Mereka Lebih Sedih dan Marah karena MU Tidak datang, dan Bukan kepada Korban Bom….

MU2009

Hingar bingar meledaknya bom Ritz Carlton-JW Marriott tanggal 17 Juli hanya sebentar saja gemanya, setidaknya itulah yang cukup terasa dari penglihatan pada tayangan televisi di Indonesia. Sejak sabtu, minggu, dan senin, televisi banyak menayangkan tentang MU yang batal ke Indonesia.

Insan olahraga, khususnya maniac foot ball untuk MU merasa geram, kecewa, sedih karena tim kesayangannya tidak jadi main di Indonesia. Televisi dengan asiik menayangkannya, mereka sedih bukan untuk korban bom, tapi penantian lama untuk menonton bola secara langsung di Gelora Bung Karno tidak jadi.

Kenyataan ini, apakah mencerminkan orang Indonesia?, terbiasa dengan bom?, lunturnya empati?, terjadinya perubahan orientasi simpati?, entahlah, yang pasti saya merasa sedih, televisi belum menampilkan pendidikan kepada masyarakat; seharusnya mereka lebih banyak mengabarkan kesedihan / empati untuk tragedi atau trik waspada terhadap bom, tapi jangan banyak manyajikan tentang kabar gagalnya MU serta kegeraman suporternya karena tim Inggris itu batal ke Jakarta. Walau bagaimanapun, itu fakta; nyata dan terjadi apa adanya….

One thought on “Mereka Lebih Sedih dan Marah karena MU Tidak datang, dan Bukan kepada Korban Bom….

  1. Kita mau bilang apa, kenyataannya begitu. kita lihat juga lalu lintas jalan jakarta. mengherankan. semua mengherankan. bapak presiden kita juga mengherankan.
    ————
    sebuah pernyataan yang mengherankan, bahkan saya jadi terheran-hera.….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s