Pengertian GTT (Guru Tidak Tetap) Pasca BOP Tahun 2012

Dua tahun lalu saya menulis tentang Pengertian GTT (Guru Tidak Tetap) karena dipertemukan kenyataan bahwa selalu ada saja anggota DPR di gedung rakyat sana yang masih saja tidak mengerti, bahkan tidak tahu arti dari guru honor, khususnya GTT (Guru Tidak Tetap) Sekolah Negeri. Sekarang, bukan lagi karena alasan itu, akan tetapi disebabkan terjadinya beberapa perubahan kebijakan yang dijalankan di akhir masa jabatan Gubernur Fauzi Bowo.

Dilihat dari segi pembiayaan operasional sekolah, sejak Juli 2012 sebagai implementasi program wajib belajar 12 tahun, maka penyempurnaan “sekolah gratis” tingkat dasar dan menengah  akhirnya dapat dilakukan. Tahun 2012 ini, giliran SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri di Jakarta berstatus “sekolah gratis”. Konsekuensi rasionalnya melekat juga kepada GTT, sehingga pengertian GTT dua tahun lalu harus mengalami perbaikan. Selanjutnya, pada bagian pembinaan GTT, Kepala Dinas Jakarta mengeluarkan surat yang dapat disebut sebagai “angin segar” bagi GTT.

Untuk menyelaraskan perkembangan terbaru itu, maka beberapa bagian dari pengertian GTT dua tahun lalu sepertinya masih dapat digunakan sepanjang itu relevan dengan realitas sekarang.  Dengan mengkobinasikan dulu dan kini, maka dapat diuraikan pengertian GTT sebagai berikut:

  1. Istilah GTT adalah bersifat formal karena ketiga huruf itu yang menjadi pilihan dari standar administratif penyebutan di sekolah negeri. Istilah GTT lazim ditemukan dalam surat kedinasan, surat tugas, dan beragam surat resmi lainnya di sekolah negeri. Istilah lain yang digunakan dan dapat dikatakan non formal adalah guru honor.
  2. GTT diangkat berdasarkan kebutuhan pada satuan pendidikan oleh kepala sekolah. SK pengangkatan bersifat lokal, bukan provinsi (gubernur), apalagi Negara (Presiden). Pengangkatan ini melalui rangkaian tes yang diselenggarakan sekolah, namun dibeberapa sekolah terdapat kasus pengangkatan guru GTT ini berdasarkan “bawaan” atau “titipan” orang tertentu.
  3. Seluruh kewenangan bertumpu kepada kepala sekolah, baik pengangkatan, keberlanjutan juga pemberhentian GTT. Sejak tahun 2012, wewenang kepala sekolah ini “dikendalikan” atau “dibatasi” oleh Kepala Dinas sehingga GTT yang masuk dalam proses pengangkatan CPNS sebagai Kategori II tidak boleh dikeluarkan, dan tidak diperbolehkan menerima GTT baru dengan label usaha “pembinaan”.
  4. Setiap tahun pelajaran, GTT menandatangani kontak kerja selama jangka waktu tertentu, setahun atau lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah.
  5. Gaji GTT dibiayai oleh Pemda DKI melalui sumber dana APBD sesuai program BOP tahun 2012.
  6. Selain gaji, GTT memperoleh Tunjangan Fungsional (TF) Rp.300.00o/bulan, khusus yang memenuhi kuota 24 jam mengajar tatap muka dalam seminggu. Tidak semua GTT memperolehnya. Status TF selayaknya seperti “bantuan”, sehingga tidak ada kepastian, apakah akan terus dilanjutkan atau tidak. Pemberian TF lazim dirapel 3 bulan sekali melalui rekening Bank DKI.
  7. TF adalah “jasa baik” Pemda DKI Jakarta, walaupun legal, akan tetapi tidak masuk dalam kategori dari “pembiayaan APBD”.
  8. GTT adalah bukan Guru PTT (Pegawai Tidak Tetap) yang seringkali disamaartikan atau tersamarkan sebagai guru honor. Dalam terminologi legal yang berlaku di beberapa anggota DPR, surat kabar,  dan Pemda, guru honor untuk menyebut Guru PTT. Dalam arti demikian, sekali lagi, GTT bukan Guru PTT.
  9. GTT memiliki gaji yang kecil bila dibandingkan dengan PNS, yang secara jelas memiliki beban kerja serta tanggungjawab sama. Kenyataan ini, seringkali memunculkan kecemburuan yang rasional dan realistis. Sama-sama digaji oleh APBD, tapi kesejahteraan GTT masih jauh dari harapan, bahkan dibandingkan dengan upah buruh.
  10. GTT Sekolah Negeri DKI Jakarta termasuk guru yang kurang peduli, dan kurang semangat dalam menyuarakan kepentingan mereka, kecuali kalau sudah tertindas atau terancam, baik itu diberhentikan, dikurangi jam mengajar, atau dipersilahkan untuk keluar dari sekolah negeri. Militansi sebagai “agent of change” sepertinya belum melekat di diri pendidik GTT.

Demikian beberapa pengertian terkait dengan GTT DKI Jakarta, dan saya yakin, keadaan demikian sepertinya tidak jauh berbeda dengan ke-33 provinsi lainnya di Indonesia.

————————————————————-

Beberapa Tulisan untuk memperluas pemahaman di atas:

  1. Guru Honor Murni (GHM) di Jakarta – 29 April 2008 {Tulisan yang banyak di copas atau dikutip ke blog dan skripsi serta dicuri oleh sebuah tabloid}
  2. Gaji Guru Honorer di Jakarta – 29 Jan 2010
  3. Oemar Bakrie Jadi Dua: Posisi GTT di Sekolah Negeri – 16 Feb 2010
  4. Pengertian GTT (Guru Tidak Tetap) Sekolah Negeri ? – 17 Feb 2010 [Tulisan yang banyak dicopas atau dikutip oleh Blog atau skripsi]
  5. Sekali Lagi, Tentang Guru Honor Murni….-27 Nov 2010
  6. Guru Honorer DKI Jakarta Dikeluarkan Tanpa Surat Resmi Pemberhentian – 4 agustus 2011
  7. GBS [Guru Bantu Swasta] Marambah Sekolah Negeri, Guru Honor Meradang – 7 Des 2011
  8. Berebut/Merebut Jam Ngajar di Sekolah Negeri Ibukota Negara Indonesia… – 3 Feb 2012
  9. Skenario ketika GBS Masuk Sekolah Negeri di Jakarta atau Guru PNS Kekurangan Jam Mengajar – 10 Maret 2012
  10. Guru Rebutan Jam Mengajar – 12 Maret 2012
  11. [GBS VS GTT] Konflik Horizontal Tak Terelakan Lagi…13 Maret 2012
  12. 7 Mei 2012: Terbit Edaran Pelanggaran PHK Guru Honor Sekolah Negeri
  13. Instruksi Kadinas No.47 Tahun 2012 Tentang Pembinaan Guru Non-PNS – 11 Juni 2012
  14. Sistem Penggajian Guru Honorer Sekolah Negeri DKI Jakarta Hingga Juli 2012 – 21 September 2012
  15. Dampak Wajar 12 Tahun Bagi Guru Honorer DKI Jakarta -  24 september 2012
  16. Gaji Guru Jakarta Setara dengan SPG (Sales Promotion Girl) – 1 Oktober 2012
  17. Sistem Penggajian Guru Honorer Sekolah Negeri DKI Jakarta Sejak Juli 2012 – 2 Oktober 2012
  18. (untuk Jokowi) Gaji Guru di Jakarta Setara dengan Kenek Bangunan – 15 Oktober 2012
  19. Gaji Guru Honorer dalam Peraturan BOP Jakarta 2012 – 20 Oktober 2012
  20. Guru PNS Jakarta Sejahtera – 7 Nov 2012
  21. Gaji Guru Honor Jakarta Lebih Rendah dari Satpam dan OB Sekolah, Buruh, serta Pembersih Sungai – 21 November 2012
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s