DPR Kebut RPP Tenaga Honorer

DPR terus melakukan pembahasan terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang tenaga honorer yang belum menjadi PNS, dengan sejumlah instansi terkait, seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN), Diknas, Kementrian PAN dan para sekretaris daerah, sehingga persoalan tenaga honorer dapat dituntaskan.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Rully Chairul Azwar, akhir bulan ini RPP diharapkan sudah jadi dan data akurat dari masing-masing instansi sudah dapat diketahui. “Sebanyak 104 ribu orang guru yang sesungguhnya sudah masuk dalam database BKN, tetapi mereka masih belum diangkat karena berbagai alasan seperti belum lengkapnya persyaratan,” ujar Rully di Jakarta, Rabu (3/2).

Para tenaga pengajar yang belum diangkat menjadi PNS itu terkategori menjadi empat golongan, yakni guru tidak tetap (GTT) berjumlah 464.083 orang, guru tetap yayasan (GTY), guru bantu (11.675) dan guru honor daerah (Honda) sejumlah 68.157 orang.

GTY tidak masuk dalam perhitungan untuk diangkat sebagai PNS karena termasuk pihak swasta yang dibiayai oleh yayasan masing-masing.

Terhadap para guru tersebut akan dilakukan validasi ulang untuk kemudian ditetapkan menjadi PNS. Bagi mereka yang telah memenuhi persyaratan semisal usia atau pendidikannya serta lama mengajar, maka mereka harus diprioritaskan untuk diangkat.

Sementara bagi mereka yang sudah tidak lagi memenuhi syarat, seperti tidak lulus uji dan usianya melewati ketentuan, menurut Rully, tetap harus diperhatikan kesejahteraannya hingga mereka pensiun tanpa harus menjadi PNS.

Disisi lain, terhadap sisa jumlah guru yang belum diangkat dari total 920 ribu orang, secara otomatis mereka harus diangkat pula sebagai PNS tanpa ada validasi ulang karena mereka sudah tercatat dalam database dan berbagai persyaratannya pun sudah lengkap.

“Untuk mereka yang akan diangkat ini, juga akan diberikan persyaratan untuk siap ditempatkan di daerah-daerah yang masih kekurangan guru,” katanya.

Dalam hal memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, Rully mengatakan, harus dipertimbangkan pula sejumlah aspek, yakni rasio pengajar 1:20. Kondisi saat ini adalah untuk SD 1:26, SMP 1:23 dan SMA 1:19. Selain itun juga harus diperhatikan penyebaran tenaga pengajar yang harus merata untuk menjamin kualitas pendidikannya.

“Di sinilah letak pentingnya persyaratan bagi mereka yang diangkat menjadi PNS itu untuk bersedia ditempatkan di berbagai daerah yang masih kekurangan tenaga pengajarnya untuk memenuhi standar pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Sumber: Matanews

6 thoughts on “DPR Kebut RPP Tenaga Honorer

  1. Pak rully kami tenaga kependidikan yang dibiayai dari dana lainya sudah kerja 20 tahun kok tidak di perjuangkan untuk diangkat jadi PNS kok guru aja apa tenaga admninistrasi tidak penting ? jantungnya sekolah kan TU guru kan paru-parunnya sekolah. mohon dengan sangat tuan DPR wakil rakyat kami ini warga yang teraniaya sudah di data dengan porto folio masuk data base BKD Kabupaten tapi tidak ada kelanjutanya RPP Pegawai honorer itu dibikin tapi yang memihak kaum teraniyaya memihak rakyat begitu kami rata-rata 20 tahun kerja carikan solusi jangan hanya guru aja. ya ya ya selamat berjuang untuyk rakyat bukan untuk konglomerat.

  2. BAGI TENAGA ADMINSTRASI GIMANA? SK GUBERNUR APBD, YANG SUDAH BEKERJA 5 TAHUN 3 JANUARI 2005 TIDAK MASUK DATA BASE APAKAH BISA DIANGKAT JADI CPNS
    ————
    NGAK BISA DIANGKAT

    1. Lawong RPP nya belum ada kok udah bilang gak diangkat, lihat dulu RPPnya baru menulis.

      info diatas tertulis rpp selesai bulan februari , , INI UDAH MARET KAN PAK???
      KAPAN TURUNNYA???????????????????????????????????????????????????????????????
      ANGKAT HONORER SECARA BERTAHAP DAH BERES.
      ———————-
      Ini bedanya, antara guru yang hanya mengajar di sekolah, dengan guru yang hilir-mudik ke para pemangku jabatan dan pembuat undang-undang untuk kepentingan semua guru…

      Kami sudah membaca dan memiliki RPP yang anda tanyakan. Makanya ikut organisasi guru pak!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s