Oleh Asvi Warman Adam
TERJADI kekeliruan sejarah pada tulisan yang disampaikan di berbagai media massa bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah presiden ke-6 Republik Indonesia (RI). Anggapan umum bahwa tokoh yang pernah menjadi Presiden RI berturut-turut Soekarno, Soeharto, Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati, dan kini SBY.
Pada Kompas tanggal 20 Oktober 2004 ditulis bahwa masa jabatan Presiden Soekarno berlangsung dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 22 Februari 1967. Dalam hal ini ada dua tokoh yang terlewat, yaitu Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat.
Keduanya tidak disebut, bisa karena alpa, tetapi mungkin juga disengaja. Sjafruddin Prawiranegara tidak disebut karena ia kemudian dianggap terlibat Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Sedangkan Assaat jarang disebut karena tidak dipahami bahwa ia menjabat kepala negara saat RI menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat.
Read more…
saNg PenGoMenTar