Pemerintah Segera Rampungkan RPP Pengangkatan Guru

JAKARTA–Pemerataan guru di seluruh Indonesia merupakan masalah penting dan mendesak. Namun demikian, pemerataan guru masih saja mendapatkan kendala lantaran masih sangat banyaknya guru yang menjadi tenaga honorer.

Pengangkatan guru honorer menjadi masalah sejak terbit Peraturan Pemerintah (PP) No 48/2005 dan PP No 43/2007 tentang Pengangkatan Guru Honorer menjadi CPNS. Berdasarkan PP tersebut, sejak November 2005, tidak diperkenankan lagi pengangkatan guru honorer baru.

Untuk menyelesaikan masalah klasik tersebut, panitia kerja (panja) gabungan dari Komisi II, VII, dan X DPR RI akan segera membuat Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait mekanisme pengangkatan guru honorer yang ditargetkan rampung Februari ini.

Ketua Tim Ad Hoc Panja Gabungan Tenaga Honorer DPR, Rully Chairul Azwar, mengatakan ada 104 ribu guru honorer yang belum masuk database untuk diangkat menjadi PNS. Nantinya, akan ada verfikasi lagi untuk validasi jumlah guru honorer untuk kemudian diperioritaskan untuk menjadi PNS yang akan dilakukan oleh tiap dinas pendidikan di pemerintah kota dan kabupaten.

RPP itu nantinya untuk proses kebijakan pengangkatan guru menjadi PNS dan penyebarannya. Penyebaran guru yang merata tujuannya untuk meningkatkan mutu ujian nasional (UN) dan pendidikan secara umum. ”Masalahnya sekarang masih banyak di daerah yang menolak UN karena kurangnya guru, sementara di kota guru-guru banyak yang cari sampingan,” ujar Rully saat ditemui di Gedung DPR, Rabu (3/2).

Syarat pengangkatan guru menjadi PNS, papar Rully, yakni sudah mempunyai pengalaman kerja sekurangnya setahun, umur maksimal 46 tahun, dan pendidikan minimal S1. “Bahaya kalau guru pendidikannya rendah, di Papua itu masih banyak guru SD yang hanya lulusan SD juga, bagaimana mau mutu pendidikan meningkat? Bagi yang tak memenuhi syarat, para guru akan ditingkatkan kesejahteraannya sampai pensiun,” tegasnya.

Sumber: Republika

One thought on “Pemerintah Segera Rampungkan RPP Pengangkatan Guru

  1. sejak februari sampai sekarang kami menunggu, tidaka ada alasan buat kami tambah muda, kami bertambah tua, lwt 1 hari saja kami sdh tdk bisa terakomodir jd CPNS, kalau cuma wacana, kami juga bisa bahkan lebih banyak wacana yg kami kembangkan, kami butuh realita. sdh ribuan org terlewat usianya krn penundaan PP tersebut turun terlambat, bahkan udah ada yg mati menunggu diangkat tuk jd CPNS ga terealisasi juga, herannya pemerintah punya niat baik tuk kwalitas pendidikan tapi yg lebih berkwalitas msteng pengalaman lebih memungkinkan adalah guru honor walau bukan S1 juga tapi mateng di pengalaman, bukan bermaksd meremehkan yang s1 baru lulus(remaja) mrk juga hebat2 tp nyatanya banyak yang ga bisa mengajar,,,mau bukti ? silahkan turun ke daerah berdialoglah dgn kepala sekolah, jgn pemerintahnya, klo pemerintahnya bilang pasti smua terkendali. tp langsung turun ke sekolah2 biar tau seperti apa pilihan Kemendiknas memnetapkan org2 muda yang berpendidikan s1 atau D2 anak yg baru kemarin tp ga bisa ngajar/ mendidik. mhn mf bukan semuanya seperti itu…kenyataannya banyak kpl sekolah yg mengeluh atas tdk diakomodirnya gr honor yng tahunan dijanji2kan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s