Data Guru Honor Sekolah Negeri Jakarta Tidak ada di BKD

Sejak sekitar 1-3 tahun belakangan, aku selalu mendengar dari teman-teman yang menjadi perwakilan sekolah kami untuk Guru honor Sekolah Negeri, bahwa data kami tidak ada di BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Kami yang tergabung dalam SGJ (Serikat Guru Jakarta), tercengang, karena bertentangan dengan informasi yang kami terima dari TU (Tata Usaha). Pihak TU menyatakan, bahwa laporan data kami (baca: guru honor sekolah negeri)  setiap bulan dilaporkan, buktinya ada, dan tunjangan 200 ribu perbulan selalu diterima. Kalau begitu apa yang salah?, dimana masalahnya?

Inilah jawabannya:

…..kata Kepala Bidang Kesra dan Pensiunan BKD DKI, Hari Yogya kepada wartawan bahwa TKD hanya diberikan kepada PTT (pegawai tidak tetap), CPNS (calon pegawai negeri sipil) dan PNS. Alasannya, kelompok kerja (guru honor sekolah negeri Jakarta – red) tidak memiliki payung hukum tidak mungkin mendapat hak anggaran. Pengangkatan pegawai honorer tidak lagi dilakukan setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.48 Tahun 2005 tentang tenaga honorer.

Salah satu pasal yakni pasal 28 menyebutkan tentang larangan pengangkatan terhadap tenaga kerja harian lepas sehingga kebijakan terhadap kelompok pegawai tersebut diserahkan pada unit kerja terkait seperti kelurahan dan puskesmas setempat.Pasalnya mereka diangkat oleh instansi terkait sehingga berada di luar kebijakan pemerintah. Namun saat ini tengah dibahas status honorer. “Jika ada revisi maka akan ada kebijakan baru terhadap mereka dan BKD tak punya data soal pegawai honorer di lingkungan Pemda karena tak masuk struktur,” ujarnya.

Sumber: Bataviase, Poskota

About these ads

33 thoughts on “Data Guru Honor Sekolah Negeri Jakarta Tidak ada di BKD

  1. soemarno says:

    mengapa data guru honorer smp negri jakarta tidak ada di BKD padahal kami sudah sering kali di adakan Pendataan termasuk untuk mendapatkan NUPTK dan rekening bank DKI serta pendataan administrasi melalui sekolah.
    ——————
    Alur pendataan yang saya ketahui sebagai berikut:
    Sekolah=>Tendik=>BKD

    Di sekolah saya mengalami hal demikian, sama seperti anda. Kemungkinan besar permasalahan ada di Tendik (baca: bila TU sekolah secara valid telah mengirimkan ke Tendik). Menurut penuturan beberapa teman yang kenal pihak Tendik dan melihat sendiri keadaan kantor pelaksana teknis di Jl. Ki Ageng Serang, pihak Tendik kewalahan dengan volume kerja entri data yang sedemikian banyak, apalagi sekarang melayani tingkat SD, SMP, dan SMA. Dengan keadaan itu, banyak ditemukan situasi yang amat berantakan, boleh jadi berkas-berkas dari sekolah hanya menjadi “ganjalan” pintu atau meja. Bisa jadi juga, data dari sekolah terselip, bahkan belum dientri kembali, mengingat kemampuan komputer dan kinerja PNS Tendik kurang memuaskan, jauh dari harapan. Dengan demikian, silahkan lanjutkan pengawalan untuk kroscek antara data sekolah dengan Tendik. Jangan percaya begitu saja dengan kerja pihak TU dan Tendik!

  2. ayo semua temen-temen senasib seperjuangan kita doakan semua data kita tidak disrobot orang diluar data base kita kroscek data data kita. mari terus kita berjuang sampai titik darah penghabisan. MAJU TERUS PANTANG MUNDUR demi masa depan kita. tugas kita sama dengan guru-guru PNS dengan sepenuh hati mencerdaskan anak-anakbangsa yang menjadi tulang punggung negara ini.
    ——————–
    Semangat boleh, tapi jangan lupa, gabung donk ke dalam organisasi keguruan, misalnya seperti SGJ dan kawal terus proses Panja di DPR dalam 2 bulan ini….Anda melakukannya????

    • simare says:

      Saya guru honorer yang jg jurnalistik. Awalnya saya iseng jd wartawan pengen gampang masuk ke instansi aja. Wah.. ternyata banyak yg salah di instansi negeri ini. Hingga saya diangkat menjadi Kepala Biro DKI Jakarta di Media yang saya lakoni. SGJ, what can I do for U ? Mana tau juga, kemampuan yg saya miliki n yg saya tahu. Dapat membantu menyuarakan perjuangan SGJ. Don’t worry, it’s Free.

  3. Edy Supodo says:

    Saya honor di negeri dari tahun 1999/2000 hingga sekarang tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah tolong Pak Gubernur perhatikan nasib kami guru-guru honor sekolah negeri yang tidak dibiayai oleh APBD/APBN
    ————————
    Tahun 2003 apa pengangkatan. Apakah anda tidak mengetahuinya?

    • Edy Supodo says:

      Mohon informasi apakah masih ada masa depan guru honor murni untuk menjadi CPNS yang pada Th 2005 usia belum mencapai 46 Tahun dan Honor mulai 1999/2000 sampai sekarang saya masih tetap honor

  4. ana yasmin says:

    atas nama guru honor sekolah negri, merasa tidak memiliki tempat yang bisa dipercaya untuk mengeluarkan uneg-uneg. mewakili teman2 yang menjadi guru honor di salahsatu sekolah negri di sukabumi, kami semua mulai menjadi guru honor di bawah tahun 2005, tapi nasib kami terombang-ambing, jangankan data di BKD, malah bulan juni atau ajaran baru yang akan datang, kami semua akan dikeluarkan dari sekolah tersebut dengan alasan, bahwa, sekolah tidak mampu lagi menggaji honor kami, ditambah kewajiban PNS yang harus 24 jam. bayangkan…bagaimana terlukanya perasaan kami, seakan-akan habis manis sepah dibuang!

    • suciptoardi says:

      Saya kira itu adalah salah anda sendiri karena tidak mau peduli dengan nasib guru honor sekolah negeri, yang ada, anda hanya mengeluh dan mengaduh, padahal guru honor sekolah negeri memiliki wadah gerakan yang formal-legal dan memiliki akte notaris. Dan , berbagai keluhan dan harapan diteruskan kepada pihak berwenang. Saya yakin anda tidak tahu!! karena anda tidak mau tahu dan tidak peduli!!, gimana mau merubah nasib, kalau anda bisanya hanya mengeluh dan mengaduh !!sukabumi, dimana militansimu sebagai guru?, front terdepan pengubah, bukan pengeluh!!….

  5. Bapa Gubernur yang terhomat saya guru honorer murni sekolah negri di DKI, bertanya

    Apakah perbedaan tugas GTT dengan CPNS dan PNS?
    Mengapa GTT tidak mendapatkan TKD?
    Dengan kriteria apa pembedaan GTT,CPNS,PNS?
    mohon maaf atas kelancangan saya, CPNS dan PNS sudah mendapatkan gaji dari negara di tambah dari TKD maka semakin baik, Tapi kami guru honorer dengan tugas dan tanggungjawab yang sama hanya mendapatkan UMP yang besarnya Rp 950000 setelah potong pajak.

    • suciptoardi says:

      Bapak kalau mau bertanya, baca juklis yang dikeluarkan pemerintah atau baca di koran atau baca blog ini. Pertanyaan bapak ada semua di blog ini. Ayo, jempiut bola!!!

  6. lagi-lagi guru lagi-lagi guru padahal saat ini bagian tata usaha di setiap smpn negeri di jakarta itu hampir semuanya honorer mengapa demiian itulah yang kurang di perhatikan padahal pungsi tata usaha itu juga mendukung sarana pendidikan disamping membantu kaenaikan pangkat guru dan mengurusi masalah buku induk anak , naaahhh sampai saat ini di jakarta sudah kelebihan guru namun staf bagian tata usaha tidak pernah diperhatikan oleh pihak bkd padahal sarana pendidikan tersebut ibarat saling mendukung berjalannya peserta didik mengumpulkan bahan ilmu, tolong kesemua pihak sampaikan kepada pihak bkd agar staf tata usaha di setiap smp negeri di perhatikan dikarenakan sudah banyak yang pensiun sedangkan bendaha di tuntup harus pns, sedangfkan kami semua honorer bagaimana kelanjutannya ,,tinggal nunggu sikap dan kesadaran bkd.

  7. lagi-lagi guru lagi-lagi guru padahal saat ini bagian tata usaha di setiap smpn negeri di jakarta itu hampir semuanya honorer mengapa demiian itulah yang kurang di perhatikan padahal pungsi tata usaha itu juga mendukung sarana pendidikan disamping membantu kaenaikan pangkat guru dan mengurusi masalah buku induk anak , naaahhh sampai saat ini di jakarta sudah kelebihan guru namun staf bagian tata usaha tidak pernah diperhatikan oleh pihak bkd padahal sarana pendidikan tersebut ibarat saling mendukung berjalannya peserta didik mengumpulkan bahan ilmu, tolong kesemua pihak sampaikan kepada pihak bkd agar staf tata usaha di setiap smp negeri di perhatikan dikarenakan sudah banyak yang pensiun sedangkan bendahara di tuntut harus pns, sedangfkan kami semua honorer bagaimana kelanjutannya ,,tinggal nunggu sikap dan kesadaran bkd.

    • suciptoardi says:

      Anda masuk dalam blog (salah satu isinya) tentang guru, jadi jangan kaget kalau pembahasannya tentang guru. Tindakan yang paling baik saat ini, ialah meninggalkan mengeluh dan mengaduh, mulailah membuat blog untuk sebarkan informasi, galang kekompakan pegawai TU. Silahkan berjuang!!!

  8. tri sarwono says:

    saya sudah honor 13 thn di sekolah negeri dki jakarta, sekarang dpt honor menurun menjadi 310 000 perbulan,apakah pak Gubernur akan diam saja,mudah2 an para pejabat terkait masih punya hati, punya rasa. kami tdk perlu dikasihani, kami kepengen di orangkan saja.

  9. padma says:

    tadi saya dapat info dari my heaadmaster katanya ada data guru honorer dari bkd sdh turun di tendik,,,apakah benar mohon infonya karena tadi saya cek sama teman dia tdk tahu,,,terima kasih

  10. maman says:

    saya heran apa bedanya pengangkatan guru di jajaran depag dengan diknas ? ketika pemerintahan pak SBY ke-1 mau berakhir …….banyak sekolah sekolah dibawah naungan depakg mengangkat CPNS baru….maaf ada banyak sekolah lebih banyak guru honorernya dari pada murid…..kok semua bisa di angkat menjadi PNS dalam satu sekolahan …sangat obral sekali…dan ini kenyataan….bukan omong kosong ! pertanyaanya apa bedanya dengan guru honorer dan TU yang sudah puluhan tahun kok tidak ada datanya di BKD ? apa jadinya negeri ini ! katanya guru pahlawan tanpa tanda jasa …..! kami bukan malaikat pak ! tolonglah urus nasib anak /istri kami pak ? kami sudah tulus ! tugas apa lagi yang harus kami tunjukkan demi masa depan anak bangsa ? ……terimaksih!

  11. dewi says:

    sebaiknya kita para guru honor jangan berdiam diri mari kita bersama bersatu dalam perjuangan yang sama kalau perlu kita semua guru honor sekolah negeri turun semua ke DPR meminta hak kita untuk diangkat menjadi pns dan kita gunakan TV one untuk menuangkan inspirasi kita. 1. mengapa data kategori 2 belum ada di BKD dan BKN (terkesan dicuekin) 2. persyaratan kategori 2 yang begitu berbelit-belit yaitu: harus pakai tes dan kalau tidak lulus tes diserahkan pada sekolah masing-masing kalau dibutuhkan lanjut kalau tidak dibutuhkan maka di BERHENTIKAN (sepertinya kata-kata diberhentikan ini hanya siasat untuk membuang guru honor pada sekolah negeri ” tidak MANUSIAWI”. 3. Guru bantu di DKI jakarta berasal dari sekolah swasta tapi beberapa dari mereka sudah mendapatkan status CPNS dan apabila status CPNS mau ditingkatkan menjadi PNS maka harus mencari sekolah negeri ( Ini suatu keanehan dimana guru honor pada sekolah negeri nyaris dipecat dan mendapatkan jam seadanya malahan beberapa dari kami mengajar tidak sesuai jurusan pendidikan kami yang penting dapat jam dan aman, Para guru Bantu sudah mendapatkan tempat di sekolah negeri karena ada surat tugasnya. Seharusnya Guru honor disekolah negeri diangkatin dulu menjadi cpns dan GURU BANTU dari swasta ngajarnya tetap di SWASTA bukan malah nyingkirin guru honor yang ada di sekolah negeri. Bagaimana Formasi kategori 2 akan lulus tes sedangkan formasi mengajar sudah ditempatkan untuk guru bantu. Contoh pada sekolah smp negeri didaerah bambu apus guru pns bahasa inggris sudah berlebihan dan guru honor diberikan jam hanya 4 jam tetapi masih juga guru bantu cpns bisa masuk. ) 4. Beberapa dari guru honor kategori 2 mengajar tidak sesuai dengan jurusan pendidikan misalnya b. Indonesia mengajar TIK dan lain sebagainya seharusnya para pejabat memaklumi bukan malah menjatuhkan karena mereka mengajar TIK pada saat itu tdak ada GURU PNS TIK, bukan malahan mencari kelemahan guru honor tersebut tapi diberikan solusinya yaitu diangkat dulu menjadi PNS dan disuruh mengikuti penyetaraan sesuai bidang yang diajar BEGITU AJA KOK SUSAH ….. PARA PEJABAT JANGAN DZOLIM KEPADA KAUM LEMAH DUNIA CUMA SEMENTARA.

  12. yaaa terima kasiih pemberitahuan kpd saya akan saya munculkan blog tentang TU yaitu FTKHJ ( Forum tenaga kependidikan Dki jakarta ) dan bersama FHI Forum Honorer Indonesia.mohon maaf bila sewaktu saya commen tidak sependapat dengan anda

  13. Mungkin Bapak-bapak pengambil kebijaksanaan tidak mempunyai anak atau keluarga yang bekerja sbagai tenaga honorer jadi tidak tahu rasanya bagaimana atau tidak pernah merasakan sebagai tenaga honor dulu. jadi perasaaanya tidak tersentuh.

  14. kenapa sih kok pendataan honorer di pesulit. apakah lupa kali ya, para pejabat itu bs baca, menulis, serta berkarya samapi mendapatkan titel yg tinggi tak lepas dr peran guru,harusnya jangan di pandang sebelah mata guru honorer, krn mereka juga berhak untuk mendapatkan kesejahteraan

  15. tini says:

    kapan akan ada lagi pendataan guru tahun ini…. tahun 2010 kemarin kami satu sekolahan guru honor tidak masuk data dikomputer karena keterlambatan, mohon informasinya mks
    dan data guru honor kami cek di sudin tn.Abang dan Dinas Gatot subroto juga tidak ada,( mhn solusinya …TMT 2003 dan ada yg 2006, 2008)

    • suciptoardi says:

      @Tini: ibu dari sekolah apa????…..tahun ini, 2012, diadakan pendataan bagi guru honorer sekolah negeri pada minggu pertama bulan april ini. Info terbaru, data sudah ada di Dinas Gatot Subroto (ada bu, datanya). don’t say, you don’t know!. Tq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s