Adalah Fajrul dan beberapa kawan-kawannya yang ngotot, berjuang agar Pilpres kali ini calon independen dilegalkan, tersedia. Sampai saat ini mereka masih berjuang. Namun demikian, pada tingkat provinsi, wakil calon dari non-partai, atau independen sudah berlangsung. Pertama pada tahun 2006, ketika Irwandi Yusuf mencalonkan diri sebagai gubernur NAD. Anggota GAM ini yang tidak mewakili partai manapun, memperoleh kemenangan di 15 daerah pemilihan dari 32. Dengan PD ia berkata: “kita ini targetnya jadi presiden, jadi kalau cuma gubernur, ya menanglah”.

Calon independen kedua di Indonesia dilakukan pada pilkada Lampung tahun 2008 ini. Mantan Rektor Unila, Muhajir ternyata kalah telak. Mungkin, kalau banyak peristiwa Talangsari sehingga ada semacam “GAM Lampung”, mungkin beliau menag kali ye…he..he..he..