Islam yes , Negara Islam ?? (Debat di TvOne, Jum’at 3 Juli 2008)

Malam Jum’at saya nonton sebuah tayangan yang menarik, yakni membicarakan Islam, khususnya tentang penerapan syariat Islam. Acara bertitel “DEBAT” yang dibeberapa media surat kabar menuai kritik, memberikan suguhan berupa wacana yang dihasilkan dari perdebatan dua tokoh. Kesempatan kali ini adalah ketua Partai BUlan Bintang Ali Ngababan dan Profesor Sosiologi UI Bung Thamrin A. Tamagola.

Perdebatan ini mulai dari yang santai sampai dengan yang keras, baik itu mengebrak meja, tunjuk-tunjukan, dan kata-kata yang menghina (dan itu disensor-niiiiiiiit-). Namanya juga debat. Saya maklum. Sabtu pagi ini, saya menemukan tulisan yang membahasanya. Setelah ijin , maka terhidangkanlah tulisan tersebut sebagai berikut:

Islam yes , Negara Islam ??

Sungguh menyesakkan dada melihat pelecehan Bung Thamrin A. Tamagola terhadap aturan Allah SWT (syariah Islam) dalam sebuah diskusi di TVone (Kamis malam , 03/07/2008). Diskusi hangat yang mengambil tema “Islam yes , Negara Islam ?” banyak menyoal penerapan syariah Islam oleh negara. Dengan mengambil kasus Perda yang diklaimnya sebagai berbau syariah Bung Thamrin berusaha keras membangun opini sesat . Seolah-olah syariah Islam mengancam wanita , merugikan wanita. Diambillah contoh kasus, wanita dilarang keluar di malam hari , padahal hanya membeli sesuatu.

Sebenarnya tidak ada yang disebut dengan perda syariah Islam sekarang ini . Tidak pernah ada aturan di daerah yang disebut perda syariah. Bahwa ada aturan yang diambil dari nilai-nilai Islam itu benar, namun perlu dicatat perda itu diterapkan bukan karena berdasarkan syariah Islam . Perda itu disahkan oleh DPRD. Artinya, perda itu diterima karena mayoritas anggota DPRD mensahkan lewat mekanisme yang demokratis.

Tentu saja tidak tepat menolak syariah Islam , hanya dengan kasus perda yang diklaim berbau syariah. Kami ingin sampaikan syariah Islam bukan sekedar kewajiban kerudung, larangan terhadap pelacuran, atau larangan berkholwat. Mereka yang menolak syariah Islam sering kali terjebak pada apa yang disebut logika fallacy of composition, mengambil kasus-kasus yang tidak utuh , bahkan tidak bisa sepenuhnya disebut syariah Islam, untuk membangun citra negatif penerapan syariah Islam oleh negara.

Sebagai contoh tentang wanita keluar malam. Hukum asalnya sendiri tidak ada larangan wanita untuk keluar malam. Boleh saja dia keluar untuk keperluan tertentu, ke warung atau ke tetangganya. Namun kalau keluarnya wanita keluar rumah di malam hari mengancam keamanan dan kehormatannya , negara yang bertanggung jawab kepada rakyatnya justru harus melarang dan mencegahnya. Jangankan wanita, laki-laki keluar malam tapi mengancam nyawanya, sah-sah saja negara yang tidak ingin warganya celaka melakukan larangan. Perlu digaris bawahi larangan muncul karena ada sesuatu yang mengancam nyawa atau kehormatan wanita tersebut, bukan keluar rumahnya. Disisi lain, pro sekuler tidak melihat bagaimana menyedihkannya nasib wanita dibawah sistem sekuler. Ekploitasi terhadap wanita terjadi dimana-mana baik secara seksual maupun ekonomi.

Seharusnya kita lebih utuh melihat syariah Islam. Berdasarkan syariah Islam , negara wajib menjamin kebutuhan sandang, pangan, dan papan perindividu masyarakat yang menjadi warga negara, baik muslim maupun non muslim. Kalau ada rakyatnya tidak makan atau tidak punya rumah , berdasarkan syariah Islam negara wajib memenuhi kebutuhan itu dengan gratis. Dalam pandangan syariah Islam negara wajib menjamin pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi seluruh warganya baik muslim maupun non muslim. Sekali lagi ,What’s wrong with syariah ?

Syariah Islam juga mengatur masalah kepemilikan antara lain pemilikan umum (milkiyah ‘amah). Dimana kepemilikan umum ini adalah milik rakyat dan tidak boleh individu (swasta) apalagi asing untuk memilikinya. Berdasarkan ini listrik, air, hutan adalah milik umum yang tidak boleh dimiliki individu(swasta). Pemilikan individu atau swasta pada bidang strategis ini akan menyebabkan terganggunya kepentingan umum.

Termasuk dalam pemilikan umum adalah barang-barang tambang dalam jumlah yang besar seperti minyak, batu-bara, emas. Dilarang bagi individu atas swasta memilikinya. Tambang itu harus dikelola dengan manejemen yang baik, transparan, profesional oleh negara dan hasilnya diserahkan untuk rakyat. Jelas ini merupakan pemasukan negara yang sangat besar. Negara bisa menggunakannya untuk pendidikan dan kesehatan gratis. Syariah Islam mengatur hal itu.

Syariah Islam menjamin keamanan rakyatnya dengan memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku pembunuhan yakni hukuman mati. Pemilikan individu yang diperoleh seseorang dengan kerja keras dan halal dijaga oleh Islam, pelaku pencurian akan diberikan sanksi tegas yakni potong tangan. Dengan catatan, dia mencuri lebih dari 1/4 dinar dan mencuri bukan karena lapar. Kalau dia mencuri karena lapar , negara tidak boleh menghukumnya. Negara justru harus memberikan dia makan. So,What’s wrong with syariah ?

Pelaku korupsi pun diberikan sanksi tegas oleh negara. Bisa sampai hukuman mati. Bukan hanya sanksi , segala hal yang mengantarkan kepada terbukanya peluang untuk korupsi ditutup. Berdasarkan syariah Islam, seseorang tidak boleh memberikan hadiah kepada hakim atau pejabat negara. Suap menyuap dilankat Allah dan dilarang dengan sanksi yang tegas. Umar bin Khoththob saat menjadi Kholifah memerintahkan siapapun pejabat harus dihitung kekayaannya sebelum menjabat. Pada akhir jabatannya, dihitung lagi. Kalau ada yang berlebih dari yang sepantasnya dia terima, harus dipertanggung jawabkan. Negara boleh saja mengambil uang yang tidak jelas itu. Ini adalah syariah Islam .

Argumentasi lain yang dibangun untuk menolak syariah Islam dengan mengatakan syariah Islam seakan-akan hanya untuk kelompok tertentu.Tentu saja yang dimaksud adalah Islam. Bung Thamrin mencontohkan UU Migas yang dibatalkan oleh MK, karena tidak memihak kepada rakyat. Padahal UU Migas muncul karena kebijakan negara yang sekuler-kapitalis. Lagi-lagi ini terjadi salah paham terhadap syariah Islam. Bukankah syariah Islam itu rahmatan lil ‘alamin ? baik bagi seluruh alam , seluruh manusia, tidak pandang dia muslim atau non muslim. Mungkinkah syariah Islam yang bersumber dari Allah yang memiliki sifat ar rahman (Maha Pengasih) ar rahim (Maha Penyayang) itu akan mencelakakan manusia.

Sesungguhnya penerapan syariah Islam adalah untuk kebaikan seluruh warganya baik muslim dan non muslim. Kewajiban negara menjamin sandang, pangan, dan papan indidu rakyat, bukan hanya muslim tapi juga non muslim. Pendidikan dan kesehatan gratis bukan hanya untuk muslim tapi juga non muslim. Bahkan warga non muslim yang dalam syariah disebut Ahlul Dzimmah dijamin keamanannya oleh negara. Sampai-sampai Rosulullah saw mengatakan siapa yang menyakiti ahlul dzimmah , berarti menyakitiku.

Bung Thamrin sepertinya sangat kritis terhadap syariah Islam. Tapi agak kurang kritis terhadap sistem sekuler yang diadopsi Indonesia saat ini. Padahal sistem sekuler -yang dibangga-banggakan Bung Thamrin ini- telah menjadi dasar yang kokoh bagi penerapan sistem Kapitalisme. Hal itu terjadi karena agama tidak boleh campur tangan dalam masalah ekonomi, politik, atau pendidikan. Akibatnya negara diatur oleh sistem kapitalisme.

Kita lihat sendiri bagaimana hasilnya. Kemiskinan meningkat akibat liberasisasi sektor migas yang berimbas pada kenaikan BBM. Beban masyarakat bertambah akibat mahalnya pendidikan dan kesehatan setelah diliberalisasi. Kekayaan alam kita dirampok oleh asing atas nama free market dan investasi asing, sebaliknya rakyat miskin dan busung lapar.

Kalau Bung Thamrin menolak syariah Islam hanya karena berasal dari kelompok Islam, bung Thamrin juga seharusnya menolak sistem sekuler-kapitalisme yang juga berasal dari satu kelompok masyarakat seperti Bung Thamrin yakni kelompok sekuler. Bung Thamrin juga seharusnya melihat ketika agama tidak boleh campur tangan dalam masalah kenegaraan, aturan kapitalisme yang berasal dari segelintir orang (para milik modal) lah yang diterapkan. Terjadilah tirani minoritas atas nama suara mayoritas.

Sering kali kelompok sekuler sangat alergi terhadap syariah Islam kalau diterapkan negara. Pertanyaan kritis, kenapa anda hanya mempersoalkan kalau syariah diterapkan oleh negara ? Sebaliknya melegalkan sekulerisme,kapitalisme, diterapkan oleh negara ? Cara pandang ini jelas tidak obyektif. Menolak syariah Islam diterapkan negara ,hanya karena berasal dari Islam sungguh tidak obyektif. Sementara ide-ide Kapitalisme yang sebenarnya berasal dari pemikir-pemikir Barat diterima dengan lapang dada tanpa sikap kritis.

Bahwa umat Islam membutuhkan negara Islam , sebenarnya bisa dimengerti. Sebab, sistem apapun pastilah membutuhkan negara, sebab negaralah yang memiliki otoritas ,legalitas, dan kekuatan memaksa. Sistem kapitalisme untuk bisa diterapkan jelas butuh negara yang berdasarkan kapitalisme. Untuk bisa menerapkan sosialisme jelas butuh negara yang berasas sosialisme. Logika ini sangat sederhana. Artinya, tidak akan mungkin syariah Islam secara menyeluruh bisa diterapkan tanpa legalitas negara. Penentuan mata uang berdasarkan emas (dinar), tidak bolehnya tambang emas dan minyak dikuasai oleh asing, kewajiban untuk menjamin kebutuhan masyarakat pasti membutuhkan negara. Termasuk memberikan sanksi bagi pezina, penjudi, pencuri, pemerkosa, pembunuh, tentu butuh legalitas negara yang memaksa. Jadi kalau umat Islam membutuhkan negara Islam adalah normal-normal saja. Apalagi kalau rakyat menghendaki, tentu tidak ada alasan untuk menolaknya .

Ironisnya, Bung Thamrin menyalahkan agama. Menurutnya agama gagal menyelesaikan persoalan kemiskinan komunitas umatnya . Kalau agama yang dimaksud bung Thamrin adalah Islam, jelas tuduhan anda salah alamat. Bagaimana mungkin anda menyalahkan Islam, padahal negara saat ini tidak menerapkan syariah Islam.

Apalagi, masalah kemiskinan jelas tidak bisa diserahkan kepada komunitas umat beragama . Penyelesaikan persoalan kemiskinan membutuhkan kebijakan politik. Menghentikan kebijakan yang membolehkan asing menguasai tambang emas dan minyak kita jelas butuh kekuatan dan kebijakan politik. Kenaikan BBM adalah kebijakan politik yang bisa dihentikan juga dengan kebijakan politik. Kalau Bung Thamrin ingin melihat bagaimana Islam menyelesaikan persoalan kemiskinan, seharusnya Bung Thamrin bisa menerima syariah Islam diterapkan oleh negara. Sebab tanpa negara yang menerapkan syariah Islam tidak akan bisa diwujudkan secara total.

Perlu kami tegaskan semua cara pandang seperti Bung Thamrin adalah cara pandang sekuler. Dimana agama hanya diakui dalam masalah indivual, moral, atau ritual. Sebaliknya agama harus dijauhkan dari persoalan politik, ekonomi, dan ketatanegaraan lainnya. Padahal sekulerisme telah menimbulkan bencana yang luar biasa. Seharusnya yang disalahkan adalah sekulerisme yang menjadi asas dari sistem kapitalisme. Inilah yang menjadi pangkal bencana yang menyusahkan masyarakat. Bukan syariah Islam. Jadi kegigihan siapapun menyalahkan syariah Islam dan sebaliknya membela sekulerisme membuat posisinya harus dipertanyakan. Apakah anda berpihak kepada rakyat atau tidak ? (Farid Wadjdi)

Sumber: http://cokiehti.wordpress.com/2008/07/04/islam-yes-negara-islam/#comment-170

24 thoughts on “Islam yes , Negara Islam ?? (Debat di TvOne, Jum’at 3 Juli 2008)

  1. kamu itu ngerti apa….?sekolah di mana..??
    —————————————-
    ini zorro yang suka pake topeng hitam itu ya???

  2. saya sangat setuju dengan syariah islam,,daripada harus mempertahankan kegagalan dengan sistem yang ancur seperti sekarang
    ——————————–
    Saya juga setuju, asalkan syariatnya sudah dijabarkan sedemikian rupa, menyeluruh, dan tentunya kokoh, jangan seperti di NAD yang seakan dipaksakan….

  3. Maaf kalo kasih komentarnya telat🙂, soalnya baru tahu ada blog ini.

    Saya juga waktu itu menonton acara tersebut, melihat bahasa tubuh sang profesor yang sesekali disertai dengan senyum atau tertawa yang bernada melecehkan Pak Ali, saya sempat berpikir apakah sang profesor ini tidak mau masuk syurga, atau dia merasa “ini lho saya, PROFESOR” sehingga karena keberatan dengan gelar profesornya, jadi sulit untuk menerima kebenaran mengenai kebaikan dibalik penerapan syariah islam.
    ——————–
    Amat mungkin sekali pendapat anda, ini boleh jadi yang disebut sebagai sombong karena ilmu. Namun demikian, penerapan syariat Islam harus terus menerus di sosialisasikan agar terbuka pemikiran yang kebih jernih, jangan sampai terkontaminasi dengan islamphobia…

  4. syariah islam jgn dibawa2 ke dalam negara
    lakukan aja dalam diri sendiri pasti negara efeknya negara ini baik
    —————-
    Perlu pengkajian yang komprehensif….
    Sekuler lebih baik??

  5. Manusia sok pinter juga tuh profesor.
    Tetapi tidak aneh koq, akan lebih banyak lagi orang-orang seperti profesor yang memandang islam itu sesuatu yang aneh, sudah jadi takdir islam itu sendiri dari tidak ada – menjadi besar – kembali tidak ada lagi.
    Dan hanya orang-orang yang ber “ilmu” saja yang mengetahui dan itu hanya sedikit, maka berdo’alah umar bin khattab agar beliau dimasukkan dalam golongan orang yang sedikit itu. Kalau kita mau membuka sedikit hati kita ini, sangat banyak contoh nyata tentang “mengapa kita harus kembali kepada islam”. Kita sepakat kalau manusia ini diciptakan oleh Allah, mengapa petunjuk-petunjuk-NYA untuk hidup “lebih nyaman” di dunia ini tidak diikuti, kecuali anda percaya hukum darwin, atau hukum-hukum lain yang dibuat manusia.
    Sejenak kita berpikir dengan hati yang jernih, mengapa kita tidak kembali kepada Islam dengan hati ikhlas dan berserah diri, itu kuncinya. Kalau kita kembali ke islam tetapi dengan embel-embel ini dan itu, percayalah… Tuhan tidak akan rugi apabila seluruh ummat manusia di bumi ini tidak kembali pada jalan-NYA. Karena Tuhan telah memberikan pilihan, aturan, hukum yang jelas dan nyata kepada kita semua. Kalau kita memilih jalan ke arah jurang, sunatullah nya kita pasti akan sampai ke jurang, tetapi bila kita memilih jalan untuk kembali ke jalan Allah, sunatullah-NYa kita pasti akan sampai ke hadapan-NYA
    ———————–
    Setubuh, eh, setuju….

  6. TIDAK ADA JAMINAN JADI NEGARA ISLAM ATAU JADI NEGARA APAPUN INDONESIA AKAN MAJU….MENTALITAS PARA POLITISI BANGSA INI YANG UDAH KELEWAT RUSAK PARAH, RASANYA SUKAR BUAT DI PERBAIKI…..
    ————————–
    Saya amat yakin kalau syariat Islam diterapkan akan membawa kebaikan, bahkan jauh lebih baik dari Indonesia hari ini…Nabi Muhammad mendirikan masyarakat islami, tapi bukan negara Islam (Islam tidak mengenal negara Islam)…Muhammad menyempurnakan budi pekerti (akhlak) manusia agar dalam bertindak sesuai nilai kebaikan seperti yang terkandung dalam Al Qur’an dan Al Hadist, tapi bukan mendirikan negara Islam. There’s no islamic state!!!, yang ada manusia yang berkpibadian islami seperti Muhammad bentuk….

  7. banyak orang islam sendiri yang punya penyakit munafik, penyakit ini oleh nabi disebut Al Wahn ( lebih mencintai dunia dan takut mati . Orang semacam Thamrin Tamagola di indonesia banyak banget, Islamophobia, ngaku sebagai Muslim tapi alergi dengan Islam. Tidak ada pembelaanya orang orang semacam beliau terhadap Islam. Mereka orang yang tidak segan segan menghina Islam bila sedang berhadapan dengan Non Islam, yang perlu kita ketahui adalah bahwa orang semacam mereka adalah bagian dari antek antek YAHUDI-AMERIKA…..Liat aja tuh para Agen Agen ANJING yang bernama JIL
    ——————-
    ente anggota BIn, bisa tau ya???wakakakakakak……

  8. pernah dengar pepatah buruk muka cermin dibelah ??
    misalnya begini :
    peraturan sekolah adalah masuk jam 7.30WIB tapi trnyta bnyk siswa yg telat. utk pencegahan kok malah peraturan dirubah mnjd masuk jm 7.00WIB dan ditambah embel2 yg ga masuk jam 7.00WIB akan masuk neraka.
    begitu juga dgn pendapat saya ttg pemikiran ALI MOKTAR, org2 yg ga taat UUD45 tp kok malah UUD45 yg disalah2kan malah skrg mau ditambah2kan dgn syariat islam.
    aneh,..yah itu buruk muka cermin dibelah.
    org tdk taat peraturan tp kok malah peraturannya diganti
    ——————————–
    he..he..heheheheheheheh……

  9. Saya tidak menyoalkan perda Syariah di NAD.
    Itu hak DPRD sana yang notabene wakil rakyat NAD.
    Seperti halnya kalo Manado mau bikin perda Syariah Kristen, atau Bali mau bikin Perda Syariah Hindu, no what-what buat saya…
    Masak Anda juga mau menentang. Ya silakan sana…
    Itulah mengapa perda Syariah di sana (NAD) bisa berlaku, dan diperbolehkan penerapannya oleh pemerintah pusat.
    Tapi ingat yaa ikhwan, yaa akhwat…
    NAD Indonesia. Dalam hal persentase jumlah penduduk nonmuslimnya.
    Jadi, Jika Indonesia mau jadi negara Islam, saya juga ndak setuju to…
    Apa Anda setuju Indonesia jadi negara Kristen? Ndak kan?
    Trus mau dikemanain sodara2 sepupu kita?
    Ingat juga, Islam = Rahmatan lil ‘Aalamiin…
    Tidak ada penindasan bagi siapapun.
    Janganken orang nonmuslim…
    Orang Islam aja mau sholat apa ndak, itu urusan dia sama Alloh SWT.
    Kita boleh aja memberiken penawaran, ajakan, berdakwah kepada orang2 yang menurut kita kafir atau orang2 Islam yang Anda cap sebagai sekuler.
    Tapi berhasil-tidaknya, tergantung si obyek.
    Dia mau berubah atawa ndak.
    Demokrasi terbaik adalah demokrasi Islam.
    Btw, perlu kita minimalisir segala macam pertentangan.
    Yang namanya perbedaan mendasar, sudah pasti beda, ndak perlu diadu-adu lagi.
    Sama halnya dengan kita mempertentangkan Baginda Isa (Yesus) Alaihis Salaam itu Tuhan atau bukan?
    Buat Ummat Muslim NO, Buat Umat Kristen YES.
    Baginda Nabi Muhammad SAW itu Rasul atau bukan? Buat Ummat Islam YES, buat Umat Kristen NO.

    Dan, jangan semena2 mencap orang sebagai “Sekuler” atau “Antek Amerika-Yahudi”.
    Alloh SWT Maha Tahu, lebih mengetahui segalanya daripada kita.
    Tidak semua Yahudi itu jahat.
    Yang jahat adalah Zionis, tentara Israel yang ingin mendirikan negara Zionis.
    Suatu bentuk negara yang ditentang oleh para Rabi Yahudi ortodoks.
    Sangat banyak penganut Yahudi yang lebih memilih hidup bahagia berdampingan dengan orang2 Islam dan Kristen di Yerusalem. Dan, itu tidak sedikit orang2nya.
    Untuk hidup beragama dan bermasyarakat dengan orang2 Islam, mari kita terapkan Al-Qur’an dan Ash Shunnah.
    Untuk bergaul dengan para sepupu kita, mari kita terapkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang dibangun oleh para pendiri bangsa di mana tanahnya kita pijak ini.
    ———-
    Saya harus beritahu adalah: There’s no Islamic state, but there is Islamic society. Dan, Muhammad mengajarkannya itu. Muslim dapat hidup berdampingan dengan baik dengan non-muslim selama berabad-abad, dan memang hanya segelintir orang yang syahwat politiknya sehingga menghancurkan hubungan harmonis tersebut. Lihat aja contohnya zionis Israel.

    Saya memang mendukung Islamic society, namun pemahaman yang tidak memadai maka non muslim takut. Dalam tataran tertentu, islamic phobia yang lebih mengena untuk melihat fenomena demikian. Dan, kalau anda memang seorang pemikir yang demokratis, saya kira anda kemudian tidak alergi berdiskusi dengan saya, apalagi menganggap pemikiran yang setuju dengan Islamic society adalah buruk.

    Mari kita diskusi, mari kita membangun Indonesia.

    NB:
    Saya bukan anggota partai, atau orsospol Islam. Namun, saya hanya muslim yang mau belajar.

  10. NAD Indonesia maksudnya NAD tidak sama dengan Indonesia. tanda “tidak sama” ternyata diblok😀 :(|) .
    ——–
    OOOOOOOOOOooooooooooooooooo, begitu kah???

  11. Islam itu ajaran bohong, menebar fitnah dan kebohongan. Darimana bukti2 bahwa orang kafir lebih kejam dari
    Orang Islam.
    Adakah orang kafir menulis buku suci standard moralnya yang
    menyatakan bahwa orang Islam halal dibunuh ????

    Kalo ajaran Islam biadab dan kejam itu sih ada buktinya !!
    Dalam AlQuran tertulis bagaimana seharusnya umat Islam memperlakukan
    orang2 kafir.

    DISINI SAYA TEKANKAN BAHWA YANG SANGAT BIADAB ITU ADALAH
    AJARANNYA YANG MEMBERI KEWAJIBAN UMATNYA UNTUK MELAKUKAN HAL2 YANG
    BIADAB SEPERTI CONTOH AYAT DIBAWAH INI:

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka
    bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu
    jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah
    mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka
    bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan
    zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk
    berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha
    Penyayang. ( Surah 9:5).

    Jelas² sebuah kalimat biadab!

    Manusia beradab melarang perbuatan biadab seperti yang dilestarikan
    dalam ayat2 AlQuran. Namun umat penganut ajaran biadab ini tak
    henti2nya berpropaganda meskipun sia2, mereka menyatakan bahwa yang
    salah bukan ajaran agamanya melainkan pemahaman umatnya.

    Namun sangkalan seperti itu tidak mungkin mengubah arti ayat yang bisa
    anda membacanya tanpa perlu jadi Islam dulu, tanpa perlu
    beriman, dan perlu rajin shalat sekedar untuk memahami artinya yang
    tidak akan berobah meskipun anda berdoa dulu sebelum membacanya.

    Kewajiban membunuh tetap artinya membunuh, tak bisa ditafsirkan
    sebagai menyayangi, atau menghidupkan.

    Enggak ada hal yang bisa ditafsirkan apabila anda membaca kata “BUNUH”.

    Orang2 kafir dan penyembah berhala itu sekarang didunia jumlahnya lebih banyak dari umat Islam, tapi tak ada satupun diantara mereka yang memilik buku suci atau ajaran yang menyatakan bahwa kaum muslim itu lebih rendah daripada binatang !!!
    Kalo anda puter-balik se-olah2 yang biadab mereka, jelas selain bohong, anda mencoba Menebar fitnah lagi.

    Saya sih bukan penyembah berhala juga tidak percaya berhala, tetapi saya tidak memperkenankan siapapun untuk menghalalkan penjagalan penyembah berhala seperti yang diajarkan AlQuran. Jangan arrogan, meng-agul2kan diri sendiri.

    Kebaikan Islam itu Cuma pengakuan umatnya saja yang diracuni agamanya.
    Anak masih kecil sudah masuk pesantren (otak bapa ibunya taruh dimana?) anak masih kecil sudah disesatkan…
    Dosa bertambah dosa…

    Lihat tuh orang2 Barat banyak yang kafir, Kristen, maupun Islam, semuanya mengagumi agama Buddha.

    Mereka mengatakan agama Buddha itu merupakan agama yang PERADABANNYA PALING TINGGI.

    buktinya, study Buddha di Amerika lebih besar dari study Islam.
    Kunjungi saja toko2 buku, dan lihat buku Islam dan buku budha, mana yang lebih banyak disediakan ????

    baik atau jahat janganlah dari pandangan anda yang jadi umatnya, tanyakanlah kepada orang Yahudi, apakah ajaran Islam baik atau tidak ???

    Buktinya gimana ???? Nama2 bintang dan bulan di Angkasa itu dari
    berhala bukan dari Islam

    Kalo orang Amerika mengagumi Islam, tidak akan George Bush berhasil menyerang Afghanistant dan Irak dengan dukungan 100% pada saat permulaan serangan.
    Coba deh anda ambil jurusan matematik…. mana ada sejarah matematik itu dari Islam ??? Memang ada sejarahnya dari Arab, namun bukan Arab yang Islam, melainkan Arab jaman jahiliah yang di-goblok2in oleh umat Islam Tetapi orang Barat justru tertarik sejarah Arab sebelum Islam bukan arab yang Islam yang tinggi budayanya.

    Menjagal orang itu bukan budaya tinggi melainkan budaya primitive,
    itulah sebabnya dikatakan Islam agama Biadab.
    Lihat tuh Pyramid,
    penuh mysteri Mathematik yang dibanggakan orang2 Islam, padahal
    jelas pyramid bukan buatan umat Islam melainkan umat penyembah berhala.

    Mekah dan Madinah dulunya juga milik orang Yahudi, kemana sekarang
    orang Yahudinya disana??? Dulu di Iran banyak agama Zoroaster,
    kemana sekarang mereka ??? Itulah mereka musnah dijagal.

    Dahulu mayoritas warga Afghanistan adalah penganut agama Buddha, setelah diinvasi islam dari timur tengah, patung Buddha dihancurkan, warga yg menganut agama Buddha disembelih tanpa ampun…

    Demikianlah, jangan ngaku2 atau ngomong kebaikan2 Islam dari mulut
    umatnya yang diracuni dogma/doktrin itu.

    Tanyakanlah mereka yang jadi korban2 Islam, apakah agama Islam itu agama yang beradab atau biadab ???
    Apakah Islam bisa direndengkan dengan agama Buddha???

    Jelas TIDAK!
    Agama Buddha lebih terhormat dan dihormati umat lainnya.

    Tanya orang Amerika, apakah ajaran Buddha itu sejahat ajaran Islam atau
    tidak, tanya mana lebih biadab, ajaran Buddah atau ajaran Islam.

    Kemudian tanya kepada amoy2 yang bukan beragama kristen, mana yang
    lebih biadab, agama Kristen atau agama Islam.

    Nah, kalo semua umat sudah mengalami kebiadaban Islam, mana mungkin mereka percaya khotbah anda tentang ajaran Islam yang beradab itu ????

    Kalo itu Cuma pendapatku….. mungkin bisa dianggap subjective, tapi kalo setiap umat lain agama bilang Islam biadab, masa anda masih mampu berpropaganda agama Islam sebagai agama yang beradab ????

    Aku itu enggak berpihak, aku ini bukan Kristen, aku ini bukan Buddha, aku ini bukan Hindu, aku ini bukan penyembah berhala, aku ini tidak percaya Kristen, aku ini tidak percaya Buddha, aku ini tidak percaya hindu, dan aku ini tidak percaya kepada berhala apapun juga
    Termasuk berhala kabah.

    Bahkan, yang perlu anda tahu, bahwa aku ini dilahirkan dan besar sebagai Islam, hingga detik inipun aku adalah activist kegiatan Islam itu sendiri.

    Tapi karena aku menempatkan diriku sebagai seorang scientist (ilmuwan), maka aku harus menempatkan diriku benar2 diatas semuanya, dalam arti melindungi semuanya dengan adil dengan melepaskan keberpihakan kepada kepercayaan.
    Karena kalo aku sudah berpihak kepada kepercayaanku, maka aku tak mungkin bisa adil.
    Sebagai seorang scientist aku enggak boleh bohong, bicara atas kebenaran yang universal yaitu yang merupakan Deklarasi Hak2 asasi manusia dimana kewajiban setiap kita untuk melindungi semuanya tanpa membedakan agamanya.
    Artinya aku harus berpihak pada realitas apa adanya.

    Kalo ajaran AlQuran menghalalkan penghancuran patung2 berhala dan
    penyembelihan orang yang berhala, apakah HARUS AKU ANGGAP sebagai beradab?

    Maka orang Hindu yang menghalalkan pembakaran mesjid dan
    Penyembelihan muslim, JUGA HARUS AKU ANGGAP SEBAGAI BERADAB!

    Padahal jangankan Ada muslim yang disembelih, baru karikatur Muhammad saja, umat Islam dan ulamanya sudah menuduh tindakan biadab.
    Kalo tahu itu biadab, janganlah lakukan hal itu kepada umat agama lainnya.

    Demikianlah aku ingat, sang Buddha berkata,
    “jangan mencubit orang kalo kamu tidak mau dicubit”.

    Kalo mesjid kita tak mau dibakar, janganlah bakar gereja orang lain, kalo muslimah kita tidak mau diperkosa secara masal, janganlah amoy2 itu diperkosa secara masal.

    Allah memang tidak mengajarkan kebaikan2 seperti yang diajarkan
    Sang Buddha.

    Jelas Fakta yang terlihat adalah Allah TIDAK lebih mulia dari sang Buddha.

    Ny. Muslim binti Muskitawati.

    Islam itu ajaran bohong, menebar fitnah dan kebohongan. Darimana bukti2 bahwa orang kafir lebih kejam dari
    Orang Islam.
    Adakah orang kafir menulis buku suci standard moralnya yang
    menyatakan bahwa orang Islam halal dibunuh ????

    Kalo ajaran Islam biadab dan kejam itu sih ada buktinya !!
    Dalam AlQuran tertulis bagaimana seharusnya umat Islam memperlakukan
    orang2 kafir.

    DISINI SAYA TEKANKAN BAHWA YANG SANGAT BIADAB ITU ADALAH
    AJARANNYA YANG MEMBERI KEWAJIBAN UMATNYA UNTUK MELAKUKAN HAL2 YANG
    BIADAB SEPERTI CONTOH AYAT DIBAWAH INI:

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka
    bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu
    jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah
    mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka
    bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan
    zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk
    berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha
    Penyayang. ( Surah 9:5).

    Jelas² sebuah kalimat biadab!

    Manusia beradab melarang perbuatan biadab seperti yang dilestarikan
    dalam ayat2 AlQuran. Namun umat penganut ajaran biadab ini tak
    henti2nya berpropaganda meskipun sia2, mereka menyatakan bahwa yang
    salah bukan ajaran agamanya melainkan pemahaman umatnya.

    Namun sangkalan seperti itu tidak mungkin mengubah arti ayat yang bisa
    anda membacanya tanpa perlu jadi Islam dulu, tanpa perlu
    beriman, dan perlu rajin shalat sekedar untuk memahami artinya yang
    tidak akan berobah meskipun anda berdoa dulu sebelum membacanya.

    Kewajiban membunuh tetap artinya membunuh, tak bisa ditafsirkan
    sebagai menyayangi, atau menghidupkan.

    Enggak ada hal yang bisa ditafsirkan apabila anda membaca kata “BUNUH”.

    Orang2 kafir dan penyembah berhala itu sekarang didunia jumlahnya lebih banyak dari umat Islam, tapi tak ada satupun diantara mereka yang memilik buku suci atau ajaran yang menyatakan bahwa kaum muslim itu lebih rendah daripada binatang !!!
    Kalo anda puter-balik se-olah2 yang biadab mereka, jelas selain bohong, anda mencoba Menebar fitnah lagi.

    Saya sih bukan penyembah berhala juga tidak percaya berhala, tetapi saya tidak memperkenankan siapapun untuk menghalalkan penjagalan penyembah berhala seperti yang diajarkan AlQuran. Jangan arrogan, meng-agul2kan diri sendiri.

    Kebaikan Islam itu Cuma pengakuan umatnya saja yang diracuni agamanya.
    Anak masih kecil sudah masuk pesantren (otak bapa ibunya taruh dimana?) anak masih kecil sudah disesatkan…
    Dosa bertambah dosa…

    Lihat tuh orang2 Barat banyak yang kafir, Kristen, maupun Islam, semuanya mengagumi agama Buddha.

    Mereka mengatakan agama Buddha itu merupakan agama yang PERADABANNYA PALING TINGGI.

    buktinya, study Buddha di Amerika lebih besar dari study Islam.
    Kunjungi saja toko2 buku, dan lihat buku Islam dan buku budha, mana yang lebih banyak disediakan ????

    baik atau jahat janganlah dari pandangan anda yang jadi umatnya, tanyakanlah kepada orang Yahudi, apakah ajaran Islam baik atau tidak ???

    Buktinya gimana ???? Nama2 bintang dan bulan di Angkasa itu dari
    berhala bukan dari Islam

    Kalo orang Amerika mengagumi Islam, tidak akan George Bush berhasil menyerang Afghanistant dan Irak dengan dukungan 100% pada saat permulaan serangan.
    Coba deh anda ambil jurusan matematik…. mana ada sejarah matematik itu dari Islam ??? Memang ada sejarahnya dari Arab, namun bukan Arab yang Islam, melainkan Arab jaman jahiliah yang di-goblok2in oleh umat Islam Tetapi orang Barat justru tertarik sejarah Arab sebelum Islam bukan arab yang Islam yang tinggi budayanya.

    Menjagal orang itu bukan budaya tinggi melainkan budaya primitive,
    itulah sebabnya dikatakan Islam agama Biadab.
    Lihat tuh Pyramid,
    penuh mysteri Mathematik yang dibanggakan orang2 Islam, padahal
    jelas pyramid bukan buatan umat Islam melainkan umat penyembah berhala.

    Mekah dan Madinah dulunya juga milik orang Yahudi, kemana sekarang
    orang Yahudinya disana??? Dulu di Iran banyak agama Zoroaster,
    kemana sekarang mereka ??? Itulah mereka musnah dijagal.

    Dahulu mayoritas warga Afghanistan adalah penganut agama Buddha, setelah diinvasi islam dari timur tengah, patung Buddha dihancurkan, warga yg menganut agama Buddha disembelih tanpa ampun…

    Demikianlah, jangan ngaku2 atau ngomong kebaikan2 Islam dari mulut
    umatnya yang diracuni dogma/doktrin itu.

    Tanyakanlah mereka yang jadi korban2 Islam, apakah agama Islam itu agama yang beradab atau biadab ???
    Apakah Islam bisa direndengkan dengan agama Buddha???

    Jelas TIDAK!
    Agama Buddha lebih terhormat dan dihormati umat lainnya.

    Tanya orang Amerika, apakah ajaran Buddha itu sejahat ajaran Islam atau
    tidak, tanya mana lebih biadab, ajaran Buddah atau ajaran Islam.

    Kemudian tanya kepada amoy2 yang bukan beragama kristen, mana yang
    lebih biadab, agama Kristen atau agama Islam.

    Nah, kalo semua umat sudah mengalami kebiadaban Islam, mana mungkin mereka percaya khotbah anda tentang ajaran Islam yang beradab itu ????

    Kalo itu Cuma pendapatku….. mungkin bisa dianggap subjective, tapi kalo setiap umat lain agama bilang Islam biadab, masa anda masih mampu berpropaganda agama Islam sebagai agama yang beradab ????

    Aku itu enggak berpihak, aku ini bukan Kristen, aku ini bukan Buddha, aku ini bukan Hindu, aku ini bukan penyembah berhala, aku ini tidak percaya Kristen, aku ini tidak percaya Buddha, aku ini tidak percaya hindu, dan aku ini tidak percaya kepada berhala apapun juga
    Termasuk berhala kabah.

    Bahkan, yang perlu anda tahu, bahwa aku ini dilahirkan dan besar sebagai Islam, hingga detik inipun aku adalah activist kegiatan Islam itu sendiri.

    Tapi karena aku menempatkan diriku sebagai seorang scientist (ilmuwan), maka aku harus menempatkan diriku benar2 diatas semuanya, dalam arti melindungi semuanya dengan adil dengan melepaskan keberpihakan kepada kepercayaan.
    Karena kalo aku sudah berpihak kepada kepercayaanku, maka aku tak mungkin bisa adil.
    Sebagai seorang scientist aku enggak boleh bohong, bicara atas kebenaran yang universal yaitu yang merupakan Deklarasi Hak2 asasi manusia dimana kewajiban setiap kita untuk melindungi semuanya tanpa membedakan agamanya.
    Artinya aku harus berpihak pada realitas apa adanya.

    Kalo ajaran AlQuran menghalalkan penghancuran patung2 berhala dan
    penyembelihan orang yang berhala, apakah HARUS AKU ANGGAP sebagai beradab?

    Maka orang Hindu yang menghalalkan pembakaran mesjid dan
    Penyembelihan muslim, JUGA HARUS AKU ANGGAP SEBAGAI BERADAB!

    Padahal jangankan Ada muslim yang disembelih, baru karikatur Muhammad saja, umat Islam dan ulamanya sudah menuduh tindakan biadab.
    Kalo tahu itu biadab, janganlah lakukan hal itu kepada umat agama lainnya.

    Demikianlah aku ingat, sang Buddha berkata,
    “jangan mencubit orang kalo kamu tidak mau dicubit”.

    Kalo mesjid kita tak mau dibakar, janganlah bakar gereja orang lain, kalo muslimah kita tidak mau diperkosa secara masal, janganlah amoy2 itu diperkosa secara masal.

    Allah memang tidak mengajarkan kebaikan2 seperti yang diajarkan
    Sang Buddha.

    Jelas Fakta yang terlihat adalah Allah TIDAK lebih mulia dari sang Buddha.

    Ny. Muslim binti Muskitawati.
    —————-

    Pantaslah anda mengaku diri sebagai: Wong Murtad….
    Sebagai sebuah gagasan berpikir agar mampu kritis, tulisan anda memang cukup baik, terutama bagi mahasiswa semester 1 yang baru belajar mata kuliah pengantar logika. Saya menghargai usaha anda, namun disayangkan pemikiran anda tidak jauh lebih mulia, bahkan lebih biadab dari realitas yang anda angkat dengan logika.

    Saya tidak peduli apakah anda beragama kristen, budhha, Hindu ataupun tidak agama. Namun, seharusnya bersikap lebih arif dan bijak dalam berpikir. Tidak semua tindakan manusia penganut agama tertentu adalah representasi agamanya. Mereka yang berkonflik adalah manusia, hendaknya dipandang dari berbagai dimensi, dan bukan hanya agama penyebabnya atau sebagai “dalangnya”.

    Kalau anda mengganggap Islam adalah agama yang biadab, anda harus ke Harvard university atau ke universitas non-muslim lainnya untuk mencari referensi seperti thesis dan disertasi yang membahas tentang kekerasan yang didukung oleh ayat2 di Al Qur’an. Karya ilmiah tersebut dapat dijadikan bahan pemikiran, itu ilmiah lhoooo. Lebarkan pemikiran anda, Islam itu dapat biadab seperti yang anda katakan dapat lahir sesuai konteksnya, baik itu karena desakan realitas maupun budaya yang menganut Islam. Islam satu2nya agama yang memiliki mekanisme kekerasan yang dihalalkan, karena penganutnya adalah manusia (bukan malaikat or robot). Lagi2, dalam realitasnya manusia juga yang melanggar peraturan yang dibuat kitab tersebut. Perlu pemahaman yang mendalam untuk melihat kenyataan akan kekerasan yang terjadi di negara yang menganut Islam, namun jangan lupa lihatlah pula aspek adat, ekonomi, sosial, politiknya. Kenapa penganut Islam di Amerika tidak “sebiadab” seperti di Indonesia or Timur Tengah?, apakah dimensi agama mampu menjelaskan relitas demikian?.

    come on!!, Berpikir rigid or mono sudah tertinggal, di dunia Barat saja pola tersebut sudah kuno. Kini jamannya berpikir lintas dimensi, karena hidup ini kompleks, maka keragaman pola, aspek, seharusnya juga dipahami.

    Mari diskusi, bukan debat tanpa henti. Mari temukan solusi, namun jangan emosi.

  12. Islam itu ajaran bohong, menebar fitnah dan kebohongan. Darimana bukti2 bahwa orang kafir lebih kejam dari
    Orang Islam.
    Adakah orang kafir menulis buku suci standard moralnya yang
    menyatakan bahwa orang Islam halal dibunuh ????

    Kalo ajaran Islam biadab dan kejam itu sih ada buktinya !!
    Dalam AlQuran tertulis bagaimana seharusnya umat Islam memperlakukan
    orang2 kafir.

    DISINI SAYA TEKANKAN BAHWA YANG SANGAT BIADAB ITU ADALAH
    AJARANNYA YANG MEMBERI KEWAJIBAN UMATNYA UNTUK MELAKUKAN HAL2 YANG
    BIADAB SEPERTI CONTOH AYAT DIBAWAH INI:

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka
    bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu
    jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah
    mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka
    bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan
    zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk
    berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha
    Penyayang. ( Surah 9:5).

    Jelas² sebuah kalimat biadab!

    Manusia beradab melarang perbuatan biadab seperti yang dilestarikan
    dalam ayat2 AlQuran. Namun umat penganut ajaran biadab ini tak
    henti2nya berpropaganda meskipun sia2, mereka menyatakan bahwa yang
    salah bukan ajaran agamanya melainkan pemahaman umatnya.

    Namun sangkalan seperti itu tidak mungkin mengubah arti ayat yang bisa
    anda membacanya tanpa perlu jadi Islam dulu, tanpa perlu
    beriman, dan perlu rajin shalat sekedar untuk memahami artinya yang
    tidak akan berobah meskipun anda berdoa dulu sebelum membacanya.

    Kewajiban membunuh tetap artinya membunuh, tak bisa ditafsirkan
    sebagai menyayangi, atau menghidupkan.

    Enggak ada hal yang bisa ditafsirkan apabila anda membaca kata “BUNUH”.

    Orang2 kafir dan penyembah berhala itu sekarang didunia jumlahnya lebih banyak dari umat Islam, tapi tak ada satupun diantara mereka yang memilik buku suci atau ajaran yang menyatakan bahwa kaum muslim itu lebih rendah daripada binatang !!!
    Kalo anda puter-balik se-olah2 yang biadab mereka, jelas selain bohong, anda mencoba Menebar fitnah lagi.

    Saya sih bukan penyembah berhala juga tidak percaya berhala, tetapi saya tidak memperkenankan siapapun untuk menghalalkan penjagalan penyembah berhala seperti yang diajarkan AlQuran. Jangan arrogan, meng-agul2kan diri sendiri.

    Kebaikan Islam itu Cuma pengakuan umatnya saja yang diracuni agamanya.
    Anak masih kecil sudah masuk pesantren (otak bapa ibunya taruh dimana?) anak masih kecil sudah disesatkan…
    Dosa bertambah dosa…

    Lihat tuh orang2 Barat banyak yang kafir, Kristen, maupun Islam, semuanya mengagumi agama Buddha.

    Mereka mengatakan agama Buddha itu merupakan agama yang PERADABANNYA PALING TINGGI.

    buktinya, study Buddha di Amerika lebih besar dari study Islam.
    Kunjungi saja toko2 buku, dan lihat buku Islam dan buku budha, mana yang lebih banyak disediakan ????

    baik atau jahat janganlah dari pandangan anda yang jadi umatnya, tanyakanlah kepada orang Yahudi, apakah ajaran Islam baik atau tidak ???

    Buktinya gimana ???? Nama2 bintang dan bulan di Angkasa itu dari
    berhala bukan dari Islam

    Kalo orang Amerika mengagumi Islam, tidak akan George Bush berhasil menyerang Afghanistant dan Irak dengan dukungan 100% pada saat permulaan serangan.
    Coba deh anda ambil jurusan matematik…. mana ada sejarah matematik itu dari Islam ??? Memang ada sejarahnya dari Arab, namun bukan Arab yang Islam, melainkan Arab jaman jahiliah yang di-goblok2in oleh umat Islam Tetapi orang Barat justru tertarik sejarah Arab sebelum Islam bukan arab yang Islam yang tinggi budayanya.

    Menjagal orang itu bukan budaya tinggi melainkan budaya primitive,
    itulah sebabnya dikatakan Islam agama Biadab.
    Lihat tuh Pyramid,
    penuh mysteri Mathematik yang dibanggakan orang2 Islam, padahal
    jelas pyramid bukan buatan umat Islam melainkan umat penyembah berhala.

    Mekah dan Madinah dulunya juga milik orang Yahudi, kemana sekarang
    orang Yahudinya disana??? Dulu di Iran banyak agama Zoroaster,
    kemana sekarang mereka ??? Itulah mereka musnah dijagal.

    Dahulu mayoritas warga Afghanistan adalah penganut agama Buddha, setelah diinvasi islam dari timur tengah, patung Buddha dihancurkan, warga yg menganut agama Buddha disembelih tanpa ampun…

    Demikianlah, jangan ngaku2 atau ngomong kebaikan2 Islam dari mulut
    umatnya yang diracuni dogma/doktrin itu.

    Tanyakanlah mereka yang jadi korban2 Islam, apakah agama Islam itu agama yang beradab atau biadab ???
    Apakah Islam bisa direndengkan dengan agama Buddha???

    Jelas TIDAK!
    Agama Buddha lebih terhormat dan dihormati umat lainnya.

    Tanya orang Amerika, apakah ajaran Buddha itu sejahat ajaran Islam atau
    tidak, tanya mana lebih biadab, ajaran Buddah atau ajaran Islam.

    Kemudian tanya kepada amoy2 yang bukan beragama kristen, mana yang
    lebih biadab, agama Kristen atau agama Islam.

    Nah, kalo semua umat sudah mengalami kebiadaban Islam, mana mungkin mereka percaya khotbah anda tentang ajaran Islam yang beradab itu ????

    Kalo itu Cuma pendapatku….. mungkin bisa dianggap subjective, tapi kalo setiap umat lain agama bilang Islam biadab, masa anda masih mampu berpropaganda agama Islam sebagai agama yang beradab ????

    Aku itu enggak berpihak, aku ini bukan Kristen, aku ini bukan Buddha, aku ini bukan Hindu, aku ini bukan penyembah berhala, aku ini tidak percaya Kristen, aku ini tidak percaya Buddha, aku ini tidak percaya hindu, dan aku ini tidak percaya kepada berhala apapun juga
    Termasuk berhala kabah.

    Bahkan, yang perlu anda tahu, bahwa aku ini dilahirkan dan besar sebagai Islam, hingga detik inipun aku adalah activist kegiatan Islam itu sendiri.

    Tapi karena aku menempatkan diriku sebagai seorang scientist (ilmuwan), maka aku harus menempatkan diriku benar2 diatas semuanya, dalam arti melindungi semuanya dengan adil dengan melepaskan keberpihakan kepada kepercayaan.
    Karena kalo aku sudah berpihak kepada kepercayaanku, maka aku tak mungkin bisa adil.
    Sebagai seorang scientist aku enggak boleh bohong, bicara atas kebenaran yang universal yaitu yang merupakan Deklarasi Hak2 asasi manusia dimana kewajiban setiap kita untuk melindungi semuanya tanpa membedakan agamanya.
    Artinya aku harus berpihak pada realitas apa adanya.

    Kalo ajaran AlQuran menghalalkan penghancuran patung2 berhala dan
    penyembelihan orang yang berhala, apakah HARUS AKU ANGGAP sebagai beradab?

    Maka orang Hindu yang menghalalkan pembakaran mesjid dan
    Penyembelihan muslim, JUGA HARUS AKU ANGGAP SEBAGAI BERADAB!

    Padahal jangankan Ada muslim yang disembelih, baru karikatur Muhammad saja, umat Islam dan ulamanya sudah menuduh tindakan biadab.
    Kalo tahu itu biadab, janganlah lakukan hal itu kepada umat agama lainnya.

    Demikianlah aku ingat, sang Buddha berkata,
    “jangan mencubit orang kalo kamu tidak mau dicubit”.

    Kalo mesjid kita tak mau dibakar, janganlah bakar gereja orang lain, kalo muslimah kita tidak mau diperkosa secara masal, janganlah amoy2 itu diperkosa secara masal.

    Allah memang tidak mengajarkan kebaikan2 seperti yang diajarkan
    Sang Buddha.

    Jelas Fakta yang terlihat adalah Allah TIDAK lebih mulia dari sang Buddha.

    Ny. Muslim binti Muskitawati.
    ————–

    Pantaslah anda mengaku diri sebagai: Wong Murtad….
    Sebagai sebuah gagasan berpikir agar mampu kritis, tulisan anda memang cukup baik, terutama bagi mahasiswa semester 1 yang baru belajar mata kuliah pengantar logika. Saya menghargai usaha anda, namun disayangkan pemikiran anda tidak jauh lebih mulia, bahkan lebih biadab dari realitas yang anda angkat dengan logika.

    Saya tidak peduli apakah anda beragama kristen, budhha, Hindu ataupun tidak agama. Namun, seharusnya bersikap lebih arif dan bijak dalam berpikir. Tidak semua tindakan manusia penganut agama tertentu adalah representasi agamanya. Mereka yang berkonflik adalah manusia, hendaknya dipandang dari berbagai dimensi, dan bukan hanya agama penyebabnya atau sebagai “dalangnya”.

    Kalau anda mengganggap Islam adalah agama yang biadab, anda harus ke Harvard university atau ke universitas non-muslim lainnya untuk mencari referensi seperti thesis dan disertasi yang membahas tentang kekerasan yang didukung oleh ayat2 di Al Qur’an. Karya ilmiah tersebut dapat dijadikan bahan pemikiran, itu ilmiah lhoooo. Lebarkan pemikiran anda, Islam itu dapat biadab seperti yang anda katakan dapat lahir sesuai konteksnya, baik itu karena desakan realitas maupun budaya yang menganut Islam. Islam satu2nya agama yang memiliki mekanisme kekerasan yang dihalalkan, karena penganutnya adalah manusia (bukan malaikat or robot). Lagi2, dalam realitasnya manusia juga yang melanggar peraturan yang dibuat kitab tersebut. Perlu pemahaman yang mendalam untuk melihat kenyataan akan kekerasan yang terjadi di negara yang menganut Islam, namun jangan lupa lihatlah pula aspek adat, ekonomi, sosial, politiknya. Kenapa penganut Islam di Amerika tidak “sebiadab” seperti di Indonesia or Timur Tengah?, apakah dimensi agama mampu menjelaskan relitas demikian?.

    come on!!, Berpikir rigid or mono sudah tertinggal, di dunia Barat saja pola tersebut sudah kuno. Kini jamannya berpikir lintas dimensi, karena hidup ini kompleks, maka keragaman pola, aspek, seharusnya juga dipahami.

    Mari diskusi, bukan debat tanpa henti. Mari temukan solusi, namun jangan emosi.

  13. Dewasa ini, para pemikir Islam ditantang untuk mengembangkan eksperimen intelektual, moral, dan politik serta terlibat dalam mencari alternatif-alternatif penyelesaian kejahatan rezim masa lalu. Sungguh mengherankan, sementara para pemikir liberal-sekular telah begitu banyak menyumbangkan gagasan-gagasan moral-legal sebagaimana tertuang dalam berbagai instrumen normatif HAM, bahkan sebagian di antaranya telah berkembang menjadi hukum internasional dengan aplikabilitas universal, para pemikir Islam sedikit sekali terlibat dalam diskursus moral yang bersifat empiris menyangkut fenomena kejahatan rezim-rezim politik yang melahirkan ratusan ribu hingga jutaan korban di seluruh dunia.

    Paralelisme mengenai inersia intelektual dan moral pemikiran Islam ini juga tampak dalam diskursus di dalam negeri, sebagaimana terlihat dari absennya para pemikir Islam kita dalam pengembangan gagasan-gagasan mengenai keadilan transisional, komisi kebenaran dan rekonsiliasi, pemutusan rantai impunitas, dan isu-isu sejenisnya. Sejauh ini gagasan-gagasan yang berkenaan dengan upaya-upaya moral dan legal untuk menanggulangi warisan-warisan kejahatan politik masa lalu dalam rangka menegakkan kembali keadilan dan memulihkan standar-standar moralitas politik itu tidak pernah melibatkan kontribusi pemikiran di kalangan Islam. Padahal kita tahu, Quran mempunyai beberapa visi yang relevan dengan isu-isu tersebut. Mengapa demikian?

    Apakah isu-isu itu memang di luar perhatian dan concern moral Islam? Apakah imaginasi politik para pemimpin Islam hanya terfokus pada konsolidasi eksklusif mengenai peranan umat di masa depan? Apakah gagasan mengenai Syariah Islam tidak pernah menimbulkan inspirasi mengenai penyelesaian warisan pelanggaran-pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu? Apakah visi moral Quran tidak pernah bisa membangkitkan gagasan untuk menegakkan keadilan yang bersifat restoratif, baik bagi korban maupun bagi para pelaku kejahatan masa lalu itu? Bagaimana pula pandangan Islam mengenai variasi-variasi moral opsional yang telah banyak dikembangkan dalam penyelesaian kejahatan-kejahatan politik tersebut?

    Di tengah-tengah pertanyaan seperti ini, beberapa waktu lalu, tepatnya pada 7 Maret 2001, cendekiawan Muslim Indonesia terkemuka, Nurcholish Madjid, menandatangani sebuah dokumen yang disebut sebagai “Piagam Perdamaian” untuk menyelesaikan peristiwa berdarah Tanjung Priok 12 Maret 1984. Bersama Pangdam Jaya Bibit Waluyo, Cak Nur bertindak sebagai saksi dalam acara “islah” antara Try Sutrisno dengan para korban, keluarga korban dan para mantan terpidana kasus tersebut. Selain diwakili Try Sutrisno, yang ketika peristiwa terjadi bertindak sebagai Pangdam Jaya, hadir enam orang aparat keamanan yang dianggap bertanggungjawab dalam peristiwa itu. Sementara pihak korban diwakili oleh 7 orang wakilnya, antara lain istri Amir Biki (alm.), Ny. Dewi Wardah.

    Piagam islah yang ditandatangani di hadapan notaris Ratih G Siswono itu berisi enam butir pernyataan. Antara lain, keputusan islah tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun dan pihak mana pun. Menurut piagam itu islah muncul dari lubuk hati paling dalam, atas dasar keikhlasan dan kesadaran dua pihak tanpa paksaan dari pihak mana pun. “Kami yang telah melaksanakan islah dan menyatakan ingin kembali kepada kerukunan, perdamaian, dan persaudaraan tidak ingin masa kelam kami yang telah mengakibatkan penderitaan lahir dan batin diungkit-ungkit kembali. Apalagi bila hal itu hanya digunakan sebagai komoditas politik,” ujar Safwan Sulaeman, salah seorang korban peristiwa Tanjung Priok yang didaulat sebagai pembaca piagam islah.

    Peristiwa ini menandai suatu babak penting dalam penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia. Inilah untuk pertama kalinya sebuah praksis Islam dipertunjukkan untuk penyelesaian peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu. Cak Nur adalah suatu simbol penting yang tampaknya ingin dijustifikasi dalam penyelesaian melalui cara islah itu. Dalam contoh ini, pilihan yang diambil adalah melupakan masa lalu. Pertanyaannya, apakah kebijakan untuk penerapan amnesia sejarah ini sungguh-sungguh mencerminkan pilihan Islam menyangkut kejahatan politik di masa lalu?

    ***

    Salah satu isu besar dari warisan kejahatan politik rezim masa lalu yang selama ini absen dari perhatian para pemikir Islam adalah menyangkut luasnya pelanggaran HAM berat dalam kategori yang dikenal sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.Taruhlah kita hanya mengambil salah satu jenis saja dari kejahatan terhadap kemanusiaan – yakni pembunuhan politik ekstra-judisial yang banyak terjadi dalam operasi-operasi militer untuk menumpas musuh-musuh politik rezim yang berkuasa – maka sesungguhnya kita mewarisi puluhan hingga ratusan ribu korban yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Para korban ini menunggu keadilan yang menjadi tanggungjawab negara untuk menegakkannya. Inilah keadilan yang mempunyai dua sisi: pemulihan bagi korban dan penghukuman bagi pelaku.

    Upaya menegakkan keadilan yang bersifat restoratif semacam ini seringkali memang menghadapi hambatan yang serius karena hukum positif di bekas negara-negara otoritarian masih mewarisi tradisi lama sebagai alat kekuasaan. Alhasil, suatu bentuk keadilan transisional menjadi pilihan – keadilan yang lebih memilih basis moral daripada hukum. Keadilan yang menggunakan asas-asas baru dengan mekanisme-mekanisme baru. Penerapan prinsip retroaktif misalnya merupakan salah satu contoh terkenal dari pendekatan terobosan semacam itu.

    Dewasa ini terbengkelainya tuntutan-tuntutan keadilan untuk pemulihan korban maupun untuk penghukuman terhadap pelaku, bukanlah sekadar disebabkan karena tidak terpenuhinya standar universal dalam penyelenggaraan Pengadilan HAM (ad-hoc) menurut UU No. 26/2000 itu. Lebih serius dari itu, penyebab utamanya terletak pada tidak adanya kemauan politik yang didasarkan pada visi moral yang jelas dari penyelenggara negara menyangkut bagaimana mengambil sikap terhadap kejahatan masa lalu. Ketiadaan visi semacam itu memang hanya akan menjadikan UU Pengadilan maupun RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi sekadar sebagai kamuflase politik untuk mengelabui dunia internasional.

    Tanpa visi moral, kepentingan dan kalkulasi jangka pendek dari kekuatan-kekuatan politik yang sedang berkuasa untuk memanfaatkan dukungan institusi-institusi lama yang masih memegang pengaruh, khususnya militer, hanya menyebabkan menguatnya kembali rantai impunitas. Seluruh skenario penegakan keadilan untuk membongkar skandal kejahatan politik masa lalu akhirnya menjadi berantakan karena menguatnya impunitas ini.

    ***

    Terlepas dari kendala-kendala struktural yang menyebabkan rusaknya skenario legal penegakan keadilan berdasarkan perangkat hukum HAM baru yang sudah kita miliki, makin terasa bangsa ini memang membutuhkan suatu bentuk kepemimpinan moral. Ini khususnya dibutuhkan ketika para pemimpin formal yang duduk di lembaga-lembaga kenegaraan ternyata tidak dibekali visi moral yang mencukupi untuk memberi arah ke masa depan.

    Dalam situasi transisi, proyeksi ke masa depan harus didasarkan pada evaluasi terhadap masa lalu. Substansi evaluasi terhadap masa lalu itulah yang bisa membimbing arah kepemimpinan ke masa depan. Ada empat pilihan moral yang sejauh ini pernah ditempuh oleh rezim-rezim transisional ketika harus menjatuhkan penilaian terhadap kejahatan masa lalu dan para penjahatnya. [1] Melupakan dan memaafkan (Spanyol, 1970an); [2] melupakan tetapi tidak memaafkan (Chili, 1990an); [3] tidak melupakan tetapi memaafkan (Afrika Selatan, 1990an); dan [4] tidak pernah melupakan dan sekaligus tidak memaafkan (Jerman, 1940an).

    Setiap pilihan moral itu pasti membawa implikasi-implikasi legal dan politiknya. Sikap Afrika Selatan yang tidak mau melupakan tetapi memaafkan rezim Apartheid misalnya, menghasilkan dibentuknya Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang bertugas membuka pengakuan publik para pelaku kejahatan mengenai kejahatan-kejahatan rezimnya. Pengakuan ini dipublikasikan sebagai bentuk pengungkapan kebenaran. Pada gilirannya, pengungkapan kebenaran mendasari pemberian amnesti oleh negara kepada yang pelaku bersangkutan, sekaligus reparasi bagi korban. Di bawah kepemimpinan moral Demond Tutu yang karismatik, praksis teologi Kristen yang membuka luas pertobatan akhirnya menyebabkan Afrika lepas dari warisan buruk masa lalunya.

    Bagaimana dengan Indonesia? Apakah model islah Tanjung Priok yang berisi pesan moral untuk melupakan masa lalu, merupakan satu-satunya model Islam? Bagaimanakah ayat-ayat Quran mengenai anjuran untuk menyimpan memori mengenai kisah kehancuran peradaban-peradaban masa lalu harus dipahami dalam konteks ini? Mengapa Quran juga memberi hak kepada korban untuk menuntut balas di dalam ketentuan yang disebut qisas? Apa pula makna dari sebuah ayat Quran yang mengatakan bahwa pembunuhan kepada seorang manusia sama dengan pembunuhan terhadap seluruh umat manusia? Bagaimana makna ini harus diterjemahkan dalam konteks sejarah kejahatan politik Orde Baru yang banyak dipenuhi oleh peristiwa-peristiwa pembunuhan di masa lalu
    —————

    Muslim or non-muslim, or atheis yang perlu banyak baca buku….

  14. Gagalnya Islam Politik di Timur Tengah: Studi Kasus Mesir

    Mesir, salah satu negara terkemuka di kawasan Timur Tengah yang menjadi obyek kajian ini, adalah negara dengan mayoritas penduduknya Muslim. Secara historis, Mesir mempunyai makna tersendiri sebagai bagian dari peradaban Islam masa silam yang begitu gemilang. Kultur masyarakat negara itu tidak bisa lepas dari kultur induk masyarakat Timur Tengah yang kental sekali dengan tradisi yang berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini wajar karena Islam sendiri turun di Timur Tengah dan Mesir adalah kawasan yang bersebelahan dengan Arab Saudi, tempat kelahiran Islam. Sejak masa al-Khulafa al-Rasyidun, Mesir pun telah berada dalam wilayah kekuasaan Islam, sehingga islamisasi masyarakat Mesir telah berlangsung lama.

    Fakta mayoritas ini tidak serta merta menjadikan Islam sebagai ideologi utama dalam menopang penyelenggaraan pemerintahan dan pengeloaan masyarakat di Mesir modern. Sebaliknya, penguasa negara itu lebih condong pada pemerintahan sekuler sebagaimana yang telah lebih dahulu dipraktekkan di Barat. Fakta ini tentu menjadi sebuah ironi; mayoritas penduduknya Muslim, tetapi secara politik terdapat marjinalisasi yang cukup sistemik atas ajaran yang diyakini oleh penduduki mayoritas.

    Mesir tentu bukan satu-satunya negara dalam menjalankan praktek sekularisme pemerintahan di kawasan Timur Tengah. Kebanyakan negara-negara di kawasan Timur tengah mengalami nasib serupa dengan perkecualian untuk beberapa negara yang menjadikan Islam sebagai dasar negara, seperti Arab Saudi, Kuwait dan Iran, tetapi kritik yang terlontar pada negara-negara tersebut adalah sejauh mana implementasi nilai-nilai Islam dalam praktek politik kenegaraannya, atau malah yang terjadi adalah sekadar simbolisasi Islam, bukan penerapan nilai-nilai Islam secara substantif.
    ——

    moso sih?

  15. Empat Kutub Bumi Membasmi Jihad Islam Jahanam !!!

    India, China, Russia, dan Amerika mewakili empat kutub bumi ini,
    mewakili semua umat beragama yang cinta damai, yang bertekad
    menegakkan HAM dan memusnahkan Syariah Islam telah mulai bergerak
    diakhir tahun 2008 atau dipermulaan 2009.

    India mendapatkan ucapan selamat dari Amerika atas terbentuknya
    pasukan khusus yang akan meratakan benteng Islam Jihad diperbatasan
    Pakistant. Rencana pemusnahan benteng dan tempat latihan tsb sudah
    terang2an diberitahukan ke Pakistant, ke UN, kepada Amerika, Russia,
    dan China. Secara resmi, pihak UN telah mengeluarkan ketetapan baru
    untuk memberi izin kepada India memusnahkan pusat terror
    diperbatasannya dengan Pakistant. Jadi apa yang akan dilakukan India
    sudah jelas tegas dan bukan di-tutup2i atau dirahasiakan seperti
    halnya gerakan terror. Sekali lagi disini ditegaskan gerakan India
    bukan gerakan terror melainkan gerakan membasmi terrorist.

    http://news.yahoo.com/nphotos/naval-fleet/photo//081226/481/e380f37915c44f33a69975bb7d00a249//s:/ap/20081226/ap_on_re_as/piracy

    China kemarin 27 December 2008 telah memberangkatkan armada lautnya
    yang dilengkapi dengan dua destroyer, peluru2 kendali, maupun
    helikopternya ke perairan Somalia untuk tujuan menghancurkan semua
    bajak laut beserta juga benteng mereka didalam wilayah Somalia. Ini
    adalah missi China pertama kali diluar wilayah negaranya. Namun
    Amerika juga mengucapkan selamat berjuang kepada China untuk
    menyumbangkan pahlawan2nya dalam tugas kemanusiaan. Somalia sendiri
    telah melakukan protest2nya di UN atas rencana penyerbuan besar2an
    China kewilayahnya, namun China telah mendapatkan restu dan mandat
    dari UN untuk membersihkan wilayah bumi ini dari tindakan2 terrorist
    dan bajak laut Islamiah yang berkewajiban menciptakan malapetaka dunia
    atas nama Allahnya. Seperti juga India, China telah sebelumnya
    melakukan berbagai konsultasi di UN dan Amerika sehubungan gangguan
    kapal2 dagangnya yang dibajak oleh mujahidin2 yang menunaikan sunnah
    nabinya ini. Juga penyerbuan ini ditegaskan bahwa izinnya lengkap dan
    bukan gerakan terrorist yang membunuhi orang2 sipil dan masyarakat
    yang tak berdosa.

    http://www.strategypage.com/htmw/htterr/articles/20060629.aspx
    Russia telah dirembuki oleh Obama untuk ikut terjun dengan ahli2
    anti-terrorist mereka yang paling berpengalaman di Irak dan
    Afghanistant. Setelah serangan terrorist Jihad Islam yang membunuhi
    pegawai2 kedutaan Russia di Irak, maka Russia menganggap sudah
    waktunya mengajari Amerika bagaimana seharusnya meladeni terrorist
    Islamiah ini. Selama dua abad ini Russia berhasil mengembangkan
    teknik2 jitu yang mematikan dalam menghancurkan gerakan2 terrorist
    Islam jihad ini. Bahkan Russia juga punya teknik khusus untuk
    diterapkannya di Libanon. Undangan Obama akan partisipasi Soviet
    disambut Russia dengan penuh semangat.

    Amerika sendiri masih dalam peralihan managerial duty dari presiden
    Bush kepada presiden Obama. Namun pembantu2 Obama sudah bergerak
    cepat mengantisipasi pengalihan seluruh pasukan Amerika yang sudah
    berhasil di Irak untuk diarahkan kembali ke Afghanistant dalam
    mengejar Osama bin Laden diperbatasan Afghanistan dan Pakistant.
    Dengan kerja sama yang baik antara Amerika dan India, maka perbatasan
    Pakistan akan dikepung dari berbagai arah untuk menutup tempat2
    pelarian mereka. Kesemuanya itu sedang dalam proses penempatan
    posisi2 strategisnya sebelum melakukan serangan mematikan pada hari H.

    Sementara itu, seluruh negara2 Syariah mendapatkan pengawasan khusus
    dan blokade terbatas sehingga tekanan ekonomi disemua negara Shariah
    dan negara2 yang mayoritas Islam melebih parahnya apa yang dirasakan
    di negara2 demokratis. Semua negara Syariah diwajibkan untuk
    melaksanakan tegaknya HAM dan Demokrasi tak ada kecuali.

    Sementara di Israel sedang dirundingkan rencana mengakhiri terror2
    Hammas, namun masih dirundingkan dengan counter partnernya yaitu pihak
    Abbas untuk kemungkinan juga menggerakan pasukannya dalam memusnahkan
    gerakan2 terror jihad muslim yang illegal ini.

    Politik luar negeri Indonesia yang makin Islamiah berusaha mempererat
    hubungan dengan Cina akibat mengendornya hubungan Indonesia dengan
    Amerika maupun Indonesia dengan Soviet. Namun sambutan Cina terhadap
    niat Indonesia hanyalah dingin2 saja, negara barongsai ini sudah
    berulangkali ditipu oleh politik Islamiah SBY yang dizaman Gus Dur
    juga menjanjikan untuk menindak tegas para pelaku pemerkosaan massal
    namun hasilnya bukanlah ditindak pelakunya malah dinyatakan bahwa
    tidak ada pelakunya, tidak ada pemerkosaan massal bahkan tidak
    diakuinya adanya penjarahan toko2 Cina di Indonesia. Meskipun
    pemerintah RI belakangan melarang perayaan Natal dan mengizinkan
    perayaan Imlek sebagai penghormatan terhadap berhala2 Cina, namun
    tidak membuat sikap Cina lebih lunak. Bahkan untuk men-jilat2 pantat
    Cina ini, tak ragu2 Yusril bekas ketua MPR ini untuk menjadi Cengho
    pahlawan muslim Cina yang welas asih dalam filem produksi Indonesia
    meskipun berbeda dengan kenyataan sebenarnya. Meskipun tak satupun
    pemain filemnya ada yang keturunan Cina, namun cukup apik pembuatan
    filemnya yang meskipun dinamakan filem bagian sejarah Cina tapi tetap
    tergolong filem sejarah Indonesia yang direkayasa dalam mengambil hati
    Cina.

    Memang, tidak seharusnya kita merendahkan diri kepada Cina sedemikian
    rupa, padahal kitalah yang seharusnya berbangga sudah merendahkan Cina
    melalui pemerkosaan massal amoy2nya dan menjarah toko2nya di Cina,
    namun tekanan Internasional memaksa nasib kita jadi rendah seperti
    ini. Kalo saja hubungan kita dengan Amerika dan Russia masih hangat
    tak perlu kita menjilat pantat Cina, kita bisa menjadi bangga meniru
    sebagai orang2 Arab yang sejajar harkatnya dengan orang Amerika.
    Padahal kita mengajarkan agama Islam keseluruh pesantren2 dan sekolah2
    diseluruh Indonesia bahwa umat Islam harkat derajatnya adalah paling
    tinggi dan orang kafir termasuk keturunan Cina adalah terendah bahkan
    lebih rendah daripada binatang. Memalukan sekali kita sekarang
    terpaksa oleh situasi ekonomi untuk menjilat pantat makhluk cina yang
    lebih rendah daripada binatang ini sehingga bukankah kita jadi lebih
    rendah daripada mereka ???? Semoga situasi ekonomi bisa berubah dan
    kita akan balas penghinaan ini nantinya namun jangan dibocorkan dulu
    rencana Syariah kita kepada musuh2 Islam.
    ——–
    monggo, bangun mitos baru….

  16. http://uitjint.10fast.net/18jl7jj52mnn.html medical aesthetician school nyc http://uitjint.10fast.net/36im947h2a3.html annual salary for medical billing http://tjiaesh.dailyhostingnews.com/36im947h2g8.html medical billing services ohio http://dhasnpe.thegioihostfree.com/18jl7jj532ae.html medical school in fort worth texas http://veyhiom.100megsfree8.com/36im947h2aj.html http://dhasnpe.thegioihostfree.com/36im947h2h2.html san juan bautista medical school http://nelgspv.dumeh.com/18jl7jj535mb.html medical transcription careers ocupational therapy schools in n c answer interview medical school http://tjiaesh.dailyhostingnews.com/36im947h2h8.html canadian forces medical service school http://nelgspv.dumeh.com/18jl7jj535lg.html work at home medical coding opportunities billing home medical school http://uitjint.10fast.net/36im947h29d.html http://jdftgge.myownfreeweb.com/36im947h2i4.html dog massage school medical transcription word list http://wrcmhqc.85y.net/36im947h2bm.html high school medical emergency response plans medical billing software practice management software http://yvucvee.55fast.com/18jl7jj52mnj.html http://dhasnpe.thegioihostfree.com/36im947h2hb.html massage school in alabama http://aoiayhk.007gb.com/36im947h2kb.html http://veyhiom.100megsfree8.com/7l25h5dh0h.html http://zyebhim.kwebserv.info/7l25h5dh1b.html billing brinkley insurance medical http://deifsnb.freeunlimitedweb.com/36im947h2hj.html medical billing local north texas medical billing baylor university medical school vat http://scfeaoz.twohosting.com/36im947h27a.html http://jdftgge.myownfreeweb.com/18jl7jj532bb.html http://kdpvipb.dsv-upi.com/18jl7jj5344f.html medical school toledo http://tjiaesh.dailyhostingnews.com/18jl7jj532b7.html http://uitjint.10fast.net/36im947h29a.html medical careers in arizona on site massage therapy chair careers http://haiovga.hostaim.com/36im947h2mn.html medical coding major http://ljmgwiq.dailyhostingnews.com/36im947h2g9.html jobs at home medical billing medical coder schools shreveport louisiana http://wrcmhqc.85y.net/36im947h2bd.html http://znxzekn.mzian.com/36im947h2e9.html http://wrcmhqc.85y.net/18jl7jj530h8.html massage school south lake tahoe http://oxoaqie.vhost4free.com/36im947h2ma.html schools of physical therapy http://nelgspv.dumeh.com/36im947h2nk.html http://zyebhim.kwebserv.info/36im947h2bg.html occupational therapy positions school districts vermont http://ljmgwiq.dailyhostingnews.com/36im947h2fl.html medical billing patient accounting programs occupational therapy and careers medical billing remittance advice hipaa pros and cons of medical school http://yvucvee.55fast.com/18jl7jj52mnh.html medical billing coding career opportunities http://yvucvee.55fast.com/36im947h2ah.html http://dhasnpe.thegioihostfree.com/18jl7jj532a8.html ca registered international medical schools http://dhasnpe.thegioihostfree.com/36im947h2in.html physical school therapy virginia http://kdpvipb.dsv-upi.com/7l25h5dh26.html massage therapy schools jacksonville http://kdpvipb.dsv-upi.com/36im947h2ki.html http://deifsnb.freeunlimitedweb.com/36im947h2h1.html medical radiaion technician schools loans for medical school poor credit http://haiovga.hostaim.com/36im947h2k6.html billing medical equipment from home http://scfeaoz.twohosting.com/36im947h2a2.html msn medical careers http://ltsnufs.blackapplehost.com/36im947h2bj.html http://oxoaqie.vhost4free.com/36im947h2lk.html http://uitjint.10fast.net/36im947h27h.html http://syqdcgq.zizhost.com/36im947h2b7.html massage school in tennessee http://zyebhim.kwebserv.info/36im947h2c9.html http://znxzekn.mzian.com/36im947h2be.html seattle school of massage and reflexology medical billing in 2 days http://ljmgwiq.dailyhostingnews.com/18jl7jj532b5.html anxiety medical school tennessee medical school http://zyebhim.kwebserv.info/36im947h2d7.html http://scfeaoz.twohosting.com/18jl7jj52mn3.html http://zyebhim.kwebserv.info/18jl7jj530ha.html application environment in occupational school therapy http://wrcmhqc.85y.net/36im947h2cg.html medical transcription school in quezon city transolutions medical transcription 3 http://znxzekn.mzian.com/36im947h2dm.html medical diagnostic billing codes milwaulkee medical school occupational therapy to physical therapy schools http://deifsnb.freeunlimitedweb.com/7l25h5dh1f.html medical transcriptionist online schools http://tjiaesh.dailyhostingnews.com/36im947h2h4.html greak medical schools in ancient syria medical e m coding guidlines http://jdftgge.myownfreeweb.com/18jl7jj532ak.html billing insurance medical training http://deifsnb.freeunlimitedweb.com/18jl7jj532aa.html start a medical coding business nw massage school eureka springs arkansas http://aoiayhk.007gb.com/36im947h2lc.html medical examiner schooling http://dhasnpe.thegioihostfree.com/36im947h2h9.html medical coding prep exam http://dhasnpe.thegioihostfree.com/36im947h2hn.html medical coding distance learning schools http://tjiaesh.dailyhostingnews.com/18jl7jj532ai.html medical transcription from home in oklahoma calyx medical billing software career list for medical engeer medical service transcription medical transcription price florida http://uitjint.10fast.net/36im947h28n.html certfication for medical billing specialist electronic medical billing clearinghouses billing home medical school medical schools and their requirements http://nelgspv.dumeh.com/18jl7jj535m9.html medical billing auditing software therapists schools

  17. mereka hanya mementingkan umatnya.

    MENYANGKAL TERORISME ISLAM

    BERARTI KAFIR

    Ditulis oleh

    alqurandansunnah.wordpress.com

    Oktober 2008.

    Banyak orang yang menggunakan istilah “Terorisme” terutama karena hasutan USA tentang perang mereka melawan “terorisme”, penggunaannya sering tanpa terlebih dahulu dijelaskan mengenai istilah “terorisme”. Kebiasaan ini sangatlah berbahaya karena menjadi dasar dari pendapat orang lain, dan dapat disalahgunakan dan dipakai untuk orang yang tidak setuju dengan orang yang berlawanan dengannya atau terhadap orang yang mempunyai rasa dendam terhadap orang yang berlawanan dengannya.

    Kita melihat di Barat, mereka sangat bernafsu mengeluarkan undang-undang baru dengan dalih “terorisme”, yang memungkinkan mereka mempunyai wewenang menangkap dan menahan tanpa tuduhan atau bukti dan menahan mereka dalam jangka waktu yang tidak terbatas seperti kita lihat di berbagai kejadian, tanpa menjelaskan terorisme, mereka dapat masuk dan keluar terhadap siapa pun yang mereka kehendaki dari undang-undang tersebut.

    Pertama Allah swt. memerintahkan kepada kaum muslimin agar senantiasa memecahkan masalah berdasarkan atas syari’at yang dihubungkan dengan realita yang terjadi khususnya ketika hal itu berhubungan dengan jiwa, kehormatan dan kekayaan. Allah swt. berfirman, “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “ Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikan.” (QS. 3:187).

    Oleh karena itu menjadi kewajiban atas kaum muslimin untuk menyampaikan kepada manusia apa yang diketahui. Dan Allah menjelaskan bahwa orang yang menyembunyikan pengetahuan itu dilaknat dan tempatnya dalam neraka. Dia berfirman,

    “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati. Kecuali mereka yang telah bertaubat dan mengadakan perbaikan, dari menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. 2:159-160)

    Oleh karena itu, kita diharuskan mencontoh nabi Muhammad saw. untuk selalu berkata benar di mana pun kita berada dan tidak takut segala akibatnya.

    PERBANDINGAN AGAMA ISLAM DNG AGAMA-2 YG TELAH RUSAK

    Pokok pembahasan ini di mulai dengan perbandingan antara Dien Islam dengan Dien (agama) sebelumnya yang semuanya mengalami kerusakan, kerusakan ini terjadi ketika perubahan dalam agama dimulai oleh beberapa orang sedangkan yang lain mendiamkannya. Mereka cuma bisa menyalahkan perusakan tersebut.

    Untuk alasan ini Allah swt. menjelaskan pada kita untuk tidak melebih-lebihkan dan tidak pula merubah sesuatu pada agama kita yang menjadi penyebab perubahan pada agama-agama terdahulu tidak layak lagi diikuti, sama halnya dengan kita tidak dapat mengikuti agama Yahudi, Kristen. Allah swt. berfirman,

    “Katakanlah: “Hai ahli kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam agamamu dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat sebelum (kedatangan Muhammad), dan mereka lebih menyesatkan kebanyakan (manusia), dan merekapun tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. 5:77)

    Dalam ayat ini, Allah swt. mengharuskan atas orang-orang beriman untuk tidak seperti kaum Yahudi dan Nasrani, beberapa orang mengubah agamanya dan yang lain diam saja. Kita diberitahu tentang orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang menolak perubahan, mereka meninggalkan kaum mereka,berhijrah untuk beribadah kepada Allah sendiri dalam pengasingan. Namun mereka tidak menyanggah, melawan perubahan itu, mereka hanya diam. Allah swt. berfirman,

    “Dan mereka mengada-adakan rabaniyyah (tidak beristri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara) padahal kami tidak mewajibkan kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) yang kami wajibkan hanya mencari keridhoan Allah.” (QS. Al Hadid; 27)

    Mereka tidak berdiri untuk kebenaran melawan kebatilan tetapi mereka lari darinya, kemudian mereka mati, dan kebenaran mati bersama mereka. Mujahid sejati seharusnya memperjuangkan agama Allah untuk memperoleh kemenangan dan mati syahid, tidak hanya membunuh orang kafir kemudian mati. Kita mengatakan “menang atau syahid” dan kemenangan untuk agama tidak hanya berlaku bagi kemenangan pribadi, Ketika musuh menggunakan kebatilan sebagai kebenaran dan menasehati dirimu sendiri, kamu harus datang (berangkat) dan melakukan sesuatu terhadapnya.

    Kami tidak membicarakan tentang terorisme untuk menghasut orang, tetapi hanya kebenaran harus tersebar dan tidak seorang pun juga membicarakannya, Ibnu Qudama Al Maqdisi berkata, “Jika seseorang berada di darul harbi (negara yang jelas-jelas memerangi kaum muslimin) lalu membangun partai untuk Islam, dan dia meninggalkan partai tersebut maka dia telah berdosa.”

    Ketika Allah swt. mengutus Rosulullah saw, tak seorangpun penduduk di bumi ini yang mengetahui kebenaran (Islam) melainkan hanya sedikit yang dapat kamu hitung mereka dengan tanganmu, hanyalah mereka yang mengetahui kebenaran.

    Beliau bersabda: “Allah melihat penduduk bumi dan kemudian beliau membenci mereka. Bangsa Arab, Ajam kecuali orang-orang yang berada dalam kebenaran dan Ahlul Kitab.” (Muslim).

    Ini berarti ada sedikit Ahli Kitab yang mengetahui kebenaran (Islam), namun mereka tidak menyampaikannya dan kebenaran mati bersama mereka. Jika kita melakukan hal yang sama maka kita akan jatuh dalam bencana yang sama.

    Kerusakan yang dialami Yahudi dan Nasrani tidak akan sampai pada agama Islam meskipun mereka senantiasa melakukan (menyebarkan) kesesatan untuk menghancurkan Islam, karena Allah telah berjanji kepada umat ini dan ulama-ulama serta berkat doa-doa kaum muslimin dan bagi siapa saja yang selalu menegakkan kebenaran dan memperjuangkannya.
    Allah swt. berfirman,

    “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar Memeliharanya.” (QS. Al Hijr:9)

    Allah akan melindungi agama ini, Al-Qur’an dan Sunnah semuanya merupakan wahyu, Allah menjamin pemeliharaannya.

    Dalam Hadits dari Taa’ifah Mansurah, (kami mengatakan Mansurah, kemenangan (yaitu memenangkan agama-Nya, Allah berfirman, “Barangsiapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu dan mengukuhkan kedudukanmu di dunia)

    Muhammad saw bersabda, “Akan ada bagian dari umatku yang memenuhi perintah Allah, mereka tidak merugi atau kecewa.” (Bukhari).

    Imam Ahmad berkata,

    “Taa’ifah Mansurah adalah Ahli Kitab, jika bukan Ahlu Hadits, lantas siapa?”
    Pada waktu itu, Ahli Hadits merupakan orang-orang yang berdiri di bawah tekanan, ketika kejahiliahan meyebar, ketika kebatilan dimana-mana, mereka adalah orang-orang yang meninggikan kebenaran.

    TEORISME, BAGIAN DARI ISLAM

    Allah swt. berfirman,

    “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan kuda-kuda yang di tambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya.” (QS. Al Anfaal: 60).

    Di dalam ayat ini, Allah mewajibkan kita untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi musuh agar dapat menggentarkan musuh Allah. Ini hukumnya wajib dan bersifat qathi (jelas). Siapa pun yang mengabaikannya berarti kafir tanpa memperhatikan tafsiran dari kata terorisme.

    Allah swt. berfirman,

    “Dan tidak adalah yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang kafir.”

    Ayat tersebut mengatakan Al Ijhaad, yang berarti “Menolak dan mengatakannya secara lisan, bahwa ini tidak benar.”

    Dan lagi, Allah swt. berfirman,

    “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir? Dan Orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Ankabut: 68-69)

    Siapa pun yang mengatakan Islam bebas dari terorisme atau ingin memisahkan antara Islam dengan terorisme yang berarti melakukan jihad berarti kufur akbar yang akan menyebabkan mereka keluar dari ikatan (Islam) . SESEORANG YANG MENGATAKAN KITA SEHARUSNYA MELAWAN TERORISME, BERARTI DIA BERJUANG MELAWAN ISLAM. Kita sangat tahu bahwa yang dimaksud USA sebagai terorisme tidak ada yang lain selain Islam dan Muslim. Dan siapa pun yang menghindari terorisme berarti menghindari Islam.

    KEKUFURAN MERUPAKAN MUSUH

    USA dikenal sebagai musuh Islam dan kaum Muslim. Pada kenyataannya itulah darul kufur yang asli, yang dengan gencar menjadikan musuh negaranya Islam dan kaum muslimin. Peraturan-peraturan untuk beberapa negara yang bukan peraturan negara Islam dan tidak pula mempunyai perjanjian dengan negara Islam yang berarti mereka adalah musuh Islam, seharusnya tidak ada keruguan dalam pikiran kaum muslimin bahwa Yahudi dan Nasrani adalah kafir dan musuh kaum muslimin dan Islam. Allah swt. : “Sesungguhnya orang kafir dari golongan ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al Bayyinah: 6) dan Allah swt. berfirman:

    ‘Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih Putera Maryam.” (QS. Al Maaidah: 17)

    Dalam ayat ini, adanya perwujudan dari kemarahan Allah swt., ketika dia berfirman:

    “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih Putera Maryam.” Katakanlah: “Maka siapakah gerangan yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika dia hendak membinasakan Al Masih Putera Maryam itu beserta ibunya dan orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?” (QS. Al Maaidah:17).

    Allah swt. berfirman,

    “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar, (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar Jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS. At Taubah: 29)

    Siapa pun yang menyangkal bahwa Yahudi dan Nasrani itu kafir dalam ayat ini, Allah swt. memerintahkan untuk memerangi mereka karena kekufuran mereka, dalam keadaan bagaimana pun baik mereka memerangi kita atau tidak.

    Orang-orang bertanya “Mengapa kamu mengatakan bahwa orang kufur adalah musuh?” padahal Allah swt. berfirman,

    “Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. An Nisaa’:101)

    Karena ayat inilah kita seharusnya takut pada Allah dan berhenti menyerukan kekufuran pada teman-teman kita. Orang-orang kafir USA dan UK merupakan kafir asli tanpa ada keraguan mereka adalah musuh kita. Kita tidak memerangi mereka, hanya karena adanya perjanjian keamanan yang mengikat kita (fakta sekarang perjanjian itu tidak ada, hanya ada jika ada Darul Islam). Allah swt. berfirman,

    “….menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya…..” (QS. Al Anfaal:60)

    USA tidak hanya musuh dikarenakan tidak mengimani Allah, lebih dari itu mereka aktif menyerang Islam dan kaum Muslimin tanpa keraguan sedikit pun. Terorisme melawan mereka merupakan keharusan.

    PEJUANG DAN BUKAN PEJUANG

    Islam tidak mengakui perbedaan di antara orang kafir, baik kafir Dhimmi (di bawah kekuasaan negara Islam) atau mu’ahhad (terikat perjanjian dengan orang Islam) maupun dia kafir harbi, mereka tidak suci jiwa dan hartanya.

    Tidak ada semisal kafir “suci” untuk orang kafir, kamu dapat mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah “korban”. Namun kaum muslimin yang dianggap suci (tidak berdosa) jika dia berperang melawan dan menaklukan orang kafir, karena mereka memenuhi shari’ah.

    Dalam shari’ah baik kita memanggil kafir dhimmi maupun kafir harbi, dhimmi baik itu laki-laki, perempuan atau anak-anak. Pengklasifikasian ini perlu untuk mengetahui siapa di antara mereka yang akan membayar jizyah.

    Kafir harbi dikelompokkan untuk hukum yang berlaku atasnya, apakah pasif saja (bukan pejuang) atau hukman (bukan pejuang) dan fi’lan (pejuang) berarti kita memeranginya?

    Yang kita perangi adalah orang kafir laki-laki, muda dan kaya (yaitu mereka layak berperang), mereka pantas diperangi, apakah (tidak peduli) mereka menyerang kita atau tidak.

    Pada umumnya kafir hukman (bukan pejuang) tetapi bukan fi’lan (pejuang) seperti para wanita, anak-anak sepanjang mereka tidak berperang, para orang tua, laki-laki cacat, buta atau gila dan sebagainya, tak seorangpun dari kelompok tersebut yang diperangi selama mereka tidak memerangi (seperti yang mereka lakukan saat ini), tidak juga mereka mendukung peperangan, atau tidak pula mereka ikut ambil bagian dalam mendukung peperangan.(Al Mughni-Ibnu Qudama Al Maqdisi)

    Hari ini, para wanita juga turut perang (seperti di Israel) maka mendapat hukum yang sama sebagai musuh dan hal itu akan membuat takut atas mereka. Imam Syafi’i berkata ,

    “Tidak ada perselisihan di antara para fuqaha bahwa kafir harbi hukman (bukan pejuang) yang mulai menyerang, mereka akan dibunuh.” (kitabul umm).

    Oleh karena itu, menggunakan istilah “tidak bersalah” atau “rakyat sipil” itu tidak benar, sebab kita tahu sebagian besar orang laki-laki adalah pejuang karena kemampuan mereka untuk berperang.

    Meskipun anak-anak, jika memulai untuk berperang, mereka akan diperangi sebagai musuh, kecuali bayi. Anak kecil (yang baru belajar berjalan) tidak akan pernah disebut sebagai pejuang, mereka adalah satu-satunya yang dikatakan oleh beberapa fuqaha bahwa mereka tidak bersalah, sedang yang lain berkata tidak (tidak setuju, mereka adalah anak-anak orang kafir berarti kafir seperti mereka).

    Ahlus Sunnah wal Jama’ah percaya bahwa setiap bayi lahir dalam keadaan suci dan anak-anak orang kafir berada di jalan yang mengarah kepada kekafiran.

    Sheikh Umar Bakri Muhammad percaya bahwa anak-anak khususnya dibawah umur 4-7 tahun tidak bersalah (suci), para sahabat menanyakan kepada Rosulullah saw, “Ketika kita berperang pada malam hari, kami menemukan banyak anak-anak di antara yang mati,” Beliau berkata: “mereka adalah bagian dari mereka”.

    Meskipun pada kenyataannya mereka tidak bersalah jika mereka terbunuh karena kesalahan maka perhitungan mereka dengan Allah, jika kaum muslimin yang tidak berdosa terbunuh dalam peperangan tersebut, hal itu masih diperbolehkan. Tidak berdosa jika mereka terbunuh karena kesalahan, disebut Al-Tatarrus, jika kamu tidak dapat membunuh musuh tanpa melewati mereka, maka bunuhlah mereka dan kamu tahu bahwa Allah akan menghadapi atau mengurus mereka.

    Ummu Salamah menceritakan tentang orang yang membuat ghazu untuk Ka’bah Allah swt. menciptakan longsoran tanah untuk merusak mereka dan di antara mereka ada banyak wanita dan anak-anak juga kaum muslim lainnya. Rosulullah saw. bersabda: “ Akan menjadi khusef untuk awal dan akhir kehidupan mereka dan masing-masing akan diperhitungkan di hari kiamat.”

    Jika orang-orang yang menjadi sasaran bercampur yaitu orang yang harus dibunuh berada diantara orang yang tidak seharusnya dibunuh, maka hal itu tidak menjadi pencegah untuk memeranginya dan MEMBUNUH MEREKA SEMUA.

    Beberapa orang menanyakan “Bagaimana dengan keluarga kafir yang terbunuh? Bagaimana pun, hal itu sudah termasyur bahwa tidak dibolehkan mereka simpati kepada orang kafir, Allah swt. berfirman: “Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang fasiq itu.” (QS. Al Maaidah: 26)

    Dan Dia berfirman,

    “Maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang kafir-kafir kafir itu. (QS. 5:68)

    Allah berfirman,

    “Karena itu mereka ditimpa gempa maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka. Yaitu orang-orang yang mendustakan Syu’aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu. Orang-orang yang mendustakan Syu’aib adalah orang-orang yang merugi. Maka Syu’aib meninggalkan mereka seraya berkata. Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat kepadamu. Maka bagaimanakah aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir?.” (QS. Al A’raaf: 91-93)

    Hal itu tidak hanya keharusan memerangi mereka, tetapi juga haram hukumnya merasa bersedih hati terhadap orang-orang kafir yang terbunuh. Haram bagi kita merasa bersedih hati terhadap mereka ketika Allah swt. menimpakan bencana atas mereka, maka lepaskanlah mereka ketika telah dibunuh untuk mencari ridho-Nya. Dan lagi Allah swt. berfirman, “Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.” (QS. At Taubah: 14)

    Allah swt. menjelaskan kepada kita bahwa bencana yang terjadi kepada mereka akan melegakan hati kita dan bagi orang kafir mereka tidak mempunyai tempat.

    BERSEKUTU DENGAN ORANG KAFIR

    Allah swt. berfirman,

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi walimu, sebagian mereka adalah wali bagi bagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali, maka sesungguhnya kamu itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk pada orang-orang yang zalim.” (QS. Al Maidah: 51)

    Allah tidak memaafkan orang yang bersekutu dengan orang kafir melawan kaum muslimin. Allah berfirman, “Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafiq) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata. Kami takut akan mendapat bencana. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan pada Rosul-Nya, atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan terhadap hatinya.” (QS. Al Maidah:52)

    Allah swt. menjelaskan lebih lanjut pada kita, tidak hanya dilarang bersekutu dengan orang-orang kafir tetapi juga menentang mereka dengan segala cara. Allah swt. menginformasikan kepada kita, mendukungnya berarti muwallat, “Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya suatu jalan pun (untuk mendapatkan petunjuk)” (QS. Asy Syuura: 46)

    Berarti jika kamu mendukung kekufuran mereka atau melawan kaum Muslim berarti kamu sebagai pelindung, kamu bersekutu dengan mereka dan orang-orang kafir, itulah mengapa Ibnu Hasim mengatakannya setelah mengutip ayat tersebut. “Jika kamu memberi mereka secangkir air berarti kamu kafir.”

    Imam Syafi’I mengatakan, “Jika seseorang yang dengan sengaja menjual batu atau kayu kepada orang-orang kafir untuk membangun gereja, berarti kamu kafir.”

    Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Seseorang yang mendukung kekufuran atau melawan kaum muslim maka mereka kafir.” (Majmaul Fattawa)

    Bersekutu dengan orang-orang kafir dalam melawan kaum muslimin memiliki sejarah panjang pada umat kita dan merupakan sebab kehancuran kekhilafahan. Di Andalusia, muwallat atau dukungan terhadap orang-orang kafir melawan kaum Muslimin merupakan sebab jatuhnya Andalusia ke tangan tentara salib. (Tahun 1916-1918) orang-orang mendapat keberhasilan dari kaum Muslimin yang bersekutu dengan mereka melawan kaum muslimin yang lainnya.

    Pada kenyataannya inilah penyebab utama dari hancurnya Negara Islam. Syarif Hussein merupakan orang yang berjuang di bawah kepemimpinan Inggris, melawan kaum muslimin di Turki pada saat otonomi khilafah. Mereka menyatakan kebebasan daerah Syam dari tentara Turki, tetapi tidak lama kemudian, Inggris mengambil alih atas diri mereka. Dan dari sini orang Inggris (pejabat-pejabatnya) pergi ke makam Salahudin dengan rasa senang dan puas.

    Setelah itu, wakil mereka, Syarif Hussein dan keluarganya dijanjikan kekuatan dan kekuasaan sebagai “raja seluruh tanah Arab”, kemudian dibuang dan dikirim ke Cyprus. Disanalah dia menulis buku tentang penghianatan Inggris terhadapnya.

    Anaknya yang kemudian datang dan berkuasa di Jordan setelah berunding dengan Inggris dengan syarat dia menyerahkan Palestina pada mereka. Saat ini juga, kaum muslimin dari India dimanfaatkan oleh orang-orang kafir untuk melawan negara Iraq dan kaum muslimin dari Tunisia dan Algeria (Algeria yang kemudian diambil Prancis) berjuang untuk Perancis melawan kaum muslimin di daerah Syam.

    (1991) – ketika Iraq memasuki Kuwait, USA datang ke daerah itu tetapi begitu banyak kaum muslim yang menjadikan diri mereka sendiri melawan kaum muslimin yang lain. Sebenarnya sebelum tentara US, pasukan Mesir yang pertama memasuki daerah tersebut untuk memerangi kaum muslimin.

    (2001) – Sekarang ini banyak tentara dari negara-negara kaum muslim yang berjuang melawan Taliban dan Al-Qaidah bersama dengan orang kafir. Pakistan berada di garis terdepan dalam kehancuran Afganistan.

    Lebih lanjut, Serikat Utara secara langsung bergabung dengan USA melawan kaum muslim. Kaum muslimin dari Uzbekistan dan Tajbekistan juga bergabung untuk memerangi Taliban. Semua kerusakan ini disebabkan keragu-raguan dan penolakan dari kaum muslimin untuk membuat takfir, dan menolak untuk menyebut orang kafir itu kafir, karena kekurangpahaman mereka terhadap aqidah yang benar serta kurangnya Al Walaa’ dan Baraa’.

    Dan lagi, orang-orang kafir dengan bangga menyataan untuk membuat negeri-negeri seperti Afganistan dan Iraq menjadi “beradab” dan membangun mereka untuk dijadikan teman/rekan dalam masyarakat internasional, maksud mereka hanya untuk mengganti agama Islam kepada agama mereka, agama yang bebas dan demokrasi. Tetapi kaum muslimin masih saja melakukan pekerjaan kotor mereka serta mendukung pasukan salib mereka.

    Kita temui bahwa kaum muslimin sangat bingung, pada saat krisis seperti ini seharusnyalah kita kembali pada Allah, namun kaum muslimin lebih memilih berbalik kepada orang kafir. Karena kekurangpahaman mereka pada Islam, mereka tidak tahu siapa musuh dan siapa yang menjadi lawan mereka, mereka tidak mengetahui siapa muslim dan siapa kafir.

    Kaum muslimin dengan cepat menyerang dan menyalahkan kaum muslimin lainnya karena keterlibatan mereka dengan kegiatan teroris. NAMUN MEREKA TIDAK MENGETAHUI BAHWA TERORISME MERUPAKAN KEHARUSAN DALAM ISLAM UNTUK MELAWAN MUSUH-MUSUH ALLAH SWT., hasilnya mereka bergabung dengan orang-orang kafir melawan kaum muslimin lainnya.

    Pada saat ini ketika kekufuran menyebar dan kebatilan merata, ketika orang meninggalkan agama Islam tanpa pengetahuan, sangatlah penting bagi kaum muslimin menyerukan kebaikan dan mencegah kemungkaran, membicarakan dan menjelaskan persoalan/permasalahan yang ada kepada masyarakat sehingga kebenaran menang dalam menghadapi kebatilan.

    Wallahu’alam bis showab!

    Takbiiiir…!!!!!!!!!!!

    Judul asli:

    “YANG MENYANGKAL TERORISME BAGIAN DARI ISLAM BERARTI KAFIR”

  18. MENYANGKAL TERORISME ISLAM

    BERARTI KAFIR

    Ditulis oleh

    alqurandansunnah.wordpress.com

    Oktober 2008.

    Banyak orang yang menggunakan istilah “Terorisme” terutama karena hasutan USA tentang perang mereka melawan “terorisme”, penggunaannya sering tanpa terlebih dahulu dijelaskan mengenai istilah “terorisme”. Kebiasaan ini sangatlah berbahaya karena menjadi dasar dari pendapat orang lain, dan dapat disalahgunakan dan dipakai untuk orang yang tidak setuju dengan orang yang berlawanan dengannya atau terhadap orang yang mempunyai rasa dendam terhadap orang yang berlawanan dengannya.

    Kita melihat di Barat, mereka sangat bernafsu mengeluarkan undang-undang baru dengan dalih “terorisme”, yang memungkinkan mereka mempunyai wewenang menangkap dan menahan tanpa tuduhan atau bukti dan menahan mereka dalam jangka waktu yang tidak terbatas seperti kita lihat di berbagai kejadian, tanpa menjelaskan terorisme, mereka dapat masuk dan keluar terhadap siapa pun yang mereka kehendaki dari undang-undang tersebut.

    Pertama Allah swt. memerintahkan kepada kaum muslimin agar senantiasa memecahkan masalah berdasarkan atas syari’at yang dihubungkan dengan realita yang terjadi khususnya ketika hal itu berhubungan dengan jiwa, kehormatan dan kekayaan. Allah swt. berfirman, “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “ Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikan.” (QS. 3:187).

    Oleh karena itu menjadi kewajiban atas kaum muslimin untuk menyampaikan kepada manusia apa yang diketahui. Dan Allah menjelaskan bahwa orang yang menyembunyikan pengetahuan itu dilaknat dan tempatnya dalam neraka. Dia berfirman,

    “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati. Kecuali mereka yang telah bertaubat dan mengadakan perbaikan, dari menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. 2:159-160)

    Oleh karena itu, kita diharuskan mencontoh nabi Muhammad saw. untuk selalu berkata benar di mana pun kita berada dan tidak takut segala akibatnya.

    PERBANDINGAN AGAMA ISLAM DNG AGAMA-2 YG TELAH RUSAK

    Pokok pembahasan ini di mulai dengan perbandingan antara Dien Islam dengan Dien (agama) sebelumnya yang semuanya mengalami kerusakan, kerusakan ini terjadi ketika perubahan dalam agama dimulai oleh beberapa orang sedangkan yang lain mendiamkannya. Mereka cuma bisa menyalahkan perusakan tersebut.

    Untuk alasan ini Allah swt. menjelaskan pada kita untuk tidak melebih-lebihkan dan tidak pula merubah sesuatu pada agama kita yang menjadi penyebab perubahan pada agama-agama terdahulu tidak layak lagi diikuti, sama halnya dengan kita tidak dapat mengikuti agama Yahudi, Kristen. Allah swt. berfirman,

    “Katakanlah: “Hai ahli kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam agamamu dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat sebelum (kedatangan Muhammad), dan mereka lebih menyesatkan kebanyakan (manusia), dan merekapun tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. 5:77)

    Dalam ayat ini, Allah swt. mengharuskan atas orang-orang beriman untuk tidak seperti kaum Yahudi dan Nasrani, beberapa orang mengubah agamanya dan yang lain diam saja. Kita diberitahu tentang orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang menolak perubahan, mereka meninggalkan kaum mereka,berhijrah untuk beribadah kepada Allah sendiri dalam pengasingan. Namun mereka tidak menyanggah, melawan perubahan itu, mereka hanya diam. Allah swt. berfirman,

    “Dan mereka mengada-adakan rabaniyyah (tidak beristri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara) padahal kami tidak mewajibkan kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) yang kami wajibkan hanya mencari keridhoan Allah.” (QS. Al Hadid; 27)

    Mereka tidak berdiri untuk kebenaran melawan kebatilan tetapi mereka lari darinya, kemudian mereka mati, dan kebenaran mati bersama mereka. Mujahid sejati seharusnya memperjuangkan agama Allah untuk memperoleh kemenangan dan mati syahid, tidak hanya membunuh orang kafir kemudian mati. Kita mengatakan “menang atau syahid” dan kemenangan untuk agama tidak hanya berlaku bagi kemenangan pribadi, Ketika musuh menggunakan kebatilan sebagai kebenaran dan menasehati dirimu sendiri, kamu harus datang (berangkat) dan melakukan sesuatu terhadapnya.

    Kami tidak membicarakan tentang terorisme untuk menghasut orang, tetapi hanya kebenaran harus tersebar dan tidak seorang pun juga membicarakannya, Ibnu Qudama Al Maqdisi berkata, “Jika seseorang berada di darul harbi (negara yang jelas-jelas memerangi kaum muslimin) lalu membangun partai untuk Islam, dan dia meninggalkan partai tersebut maka dia telah berdosa.”

    Ketika Allah swt. mengutus Rosulullah saw, tak seorangpun penduduk di bumi ini yang mengetahui kebenaran (Islam) melainkan hanya sedikit yang dapat kamu hitung mereka dengan tanganmu, hanyalah mereka yang mengetahui kebenaran.

    Beliau bersabda: “Allah melihat penduduk bumi dan kemudian beliau membenci mereka. Bangsa Arab, Ajam kecuali orang-orang yang berada dalam kebenaran dan Ahlul Kitab.” (Muslim).

    Ini berarti ada sedikit Ahli Kitab yang mengetahui kebenaran (Islam), namun mereka tidak menyampaikannya dan kebenaran mati bersama mereka. Jika kita melakukan hal yang sama maka kita akan jatuh dalam bencana yang sama.

    Kerusakan yang dialami Yahudi dan Nasrani tidak akan sampai pada agama Islam meskipun mereka senantiasa melakukan (menyebarkan) kesesatan untuk menghancurkan Islam, karena Allah telah berjanji kepada umat ini dan ulama-ulama serta berkat doa-doa kaum muslimin dan bagi siapa saja yang selalu menegakkan kebenaran dan memperjuangkannya.
    Allah swt. berfirman,

    “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar Memeliharanya.” (QS. Al Hijr:9)

    Allah akan melindungi agama ini, Al-Qur’an dan Sunnah semuanya merupakan wahyu, Allah menjamin pemeliharaannya.

    Dalam Hadits dari Taa’ifah Mansurah, (kami mengatakan Mansurah, kemenangan (yaitu memenangkan agama-Nya, Allah berfirman, “Barangsiapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu dan mengukuhkan kedudukanmu di dunia)

    Muhammad saw bersabda, “Akan ada bagian dari umatku yang memenuhi perintah Allah, mereka tidak merugi atau kecewa.” (Bukhari).

    Imam Ahmad berkata,

    “Taa’ifah Mansurah adalah Ahli Kitab, jika bukan Ahlu Hadits, lantas siapa?”
    Pada waktu itu, Ahli Hadits merupakan orang-orang yang berdiri di bawah tekanan, ketika kejahiliahan meyebar, ketika kebatilan dimana-mana, mereka adalah orang-orang yang meninggikan kebenaran.

    TEORISME, BAGIAN DARI ISLAM

    Allah swt. berfirman,

    “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan kuda-kuda yang di tambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya.” (QS. Al Anfaal: 60).

    Di dalam ayat ini, Allah mewajibkan kita untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi musuh agar dapat menggentarkan musuh Allah. Ini hukumnya wajib dan bersifat qathi (jelas). Siapa pun yang mengabaikannya berarti kafir tanpa memperhatikan tafsiran dari kata terorisme.

    Allah swt. berfirman,

    “Dan tidak adalah yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang kafir.”

    Ayat tersebut mengatakan Al Ijhaad, yang berarti “Menolak dan mengatakannya secara lisan, bahwa ini tidak benar.”

    Dan lagi, Allah swt. berfirman,

    “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir? Dan Orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Ankabut: 68-69)

    Siapa pun yang mengatakan Islam bebas dari terorisme atau ingin memisahkan antara Islam dengan terorisme yang berarti melakukan jihad berarti kufur akbar yang akan menyebabkan mereka keluar dari ikatan (Islam) . SESEORANG YANG MENGATAKAN KITA SEHARUSNYA MELAWAN TERORISME, BERARTI DIA BERJUANG MELAWAN ISLAM. Kita sangat tahu bahwa yang dimaksud USA sebagai terorisme tidak ada yang lain selain Islam dan Muslim. Dan siapa pun yang menghindari terorisme berarti menghindari Islam.

    KEKUFURAN MERUPAKAN MUSUH

    USA dikenal sebagai musuh Islam dan kaum Muslim. Pada kenyataannya itulah darul kufur yang asli, yang dengan gencar menjadikan musuh negaranya Islam dan kaum muslimin. Peraturan-peraturan untuk beberapa negara yang bukan peraturan negara Islam dan tidak pula mempunyai perjanjian dengan negara Islam yang berarti mereka adalah musuh Islam, seharusnya tidak ada keruguan dalam pikiran kaum muslimin bahwa Yahudi dan Nasrani adalah kafir dan musuh kaum muslimin dan Islam. Allah swt. : “Sesungguhnya orang kafir dari golongan ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al Bayyinah: 6) dan Allah swt. berfirman:

    ‘Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih Putera Maryam.” (QS. Al Maaidah: 17)

    Dalam ayat ini, adanya perwujudan dari kemarahan Allah swt., ketika dia berfirman:

    “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih Putera Maryam.” Katakanlah: “Maka siapakah gerangan yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika dia hendak membinasakan Al Masih Putera Maryam itu beserta ibunya dan orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?” (QS. Al Maaidah:17).

    Allah swt. berfirman,

    “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar, (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar Jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS. At Taubah: 29)

    Siapa pun yang menyangkal bahwa Yahudi dan Nasrani itu kafir dalam ayat ini, Allah swt. memerintahkan untuk memerangi mereka karena kekufuran mereka, dalam keadaan bagaimana pun baik mereka memerangi kita atau tidak.

    Orang-orang bertanya “Mengapa kamu mengatakan bahwa orang kufur adalah musuh?” padahal Allah swt. berfirman,

    “Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. An Nisaa’:101)

    Karena ayat inilah kita seharusnya takut pada Allah dan berhenti menyerukan kekufuran pada teman-teman kita. Orang-orang kafir USA dan UK merupakan kafir asli tanpa ada keraguan mereka adalah musuh kita. Kita tidak memerangi mereka, hanya karena adanya perjanjian keamanan yang mengikat kita (fakta sekarang perjanjian itu tidak ada, hanya ada jika ada Darul Islam). Allah swt. berfirman,

    “….menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya…..” (QS. Al Anfaal:60)

    USA tidak hanya musuh dikarenakan tidak mengimani Allah, lebih dari itu mereka aktif menyerang Islam dan kaum Muslimin tanpa keraguan sedikit pun. Terorisme melawan mereka merupakan keharusan.

    PEJUANG DAN BUKAN PEJUANG

    Islam tidak mengakui perbedaan di antara orang kafir, baik kafir Dhimmi (di bawah kekuasaan negara Islam) atau mu’ahhad (terikat perjanjian dengan orang Islam) maupun dia kafir harbi, mereka tidak suci jiwa dan hartanya.

    Tidak ada semisal kafir “suci” untuk orang kafir, kamu dapat mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah “korban”. Namun kaum muslimin yang dianggap suci (tidak berdosa) jika dia berperang melawan dan menaklukan orang kafir, karena mereka memenuhi shari’ah.

    Dalam shari’ah baik kita memanggil kafir dhimmi maupun kafir harbi, dhimmi baik itu laki-laki, perempuan atau anak-anak. Pengklasifikasian ini perlu untuk mengetahui siapa di antara mereka yang akan membayar jizyah.

    Kafir harbi dikelompokkan untuk hukum yang berlaku atasnya, apakah pasif saja (bukan pejuang) atau hukman (bukan pejuang) dan fi’lan (pejuang) berarti kita memeranginya?

    Yang kita perangi adalah orang kafir laki-laki, muda dan kaya (yaitu mereka layak berperang), mereka pantas diperangi, apakah (tidak peduli) mereka menyerang kita atau tidak.

    Pada umumnya kafir hukman (bukan pejuang) tetapi bukan fi’lan (pejuang) seperti para wanita, anak-anak sepanjang mereka tidak berperang, para orang tua, laki-laki cacat, buta atau gila dan sebagainya, tak seorangpun dari kelompok tersebut yang diperangi selama mereka tidak memerangi (seperti yang mereka lakukan saat ini), tidak juga mereka mendukung peperangan, atau tidak pula mereka ikut ambil bagian dalam mendukung peperangan.(Al Mughni-Ibnu Qudama Al Maqdisi)

    Hari ini, para wanita juga turut perang (seperti di Israel) maka mendapat hukum yang sama sebagai musuh dan hal itu akan membuat takut atas mereka. Imam Syafi’i berkata ,

    “Tidak ada perselisihan di antara para fuqaha bahwa kafir harbi hukman (bukan pejuang) yang mulai menyerang, mereka akan dibunuh.” (kitabul umm).

    Oleh karena itu, menggunakan istilah “tidak bersalah” atau “rakyat sipil” itu tidak benar, sebab kita tahu sebagian besar orang laki-laki adalah pejuang karena kemampuan mereka untuk berperang.

    Meskipun anak-anak, jika memulai untuk berperang, mereka akan diperangi sebagai musuh, kecuali bayi. Anak kecil (yang baru belajar berjalan) tidak akan pernah disebut sebagai pejuang, mereka adalah satu-satunya yang dikatakan oleh beberapa fuqaha bahwa mereka tidak bersalah, sedang yang lain berkata tidak (tidak setuju, mereka adalah anak-anak orang kafir berarti kafir seperti mereka).

    Ahlus Sunnah wal Jama’ah percaya bahwa setiap bayi lahir dalam keadaan suci dan anak-anak orang kafir berada di jalan yang mengarah kepada kekafiran.

    Sheikh Umar Bakri Muhammad percaya bahwa anak-anak khususnya dibawah umur 4-7 tahun tidak bersalah (suci), para sahabat menanyakan kepada Rosulullah saw, “Ketika kita berperang pada malam hari, kami menemukan banyak anak-anak di antara yang mati,” Beliau berkata: “mereka adalah bagian dari mereka”.

    Meskipun pada kenyataannya mereka tidak bersalah jika mereka terbunuh karena kesalahan maka perhitungan mereka dengan Allah, jika kaum muslimin yang tidak berdosa terbunuh dalam peperangan tersebut, hal itu masih diperbolehkan. Tidak berdosa jika mereka terbunuh karena kesalahan, disebut Al-Tatarrus, jika kamu tidak dapat membunuh musuh tanpa melewati mereka, maka bunuhlah mereka dan kamu tahu bahwa Allah akan menghadapi atau mengurus mereka.

    Ummu Salamah menceritakan tentang orang yang membuat ghazu untuk Ka’bah Allah swt. menciptakan longsoran tanah untuk merusak mereka dan di antara mereka ada banyak wanita dan anak-anak juga kaum muslim lainnya. Rosulullah saw. bersabda: “ Akan menjadi khusef untuk awal dan akhir kehidupan mereka dan masing-masing akan diperhitungkan di hari kiamat.”

    Jika orang-orang yang menjadi sasaran bercampur yaitu orang yang harus dibunuh berada diantara orang yang tidak seharusnya dibunuh, maka hal itu tidak menjadi pencegah untuk memeranginya dan MEMBUNUH MEREKA SEMUA.

    Beberapa orang menanyakan “Bagaimana dengan keluarga kafir yang terbunuh? Bagaimana pun, hal itu sudah termasyur bahwa tidak dibolehkan mereka simpati kepada orang kafir, Allah swt. berfirman: “Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang fasiq itu.” (QS. Al Maaidah: 26)

    Dan Dia berfirman,

    “Maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang kafir-kafir kafir itu. (QS. 5:68)

    Allah berfirman,

    “Karena itu mereka ditimpa gempa maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka. Yaitu orang-orang yang mendustakan Syu’aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu. Orang-orang yang mendustakan Syu’aib adalah orang-orang yang merugi. Maka Syu’aib meninggalkan mereka seraya berkata. Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat kepadamu. Maka bagaimanakah aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir?.” (QS. Al A’raaf: 91-93)

    Hal itu tidak hanya keharusan memerangi mereka, tetapi juga haram hukumnya merasa bersedih hati terhadap orang-orang kafir yang terbunuh. Haram bagi kita merasa bersedih hati terhadap mereka ketika Allah swt. menimpakan bencana atas mereka, maka lepaskanlah mereka ketika telah dibunuh untuk mencari ridho-Nya. Dan lagi Allah swt. berfirman, “Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.” (QS. At Taubah: 14)

    Allah swt. menjelaskan kepada kita bahwa bencana yang terjadi kepada mereka akan melegakan hati kita dan bagi orang kafir mereka tidak mempunyai tempat.

    BERSEKUTU DENGAN ORANG KAFIR

    Allah swt. berfirman,

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi walimu, sebagian mereka adalah wali bagi bagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali, maka sesungguhnya kamu itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk pada orang-orang yang zalim.” (QS. Al Maidah: 51)

    Allah tidak memaafkan orang yang bersekutu dengan orang kafir melawan kaum muslimin. Allah berfirman, “Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafiq) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata. Kami takut akan mendapat bencana. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan pada Rosul-Nya, atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan terhadap hatinya.” (QS. Al Maidah:52)

    Allah swt. menjelaskan lebih lanjut pada kita, tidak hanya dilarang bersekutu dengan orang-orang kafir tetapi juga menentang mereka dengan segala cara. Allah swt. menginformasikan kepada kita, mendukungnya berarti muwallat, “Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya suatu jalan pun (untuk mendapatkan petunjuk)” (QS. Asy Syuura: 46)

    Berarti jika kamu mendukung kekufuran mereka atau melawan kaum Muslim berarti kamu sebagai pelindung, kamu bersekutu dengan mereka dan orang-orang kafir, itulah mengapa Ibnu Hasim mengatakannya setelah mengutip ayat tersebut. “Jika kamu memberi mereka secangkir air berarti kamu kafir.”

    Imam Syafi’I mengatakan, “Jika seseorang yang dengan sengaja menjual batu atau kayu kepada orang-orang kafir untuk membangun gereja, berarti kamu kafir.”

    Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Seseorang yang mendukung kekufuran atau melawan kaum muslim maka mereka kafir.” (Majmaul Fattawa)

    Bersekutu dengan orang-orang kafir dalam melawan kaum muslimin memiliki sejarah panjang pada umat kita dan merupakan sebab kehancuran kekhilafahan. Di Andalusia, muwallat atau dukungan terhadap orang-orang kafir melawan kaum Muslimin merupakan sebab jatuhnya Andalusia ke tangan tentara salib. (Tahun 1916-1918) orang-orang mendapat keberhasilan dari kaum Muslimin yang bersekutu dengan mereka melawan kaum muslimin yang lainnya.

    Pada kenyataannya inilah penyebab utama dari hancurnya Negara Islam. Syarif Hussein merupakan orang yang berjuang di bawah kepemimpinan Inggris, melawan kaum muslimin di Turki pada saat otonomi khilafah. Mereka menyatakan kebebasan daerah Syam dari tentara Turki, tetapi tidak lama kemudian, Inggris mengambil alih atas diri mereka. Dan dari sini orang Inggris (pejabat-pejabatnya) pergi ke makam Salahudin dengan rasa senang dan puas.

    Setelah itu, wakil mereka, Syarif Hussein dan keluarganya dijanjikan kekuatan dan kekuasaan sebagai “raja seluruh tanah Arab”, kemudian dibuang dan dikirim ke Cyprus. Disanalah dia menulis buku tentang penghianatan Inggris terhadapnya.

    Anaknya yang kemudian datang dan berkuasa di Jordan setelah berunding dengan Inggris dengan syarat dia menyerahkan Palestina pada mereka. Saat ini juga, kaum muslimin dari India dimanfaatkan oleh orang-orang kafir untuk melawan negara Iraq dan kaum muslimin dari Tunisia dan Algeria (Algeria yang kemudian diambil Prancis) berjuang untuk Perancis melawan kaum muslimin di daerah Syam.

    (1991) – ketika Iraq memasuki Kuwait, USA datang ke daerah itu tetapi begitu banyak kaum muslim yang menjadikan diri mereka sendiri melawan kaum muslimin yang lain. Sebenarnya sebelum tentara US, pasukan Mesir yang pertama memasuki daerah tersebut untuk memerangi kaum muslimin.

    (2001) – Sekarang ini banyak tentara dari negara-negara kaum muslim yang berjuang melawan Taliban dan Al-Qaidah bersama dengan orang kafir. Pakistan berada di garis terdepan dalam kehancuran Afganistan.

    Lebih lanjut, Serikat Utara secara langsung bergabung dengan USA melawan kaum muslim. Kaum muslimin dari Uzbekistan dan Tajbekistan juga bergabung untuk memerangi Taliban. Semua kerusakan ini disebabkan keragu-raguan dan penolakan dari kaum muslimin untuk membuat takfir, dan menolak untuk menyebut orang kafir itu kafir, karena kekurangpahaman mereka terhadap aqidah yang benar serta kurangnya Al Walaa’ dan Baraa’.

    Dan lagi, orang-orang kafir dengan bangga menyataan untuk membuat negeri-negeri seperti Afganistan dan Iraq menjadi “beradab” dan membangun mereka untuk dijadikan teman/rekan dalam masyarakat internasional, maksud mereka hanya untuk mengganti agama Islam kepada agama mereka, agama yang bebas dan demokrasi. Tetapi kaum muslimin masih saja melakukan pekerjaan kotor mereka serta mendukung pasukan salib mereka.

    Kita temui bahwa kaum muslimin sangat bingung, pada saat krisis seperti ini seharusnyalah kita kembali pada Allah, namun kaum muslimin lebih memilih berbalik kepada orang kafir. Karena kekurangpahaman mereka pada Islam, mereka tidak tahu siapa musuh dan siapa yang menjadi lawan mereka, mereka tidak mengetahui siapa muslim dan siapa kafir.

    Kaum muslimin dengan cepat menyerang dan menyalahkan kaum muslimin lainnya karena keterlibatan mereka dengan kegiatan teroris. NAMUN MEREKA TIDAK MENGETAHUI BAHWA TERORISME MERUPAKAN KEHARUSAN DALAM ISLAM UNTUK MELAWAN MUSUH-MUSUH ALLAH SWT., hasilnya mereka bergabung dengan orang-orang kafir melawan kaum muslimin lainnya.

    Pada saat ini ketika kekufuran menyebar dan kebatilan merata, ketika orang meninggalkan agama Islam tanpa pengetahuan, sangatlah penting bagi kaum muslimin menyerukan kebaikan dan mencegah kemungkaran, membicarakan dan menjelaskan persoalan/permasalahan yang ada kepada masyarakat sehingga kebenaran menang dalam menghadapi kebatilan.

    Wallahu’alam bis showab!

    Takbiiiir…!!!!!!!!!!!

    Judul asli:

    “YANG MENYANGKAL TERORISME BAGIAN DARI ISLAM BERARTI KAFIR”
    ———-
    Huh, provokatif memang…dan memang menarik, dan memang asiik Islam itu….

  19. Subhanallah! begini rupanya bangsa Indonesia ya. dari yang calon surga tingkat atas sampai yang calon neraka tingkat bawah, ada semua! Berbahagialah orang Indonesia di rumah saja kita bisa melihat dunia dan akhirat. Terima kasih tanpa kemana-mana saya dapat mempelajari bangsa Indonesia ini. Saya menghimbau kalau punya cita-cita stinggi langit, hendaknya cita-cita itu adalah pulang ke surga, karena kita makhluk surga, Kakek Adam di dilciptakan di sana, bahkan disujudi makhluk lain, karena pintar, mempunyai akal dan karena itu menjadi makhluk termulia. berbicara dan bersikaplah sebagai makhluk surga, dan gunakan akal , yang Einstein pun baru menggunakannya 5persen, itulah manusia.
    ————
    Anda bangsa Indonesia? -saya yakin kalau murid saya baca, dia akan berkata: “lebaayyyyy”- apa yang anda baca tidak seluruhnya mewakili Indonesia, dan itu hanya beberapa saja….mari berdiskusi….

  20. Agama yang paling biadab adalah islam ciptaan manusia Muhammad yang berpenyakit JIwa, memaksakan sesuatu melalui teror ini islam.
    Pada dasarnya agama islam adalah manusia =manusia gila keturunan Muhammad. Karena Muhammad diberi mantat oleh setan bapak segalah pembohong, terbentuk islam agama teror pembohong dengan kebencian terhadap mereka tidak mau mempercayai islam Allah swt yang berpenyakit Muhammad, harus dipancung lehernya.

    Bagaimana kalau ayat Quran ciptaan manusia iblis Muhammad saya katakan: Pancung setiap muslim lehernya dan potong semua kelamin muslim, karena muslim adalah bahan bakar neraka.
    Islam adalah agama iblis dan anak iblis adalah Muhammad bin Abdulah
    yang mengaku dirinya adalah rasul setan alias nabi terakhir,

    Hanya islam adalah agama yang paling biadab didunia yang harus tetap kita lecehkan agar bangunan kebohongan islam ciptaan manusia iblis yang sudah mati terkubur dialam siksaan kuburan, tetapi islamnya tetap kita musnakan sampai keakar-akanya.

    Kata Ali Sina ini ada benarnya, kita harus tetap bersatu melecehkan islam karena agama islam ini adalah sekte iblis dan Muhammad bin Abdulah adalah pesuruh iblis untuk memerangi agama ilahi.
    Hancurkan islam dan bunuh sekte islam iblis buatan anak iblis Muhammad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s