Gaji Guru Honorer dalam Peraturan BOP Jakarta 2012

oleh

Sucipto Ardi

Guru Honorer Sekolah Negeri di Jakarta Selatan

Seperti yang sudah diketahui, keputusan untuk “meng-gratis-kan” seluruh biaya pendidikan dalam program Wajar (Wajib Belajar 12 Tahun) di tingkat SMA DKI Jakarta, dimulai sejak bulan Juli lalu. Sejak bulan itu pula timbul banyak pertanyaan, bahkan penolakan atau dapat dinyatakan pula bahwa hingga kini, secara umum, bermunculan berbagai respon seiring kekalahan penbuat keputuan tersebut (Gubernur Fauzi Bowo). Dalam Face book FGII Jakarta yang isinya kumpulan personil guru honorer se- Jakarta, cukup banyak tertumpah sindiran, “menagih janji, bahkan hingga kemarahan. Ini terkait erat masalah kesejahteraan, yang dalam hal ini adalah penerimaan hak berupa uang selama bekerja dalam sebulan. Dalam bahasa lain dapat disebutkan, ini berhubungan masalah gaji atau honor yang merosot jauh dari sebelum bulan Juli.

Blog ini juga merasakan tren tersebut, oleh karenanya bermunculan tulisan senada, antara lain berjudul: Sistem Penggajian Guru Honorer Sekolah Negeri DKI Jakarta Hingga Juli 2012, Dampak Wajar 12 Tahun Bagi Guru Honorer DKI JakartaGaji Guru Jakarta Setara dengan SPG (Sales Promotion Girl), (untuk Jokowi) Gaji Guru di Jakarta Setara dengan Kenek Bangunan, dan Sistem Penggajian Guru Honorer Sekolah Negeri DKI Jakarta Sejak Juli 2012. Selain, saya yakini, semuan tren tersebut menyesalkan keadaan yang “tanpa kepastian” untuk pegawai honorer, khususnya pendidik (guru), di bagian lain, saya juga yakin, Pemda DKI “tidak tinggal diam” dengan kenyataan meyedihkan ini. Oleh karena itu, setelah saya cari dan pelajari, ternyata pada 5 September 2012 lalu, Gubernur Fauzi Bowo menandatangani penetapan peraturan yang berisi, salahsatunya, adalah peruntukan gaji/honorarium guru honorer sekolah negeri/guru non-PNS. Peraturan ini merupakan produk hukum yang memberikan kepastian, bahwa guru honorer memperoleh gaji yang layak dan manusiawi pada tahun ajaran 2012/2013 ini.

Produk yang memberikan kepastian ini bernama: PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 109 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2012. Produk yang merupakan satu-satunya (hingga kini) sebagai “payung hukum” untuk kepentingan “dapur” atau “periuk nasi” untuk guru honorer/pendidik Non-PNS di sekolah negeri Jakarta, ternyata belum banyak yang mengetahui dan paham. Hal demikian dapat dimaklumi, salahsatu alasannya, karena di dunia maya adalah terbilang jarang yang menuliskan dan menguraikannya, bahkan nyaris tidak ada sampai para pembaca budiman menyimak tulisan ini. Selain alpanya tulisan terkait, juga penguraian hingga dapat berbentuk  sebagai “panduan praktis”, saya yakin, tidak ada. Oleh karena itu, tulisan ini disajikan.

Untuk mempermudah pemahaman, dan kekhususan kasus, maka saya berikan batasan-batasannya.

  1.  Pembahasan hanya pada jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA) Sekolah Negeri di Jakarta.
  2. Pembahasan ditujukan untuk menguraikan kesejahteraan/gaji/honorarium pendidik/guru/pengajar Non-PNS atau Guru Honorer di SMA Negeri di Jakarta.

Simak dasar hukum yang memberikan kepastian kesejahteraan kepada guru honorer berikut ini:

(untuk lebih ringkas, banyak yang saya singkat tanpa mengurangi, bahkan menghilangkan esensinya)

  • Pasal 1 ayat 20a: Pendidik Non-PNS adalah guru/pengajar berstatus bukan PNS yang bertugas pada sekolah negeri di DKI Jakarta dengan persyaratan yang telah ditentukan.
  • Pasal 1 ayat 21: Biaya Operasional Pendidikan (BOP) adalah alokasi dana yang diberikan Pemda DKI Jakarta yang digunakan untuk tambahan biaya operasional non personalia dan honorarium pendidik non PNS bagi satuan pendidik sebagai pelaksanaan program Wajar 12 tahun.
  • Pasar 2 ayat (4): Sasaran pnerima BOP adalah: a. peserta didik; dan b. pendidik non-PNS.
  • Pasal 3 ayat (1): Alokasi BOP diberikan berdasarkan jumlah pendidik dan jumlah pendidik non PNS terdaftar.
  • Pasal 3 ayat (2): Besaran BOP yang diberikan kepada satuan Pendidikan dirinci sebagai berikut: a. BOP yang diperuntukan bagi peserta didik: 3. SMAN sebesar Rp. 400.000 per peserta didik perbulan.
  • Pasal 3 ayat (2): Besaran BOP yang diberikan kepada satuan Pendidikan dirinci sebagai berikut: b. BOP yang diperuntukkan bagi tenaga pendidik non PNS yang bertugas di SMAN sebesar Rp. 400.000 per pendidik non PNS perbulan.
  • Pasal 3 ayat (4): Persyaratan tenaga pendidik non PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, sebagai berikut: a. memiliki SK melaksanakan tugas mengajar dari Kepsek tempat yang bersangkutan bertugas; dan b. pendidik non PNS yang telah terdata pada Sudin masing-masing wilayah.
  • Pasal 3 ayat (5): Honorarium bagi pendidik non PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b diberikan selama 4 (empat) bulan sebagai TAMBAHAN PENGHASILAN (Huruf di-kapital-kan oleh penulis.) terhitung sejak bulan September samapai dengan bulan Desember 2012.
  • Pasal 4 ayat (1): BOP yang diterima oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1), sesuai dengan kode rekening kegiatan yang berkenaan, terdiri dari: c. SMAN; 4. Kode Rekening Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap.
  • Pasal 4 ayat (2): BOP yang dipergunakan untuk pendidik non PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf b, sesuai dengan kode rekening honorarium pegawai honorer/tidak tetap.
  • Pasal II: Pergub ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan berlaku surut sejak tanggal 3 Juli 2012.
  • Pergub ini ditetapkan di Jakarta pada Tgl. 5 Sep 2012.
  • Lampiran III Pergub No.109 Th. 2012 Tgl 5 Sept. 2012 tentang Persentase dan Kode Rekening BOP untuk SMA: No.4 Kode Rekening 5.2.1.02.02 menguraikan bahwa Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap Maksimal Persentase sebesar 25 %.
  • Lampiran IV Pergub No.109 Th. 2012 Tgl 5 Sept. 2012 tentang Kode Rekening BOP Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap khusus untuk Guru Non PNS semuan jenjang pendidikan, termasuk SMA jumlah/perorang/perbulan sebesar Rp.400.000 dengan Kode Rekening 5.2.1.02.02.

Berdasarkan uraian kekuatan hukum itu, maka dapat disimpulkan bahwa:

  1. Pegawai Honorer/Tidak tetap adalah pendidik non PNS atau lazim disebut Guru Honorer atau Guru Tidak Tetap sekolah Negeri.
  2. sasaran penerimaan BOP adalah pendidik non PNS, dan bukan guru (pendidik) PNS atau tenaga kependidikan (karyawan TU) yang berstatus PNS dan non PNS.
  3. Honorarium/Gaji pendidik non PNS setiap bulan adalah hasil persentase sebesar maksimal 25% dari jumlah keseluruhan peserta didik dikalikan Rp. 400.ooo.
  4. Hanorarium tersebut dibayarkan sejak Juli 2012 dan mendapat Tambahan mulai September-Desember 2012 sebesar Rp.400.000 per pendidik perbulan.
  5. Kesemua pendapatan/honorarium/gaji guru honorer tersebut berasal darai dana BOP.
  6. Sebagai ilustrasi saja: jika peserta didik dalam SMA Negeri Jakarta berjumlah 800, maka dikalikan Rp400.000 menjadi Rp.320.000.000. angka ini adalah dana BOP SMA di DKI Jakarta perbulan.
  7. Oleh karena jumlah 25% bersifat persentase maksimal, maka tidak harus sebesar itu. Angka yang lebih rasional dan dapat diterima dengan baik, menurut saya adalah 20% karena sesuai angka yang dijadikan jumlah persentase anggaran pendidikan nasional: 20% APBN untuk pendidikan.
  8. Persentase 20% dari dana BOS perbulan, dari ilustrasi di atas, adalah Rp. 64.000.000.
  9. Dalam sebulan, Rp.64.000.000 dikelola untuk gaji/honorarium guru non PNS.
  10. Jika ada 15 guru non PNS, maka (dianggap) dibagi rata, sehingga seorang gaji guru honorer ditakar sekitar 4 Jutaan rupiah per-bulan-nya.

Demikian uraian yang hanya membatasi alokasi honorarium/gaji untuk pendidik non PNS/Guru Honor/GTT Sekolah Negeri di DKI Jakarta. Pembicaraan lebih lanjut tentang kasus ini, dipersilahkan. Salam.

About these ads

24 thoughts on “Gaji Guru Honorer dalam Peraturan BOP Jakarta 2012

  1. Puji says:

    Assalamualaikum Wr Wb
    saya disini mewakili teman-teman seperjuangan kami atas nama Tenaga kependidikan jatim belum pernah ada yang diusulkan mendapat tunjangan,dan apakah hanya pendidik saja ( guru) yang selalu mendapat tunjangan sedangkan seperti kami Tenaga kependidikan ( TU/ Staff administrasi , Pembantu pelaksana sekolah ) tidak ikut dipertimbangkan?
    padahal kita sama-sama kerja jadi non PNS. ..
    Mohon dipertimbangkan . . .makasih pak

    Wasalamualaikum Wr. Wb

      • Maaf boss jangan galak-galak. Kode rekening 4 itu Honorarium Pegawai Honorer/ Tidak Tetap itu jelas tertulis, untuk tunjangan 400.000 jelas untuk Guru (pendidik) jadi yang buta siapa? Tapi sudahlah terserah anda. Kalau guru yang mengajar 1 hari dalam 1 minggu ( 5 hari kerja masa di gaji 4 juta memang sekolah punya nenek moyangnya. Sebaik kita sesama honorer yang bersama-sama di dalam lingkungan pendidikan ( sekolah ) jangan mementingkan apa itu Pendidik atau tenaga Kependidikan karena sebaiknya bekerja berdasarkan TUPOKSI Guru adalah fungsional dan tenaga kependidikan adalah struktural.
        Peraturan Gubernur No 109 tahun 2012 ada kalimat-kalimat yang satu dengan yang lainnya terkadang rancu. Jadi Mari kita kawal dan perjuangkan bersama-sama tentang pengangkatan honorer agar dapat menjadi CPNS

  2. indah says:

    PAK,,bs minta softcopi dr PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 109 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2012..

  3. Sapri says:

    Sekarang BOS naik, tapi gaji honor gak di naikan.
    Banyak penyelewengan yang dilakukan kepala sekolah, pemeriksaan yang dilakukan dinas cuma formalitas saja. Coba periksa dengan berdasar fakta (audit). Pasti banyak ketahuan bohongnya kepala sekolah.

  4. Rohmad says:

    Thank infonya pak, saya ingin tanya kalau pos mata anggaran untuk guru/Pegawai honor di tingkat SMP/MTs di BOP ada gak pak? Setahu saya tertera cuma uang Biaya saku/trasnport , apakah bisa untuk membayar transport kehadiran guru/pegawai non PNS. Terus yang dimaksud honor untuk guru SMA/SMK non PNS pada lampiran No IV itu apakah mata rekening sendiri atau nantinya juga dapat tambahan dari lampiran III yang bunyinya menguraikan bahwa Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap Maksimal Persentase sebesar 25 %. bukanya sataff TU juga pegawai.terima kasih.

    • suciptoardi says:

      Betul pendapat Rohmad. Sepertinya ada ketidakserasian antara Pergub dengan Peraturan teknis yang dikeluarkan Kadinas Jakarta, di pergub disebutkan sasarnnya adalah guru non-PNS, tapi di tingkat Kadinas enjadi mengembang. Soal ini, nanti saya terbitkan tulisannya. Soal 25% itu adalah maksimal. soal transport, bisa saja dijadikan “gaji pokok” dengan catatan diterjemahkan dalam berbagai kegiatan, itu tergantung kecerdasan dan kerjasama antara manajemen sekolah. thanks.

  5. baehaqi zen says:

    Ass…saya seorang guru honorer di SMAN jakarta..setelah saya liat prosentase yg harus di keluarkan dana BOP untuk gaji guru honor,ternyata jauh dari perkiraan yang saya dapatkan hanya 1,5juta/bulan padahal disekolah saya ada 5 guru honorer…saya heran jangan2 ini akal2an orang atas

  6. NajlaF26 says:

    terus klo ada guru honorer yang hanya 7 Jam, pembagiannya gmn? saya kira anda menafsirkan sendiri itu pergub terutama kode rek no.4 (Kode Rekening Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap (5.2.1.02.02), digunakan untuk pembayaran honorarium Non PNS/ pegawai honorer/pegawai tidak tetap yang terdapat di SMA/MA dan SMK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang penggunaan dan besarannya disesuaikan dengan DPA yang ada) disini jelas rek. no 4 untuk seluruh tenaga honorer baik pendidik maupun tenaga kependidikan. klo disekolah saya guru yang mengajar 20 Jam keatas dibayar UMP DKI + tunjangan. ***** lampiran III yang bunyinya menguraikan bahwa Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap Maksimal Persentase sebesar 25 %. bukanya sataff TU juga pegawai.terima kasih.**** “”””SAYA TU HONORER —- ANDA EGOIS””””.

    • suciptoardi says:

      Ya memang tafsiran saya sendiri karena pemda tidak pernah menuliskannya. silahkan baca, tidak perlu emosi. Silahkan baca tulisan saya yang terbarau tentang pergub yang tidak sinkron dengan peraturan kadinas.

  7. uchie says:

    saya bekerja sdh 8 tahun dan saat ini sy digaji 900.000 dengan jumlah siswa 557 itu bagaimana realisasi yang sebenarnya ? mohon ada solusinya mksh

  8. apa tindakanku ini betul ya pak? karna honor gak cukup buat kebutuhan hidup, aku upayakan dapetin barang yg diinginin dng kredit. misalnya gak bs bayar aku kembaliin. habis gak tahan nunggu kenaekan honor. cari sampingan juga susah ngatur waktunya?¿

    • Ida says:

      Saya seorang TU sudah bekerja 7 tahun gaji saya mulai masuk pertama 750.000 pernah naik menjadi 800000, tetapi sekarang kembali 750.000 bagaimana ceritanya dan siapa yang salah

  9. FAKTA PALSU says:

    YA TUH PEMERINTAH HARUS PEDULI !! DISEKOLAH TUH BUKAN HANYA ADA GURU THOK!! PEGAWAI TATA USAHA BUANYAK! MULAI DARI SD SAMPAI SMA MASIH BANYAK YG HONOR. KALO DIGAJI DIBAWAH UMR, LANTAS NASIB KAMI INI YA SUDAH PASTI JAUH DIBAWAH BURUH!!
    SUNGGUH TERLALU.. GAJI GURU DAN TUNJANGAN SELALU DIPERHATIKAN SEMENTARA DIBELAKANG MEREKA MASIH BANYAK TENAGA HONORER YANG BELUM TERPIKIRKAN OLEH PAK PRESIDEN… BELUM APA APA SELALU SAJA HONORER DISALAHKAN.. COBA LIHAT PAK YANG NGERJAIN DAPODIK SAMA ABSENSI HARIAN GURU SIAPA? HONORER SEMUA KARENA TENAGA PNS TIDAK ADA YANG SANGGUP MENGERJAKAN… YANG TERIMA TUNJANGAN SIAPA, YANG DISALAHKAN SIAPA… NASIB?..

    PANTAS SAJA DUNIA PENDIDIKAN TAK UBAHNYA AJANG PENCARIAN BAKAT… YANG BERBAKAT KORUPSI SILAHKAN JADI BINTANG …. YANG BERBAKAT KERJA RODI SILAHKAN JADI HONORER SAJA…

    SALAH KAPRAH DALAM PENENTUAN PEMBAGIAN HONOR DISEKOLAH YANG TERJADI MALAH KEPALA SEKOLAH PESTA PORA MENIKMATI DANA BOP TANPA HARUS SUSAH PAYAH. SUDAH ADA BENDAHARA DAN YANG PASTI PEGAWAI HONOR YANG SIAP DIJADIKAN SAPI PERAH UNTUK MENGELUARKAN DANA BOP DENGAN LAPORAN PALSU!

    KONTROL KETAT PENGGUNAAN ANGGARAN BISA DENGAN MUDAH DIKIBULI DENGAN LAPORAN ASPAL DAN TANDA TANGAN PALSU… PIKIRIN TUH GAJI HONORER YANG GAK UBAHNYA GAJI FREELANCE… SEMENTARA KEPSEK BISA MERAUP DANA PULUHAN JUTA RUPIAH PERBULAN…

    KPK HARUS SIAP TEMPUR KE SEKOLAH …. LAPORAN SELESAI…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s