Irlandia Ikuti Jejak Inggris Kembangkan Keuangan Syariah

DUBLIN–Menyusul pengembangan industri keuangan syariah di Inggris, Prancis dan Luxembourg, kini giliran Irlandia yang menjadi negara Uni Eropa teranyar yang berkomitmen mengembangkan industri tersebut. Kementerian Keuangan Irlandia mengumumkan amandemen peraturan untuk memfasilitasi transaksi keuangan syariah, terutama di penerbitan sukuk.

Layaknya negara Uni Eropa lainnya, Irlandia menyambut keuangan syariah dengan tangan terbuka. Bahkan di ibukotanya, Dublin kini terdapat sejumlah dana syariah yang tercatat, seperti Oasis Crescent Global Equity Fund dan CIMB Global Islamic Equity Fund. Selain mempromosikan Irlandia sebagai lokasi atraktif dalam penghimpunan dana internasional, hadirnya industri keuangan syariah di negara seluas 70.273 kilometer persegi ini juga akan membuat perusahaan di Irlandia memiliki alternatif pendanaan.

“Peraturan itu adalah dorongan besar bagi IFSC (International Financial Services Center) Irlandia dalam dekade terakhir,” kata Direktur IFSC, Brendan Kelly. Amandemen peraturan pun akan membantu Irlandia menjadi pilihan bagi perusahaan untuk membangun bisnisnya kembali setelah krisis ekonomi global.

Peraturan itu memuat beragam transaksi kredit dan memungkinkan instrumen investasi seperti sukuk. Pembiayaan syariah meliputi transaksi seperti murabahah (jual beli) atau kemitraaan seperti mudharabah dan musyarakah. Walau amandemen terbatas bagi pasar keuangan wholesale, tetapi diperkirakan hal tersebut akan diperluas ke perbankan ritel dalam waktu dekat. Dengan langkah amandemen peraturan tersebut, pemerintah Irlandia berharap hal itu membuat negara itu menarik bagi layanan keuangan syariah. “Hadirnya bentuk pembiayaan dan investasi berbeda adalah hal yang sangat ditunggu dan akan membantu meningkatkan minat dunai internasional ke Irlandia,“ kata Corporate Tax partner Ernst&Young, Aidan Walsh. Ia menambahkan Irlandia meraih pencapaian luar biasa dari globalisasi, dimana 80 persen dari barang dan jasanya diekspor ke dunia internasional. Sistem perbankan syariah telah dipraktekkan di 50 negara di seluruh dunia dan merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan tercepat di industri keuangan global.

Sejak dimulai pada tiga dekade lalu industri perbankan syariah tumbuh stabil dan menarik perhatian investor dan bankir seluruh dunia. Sejumlah lembaga keuangan internasional seperti Citigroup, HSBC dan Deutsche Bank pun masuk ke bisnis keuangan syariah. Saat ini terdapat setidaknya 300 bank dan lembaga keuangan Islam di seluruh dunia yang diprediksi asetnya tumbuh menjadi 1 triliun dolar AS pada 2013.

Sumber: Republika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s