Eksekusi Bom Bali

Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra Meminta Di Hukum Cara Islam

Nusakambangan- Amrozi,Mukhlas dan Imam Samudra bertemu dengan pengacara dari TPM, Achmad Michdan di penjara Nusa Kambangan usai bertemu keluarganya. Sebelum ini, mereka meminta agar eksekusi dilakukan dengan cara Islam, yakni hukum pancung.

Dalam kunjungan ini Ustad Ali Ghufron sekali lagi mengatakan bahwa hukum yang benar dalam Islam untuk membunuh seseorang adalah dengan di pancung, maka pada saat itulah kami syahid katanya. Imam Samudra juga mengatakan demikian, setelah itu beliau meneriakan takbir yang diikuti pengunjung lainya. Subhanallah.(IJ/MD)

wasiat

ustmuklas.jpg

imambrother.jpg

Wasiat Ust. Mukhlas Dkk
Bissmillahirrakhmanirrakhim

RISALAH TAKLIMAT
(Pernyatan Sikap)

Kami beritahukan kepada kaum muslimin bahwa kami sedang menghadapi tiga pilihan, seluruhnya kebaikan bagi kami dan keburukan bagi musuh-musuh kami.

Pilihan pertama : Dibebaskan, karena dengannya, kami dapat meneruskan dakwah dan jihad kami, kami ingin mati syahid di medan laga dan tempur. Insyaallah.

Pilihan kedua : Dieksekusi, karena denganya kami akan bertemu dengan kekasih-kekasih kami, para nabi, shiddiqin, syuhada, shalihin dan hurun’in (bidadari) yang cantik jelita.

Pilihan ketiga : Penjara, karena denganya kami dapat berkhalawat dengan Allah Jalla Jalaluhu. Kata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : ‘apa yang dibikin musuh-musuhku padaku, aku surgaku dalam hatiku, dan temanku dalam dadaku, ke mana saja aku pergi, ia bersamaku. Penjaraku khalwah (tempat beribadah), dan dibunuhku adalah mati Syahid, dan diusirku dari negeriku adalah siyahah (melancong) fie sabililah’.

Dan seandainya kami dieksekusi, maka cucuran dan tetesan darah kami-Insya Allah bidznillah akan menjadi nur (cahaya lentera) bagi kaum mukminin, dan menjadi nar (neraka api penghangus) bagi kaum kafirin dan kaum munafiqin.

Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar
Mujahidin yindahbad, kafirin, munafiqin murdarbad
Khazabbnallah waniqmal wakiil, nikmal mauta, waniqmal nasyiir
Walhamdullilahi rabil ‘alamin

Dari kami

tertanda

Ali Ghufron Imam Samudera Amrozi

Bumi Allah, Lapas Batu, Nusakambangan, Syaban 1428 H.

Sumber: http://narakushutdown.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s