah-kekerasan-fpi-2001-2008/#comment-395)

Sejarah Kekerasan FPI (2001-2008)

Front Pembela Islam dideklarasikan pada 17 Agustus1998 (24 Rabiuts Tsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah Habaib, Ulama, Mubaligh dan Aktivis Muslim dan disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan Amar Makruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan.

FPI menjadi sangat terkenal karena aksi-aksinya yang kontroversial sejak tahun 1998. Terutama yang dilakukan oleh laskar paramiliternya yakni Laskar Pembela Islam. Rangkaian aksi penutupan klab malam dan tempat-tempat yang diklaim sebagai tempat maksiat, ancaman terhadap warga negara tertentu, penangkapan (sweeping) terhadap warga negara tertentu, konflik dengan organisasi berbasis agama lain adalah wajah FPI yang paling sering diperlihatkan dalam media massa.

Berikut adalah sebagian jejak kekerasan yang ditampilkan oleh FPI sejak tahun 2001 hingga 2008.

Tahun 2001

- 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta

- 09 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air

- 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat batalyon di kepolisian mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan

- 07 November Bentrokan terjadi antara laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar

Tahun 2002

- 15 Maret Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI), Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak dari masyarakat

- 15 Maret Satu truk massa FPI (Front Pembela Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk.

- 15 Maret sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio No.241, Karet, Jakarta

- 24 Maret Sekitar 50 anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya.

- 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat

- 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di Gedung DPRD DKI, massa Front Pembela Islam (FPI) merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe.

- 4 Oktober 2002 Sweeping ke tempat-tempat hiburan-Riziq dipenjara selama tujuh bulan

- 14 Oktober 2002 Sekitar 300 orang pekerja beberapa tempat hiburan di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap tempat hiburan

- 16 Oktober Habib Rizieq diperiksa pihak kepolisian di Mapolda Metro Jaya

- 06 November Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh sesepuh Front Pembela Islam (FPI), maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat pembekuan kelaskaran FPI di seluruh Indonesia untuk jangka waktu yang tidak ditentukan

- Desember FPI diaktifkan kembali

Tahun 2003

- 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan di Markas Polda Metro Jaya Jakarta setelah dijemput paksa dari bandara.

- 08 Mei Habib Muhammad Rizieq mulai diadili di PN Jakarta

- 22 Mei 2003 Koordinator lapangan laskar Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol, dan mereka ditangkap 23 Mei

- 1 Juli 2003 Rizieq menyesal dan berjanji akan menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di PN Jakarta Pusat

- 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman tujuh bulan penjara

- 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas

- 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jenderal FPI, usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Front Pembela Islam (FPI) akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran. Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum.

Tahun 2004

- 03 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam( FPI) menuduh orang-orang Katolik menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara sudah selama sepuluh tahun.

- 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan

- 22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di Kemang

- 24 Oktober 2004 Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum

- 25 Oktober 2004 Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan

- 28 Oktober Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi’i

- 28 Oktober 2004 Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi’I Ma’arif meminta aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian.

- 23 Desember Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container Terminal)

Tahun 2005

- 27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta

- 05 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu

- 02 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Isalam (FPI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.

- 23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 Agustus 2005 lalu.

- 05 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI

- 22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup

- 16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur

- 23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja.

- 18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat berdemo di Polres Metro Jakarta Barat.

- 19 September FPI diduga di balik ribuan orang yang menyerbu Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Tahun 2006

- 19 Pebruari Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serika dan melakukan kekerasan

- 14 Maret FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo

- 12 April FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy

- 20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, Pondok Gede

- -21 FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon

- -23 FPI, MMI, HTI, dan FUI mengusir KH Abdurrahman Wahid dari forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, dan sempat memaki “kiai anjing”.

- 25 Mei Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi.

- 2 Juni, Ketua PWNU Jatim KH Dr Ali Maschan Moesa Msi: ”Kami imbau ulama, tokoh dan aktivis NU untuk tidak perlu bergabung dengan FPI, tapi bukan semata-mata karena FPI-nya, melainkan penggunaan kekerasannya,”

- 13 Juni, MMI, FPI, dan FBR dianggap SBY sebagai ormas berlabel agama yang seringkali menggunakan tindak anarkisme untuk mencapai tujuannya. Hal itu diungkapkan Sekjen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Soni
Danaparamita usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden.

- 19 Juni, Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, menuding Amerika Serikat (AS) berada di balik desakan terhadap pembubaran sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia. “Rencana pembubaran Ormas-Ormas Islam di Indonesia adalah murni pesanan dari Amerika karena pemerintah mengeluarkan rencana tersebut setelah Rumsfeld datang ke Jakarta sehari sebelumnya.”

- 20 Juni, Sejumlah anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan anggota Forum Betawi Rempug di Jalan Kramat Lontar, Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kedua kubu saling melempar batu dan botol minuman di tengah-tengah permukiman warga.

- 11 Juli, FPI mengadukan Fla Priscilla, Salah satu personil Tofu, ke Polda Metro Jaya dengan dugaan melanggar lima pasal sekaligus, plus UU No. 40 Tahun 1999 mengenai Pers. Kelima pasal tersebut 169, 281, 282, 283 dan 533.

- 25 Juli, Mujahidah Front Pembela Islam (FPI) melaporkan Putri Indonesia Nadine Chandrawinata ke Polda Metro Jaya. Mereka juga melaporkan tim yang menyertai Nadine, yakni Mooryati Soedibyo, Wardiman Djojonegoro, …

- FPI dari unsur perempuan yang diwakili Lilis Lisanawati Naseh dengan nomor laporan 2719/K/VII/2006/SPK Unit 1 melaporkan Julia Estele, Irene Anastasia, Vicxenza Nyssa Yuliani, Erwin Arnanda dan Ponti Corolus.

- FPI melaporkan grup musik Samsons oleh ke Polda Metro Jaya dengan nomor 2718/k/VII/2006 SPK Unit 1. FPI menganggap grup musik Samson ikut serta dalam tindak asusila.

Tahun 2007

- 29 Maret. Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 WIB.

- 29 April. Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus PapernasSukoharjo

- 1 Mei. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta (ARPY).

- 12 September. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena menganggap mereka sesat.

- 28 September. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan kurang jelas.

Tahun 2008

- 1 Juni. Massa FPI menyerang massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang sedang memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Monas. FPI memukuli orang-orang, termasuk di dalamnya ibu-ibu dan anak-anak, dengan benda-benda keras dan tumpul dan pasir. Puluhan orang terluka, patah hidung dan kepala bocor. Tak hanya memukul orang, massa FPI juga merusak mobil-mobil yang terparkir di sekitar lokasi tersebut.

Source:

http://www.oyr79.com/news/fpi-dan-fbr/,

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0606/02/sh06.html,

http://pancasila1965.multiply.com/journal/item/5,

http://www.lbhpers.org/?dir=news&offset=1050

http://www.conectique.com/hot_media_headline/artis_hiburan/

http://www.kapanlagi.com/h/0000121044.html

http://groups.yahoo.com/group/gosip-politik/message/12588

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/01/time/132956/idnews/948449/idkanal/10

- http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_aksi_Front_Pembela_Islam#Tahun_2008

About these ads

22 thoughts on “Moshadeq dan Sejarah FPI (Terlengkap ?)

  1. wah……wah………..
    FPI makin jadi-jadi aza neh..

    Ane pingin kenal ama KH Drs. Misbahul Anam, yang katanya pendiri FPI, ada yang tahu alamatnya ya ? tolong dong,
    ————–
    wah, salah alamt nih, kami bukan markas FPI, coba liat situsnya di blog ini…
    Semalam ada kok di tvOne….(4 Juni 2008)….

  2. @FERI
    Lo JGN bnyk BACOT!!! MEnding duel ama gw!!! Gw di palangkaraya, kalteng!! jl. mahir mahar, gg. dayak n0.10!!! Bangsat lo!!!!
    ————
    Saya doa’kan, anda kembali ke jalan yang benar. Amiiin.

  3. Asslm’ alaikum Mas,
    Suami & adik saya ingin sekali berjihad dan syahid fi sabillah dalam partisipasi menggempur Zionis Israel. Mohon info, bagaimana prosedur pendaftarannya? Dan dimana kita mendaftar? Kami berlokasi di Cinere, Jaksel.
    Terima kasih.

    Wasslm’

  4. FPI bantu kami memberantas warung remang-remang yang ada di sekitar jalur pantura karna sudah sangat meresahkan!!!!
    ————-
    Semoga laskar FPI membaca SOS ini!!!!

  5. saya senang ada nya FPI.
    kemaksiatan gak merajalela. semoga berkembang sampai palangka raya.amin
    buat uluh itah…
    ele macam2 ikau mander…. ikau taguh kh? ikau FERi terminal kh? kareh helu ikau…

  6. Orang Indonesia memang barbar, organisasi anarkis kok didukung.

    Di luar negeri ini ibaratnya mafia, triad dan yakuza, hanya manusia-manusia najiz yang mendukung gerakan seperti ini.

  7. FPI kepalangkaraya…MATI !! TO: DAYAK PERMAI. Anda jangan mengaku DAYAK. Anda bukan orang dayak bila ya pasti anda campuran . Tapi bila anda ingin ketemu saya. Tinggalkan pesan di email

  8. Bagaimana bisa ada yang mendukung maksiat pelacuran,minuman keras,narkoba, judi, kumpul kebo. homoseksual? Apakah kamu blasteran setan?

  9. Pingback: Wujud asli FPI « Historia Vitae Magistra, La Historia Me Absolvera!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s