Kesejahteraan Guru Honorer jauh dibawah standar UMP

Sudah menjadi rahasia umum, sekarang ini di seluruh Indonesia, yang namanya guru honorer gajinya dibawah setandar rata-rata UMP ( Upah Minimum Propinsi ). Sangat disayang kan sekali mereka yang juga adalah seorang guru juga harus mencari penghasilan tambahan dengan mencari obyekan kanan-kiri, begitu pun dengan saya (hehehe). Undang-undang guru yang ada sekarang ini dinilai diskriminatif dan membeda-bedakan antara guru PNS dengan guru non-PNS, padahal porsi mengajar mereka adalah sama, mengapa harus dibeda-bedakan?? berarti seperti ada kesenjangan / kasta yang dibuat oleh pemerintah, padahal diharapkan guru dapat berperan aktif untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa, jadi diharapkan semuanya di samakan. upah yang didapat dari mengajar adalah upah yang katanya hitungan jam ( tapi jam mati) contohnya begini :

guru A yang merupakan guru honorer mendapat jam / jatah mengajar 20 jam yang katanya perminggu. tetapi guru tersebut hanya mendapat jatah honor 20 jam tersebut dianggap sebulan, bukan 20 jam dikali 4 minggu

misalkan honor ngajar per jam adalah Rp 12000,- maka guru tersebut hanya mendapat honor Rp 12.000 x 20 jam

dan hanya mendapat kan Rp 240.000,- / bulan ditambah transport Rp 220.000,-

maka akan didapat angka Rp 460.000,- ( wah jauh sekali dibawah UMR/UMP sekalipun), bisa apa coba uang segitu hidup diJakarta.

nah sekarang saya ingin bertanya kepada para anggota dewan yang katanya terhormat yang konon katanya gajinya juta-jutaan, apakah mereka peduli kepada rakyat kecil yang nasibnya seperti saya-saya ini. apakah dengan honor yang diperoleh oleh guru honorer menjamin bahwa mereka akan mengajar dengan sepenuh hati dan dengan keiklasan hati, sedangkan untuk memikirkan makan dan tinggal besok aja udah pusing tujuh keliling. Jika dibandingkan dengan gaji / honor Pembantu Rumah Tangga atau SPG saja masih kalah jauh.

Gimana nich Pak Presiden, Pak Menteri Pendidikan, Pak Gubernur Khususnya DKI dan Daerah lainnya.

Apakah Saya harus melakukan tindakan yang nyata dan tegas agar kami-kami ini dapat diperhatikan??

PERJUANGKAN NASIB GURU HONORER

PERJUANGKAN NASIB GURU HONORER

PERJUANGKAN NASIB GURU HONORER

Oktalio Wahyudi S.Kom

Program Pasca Sarjana Universitas Budi Luhur Jakarta

(Sumber: Okta)

4 thoughts on “Kesejahteraan Guru Honorer jauh dibawah standar UMP

  1. Berdasarkan UU No 13/2003 Pasal 90 Ayat (1), pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum
    jadi tuntut aja pak,…

  2. mudah2an pemerintah dan anggota DPD serta DPRD membaca keluhan hati yang paling dalam yang di rasakan oleh semua guru honor. (termasuk saya)

  3. Yang terhormat bapak-ibu para pejabat yg berwenang ,,perhatikan & rasakan nasib kami sbg guru honorer TK yg tidak mendapatkan hak sepenuhnya dgn mendapatkan upah rata2 50000 – 100000 /bulan .Padahal kami dituntut harus mempunyai Akta IV. Mohon dgn hormat kami guru honorer yg sudah lama mengabdi ,ada perhatian khusus utk bisa melanjutkan kuliah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s