Kisah Eksekusi Amrozi dkk

Sebagaimana diberitakan, Amrozi, Ali Ghufron, dan Imam Samudera telah di eksekusi di lapangan Nirbaya, Nusakambangan sekira pukul 00.15 WIB dini hari tadi, Minggu (9/11/2008).

“Innalillahi wa Inna Ilahi Rajiun, adik kami telah pergi. Semoga arwah adik-adik kami dibawa oleh burung-burung hijau ke syurga,” ujar kakak kandung kedua terpidana tersebut Chozin kepada wartawan, Minggu (9/11/2008)

Mereka keluarga lagi persiapan di serang utk menyambut jenzah Mujahid Imam samudra utk dikebumikan, Alhamdulillah, para keluarga hanya pasrah pada Allah atas apa yg menimpa mereka, Hidup Mulia dan Mati Syahid, itulah apa yg Mujahid Bertiga ini Inginkan, mereka sudah dapat dua hal itu….Semoga Allah memasukkan mereka ke Jannah Al Firdaus, dan Semoga Allah menghancurkan pemerintahan Thagut Ini, Allahu Akbar (Prince Muhammad/ Arrahmah.com)

Suasana haru menghiasi kediaman orang tua kedua mujahid yang Insya Allah telah syahid, Amrozi dan Ali Ghufron di Tenggulun. Ditambah dengan datangnya tiga burung hitam yang berputar-putar di atas rumah.Lebih dari tujuh menit burung tersebut berputar-putar, seakan memberikan persaksian bahwa mereka adalah para syuhada. Istri dari Ali Ghufron, Ustdzh. Paridah Abbas menambahkan, dia melihat langit membentuk kalimat Allah saat ketiga burung tersebut datang. Koresponden Arrahmah yang berada di Tenggulun mengatakan, dia berada di shaf terdepan saat menyalatkan jenazah berjamaah dengan istri-istri kedua mujahid. Bau harum semerbak bertebaran dalam ruangan. Kedua mujahid terlihat tersenyum dan wajahnya bersih, sangat bersih, serta jauh lebih tampan. Allahu Akbar! (Hanin Mazaya/Arrahmah.com)

Hari ini telah dijemput para bidadari para kafilah syuhada, Mujahid Imam Samudera, Mujahid Amrozi dan Mujahid Ali Ghufron. Mereka semua telah menunjukkan pada umat ini bagaimana sikap mujahid sejati yang tetap istiqomah. Wajah as syahid Imam Samudera yang sempat dibuka keluarga tampak putih segar, tersenyum dan berpaling kekanan sebagaimana ekspresi raut kebahagiaan dan kepuasan bertemu dengan Sang Khalik. As Syahid Imam Samudera membawa luka yang akan menjadi bukti di hadapan Allah untuk menjadi salah satu pengikut rombongan kafilah syuhada. Walaupun dengan penjagaan yang sangat ketat dari aparat, hal ini tidak menyurutkan ribuan kaum muslimin mengiringi as syahid Imam Samudera untuk mengantarkan ke kuburnya. Gema takbir terus membahana mengiringi As Syahid Imam Samudera menjemput bidadari. (Prince of jihad/arrahmah.com)

(Semua tulisan di atas adalah kutipan dari arrahman.com)

7 thoughts on “Kisah Eksekusi Amrozi dkk

  1. Sayam bingung….orang membunuh 202 orang tidak bersalah….tidak dalam medan perang…. dan setelah melakukan pemboman lari dan bersembunyi…kok dianggap mujahid?
    ———————
    Siapa yang menjamin ke-202 orang itu tidak berdosa?, jangan berpikir naif. Luaskanlah pemikiran anda secara global, lihatlah bagaimana di luar Indonesia tentang dunia Islam…semoga anda mendapat hidayah. Amin….

  2. Tidak ada manusia yang tidak berdosa…. dan bukan tempatnya kita yang memutuskan seorang berdosa atau tidak…pantas mati atau tidak… anda atau saudara anda, istri , anak atau keluarga anda atau sahabat anda bisa saja sedang lewat di sana dan menjadi korban yang tidak bersalah… dan hidup anda diambil oleh orang yang sama sekali tidak memiliki hak untuk menentukan seseorang berdosa atau tidak. Anda mau? Hanya Allah yang bisa menentukan kadar dosa seseorang…bukan manusia. Sadarlah Anda! Kalau anda memang ingin berjuang membela Islam…berangkatlah ke medan perang di Palestina atau Irak atau Afghanistan. Jangan di Indonesia. Sadarlah akan kepicikan anda!
    —————-
    Kalau itu sudah suratan Illahi, saya akan terima. Apa susahnya? Saya yakin kematian itu pasti datang, jadi kenapa harus takut seperti yang anda rasakan?. Kalau anda seorang muslim yang gemar membaca Al Hadis dan Al Qur’an, maka akan mengetahui bahwa yang namanya jihad (perang) tidak terbatas dimana, bahkan di Indonesiapun juga tidak mengapa. So, apa masalahnya?. Selama muslim terzalimi, selama itupula mujahid akan tetap membela. Dan itu perlu kritisasi yang mendalam. Tidak sembarangan muslim melakukan peperangan. Saya memakluminya, karena saudara mereka dibunuh, dihinakan.

    Selanjutnya, membaca tulisan anda, saya tidak habis pikir, apa sih maksudnya picik?…dimana letaknya??…

    Ayo, mari berargumentasi…

  3. kenapa posting saya dihapus?

    Anda takut pikiran picik anda dibuka?

    Tidak ada manusia yang berhak menentukan kadar dosa seseorang, dan tidak ada manusia yang berhak dan bertindak seperti Allah yang Maha Kuasa! Bila anda mau menjadi Mujahid dan membela Islam, pergilah ke medan perang di Palestina, Afghanistan dan Irak. Berperanglah melawan musuh Islam di sana! Atau anda pergi ke Israel…ledakan bom dan bunuh diri anda disana. Mungkin saja ibu anda atau saudara atau istri yang anda cintai sedang lewat pada saat bom itu diledakkan di Bali. Lalu apa mereka bersalah? Buka pikiran anda, dan segeralah bertaubat!
    ———-
    Ahmad yang tidak saya hormati. Pertama, terima kasih komentarnya walaupun terkesan emosional dan datar. Langsung saja, tulisan anda yang mana, yang saya hapus??? Beri tahu ya. Kedua, kita berbeda pandangan, jadi hargailah. Kini jaman sudah berubah, didikan Orde Baru yang sulit menghargai perbedaan, sepertinya masih melekat di diri anda, karena anda tidak menyadarinya. Ketiga, Pikiran picik apa sih maksudnya?, jangan-jangan anda yang picik. Lihat saja tulisan anda tersebut. Kalau menyuruh saya bertobat, boleh jadi anda terlebih dahulu melakukannya. Keempat, saya tunggu pemikiran rasional dan terkesan cerdas, okay!!

  4. wah, kayaknya kalo bom bali setelah saya liat dibanyak situs internet, ada muatan politisnya. masa amrozi cs dalangnya! sementara yang punya bahan peledaknya, menerut pakar bom itu yang punya amerika inggris and isarael kalo ngk salah. lagian katanya kalo meliat lubangnya, bom bali, itu bom kemungkinan asalnya dari atas. itu menurut pendapat ahli bom. kebanyakan media tidak pernah mengangkat isu ini. takut, meren. pengdalinnya kayak sandiwara. kalo amrozi cs pelakunnya, mending dipelihara. ngk ada yang bisa bikin bom sedahsyat itu. termasuk indonesia. sumber pengamat bom dan pakar intelejen. kepada saudaraku sesama muslim: hati-hati membuat statment:teliti dahulu. dugaan saya: eksekusi bom bali akan sama dampaknya dengan peristiwa WTC, banyak orang yang tertarik akan islam. liat agama kita, Islam, makin banyak peminatnya di eropa/amerika sana. kalo orang kafir punya makar, makar-Nya Allah jauuh lebih dahsyat.
    ————-
    semangat yang baik…..

  5. Sebagai sesama muslim,seharusnya kita beusaha kritis dan mencari kebenaran dibalik berita-berita di media massa, karena media selalu berpihak. cobalah kita browsing dg kata kunci ‘kejanggalan bom bali’ maka kita akan dapat sisi lain dari berita.

    Mungkinkah mereka di fitnah dan disiksa untuk mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya? adakah permainan intelijen yang mendompleng diaksi mereka?

    mungkin pendapat ustadz Ba’asyir ini akan membuka hati kita. dan banyak bukti kuat dilapangan. dan banyak kejanggalan soal bom bali ini. bahkan terkesan mereka segera dieksekusi untuk menghilangkan saksi kunci agar aktor intelektual tidak terungkap. silahkan download berikut: http://www.youtube.com/watch?v=DWN3IwXFlIg&feature=related

    pertanyaan yang senada,jika ada hacker hebat dan berhasil membobol security,apakah dia akan dipenjara ato direkrut?? jika kita percaya bom yang dibuat dengan karbit sedasyat bom bali,kenapa Amrozi CS ga direkrut jadi penasihat militer untuk buat indutri militer?lha wong TNI saja ga bisa buat bom sedasyat itu.

    Jika Amrozi CS benar dan hnya difitnah, semoga Allah memuliakannya, mengampuni dosa2 mereka. mereka telah membuktikan keimanan mereka, sementara kita baru bisa ‘ngomong’. semoga Allah menumbuhkan mujahid-mujahid baru. semoga fitnah dan perang pikiran ini segera berlalu.

    mati satu tumbuh seribu, mati tiga,tumbuh tiga ribu. Amiin.

  6. “Ahmad yang tidak saya hormati” melihat gaya tulisan ini saya membayangkan seperti apa sosok c1p ini. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana karakter anda ketika mengajar di kelas. tapi kesan saya anda jauh dari sifat kebapakan apalagi guru
    —————
    inilah orang Indonesia yang sempit pikirannya, pemahaman seseorang belum tentu mewakili secara keseluruhan pribadi seseorang. Ketika anda menyuruh saya bertaubat, saya tidak menganggap anda sebagai Tuhan yang mengetahui tingkat keimanan saya. Jadi kenapa harus disangkutkan kepada profesi saya sebagi guru?, anda ahli nujum ya?, anda ini seperti (oknum?) wartawan kacangan yang selalu mengkorelasikan sesuatu tanpa ada pemikiran yang cerdas. Jadi terkesan morron. Lihatlah bagaimana anda mengkorelasikan dengan istri atau Ibu saya terkait bom sayhid. Apa hubungannya?..

    Ketika saya katakan: “Ahmad yang tidak saya hormati” , itu menunjukkan bahwa apa yang anda utarakan kepada saya, memang tidak pantas dihormati. Pakai bilang saya picik, picik apa?, kemudian mengklaim diri saya dengan kalimat: “Saya tidak bisa bayangkan bagaimana karakter anda ketika mengajar di kelas. tapi kesan saya anda jauh dari sifat kebapakan apalagi guru”,…dengan perilaku verbal anda yang amat spekulatif ini, sungguh disayangkan. Bukankah kita sedang membangun peradaban yang cerdas tanpa mitos????…
    saya ampyun deh, jaman secanggih ini masih tidak mampu berpikir rasional…

    Jadi hargailah perbedaan yang ada, marilah kita diskusi dengan konteks yang jelas. Saya akan melupakan pemikiran anda yang tidak cerdas itu, dan marilah kita buka lembaran baru dengan diskusi yang jauh lebih sehat. Saya bukan pribadi yang sempurna, namun saya berusaha meninggalkan yang buruk. Undangan untuk semua pecinta nalar dan hati, mari diskusi…..

  7. Anda stress ya… kenapa anda selalu emosional dalam menanggapi setiap kritikan ?

    kenapa anda gampang menggunakan kata-kata “sempit pikirannya”,”morron”

    oh ya,.. tentang ini “berpikir rasional ”

    hehehehe… sudahkah itu ada pada diri anda !
    Coba renungkan deh…, gaya bahasa dan kata-kata anda dalam menanggapi setiap komentar yang bertentangan dengan anda.

    oh ya, anda gagal jadi PNS ya ! (hehehe)
    ——–
    gagal PNS???…tukang nujum lagi neh…
    ……cuma nulis “morron”, “sempit pikirannya” di bilang stress karena dikritik???…..ampyun deh, ada ya orang yang kaya gini, anda persis wartawan amatiran, setiap act seseorang dianggapnya emosional. kayanya hasil didikan Orde Baru neh…..

    silahkan diskusi yang sehat, justru anda harus belajar perbedaan dan siap menerima kritikan…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s