Pertanyaan tentang pengembangan dan penyempurnaan SAS ?

……………….
Posting berikut adalah terkait Program SAS DKI Jakarta, yang dijawab Tim Pengembang setelah ada milister yang menaggapinya. Selamat membaca….

————-
Terima kasih atas tanggapan para Rekan Milister tentang akan diluncurkannya program Buffer SAS di akhir Maret 2009 mendatang.

Menjawab pertanyaan senada yang anda kemukakan di milis tentang “….. dengan akan diluncurkannya Prtogram Buffer itu, apakah seluruh entry nilai semester genap ini sudah harus menggunakan program Buffer itu ? ….” , jawaban kami adalah : TIDAK

Penjelasannya adalah sbb. :

1. Program Buffer dibuat untuk mempercepat proses entry skor mentah dari User (Guru) di mana aliran entry tsb akan berlangsung di lingkungan internal sekolah yang masuk melalui jaringan intranet (LAN) ke server sekolah. Olah karena itu sekolah yang ingin menggunakan program Buffer ini harus sudah mempunyai Server yang bersifat dedicated (tidak digunakan sebagai PC penyimpan atau pengolah data lain selain skor SAS). Sekolah yang masih menggunakan un-dedicated Server di mana jaringan LAN-nya masih bersifat peer-to-peer net work, harus mempersiapkan sebuah PC yang khusus digunakan untuk penyimpan data SAS (skor, nilai, RPP, rapor dsb.) dan tidak boleh diisi atau bahkan digunakan untuk kegiatan entry atau olah atau storage data atau dokumen lainnya. Ini adalah persyaratan utama yang mutlak.

2. Admin Sekolah harus menguasai keterampilan dan pengetahuan yang setingkat lebih maju (advance skill) daripada yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu mengelola jaringan intranet sekolah yang berbasis master-client net work bukan lagi sekedar LAN untuk peer – to – peer net work.

3. Guru (User) tetap melakukan entry skor seperti biasa. Hanya saja hasil skoring ini tidak langsung di-eksport (ditransfer) ke SERVER SAS, melainkan mengalir masuk ke Server Sekolah, at any time. Eksport dari sekolah ke Server SAS dilakukan oleh Admin pada waktu-waktu tertentu, misalnya, setiap akhir minggu (Tim Pengembang masih akan mendiskusikan hal ini dengan para Fasilitator) . Semua transaksi berlangsung secara lokal baik entri maupun olahannya, hasilnya dapat disajikan berupa nilai per Tagihan, per Indikator, per KD dan per SK.. User (Guru) dan Siswa dapat melihat hasilnya (nilai hasil skoring) via jaringan lokal sekolah. Nilai-nilai tersebut selayaknya disikapi untuk menentukan remedial yang dibutuhkan. Namun nilai rapor hanya akan muncul setelah Admin “menyetorkan” skor-skor mentah per tagihan (bukan nilai hasil olahan) ke Server SAS. Rapor akan diterbitkan secara down-load seperti biasa dan akan berupa sebuah dokumen tanpa fasilitas “TISIK RAPORT” seperti yang selama ini disediakan untuk memfasilitasi sekolah yang memerlukan editing untuk “penyelamatan rapor” karena “kekurang mampuan mengatur waktu (memanaje waktu).

4. Sekolah yang belum atau tidak menggunakan Program Buffer tetap dapat mengentri sekornya seperti biasa. Tentunya harus mampu mengatur waktu entry agar tidak terjadi kelambatan.

Perbedaan antara sekolah yang menggunakan dan yang tidak menggunakan program Buffer, adalah :

1) Sekolah yang menggunakan Buffer dapat mengatur waktunya sendiri secara mandiri dalam hal entry sekor, mencetak nilai mata pelajaran at any time (kapan saja) sesuai kebutuhan, karena nilai akan terproses secara lokal sesuai entrian skor masing-masing Guru. Dengan demikian waktu untuk menyikapi hasil belajar dan remedialnya dapat diketahui dan dilakukan kapan saja. Baik siswa maupun Guru dapat dengan aktif mengikuti perkembangan nilai setiap saat melalui akses lokal ke Server Sekolah. Program Buffer tidak dapat menyajikan Rapor. Penerbitan Rapor hanya dapat dilakukan melalui Server SAS. Entry skor hanya dapat dilakukan di sekolah, karena skor harus disimpan di Server sekolah untuk selanjutnya oleh Admin akan disetorkan ke Server SAS dalam jangka waktu-waktu tertentu yang akan ditetapkan kemudian.

2. Sekolah yang tidak menggunakan Buffer, harus mengentrikan skornya langsung ke server SAS dan proses perhitungan nilainya seperti biasa tetap akan dilangsungkan setiap malam. Hasilnya berupa nilai memerlukan waktu jeda untuk dapat dilihat sesuai banyaknya sekor sudah dientrikan. Entry skor dapat dilakukan dimana saja, tidak harus di sekolah.

Baik yang menggunakan maupun yang tidak menggunakan Buffer, hasil akhir penilaian tetap akan berupa Rapor yang di-down-load dari Server SAS.

Penjelasan teknis yang lebih rinci akan diterbitkan melalui SOP (Standar Operasional Prosedur) Buffer yang akan diterbitkan mendampingi peluncurannya di akhir Maret 2009.

Sekian.

KOORDINATOR

A***

2009/2/12 tim_sas_sma_ 19

Kepada YTH. Pengembang SAS DKI Jakarta
Dengan akan diluncurkan Program Buffer di akhir Maret ini, kami
menyambut dengan gembira sekali, semoga SAS yang kita banggakan akan
semakin berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Ada sedikit pertanyaan
dengan akan diluncurkan Program Buffer itu, apakah seluruh entry nilai
semester genap ini sudah harus menggunakan program Buffer itu ? yang
berarti kita harus menunggu dulu program itu keluar baru kita dapat
meng-entry nilai, Kami mohon penjelasannya. Atas perhatian dan
penjelasannya, kami mengucapkan terimakasih


I am not a strong woman who works out to keep her body in shape..
but I am only a woman in strength who kneels in pray to keep her soul in safe…

3 thoughts on “Pertanyaan tentang pengembangan dan penyempurnaan SAS ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s