Do’a Untuk Amrozy, Ali Gufron, dan Imam Samudra

syuhada_indonesiaamrozi-cs

Do’aku untukmu wahai mujahid….

Ahad 09 Nov, 04:21 AM
Jakarta (Arrahmah.Com) – Hari ini sejarah mencatat, pemerintahan Indonesia telah membunuh Tiga Mujahid yang membela agama Allah. Lebih-lebih mereka membunuh para Mujahid ini di bulan yang di haramkan oleh Allah pertumpahan darah didalamnya, naudzubillah mindzalik….

Pemerintahan ini sudah sering di peringatkan melalui para Mujahid dan aktifis-aktifis Islam, tapi nasihat itu tidak membuat hati mereka terbuka dan menerimanya.

Benar firman Allah yang berarti; “mereka itu sama saja dengan diperingatkan ataupun tidak…”

Hati mereka sudah mati dan membatu, tidak mempan lagi untuk diperingati….

Saudaraku, sungguh pembunuhan ini adalah perbuatan dzholim yang dilakukan pemerintahan ini kepada Umat Islam, khususnya Mujahidin. Maka diserukan kepada seluruh Umat Islam agar waspada terhadap makar-makar mereka, dan sungguh makar Allahlah tiada tandingannya…

Mereka (Ali Ghufran, Amrozi, dan Imam Samudera) sudah dipanggil oleh Allah sebagai syuhada, mereka telah Syahid ditangan kaum Kuffar dan Munafiq, semoga balasan bagi mereka Syurga FirdausNya, dan dinikahkan dengan 72 bidadari syurga, amien…dan Ruh-Ruh Mereka dibawa terbang oleh Burung-burung Hijau disurga sana..

Ya Allah…

Kuatkan kami para Mujaidin, bantulah kami dalam menegakkan syariatMu di bumi ini. Tambatkan kaki-kaki kami dalam berjuang demi tegaknya syariatMu.

Ya Allah…

Hancurkanlah musuh-musuhMu dan musuh-musuh kami, sebagaimana Engkau hancurkan kaum-kaum yang bermaksiat kepadaMu sebelum kami, gentarkanlah kaki-kali mereka. Allahumma Amien.

(Mikael/arrahmah.com)(http://www.arrahmah.com/index.php/news/detail/ditembak-3-orang-1-juta-ak-47-terkokang/)

8 thoughts on “Do’a Untuk Amrozy, Ali Gufron, dan Imam Samudra

  1. Tulisan tersebut diatas diambil dari situs mana pak? sepertinya bukan tulisan anda.
    saya adalah orang yang agak keberatan dengan hukuman mati, tapi disisi lain juga merasa geli dengan tulisan “Hari ini sejarah mencatat, pemerintahan Indonesia telah membunuh Tiga Mujahid yang membela agama Allah” saya tidak paham yang dimaksud agama Allah itu yang seperti apa? lalu ada janji “dinikahkan dengan 72 bidadari syurga” ah makin tidak mengerti diri ini, mereka berjuang untuk agama Allah atau untuk mendapatkan 72 Bidadari? —waktu diwawancara salah satu station TV mereka juga mengatakan itu— tetep aja pamrih.

    Terlalu banyak orang yang berjuang tanpa pamrih, untuk penyelamatan lingkungan pendidikan & untuk kemanusiaan, tanpa peduli agama, ras dan kebangsaan.

    Benar sejarah adalah guru kehidupan dan negara-negara Skandinavia mencatat kualitas hidup terbaik dibanding negara yang terus ribut soal agama dan mereka adalah sekuler. Lalu dari sejarah yang mana kita harus belajar…..
    ——————-

    Terima kasih atas komentarnya. Pertama, apakah anda membacanya sampai tuntas?, tepat diakhir tulisan sudah tertera alamat sumbernya. Cape’ deh….Kedua, saya kira anda belum terlalu banyak buku. Kalau dihitung, saya pikir orang jauh lebih banyak berjuang demi agama, dibandingkan penyelamatan lingkungan dan seterusnya yang anda yakini. Apakah anda yakin mereka melakukan tanpa pamrih?, saya kira tidak. Seorang muslim sekalipun berjuang untuk mendapat surga, apalagi urusan dunia. Tanpa bermaksud merendahkan anda, pemikiran yang anda keluarkan terkesan naif.

    Ketiga, lalu belajar dari sejarah mana?…saya pikir pertanyaan itu harus dibenahi. Seharusnya: apa yang dapat kita peroleh dari sejarah. Dari manapun sejarah berasal, temukanlah makna yang patut dijadikan pedoman bagi kehidupan yang lebih baik. Keempat, soal bidadari, di agama kami (Islam) ada keyakinan demikian. Dan, itu kembali kepada muslim yang memahaminya. Beda pendapat saya kira sudah lumrah kini, jadi hargailah pendapat tersebut sebagai sebuah privasi dan keberagaman (multi0.

    Kelima, terima kasih, mari berdiskusi….

  2. video soal burung diatas rumah Amrozi saat jenazah akan sampai di rumah sedang ana upload, tunggu sebentar lagi
    ———
    Okay

  3. “Sesungguhnya Alloh telah membeli dari diri kalian,
    Mereka berperang di jalan Alloh,
    Mereka Membunuh atau Terbunuh,
    Itu semua sudah tercatat didalam Taurat, Injil dan Al-Quran,
    Dan siapa lagi yang menepati janjinya selain ALLOH”

    (QS At-Taubah 111)

  4. jihad…sungguh bingung komentar2 org soal amrozy cs, yg penting mah jd pribadi muslim harus baik antar sesama biar org lain tak menghargai kita tp kita menghargai org lain,,,urusan membunuh ya jelas salah..soal jihad, jihad koq bukan pas perang,trus yg dibunuh korbannya ada muslim2 juga,banyak pula..
    kajian org2 yg ngerasa benar soal ini gimana sih..ada yg bela,sekarang gmn klo salah satu dr kluarga anda muslim yg jd korban??, apa amrozy cs tetap dibenarkan???
    ———————-
    Kalau keluarga saya ada yang terbunuh karena bom jihad atau musibah lainnya, saya akan kembalikan kepada Allah. Memang itulah keputusannya. Soal membunuh, saya kira diperbolehkan di Islam, yang terpenting ada dasar sesuai Al Quran dan Hadist. Saya orang yang tidak mau terjebak dalam sebuah kontroversi jihad, saya lebih senang memilih untuk memahami kenapa mereka berbuat demikian. Ketidakadilan dan penindasan yang selalu terjadi pada muslim, akan selalu ada pembalasan dalam bentuk yang lain. Saya yakin itu, karena persaudaraan muslim yang taat melebihi segalanya, bahkan harta dan nyawapun tidak akan dihiraukan. Benar atau salah, hanya Allah yang tepat memutuskannya.

    Allahu Akhbar, junjung tinggi harga diri Islam!!!

  5. Gimana coba kalo kita propagandakan hidup damai berdampingan. Kita buat piala yang besar dan indah untuk sang juara yang bisa menciptakan perdamaian dan ketentraman, mencintai sesama manusia. Karena awal dari mengenal dan mencintai Tuhan adalah mencintai sesama umat manusia. Hayoooo gimana…? sapa yang setuju…? sapa yang tidak setuju….?
    —————-
    Kenapa harus pake propaganda? dan piala?…
    Hayo cari pemikiran realistis jangan utopis…
    Hayoooooo….

  6. setiap orng memiliki idealisme msng2,saya anggap itu mrpkn suatu anugrah,bgtu jg untuk trio bom bali(amrozi,dkk)…,tp yg pasti islam itu satu,agama yg lengkap dan mengajarkan keindahan di dalamnya,untuk para teroris yg menamakan dirinya “mujahidin” yg siap berjihad d jalan ALLAH tolong lbih bnyak mngkaji islam lagi deh!,pelajari 2 warisan dari nabi kita!,AL-Qur’an dan hadist,pelajari baik2 bagaimana pola perjuangan rasul kita,bagaimana dy mngjrkn kasih syng dan kelembutan kpd sesama manusia,mnghargai orng yg berbeda agama,saya melihat para “mujahidin” seprti melihat satu sisi pd sbuah koin!,hanya melihat bgaimn gagah berani rasul ktika brda d medan pertempuran,rasul jg melarang membunuh ank2 dan wanita ktka berperang!,rasul memang membenci orang kafir!,tp ingat yg d benci bukan orangnhya!,melainkan perbuatannya…,satu lagi yg perlu di pahami saya tekankan ke teman2 PELAJARI BAIK-BAIK POLA PERJUANGAN RASUL!
    ————
    anda berkata: “setiap orng memiliki idealisme msng2,saya anggap itu mrpkn suatu anugrah,…”, namun anda menganggap mereka (amrozy dkk) belum belajar Islam seperti yang anda harapkan (mereka tidak lebih baik dari anda?)…, bagi mereka, perjuanga Rosul itu adalah perang, dan tentunya ketika kekuatan do’a dan lisan-tulisan tidak digubris….Saya selalu ingat logika mereka tentang menegakkan Islam secara benar: KALAU ISLAM DAPAT DIDIRIKAN DENGAN METODE YANG LAIN, TIDAK MUNGKIN NABI MUHAMMAD SAW MEMIMPIN PEPERANGAN SEBANYAK 27 KALI SELAMA HIDUPNYA!….Saya kira, pola perjuangan nabi cuma dua: dakwah dan jihad perang. Kalau di dakwahkan tidak berhasil, ya diperangi, terutama yang memerangi Islam. Rasul itu melarang membunuh seperti yang anda sebutkan, tetapi dengan syarat, yaitu selama tidak memerangi Islam. Kalau kakek-kakek atau perempuan jadi mata-mata musuh untuk hancurkan Islam, bunuh saja. It’s legal.

    Selama ini, bahkan selamanya, perjuangan menegakkan Islam, selalu berkaitan dengan tafsiran, ideologi, budaya, dan kesempatan. Al hasil, dalam tubuh Islam itu sendiri banyak perbedaan, bahkan perpecahan. Melihat kenyataan sepanjang jaman ini, adalah tepat bertanya kepada ulama, terutama ulama yang duduk membaca kitab, sekaligus mengangkat senjata di medan perang untuk berjihad. Saya tidak menganggap anda salah, silahkan saja berprinsip, begitu pula dengan saya. Memang saya bukan ahli kitab, tapi melihat masyarakat Islam yang ditindas terus-menerus oleh Amerika dan sekutunya, maka saya dapat memahami terjadinya aksi balas dendam dari kalangan muslim. Pertanyaannya adalah kenapa terorisme yang dialamatkan kepada muslim garis keras, muncul pada dekade tahun 1970-an? atau muncul secara terkenal setelah tahun 1990-an?, bahakan pasca 11/9?,….tidakkah anda berpikir, terorisme terhadap Amerika dan sekutunya adalah konsekuensi logis terhadap kebijakannya yang mendukung Israel di Plestina, Embargo Obat-2an di Iraq, Invasi di Afgan, yang terjadi pasca tahun 60-an, dan semakin mengejolak setelah Uni soviet bubar?, tidakkah anda memposisikannya sebagai perjuangan politik?…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s