Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2008

Oleh: Adian Husaini, M.A.
(Disampaikan pada acara Semalam Bersama Dewan Dakwah Islamiyah Bekasi, di masjid Nurul Islam Islamic Center Bekasi, Sabtu (12/04)

“Utang Barat terhadap Islam” (The West’s Debt to Islam). Itulah tajuk satu bab dari sebuah buku berjudul What Islam Did for Us: Understanding Islam’s Contribution to Western Civilization (London: Watkins Publishing, 2006), karya Tim Wallace-Murphy. Di tengah gencarnya berbagai serangan terhadap Islam melalui berbagi media di Barat saat ini, buku seperti ini sangat patut dibaca. Selain banyak menyajikan data sejarah hubungan Islam-Barat di masa lalu, buku ini memberikan arus lain dalam menilai Islam dari kacamata Barat. Berbeda dengan manusia-manusia Barat yang fobia dan antipati terhadap Islam—seperti sutradara film “Fitna”, Geert Wilders—penulis buku ini memberikan gambaran yang lumayan indah tentang sejarah Islam. Bahkan, dia tidak segan-segan mengajak Barat untuk mengakui besarnya utang mereka terhadap Islam. “Utang Barat terhadap Islam,” kata, Tim Wallace-Murphy, “adalah hal yang tak ternilai harganya dan tidak akan pernah dapat terbayarkan sampai kapan pun. Katanya, “We in the West owe a debt to the muslim world that can be never fully repaid.”
(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Oleh : Harun Husein – Wartawan Republika

Semenjak peristiwa bentrokan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama (AKKBB) di Monumen Nasional (Monas) 1 Juni lalu, meluncur pendapat-pendapat yang luar biasa memprihatinkan. Opini itu menggiring untuk membenturkan Islam dengan nasionalisme! Ada apa sebenarnya antara Islam dan nasionalisme?

Opini beraroma mengadu-domba itu bergulir hanya beberapa jam setelah peristiwa Monas dan makin kentara sehari berikutnya. Sampai Senin (16/6) lalu pun opini seperti itu masih terasa menyengat. Sejumlah tokoh bangsa ini masih berusaha meluruskannya demi menjaga integrasi bangsa agar tidak diarahkan menuju pertentangan kuno bernuansa ideologi dan aliran.
(more…)

Read Full Post »

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).
Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)
(more…)

Read Full Post »

“Berdasarkan sebuah survey Komite Swedia untuk Afghanistan (SCA), 80% sekolah untuk anak perempuan yg berlokasi di pedesaan Afghanistan dan dikuasai Taliban tetap beroperasi. Pia Karlsson, penasehat pendidikan dari SCA, mengatakan 85% anak perempuan masih bersekolah. Di Propinsi Kunduz, yang dikuasai Taliban, 122 sekolah untuk anak perempuan beroperasi, dengan 390 guru wanita yang terdaftar!”

Taliban adalah target utama dalam serangan media Anti-Islam, agar publik membenci mereka.

Semua wanita (feminis barat) yang mengkritik burqa (cadar), diam saja ketika 2 juta rakyat afghan tewas karena bom Russia, mereka diam ketika 500.000 rakyat Afghan cacat karena ranjau, dan diam saja ketika ribuan perempuan diperkosa sebelum Taliban berkuasa
(more…)

Read Full Post »

Ketika membaca posting ini, saya langsung tertarik untuk menerbitkannya di blogku. Selain alasan politis, rasanya lebih kepada penyadaran kepada semua umat manusia, bahwa musuh bersama kita bukan hanya teroris (dengan versi USA), akan tetapi kelaparan, dst. Dari sini pula, ternyata negara sebesar Amerika Serikat masih alergi juga dengan kritikan, bahkan dari warganegaranya sendiri. Kontraproduktif, dan paradoksal, negara “pendekar HAM dan demokrasi” geram terhadap sebuah iklan.

Dan, iklan itu adalah…..

This MTV advertisement was canceled by US government. It was aired only ONCE !

(Iklan MTV ini telah dilarang oleh pemerintah AS. Sempat hanya satu kali ditayangkan !)

Next to the towers: “2.863 people died”

(Disamping menara-menara ini : “2.863 orang tewas”)

Next to the kid : “824 million people starving in the world”. The world united against terrorism. It should also be united against HUNGER.”

(Disamping anak ini: “824 juta manusia kelaparan di dunia ini”. Dunia bersatu melawan terorisme. Seharusnya juga bersatu melawan KELAPARAN.”)

(more…)

Read Full Post »

Entah pihak mana yang memulai kebijakan dan atau penerapan jam belajar hingga sore untuk anak didik, khususnya SMA di DKI Jakarta. Entah pula, adakah suatu kajian secara ilmiah yang menjelaskan fenomena ini bagi kemajuan anak didik dan pendidikan di kota besar ini. Entah pula lagi, kenapa terkesan sang pemerintah bersikap “entahlah” terhadap perkembangan ini.

Bagi pihak keluarga yang terbilang sibuk, amat terbantu dengan kebijakan sekolah yang lebih lama menempatkan anak didiknya di sekolah. Sekolah jadi tempat terpercaya agar anak tidak nakal, atau mungkin sebagai tempat penitipan anak, atau pula sebagai tempat bermain?. Bagi keluarga yang tidak peduli terhadap perkembangan anaknya di sekolah akan tidak keberatan, karena mereka yakin kebijakan sekolah berstatus baik untuk masa depan anaknya. Namun apakah yang terjadi kini adalah sebuah harga mati yang menyiratkan “everything is fine”?, mengejar target UAN? atau, entahlah?.
(more…)

Read Full Post »

Selasa, 8 Juli 2008

Dah beberapa hari belakangan ini menemukan tread dan realitas yang membuat…ah, bawaannya ingin obrak-abrik aja…

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

%d bloggers like this: