Diskusi SAS di Groups

Mulai hari ini, saya akan tuliskan pengalaman yang menyangkut berbagai hal….

Sebagai perdana, berikut adalah dikusi saya dimilis beberapa bulan lalu..

Dari Blog yang sudah di hapus : http://suciptoardi.blogspot.com

SAS (Sistem Administrasi Sekolah) : Sebuah Diskusi

SAS DKI Jakarta

Senin, 9 Juli 2007, pukul 19.13 WIB…
Berikut adalah diskusi saya dengan milister di dikmentidki group yang berlangsung antara 7-8 Juli 2007…

Yth Teman-teman SMA
Di Jakarta

Salam Sejahtera

Teman-teman, gimana kabarnya, sambil nunggu entri PSB, gimana kalau kita Discuse, tentang SAS?. teman-teman pada ngerasa “diperkosa” Oleh SAS nggak Sich?,,tempat kami semua guru pada kebertan, pada ngeluh.
Gimana kalau kita usul pada yang Punya PSB-Online, agar membuat Program Pengganti SAS, tetapi yang MUDAH DAN MENYENANGKAN. sehingga kita tidak perlu begadang terus-terusan sampai pagi
minta tanggapanya ya?

Wassalam
adit

—– Pesan Asli —-Dari: sucipto ardi Kepada: dikmentidki@ yahoogroups. comTerkirim: Sabtu, 7 Juli, 2007 2:29:20Topik: Re: [Dikmenti DKI] SAS Yang sederhana (sebuah diskusi, ada yang berani?)

Dear Milister…

Kalau mau jujur, saya kira pendapat Mas Adit dari sma007jack adalah pendapat yang cukup realistis (hidup dikalangan guru DKI), namun dapat “menggerahkan” pihak pengembang SAS…kalau dikirim ke milis SAS, pasti sudah kena semprot (baca : diomelin)… saya juga merasa aneh, kok milis SAS banyak berisi hal yang berbau omelan…?

Sehubungan dengan tanggapan yang diharapkan Mas Adit, saya kira kalau “diperkosa” oleh SAS adalah berlebihan, sebaliknya SAS bukanlah sistem yang baik. Hal demikian dapat dibandingkan yang sekarang kita lakukan: PSB Online. Pihak sekolah masih dapat melihat data tahun lalu, namun di SAS, raport semester ganjil saja tidak ada. Entry data PSB, saya kira luar biasa banyaknya se-Jakarta juga, namun internet lambat yang seringkali ditemui dalam SAS, ternyata di PSB tidak berarti. Mungkin, boleh juga harapan Mas Adit, agar yang buat PSB online,:…. buat SAS aja yang baru, baik penyempurnaan ataupun revolusi.

Lagi2, kalau kita mau jujur dan berani mengungkapkannya, saya pikir ratusan halaman email ini akan terisi. Namun, guru di DKI “tidak bernyali” hanya “ng-geh mawon” (nurut, namun ngedumel), padahal, lagi2, kalau mau jujur, masa depan siswa lewat raport SAS banyak yang tidak sesuai dengan kenyataan siswa dalam belajar. Pada titik ini, mungkin SAS tidak memperkosa guru, namun memperkosa masa depan siswa melalui laporan penilaian rapot SAS. Sadarilah, berapa banyak siswa yang tidak mendapat pelayanan perhatian dari guru oleh karena guru sibuk dengan SAS (baca: entry nilai/RPP di SAS, bahkan sampai menginap)… ..

Penjelasan diatas hanya sebuah opini, bukan upaya provokatif terhadap perubahan paradigma positif yang diusung melaui SAS. Dan, perubahan paradigma dan kemampuan komputer melalui SAS adalah keharusan, sekaligus sebuah keharusan bagi SAS agar memberikan pelayanan terbaik (baca : user friendly, lah!).
Harapan saya, memang kinerja guru DKI harus ditingkatkan, baik melalui SAS atau alat lainnya. Kita-pun semua berharap, guru dapat cerdas, termasuk lihai dalam komputer, namun tanpa mengurangi, apalagi menghilangkan hak siswa, khususnya dalam pelayanan pendidikan.

c1p
Atas nama pribadi, bukan institusi

Dear Milister
STOP PRESS

Selamat pagi, mungkin diskusi ini (SAS) tidak menarik karena banyak rekan milis yang tidak mengenal apa itu SAS, atau sebetulnya tertarik tapi takut berekomentar (kenapa gak coba pakai email yang lain?). Okey…saya akan coba sedikit informasikan apa itu SAS, kalau kurang lengkap kita sambung pada diskusi selanjutnya.

SAS (Sytem Administrasi Sekolah), System ini (janjinya) adalah sebuah system yang akan mengelola seluruh ke_Administrasian di sekolah secara terpadu, meski sekarang baru tahap membuat rapor. Rapor SAS adalah rapor yang dibuat secara online dengan server di Dikmenti (tidak semuanya real time online).Dalam Rapor SAS akan diuraikan SK.KD.Indikator untuk masig-2 mata pelajaran. Ini Harusnya bagus, tetapi setelah cetak rapor ada beberapa keterangan dalam rapor yang membuat orang bingung (jangankan siswa dan masyarakat guru aja bingung).Itu kalau dilihat dari RAPOR SAS nya. sekarag dari prosesnya.

Proses pembuatan rapor SAS dimulai dengan mengisi RPP(oleh guru), ini yang kami rasakan sangat RIBET, apalagi aksesnya sangat lambat (kata owner SAS yanglambat telkom speedynya). saking lambatnya kalau siang hari nulis dan menyimpan satu kalimat memerukan waktu sekitar 30 menit.makanya banyak yang memilih begadang?… .ya begadang ditengah malam (kalau guru punya internet dirumah okey juga, yang tidak punya dan mau berhemat…. ya begadang di sekolah….. di SMA banyak guru2 yang jadi perempuan malam).

Setelah buat RPP, lantas entry scor(ini juga yang bikin bingung, kerna selama ini kami lebih mengenal nilai, makanya banyak nilai yang tidk sesuai seperti yang terjadi disekolah rekan CIP. Dan lucunya…kami tidak boleh usul apalagi protes tentang scor,,,,,Lo aja yang bego!…kenapa gak ngerti apa itu scor, begitulah kira2 komentar owner), Proses entry nilai bukanlah hal yang mudah..kembali lagi karena sepertinya server kurang memadai, jadi proses lambat banget.apalagi konversi scor ke nilai kita tidak bisa langsung melihatnya(kapan2, ,kali yee!!).
Singkat cerita, setelah nilai, ech maaf scor di entrykan, kita harus antri untuk melihat kesimpulan nilai permata pelajaran (bukan per Indikator, KD atau SK), dan ini waktunya gak jelas..(sesuka owner).dan kalau nilai tidak sesuai denganb harapan kita….wow. ..repot book ngebetulinya! !!.
Okey…

setelah dianggap selesai entry scor, kita mesti menunggu jatah kapan submit dan boleh download rapor(antri, ,,nunggu. .strress) …Bla,,, blaa,balaa, ,,Rapor selesai download kemudian di cetak (lembaranya banyak banget). dan silahkan kaget setelah liat rapornya, silahkan bengong mendapat protes dari anak murid dan orang tua.
Cerita lain, Saya sangat kasihan melihat teman2 WK dan staf Kurikukulum, boro2 ngurusin keluarga, ngurus diri sendiri saja nggak sempat Gara2 ngurusin SAS. Kalau boleh diibaratkan mereka seperti DENDEG GEPUK…( ya…dari atas dia ditekan dari bawah dijadikan olok2 dan omelan teman2 guru). Yang lebih parah lagi, kalau KS gak mau tau repotnya guru2, yang ada cuma marah dan marah (kenapa ya begitu takutnya dengan atasanya, sehingga guru jadi sasaran padahal dia gak pernah lihat guru pulang jam berapa, gak pernah nanya siapa malam ini yang nginep di sekolah)
di SAS juga berlaku undang-2, Gak boleh nanya yang susah-susah, gak boleh Protes, gak boleh ngomong yang sedikit cerdas, harus nurut apa kata owner. dan kalau ini terjadi yAng bersangkutan akan mendapat doble BONUS, diomelin KepSek, diomelin Owner, dipermalukan didepan teman2.

Katanya sich bulan September, akan lounching ke masyarakat UMUM, WOOW..saya nunggu itu segera terjadi, biar mata OWNER dan pejabat terkain tau, kalau SYSTEMnya akan mendapat protes dari masyarakat. karena begitu banyak kelemahannya. sehingga saya sangat berharap SAS diganti yang sederhana, mudah dan menyenangkan.

Okey…Positifnya, guru2 dipaksa untuk tidak GATEK,
demikian sekilas tentang SAS, tolong milister yang dari SMA ditambahkan informasinya agar lebih detail dan jels.

thank

adit

One thought on “Diskusi SAS di Groups

  1. sas????????????????????????tolong dikaji ulang!!!!! buat kebijakan jangan setengah-setengah,harus tepat,efektif dan konsisten!!!
    ————

    saya pikir boleh juga pendapat Ibu ini…dan,…saya setuju…dengan melihat banyak kekurangan dan solusi yang lambat, saya kira adalah mendesak untuk diadakan pengkajian terhadap SAS…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s