FPI menyerang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)

 

Malam Senin, seperti biasa, berita petang dan malam hari adalah “makan malamku”. Berita yang diturunkan adalah tentang FPI. Hampir semua televisi menyiarkan kekerasan yang dilakukan anggota FPI terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), yang terjadi pada 1 Juni 2008 di lapangan Monas minggu siang. Segera, hari Senin, banyak tokoh menyatakan sikap menyayangkan, bahkan bernada keras terhadap FPI. Tak ketinggalan Presiden dan Wapres ikut berkomentar. Pagi ini, aku membuka blog, dan setidaknya ada dua tulisan yang membahasnya, yaitu di: http://fuui.wordpress.com/2008/06/02/fuui-tindakan-fpi-lebih-baik/ dan http://daenglimpo.wordpress.com/2008/06/02/beberapa-saran-untuk-fpi-front-pembela-islam/

Tulisan blog yang pertama cenderung “membela FPI”, dan yang kedua sebaliknya: “menolak” FPI, bahkan banyak yang komentar dengan nuansa menjelek-jelekkan FPI, bahkan ada indikasi kepada Islam. Untuk yang kedua, saya menyayangkan tulisan yang amat tidak berimbang, juga pemberitaan di televisi. Setelah melihat live di TVOne mulai pukul 18.00 WIB dan membaca tulisan di blog hari ini, maka kiranya ada yang perlu diluruskan, walaupun tidak memihak, tulisan ini memberikan bahwa ada beberapa yang harus dipahami.

Pertama, yang demo di Lapangan Monas tanggal 1 Juni 2008 adalah Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dan Laskar Islam. Dalam barisan Laskar Islam, salah satu elemennya adalah FPI. Dan, orang yang memakai atribut FPI inilah yang dalam tayangan televisi, melakukan pemukulan, penyerangan atau kekerasan. Karena FPI bergabung dalam satu aksi dengan nama Laskar Islam, maka selanjutnya disebut Laskar Islam (dan bukan FPI)

Kedua, pemukulan yang dilakukan oleh Laskar Islam merupakan reaksi atas provokasi yang dilontarkan pendemo AKKBB, baik itu kata-kata yang menghina maupun letusan pistol oleh salah satu orator yang diatas mobil dengan pengeras suranya. Maka yang dihancurkan adalah pengeras suara yang berlanjut dengan personilnya.

Ketiga, kekerasan semakin menjadi-jadi, setelah diketahui ada anggota Ahmadiyah yang ikut serta. Banyak golongan Islam yang keras, menghalalkan darah anggota Ahmadiyah karena telah menistakan agama Islam. Golongan tersebut salahsatunya adalah FPI. Laskar Islam mengejar dan menghajar para demonstran dengan maksud meminta pertanggungjawaban atas perilakunya tersebut, sayangnya demonstran yang membawa kaum wanita dan anak-anak, dihajar disekitar keluarganya. Dan, sampai hari ini belum ada tayangan ditelevisi dan saksi yang menyatakan wanita dan anak-anak menjadi korban.

Keempat, menurut polisi, para pendemo sudah dilarang melakukan aksinya dilapangan Monas. Mengingat ada dua kubu yang bertentangan, namun larangan Polisi tidak diindahkan. Selain itu, banyaknya yang melakukan aksi pada hari bersejarah ini, konsentrasi polisi terpecah. maka, jangan aneh, ketika kekerasan terjadi, tidak ada polisi yang melerainya (baca: polisi hanya sedikit).

Kelima, pemukulan yang dilakukan oleh Laskar Islam, adalah tindakan yang tidak simpatik. Saksi menyatakan bahwa mereka tidak ada dialog apapun diantara kedua pendemo.

Keenam, ada baiknya membaca tulisan berikut yang menyoroti tentang media, polisi, dan FPI itu sendiri.
Dikutip langsung dari: http://www.eramuslim.com/ustadz/fqk/7529133625-apakah-fpi-fron-pembela-Islam-baik.htm

Kenapa FPI Anarikis?

Selasa, 3 Jun 08 07:17 WIB

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya mau menanyakan mengenai masalah FPI. Saya sebenarnya salut terhadap pergerakan merekayanglangsung terjun memberantas kemaksiatan dimasyarakat.

Tetapi saya melihat di media TV kelompok tersebut tidak terkendali sampai melakukan tindakan anarkis seperti merusak bus/kendaraan yang dikendarai oleh sebuah kelompok partai yang dianggap beraliran Komunis.

Ustadz, apakah FPI itu sebenarnya dan apakah jalur dakwah mereka baik?

Akhwat
Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebenarnya yang paling berhak untuk menjawab pertanyaan anda adalah teman-teman dari FPI sendiri, bukan kami. Namun kalau sekedar memberi komentar sekilas yang mungkin benar dan mungkin tidak, kira-kira jawabannya begini:

Apa yang anda lihat tentang ‘aksi-aksi anarkis’ Front Pembela Islam (FPI) di media, tidak pernah lepas dari penilaian subjektif dan objektif media itu sendiri. Kalau kesannya aksi-aksi itu anarkis, memang liputanya memang dibuat sedemikian rupa, setidaknya kesan anarkis itu memang diekspose, entah tujuannya untuk memojokkan posisi FPI, atau untuk menggambarkan betapa umat Islam itu anarkis atau memang sekedar kerjaan insan media yang haus sensasi.

Yang terakhir itu dimungkinkan karena karekteristik media, terutama televisi memang butuh liputan dan gambar yang sensasional. Gambar-gambar yang menampilkan proses awal di mana para anggota FPI sedang melakukan negosiasi kepada para pemilik tempat hiburan yang secara hukum memang melanggar peraturan resmi, nyaris tidak menarik untuk ditampilkan.

Tetapi ketika pihak pengelola tempat hiburan melakukan pelemparan dan provokasi, lalu FPI mempertahankan diri atau balas menyerang, secara gambar memang merupakan momen yang cukup menarik. Gambar para aktifis merusak tempat hiburan itulah yang dinaikkan di layar kaca. Karena secara visual, gambar itu lebih menarik ketimbang gambar orang sedang diskusi yang terlihat hanya pasif dan itu-itu saja.

Namun tidak tertutup kemungkinan ada unsur kesengajaan dalam penayangan gambar anarkisme yang terjadi. Sangat dimungkinkan bahwa pihak media dimanfaatkan oleh para cukong pemilik tempat hiburan yang bergelimang dengan harta itu untuk menampilkan kesan seolah-olah FPI itu tidak lebih dari segerombolan orang yang bertindak anarkis.

Mengapa analisa itu muncul?

Karena tindak anarki yang ditampilkan berulang-ulang di media itu nyaris tidak pernah menyentuh akar masalah. Tidak pernah diulas kenapa sampai terjadi tindakan itu. Media seolah-olahbagai macan ompong ketika harus bicara tentang para pengusaha tempat hiburan yang melanggar Perda dan perundangan. Yang dimunculkan selalu kesan bahwa FPI adalah pelaku tindak anarki. Namun pengusaha tempat maksiat yang jelas-jelas melanggar hukum negara dan sekaligus hukum agama, sama sekali tidak pernah diungkap.

Mengapa tidak pernah diungkap?

Karena para cukong itu punya uang tak terhingga jumlahnya untuk bisa membuat para wartawan, jurnalis bahkan pemred media sekalipun untuk duduk manis dan tenang, tidak mengorek kesalahan para pengusaha maksiat. Sebaliknya, uang juga bisa membuat mereka lebih fasih untuk mengatakan bahwa biang keroknya adalah FPI.

Bahkan uang mereka bisa membuat pihak aparat kepolisian pun duduk manis, diam seolah-olah tidak tahu bahwa ada pelanggaran berat yang sedang terjadi di depan hidungnya.

Di negeri kita, kebanyakan mediadan dan institusi kepolisian memang masih belum bisa gagah seperti yang sering kita lihat di film-film idealis. Mungkin semua itu masih ada di ‘Republik Mimpi’.

Dan kekuatan rakyat yang diwakili oleh organisasi semacam FPI masih harus terus menerima nasib buruk, yaitu dipelintir posisinya di media. Sayangnya, FPI sendiri juga tidak punya kekuatan media yang kuat untuk menangkis fitnah yang selalu memojokkan posisi mereka. Ini kritik positif buat teman-teman di FPI untuk punya perhatian lebih dari sisi media center.

Niat, tujuan dan idealisme mereka untuk beramar makruf dan nahi mungkar tidak pernah ada yang menyangsikan, kecuali oleh mereka yang suka maksiat dan berlumur dosa. Tinggal bagaimana mereka sering-sering duduk bersama dengan elemen lain umat Islam, bertukar pikiran dan berdiskusi, sebelum melakukan aksi dan tindakan. Agar tindakan mereka tidak terkesan bersifat individualis dan jalan sendiri, melainkan hasil dari musyawarah dengan banyak unsur dan elemen umat.

Ajaklah ormas-ormas Islam untuk mengupas semua masalah yang ada, tampilkan data dan fakta, beri informasi dan bangkitkan semangat perjuangan para petinggi ormas dan orsospol yang punya perhatian dalam masalah ini. Dan minta masukan dari masing-masing mereka dan jadikan masalah ini menjadi masalah bersama, bukan hanya masalah buat FPI saja.

Dan jangan lupa, FPI perlu menggandeng secara lebih serius teman-teman jusnalis muslim termasuk media-media yang konsern dengan amar makruf nahi mungkar. Agar tindakan mereka diback-up oleh kekuatan media tandingan.

Kalau dijelek-jelekkan oleh media tertentu, setidaknya ada media lain yang bisa memberi second opinion yang berbeda.

Nah, bola ada di tangan anda teman-teman FPI, semoga Allah SWT selalu membimbing niat dan tujuan anda menjadi sebuah solusi yang baik dan jauh dari fitnah.

Sekedar membuat press release tentu teramat lemah, karena pembentukan opini pada dasarnya adalah sebuah medan jihad tersendiri. Kita tidak bisa hanya sekedar melakukan klarifikasi. Kita butuh dukungan dari opini yang kita bentuk sejak awal leat jaringan pers yang kuat, kokoh dan didukung oleh seua elemen umat.

Kenapa tidak dibuat media massa khusus yang selalu mengangkat dasar tindakan dan asal muasal suatu tindakan, jauh sebelum tindakan itu diambil? Mengapa FPI tidak punya 100-an situs yang bekerja keras 24 jam untuk mengundang simpati dan membentuk opini?

Mengapa FPI tidak berpikir mendirikan sebuah stasiun radio yang akan menggiring opini umat Islam agar berpikir kritis dan menyampaikan informasi yang sebenarnya-benarnya? Atau setidaknya mengapa FPI tidak menggandeng umat Islam yang lain yang punya radio-radio? Banyak radio milik umat Islam dibiarkan ‘nganggur’ tidak punya konten, yang pada akhirnya cuma menyetel lagu dangdung. Sayang sekali bukan?

Ketika Amerika menyerbu Iraq kemarin, apa yang dilakukan oleh TV Aljazeera sudah sangat luar biasa. Opini bahwa Amerika itu penjahat perang berhasl dibentuk. Hampir semua mata tidak lagi mempedulikan TV asing lainnya. Yang mereka tonton hanya satu, Aljazeera.

Sangat berbeda ketika dahulu di zaman Iraq vs Kuwait yang masih dikuasai CNN. Umat Islam saat itu belum punya kekuatan pers yang berani mengatakan tidak ketika dipaksa bilang iya.

Nah, sudah saatnya teman-teman FPI membentuk jaringan pers yang kuat dan mantap, mencakup semua jaringan pers yang milik umat Islam yang ada.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

34 thoughts on “FPI menyerang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)

  1. luar biasa, makasih mas Sucipto Ardi.

    ulasan anda berimbang saya kira. saya sepakat dengan ulasan Ahmad Sarwat, Lc.

    FPI terlalu dipojokkan media. Oleh karenanya, saya sarankan pada masyarakat untuk tidak melulu menyalahkan FPI.

    Sudahlah umat Islam ini dihinakan dengan kehadiran Ahmadiyyah, kemudian diadudomba.

    Saya tidak benci Gusdur dan pendukungnya, saya juga tidak melulu setuju dengan sikap Habib Riziq dan FPI-nya. Namun kemudian, saya mendukung penjagaan kemurnian Islam ini.

    Saya kira jika dirujuk pada akar masalahnya, pemerinatah lebih banyak salahnya.

    FPI, smoga Allah SWT meneguhkan kalian.
    —————
    Semoga kecerdasan yang diberikan-Nya, dapat membuat kita lebih arif dan bijaksana dalam melihat realitas yang seringkali timpang dan berkepentingan. Salam Kenal…

    salamhangat.
    Zenk di Belanda

  2. Capek deeehhh…

    Tobat! Tobat! FPI malakin Kompas Group tauuukkk?! Noh ada setoran tiap bulan noh dari Palmerah. Teteb Arab emang mata duitan. Mau aje ditipu Arab sableng. Pinter dikit dong, Mas, kalo mau analisah beginian. He he he he…
    ——————————-
    Terima kasih atas komentarnya. btw, anda punya analisis yang lebih baik??..kirim donk…

  3. fpi = pengecut……….
    klo gak berani tanggung jawab ngapain loe nyerang akkbb d monas…??!%#$^
    pake mengatasnamakan “kli” lah…
    bullshit…..
    klo loe udah sampe ke israel gue pasti diem
    mana prestasimu…??????
    orang islam di palestina di injek2 loe diem aja..??
    klo orang islam di indonesia yang bukan fpi loe pukulin abiszzz…??
    dasar pecundang yang ngaku2 islam….

    ngapain ngelempar masalahnya ke nu sama muhammadiyah….??????

    preman koq pake bawa2 nama islam……….

    fpi anjing…………………..
    ———————
    walaupun anda tidak simpatik dengan FPI, saya mengucapakan rasa senang karena anda masih peduli dengan saudara semuslim di Palestina…semoga anda mendapat hidayah-Nya agar banyak belajar dan membaca buku-buku Islam, dengan harapan dapat lebih jernih dalam memaknai dan memahami Islam. Wassalam.

  4. numpang..lewat
    kalau FPI mau masuk surga…mauk aja sendiri,, ngak usah ngajak saya….
    —————————–
    lagi siapa yang ngajak kamu….mak, jelas….

  5. Ada analisis yang lebih baik
    ARAB BABI
    —————–
    Khusus untuk mencaci maki, pake id baru…memang id yang dulu kemana mas…niat baget bikinnya….=)) ….huh, komentar murahan lagi neh (baca: murahan adalah tidak rasional, emosional, dan tendensius)

  6. Menyerang Ambulans, Menyerang Wanita, Memukuli Anak Anak …😆

    Sekalinya ketemu USMC, GIGN pada lari tuh FPI tunggang langgang😆
    ——————————
    ini hanya sebuah retorika murahan…..

  7. @unyil
    kalau capek ga usah komen nyil. tidur aja sana sambil maki2 arab, maki2 islam sekalian. lu jelasin dong fakta yg lu sebut. emang kami mau aja ditipu unyil sableng. pinter dikit dong, mas. he he he he…

    wassalam
    ————————–
    cerdasssssssssss…kita memang butuh bukti, bukan emosi….akurrrr…..

  8. Jujur, saya kagum dengan ketegasan teman-teman di sana, apakah itu FPI atau KLI atau apa lah, terlepas dari berbagai tindakan yang dilakukan. Saya malah malu dengan teman-teman sesama Muslim yang ikut turut dalam barisan membela Ahmadiyah — yang saat itu menamakan diri mereka AKKBB. Sudah jelas mereka itu (Ahmadiyah) menodai Islam.

    Bagi yang non Muslim, saya harap tidak ikut-ikutan mencampuri urusan umat Islam. Lagipula, buat apa? Yang terganggu dan ternodai itu kan kami, umat Islam?
    ————————–
    Akur, kalau Ahamadiyah dan mendukungnya harus diperangi (baca: dilawan menggunakan rasio dan fisik). Namun, saya pikir, kejanggalan-kejangalan yang hadir pada peristiwa kemarin cenderung memiliki tafsiran yang beragam. Sepertinaya ini pola “londo” yang dulu mengadakan gerakan untuk mengadudomba antar ummat Islam, dan pengalihan isu kenaikan BBM. Sedikit sulit memang memahaminya, karena kejadian konflik agama seringkali satu kapal dengan penumpang politis.

  9. Saya setuju.. meski untuk beberapa hal saya tidak setuju dengan FPI tapi saya kira FPI tetap dibutuhkan untuk “orang-orang yang memang bengal”…

    salam ajah dari malang 🙂

    PS: Kalo FPI dibubarkan karena anarkis… harusnya banser dan ansor yang bertindak anarkis juga dibubarkan🙂
    ————————
    Ada yang galak kaya FPI aja, Islam masih ada yang injak-injak, gmana kalau ngak ada??,…
    Saya setuju kalau Islam dikatakan gemar menggunakan kekerasan, ataupun pembunuhan, saya setuju kalau itu ditujukan bagi musuh-musuh Allah….

  10. -UU antipornografi/pornoaksi kemana nasibnya
    -SKB pelarangan Ahmadiyah yg jelas2 menodai, menistakan Islam kapan keluarnya….
    -Minuman keras yg merupakan akar segala kejahatan di diamkan..
    -Perjudian di berangus bos bos nya melengggang bebas…
    -Umat islam ingin menjalankan syariatnya di kritisi abis abisan
    -dan serangkaian makian, penghinaan oleh orang2 utan kayu ( emang monyet mereka…) seolah petinggi 2 negara ini tuli semua
    -pembantaian Ambon, lampung, tj priok, poso siapa yg disalahkan??????
    dan serangkaian tuduhan, fitnah,,, keji kepada umat islam….hanya org 2 seperti FPI dan kelompok seperjuangannya yg bela…….
    semua itu merupakan serangkaian akumulasi peristiwa yg membuat dada ini sesak….. maka saya memaklumi apa yg saudara2 kita FPI melakukan tindakan anarkis… walau saya secara pribadi masih bisa sabar………….
    mana media mau mendukung gerakan islam sekarang ini……… orang 2 munafik saja skrg yg bercokol di negeri ini…
    Umat ISlam harus bersatu……….bersatu untuk membela Islam… bukan bela Tokoh tertentu…….Negara tertentu………. Bela Duit…. dan Kepentingan dunia lainnya…..
    Allohu Akbar…………..
    Islam Bersatu Tak Bisa Di kalahkan
    ——————————–
    …*saya terharu*…

  11. peace for all …
    Ga benci FPI, but ga dukung kekerasan
    Ga benci Gusdur, but ga mau dukung mendukung kl ga rasional.
    yang pasti Ga suka ahmadiyah… yang jelas sudah jelas, Al-Qur’an sebagai sumber … Gimana kl cantumkan juga sejarah ahmadiyah (yang di buat oleh Inggris itu lho..) biar semua jelas.
    Ga suka pemerintah .. karena ga tegas …
    ——————————–
    gw suka Islam!!!!!

  12. Yang paling ditakuti musuh islam adalah bangkitnya Khalifah dan jihad. dukung JIHAD dan Khalifah yang sesuai dengan konteks al Quran dan Hadits.
    HIDUP ISLAM
    SEBARKAN KEJUJURAN!
    ———————
    saya tambahkan: Sebarkan Semangat Menjaga Harga Diri Islam!!!!

  13. ini kalau media sudah “dikuasai” bisa membentuk opini, mirip seperti CNN yg membentuk opini ketika US nyerang IRAK, sekarang? bahkan org2 amrik sana mempertanyakan kebijakan perak IRAK…, tanya kenapa? musti lahir nih seperti al jazeera nya indonesia🙂
    —————————–
    Akuuuuuurrrrrr, setuju…saya sudah memimpikannya 2 tahun belakangan ini, coba lahir stasiun televisi yang berimbang….semoga….

  14. Met kenal Yulius Chandra. Ente pasti mualap ye? Kalo Islam turun di Cina, kagak ada tuh rusuh di Glodok (1998) ato Monas (2008), larinye ke Kampung Melayu.

    Ente di Palembang coret jauh. Cerdas gw karna gw di Jakarte, tiap ari tongkrongin Palmerah. Cape deh liat jubah putih tuker baju tukang parkir tiap ari… kadang malem ganti kaos item buat dugem.

    Yus, ngomong-ngomong, tau pan bedanye Glodok, Monas, Kampung Melayu, Palmerah ama Petamburan? Maen sini, AirAsia promo Lebaran…

    Bos Cip, ente juga cerdas. Ane salut posting ane kagak dicoret. FPI dicoret juga kagak ngaruh, nanti paling ganti jubah ijo loreng putih. Bole aje ganti baju, tapi kagak pake malakin orang kaleee… apalagi pake mukul orang. Ente gak demen ama cara tetangga jemur bajunye, terus ente timpukin tuh orang ama jemurannye? Nyante aje… bikin pager tinggian dikit biar kagak kliyatan. Ente buang angin sembarangan aje kagak semua orang bakal marah…

    Sip, Bos Cip?
    —————–
    Saya kira amatlah sembrono dengan “analog” bang unyil buat. Penyederhanaan yang menyesatkan. Saya bukan simpatisan, apalagi anggota Habib Riedziq, tapi saya gemar mengikuti sepak terjang organisasi yang luar bisa seperti FPI, setidaknya 10 tahun belakangan ini. Saya tahu, mereka adalah kaum agamawan, sama seperti rahib, pastur, atau agamawan lainnya.

    Saya tidak menganggap mereka nabi, atau sosok yang “tanpa dosa”. Mereka manusia. Rentan dengan kesalahan, apalagi media massa banyak yang berlomba “menjual” berita tentangnya, walaupun itu miring alias tidak berimbang. Saya yakin, bang Unyil salahsatu korban media sekarang (baca: yang selalu menyudutkan Islam). Tau? saya tantang anda!!, anda akan mengalami konflik yang besar, dengan catatan anda netral, bila mengkaji Thaliban misalnya, dengan menggunakan informasi dunia barat (CNN, BBC) bersamaan dengan dunia timur (Al Jazeerah, Free Press).

    Artinya, jangan latahan atau terpengaruh dengan media. Dan, apa yang anda yakini akalau anggota FPI buruk (malak?), harus dicek kembali. Dan, kalaupun itu benar, itu tidak mewakili FPI, apalagi Islam. Benci orangnya, jangan benci payung atau benderanya. Apakah anda akan menyalahkan Islam atau Indonesia, karena Soeharto sebagai presiden ketika itu diyakini sebagai dalang dibalik pembunuhan di Priok dan Talangsari?.

    Kalau anda seorang yang berpendidikan, jangan hanya utamakan kecerdasan kognitif saja, tapi juga kecerdasan afeksi. Seperti kata bang Unyil:…Nyate aja……*senang berdiskusi dengan anda*…..

  15. Demi Allah, sungguh hati kecilku melihat kebenaran dari Habib Riziek walaupun banyak orang tidak suka padanya. Sungguh, bukan Individu yang aku bela, tapi kebenaranlah yang aku junjung tinggi, siapapun yang memegang kebenaran itu, aku dipihaknya. So… Saya tidak membela FPI, tapi membela kebenaran yang dibawanya. Jika AKKBB juga meninggikan Islam dengan obyektif, berdasar Al-Qur’an dan Hadits, aku juga ada dipihaknya…. Wassalam
    —————————
    ….kalau dari kalaimay: “demi Allah” sampai: “yang dibawanya”, saya setuju”, tetapi dari: “Jika AKKBB” sampai “wassalam”, saya tidak mengerti maksudnya. Bingung….

  16. Apakah pemikiran yang waras, sebel sama suami anak yang jadi sasaran ?

    FPI anti ahmadiyyah maka siapapun yang simpati dengan ahmadiyah, halal dan harus ikut digebugin. Termasuk benda mati innocent seperti speaker & sound system.

    Paranoid !
    —————–
    …..duh, ada yang marah kaya gini….*korban berita ngak imbang*….*kaburrrr*……

    1. kenapa FPI cuman bisa mengutuk saat israel membantai warga palestina sedangkan anggota FPI jutaan orang kan mereka bisa berjihat kesana bukan sebagai relawan tetapi sebagai pembantai orang yahudi semoga ALLAH mengabulkan amin

  17. Ahmadiyah dari taun 1980 udah di nyatakan Aliran SESAT!! oleh MUI, udah keluar SK nya ampee sekarang gk di bubar2in sih, susah deh kalo ada backingan dari inggris, pemerintah Indonesia takut gk di kasih pinjaman duit lagi kali ya sama Dunia luar negeri, maka nya sampe sekarang aliran si Mirza gulan ahmad gak bubar …

    Syukur Inggris gak lolos ke EURO 2008.:/
    ——————–
    ….*apa hubungannya dengan bola?, sambil garuk-garuk kepala*…thengs d info…

  18. Terlepas dari apapun tindakan FPI dan kesalahan apa yang dilakukan AKKBB, saya hanya ingin kembali mengingatkan bahwa negara kita adalah negara hukum dan telah sepakat menerima keberagaman sebagai keniscayaan bangsa ini. Kalau konflik antar sesama terus saja terjadi, akan dibawa kemana bangsa ini? Ingat, Indonesia bukan hanya milik umat Islam saja. Masih ada agama-agama lain yang juga diakui negara yang ingin merasakan ketenangan hidup di negeri ini. Dan maaf saja, setelah saya baca beberapa komentar dan tanggapan dalam tulisan ini, saya kira anda juga memberikan penafsiran yang tidak berimbang, bahkan terkesan membela FPI. Marilah kita memandang setiap permasalahan dalam bingkai NKRI, bukan hanya menurut kaca mata Islam saja. Salam…
    —————
    Saya hanya membela yang saya yakini kebenarannya. Saya lebih memilih berbicara diluar “grand heory”, mengulas dengan pandangan yang berbeda. Hargailah perbedaan pemikiran ini. Dan, life is choice, right?.

    Saya yakin sekali, anda bukanlah orang yang hobi baca tentang apa itu bingkai NKRI, dengan seakan-akan menempatkan FPI sebagai ancaman. Ini sama saja mereduksi realitas yang belum tentu benar. Anda, termasuk korban media elektronik/massa yang seringkali tidak imbang dalam memberitakan Islam, atau gerakan yang menyuarakannya. Apakah anda berpikiran serupa apabila menyimak gejolak GAM sejak tahun 1980-an?, apakah anda seirama dalam melihat Thaliban?, Konflik Bosnia?, atau mempertahankan kebenaran seperti kasus Tanjung Priok?, apakah anda akan berpendapat yang sama terhadap kasus penghancuran Mesjid Ayodya tahun 1992 di India oleh umat Hindu?. Teramat sayang, mindset anda masih bergaya orde baru, yang mengatasnamakan NKRI dengan menggerus kepentingan orang lain (baca: warganegara yang seharusnya dilindungi).

    Selamat berpikir.

  19. Mas Sucipto Ardi, Ulasan yang sangat bagus, salut dengan anda. Jarang ada orang yang bisa berbuat secerdas anda, menilai satu hal dengan banyak sudut pandang, tanpa emosi, tanpa tendensi.
    Semoga semua orang yang membaca blog anda bisa terbuka pikirannya, jadi orang Indonesia tuh jadi cerdasss menyikapi satu hal…
    Saya yakin sepenuhnya bahwa kecintaan yang tulus kepada Allah dan Rosulnya akan membuat kita menjadi pribadi yang Hanif. “yang menyayangi Kebenaran dan keadilan dan Tegas terhadap terhadap Kezhaliman dan kemunafikan”..

    Salam Hormat buat anda…Salute..
    ——————————–
    …..pujian hanya milik Allah semata…..

  20. Saya rasa Habib Riziek juga tidak mewakili umat Islam di Indonesia. Dan tindakan pemerintah untuk dialog merupakan wujud positif pemerintah selaku pelaksana dan pengemban amanat rakyat Indonesia yang multi budaya.

    Cukup aneh seorang Habib Riziek (oknum Islam yang Tidak Tahu darimana asalnya tiba2 mengompori kita semua untuk lepas dari budaya kita yang sudah berurat akar trus diganti Islam model dia yg jelas2 ‘tidak rahmatan lil alamin’ tapi ‘rusakin alam (pagar dirusak, orang dipukul, yang nyerah malah dipukul, tak pandang bulu, dll), trus menyatakan anti Barat tapi menggunakan teknologi barat seperti web FPI+ponsel+kacamata+lain2. Anti Amerika. Kalau menurut saya keterbukaan pikiran untuk melihat Islam secara global adalah penting, bahwa Islam selalu rahmatan lil alamin, Islam selalu dinamis terhadap kondisi alam. Islam bukanlah agama tulisan, tetapi Islam merupakan wujud rahmat keilmuan Tuhan pada bumi dan manusia yang luhur. Jadi keterbukaan pikiran sangat diperlukan untuk itu sehingga Umat Islam menyadari sepenuhnya mengapa umat Islam kalah oleh Barat? Jawabannya bukan karena faktor agama. Karena agama merupakan wadah dari ruh Islam itu sendiri. Saya rasa itu yang mau disampaikan beberapa tokoh umat Islam terhadap Barat. Ibarat orang buta yang tidak tahu mana Islam benar atau tidak, maka wajar jika Barat menganggap sama dengan orang Islam garis keras yang tidak menerima perkembangan jaman ini. Kembali pada perenungan awal, jikalau memang sebagian tokoh umat Islam menghendaki kemurnian Islam secara fundamental, maka maukah Anda pergi haji dengan mengendarai unta? atau tidak ber-ponsel? atau tidak berkacamata? atau tidak bermobil? Ciptakan dong karya golongan Anda yang merasa bahwa Islam itu harus tidak pro modernisasi, tunjukkan bahwa Golongan Anda bisa. Saya rasa hal itu tidak akan mungkin..Mengapa? simple jawabannya : Barangsiapa ada riya’ walau setitik zarah pun maka batal amalnya dan pastilah Tuhan tidak bersama orang2 tersebut. Sangat halus untuk menghilangkan rasa menunjukkan diri (riya) dan itu merupakan kajian manusia akan rasa keTuhanan. Salam untuk Bumi Indonesia tercinta – dari manusia hina dina
    ————————–
    opini anda ternyata sedikit beradab, tidak hina dina….

  21. Front Pembela Islam. Islam yang manakah / siapakah / seperti apakah yang dibela.
    ————————
    yang dibela ada harga diri Islam, yang sesuai Al Qur’an dan Al Hadist, yang tegas merubah keadaan yang tidak sesuai tutunan Nabi Muhammad SAW dengan 3 tahap: dengan do’a, dengan lisan, dan dengan kekuatan. Adakah yang keliru????

  22. untung ada euro2008, ngeliat bola sekalian nunggu Subuh…..
    gak ada hubungannya yak?….hehehehe
    paling gak jadi adem…….gak saling hujat.
    —————————————
    yang penting, tanggal 11 kemarin Indonesia menang 1-0 melawan Vietnam…hidup Timnas Indonesia……..

  23. al hamdulillah masih banyak yang peduli kepada kebenaran, Bib teruskan perjuanganmu….
    ——————–
    Semoga Riedziq membaca komenar anda. Amiin….

  24. DAK USAH RUBUT2 SUDAH KAH KALIAN SIAP!!!!!!!!!!!!!!! SAMPE KETEMU DI AHIRAT
    NANTI AKAN TAU SIAPA YG BENAR DAN SIAPA YG SOK BENAR
    ———————
    Haruskah kita menunggu akhirat untuk menemukan kebenaran, sedangkan kita adalah sosok yang berpikir??..

    Kalau pernyataan anda hadir setiap jaman, saya pikir ilmu tidak akan ada…Pak Temo, Pak Temo…

  25. DAK USAH SALING MENGHUJAT
    TUNGGU AJA NANTI DI AHIRAT
    SUDAH SIAP LO LO PADA KE AHIRAT
    KALO LOM SIAP SIAPIN AJA BEKAL KEAHIRAT DAK USAH TRIAK2
    ——————————-
    Hak orang mengungkapkan pendapat adalah sah dan dilindungi undang-undang. Belajarlah menghormati pihak lain yang berbeda. Belajarlah untuk berbeda, karena kita hidup di negara yang multikultural, bagaiman pak temo?

  26. Saya tidak ngerti siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi saya pernah -tgl dan bulan saya lupa– melihat ada iring-an jenazah yang dikawal dan salah satu Organisasi Primordial dan diantaranya ada yang menggunakan atribut FPI -baju putih hijau — yang dengan begitu arogan memaki-maki sebuah sedan hitam yang baru belok di depan Menara Batavia, saya hanya membatin kalau sedan itu langsung kekiri tidak mungkin! tidak ada pilihan lain selain dia berhenti di kanan dan mempersilakan rombongan jenazah lewat, dan ….. makian didapat, mobilnya tak kalah sialnya kena pentungan bilah bambu yang ada bendera kuningnya.

    saya hanya menginjak rem dan minggir ….

    … dan tentu saja “mengiyakan” apa kata media —yang katanya tidak berimbang— tentang FPI.
    akhirnya saya percaya dengan media tersebut.

    saya tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah…
    —————
    Terima kasih atas komentarnya, saya hargai.

    Selanjutnya, saya kira bukan FPI-nya,….kalau saja yang mengusung jenazah adalah tentara, saya pikir sedan tersebut akan bernasib sama, bahkan boleh jadi lebih parah….

    Bukankah kita harus mendahulukan iring-iringan jenazah, seperti kita harus mendahulukan pejalan kaki, ambulans, dan pejabat???

  27. mending beli kapal kapal biasa dimodifikasi jadi kapal perang lalu berangkat ke israel bantai mereka semua jangan sampek ada yang hidup

  28. buatlah sensasi yang menggemparkan dunia dong FPI untuk negara palestina aq pasti mendukung, PBB saja takut sm israel kok aneh israel kecil aja ditakutin negara 2 besar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s