Kesimpulan Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PNS tahun 2010

Foto SGJ di LBH;  jangan main-main sama guru honor negeri ya!

(Pict from Kompas, kemanakah Pancasila?)

Belum disahkannya RPP tentang Pengangkatan Guru Honor menjadi PNS, bukan hanya karena hiruk-pikuk perpolitikan nasional yang menyita waktu para penyusun kebijakan (baca: anggota DPR), tetapi ada semacam “penghalusan” diantara berbagai pihak, seperti dari pihak dunia Pendidikan, Pertanian, Kesehatan, Keuangan Negara, dan tentunya anggota DPR yang terhormat. Setidaknya alasan itulah yang saya tangkap dan tulisan berikut adalah wujud “penghalusan” tersebut. Selanjutnya apa yang akan ditulisakn kali ini, juga merupakan gambaran lanjutan dari tulisan saya sebelumnya yang berjudul Hasil RPP Pengangkatan Guru Honor (Part 2).

Kesimpulan yang dirumuskan dalam bulan April ini, dapat diringkas lagi seperti berikut:

1. Yang diangkat menjadi PNS adalah guru yang mengabdi di sekolah negeri dan sekolah swasta per 31 Desember 2005 sudah mencapai 1 tahun bekerja tanpa terputus hingga kini, baik dengan status PTT atau GTT

2. Batas usia maksimal, ialah berumur 46 tahun per 1 Januari 2006

3. Pengangkatan tanpa tes, hanya validitas data/pemberkasan. Hehehehehe, ternyata bulan Februari beritanya sudah beredar: klik disini.

4. Pengangkatan dilakukan pada tahun 2010 ini

5. Bilamana tidak lulus menjadi PNS, akan tetap bekerja di sekolah negeri atau di sekolah swasta dengan mendapat tunjangan hari tua, kesehatan, dan gaji pokok minimal sesui UMR (akan disahkan)

6. Guru Tetap Yayasan (GTY) dan atau GTT Sekolah swasta yang tidak lulus tes CPNS, akan diajukan mendapat kesejahteraan yang layak, dan akan diatur oleh peraturan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang (pemerintah)

Ringkasan kesimpulan tersebut, semakin menguatkan perkataan Mendiknes Muhammad Nuh pada awal tahun 2010 di Kompas, sebagai berikut:

….pemerintah tidak mungkin mengangkat semua guru honorer menjadi PNS. Dalam penyelesaian tenaga honorer, DPR meminta supaya pemerintah melakukannya dengan pendekatan kesejahteraan dan status. Tenaga honorer yang memenuhi syarat diangkat menjadi CPNS. Yang tidak memenuhi syarat ditingkatkan kesejahteraannya minimal gaji sama dengan upah minimum regional….

38 thoughts on “Kesimpulan Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PNS tahun 2010

  1. Semoga Pak Menteri Pendidikan betul2 memperhatikan guru honor murni di SMPN yang ada di Jakarta ini yang nasipnya sampai sekarang tidak menentu dan hanya kekawatiran di Pecat oleh Kepala Sekolah yang konon alasannya sudah tidak dibutuhkan keberadaannya Tolong Pak liatlah guru2 honor disekolah yang selalu mengalah

    1. Bapak Edy jangan banyak berharap kepada Menteri Pendidikan, pejabat seringkali lupa dan tentunya kerjaannya menumpuk. Lupakan sang menteri!. Kenapa?, orang seperti Sartono sang pencipta lagu Hymne Guru “terbengkalai ” nasibnya, sampai pensiun tetap menjadi guru honor, apalagi guru honor seperti bapak yang saya yakin namanya tidak sebesar Pak Sartono. Untuk itu, makanya bapak gabung ke dalam organisasi formal-legal guru honor, karena dalam organisasi tersebut, hak-hak guru honor lebih terlindungi dan diperjuangkan. di SGJ misalnya, dah banyak guru mendapat advokasi (pembelaan secara hukum, gratis!!) untuk kasus yang bapak takutkan itu (seperti tuisan pak Edy: guru honor nasipnya sampai sekarang tidak menentu dan hanya kekawatiran di Pecat oleh Kepala Sekolah yang konon alasannya sudah tidak dibutuhkan keberadaannya).

      Berhentilah berharap tanpa aksi, berhentilah mengaduh, gantikan dengan tindakan nyata!!!

  2. Tiada kata yg terucap membaca info penting ini selain Alhamdulillhirabbil’alamin, sekaligus kata yang menjadi doa awal semua ini benar2 terealisir dengan benar jujur dan adil untuk gtt sekolah negeri yang telah bertugas diatas diatas tahun 2005, dan semoga Allah membalas semua perjuangan kawan2 di SGJ yang tak kenal lelah…..buat bu ifa…..doaku menyertaimu kau pun ikut terangkat pula menjadi CPNS, Ya Allah…kabulkan…..

  3. Tiada kata yg terucap membaca info penting ini selain Alhamdulillahirabbil’alamin, sekaligus kata yang menjadi doa awal semua ini benar2 terealisir dengan benar jujur dan adil untuk gtt sekolah negeri yang telah bertugas diatas tahun 2005, dan semoga Allah membalas semua perjuangan kawan2 di SGJ yang tak kenal lelah…..buat bu ifa…..doaku menyertaimu kau pun ikut terangkat pula menjadi CPNS, Ya Allah…kabulkan…..

  4. Tiada kata yg terucap membaca info penting ini selain Alhamdulillahirabbil’alamin, sekaligus kata yang menjadi doa awal semua ini benar2 terealisir dengan benar jujur dan adil untuk gtt sekolah negeri yang telah mengabdi, dan semoga Allah membalas semua perjuangan kawan2 di SGJ yang tak kenal lelah…..Ya Allah permudahlah semua urusan mereka yang telah berjuang….buat bu ifa…..doaku menyertaimu kau pun ikut terangkat pula menjadi CPNS, Ya Allah…kabulkan…..

  5. Jangan lagi banyak cerita. Pak Menteri Diknas segeralah terbitkan Instruksi ke setiap Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota untuk mendata secara benar berapa jumlah kongkrit GTT yang ada.

  6. lakukan secepatnya pak menteri dan para petinggi!guru honor juga sudah lelah….termasuk termasuk para malaikat yg bantu doa-doa kami!!!!!!!!!!

  7. FTHSNI ganti aja dengan nama baru yaitu FTHMSB karena cuma bawa aspirasi honorer yg masuk database MS B aja. organisasi kok diskriminatif!!!!!

  8. Bapak Menteri,tolonglah kami guru GTT SD yang menjadi korban ketidakpedulian Database yang dibuat oleh Pemda setempat,karena banyaknya mafia birokrasi kolusi dan nepotisme.Sehingga kami tidak terdaftar dalam database,padahal usia kami sudah memasuki usia kritis.

    1. BETUL SEKALI PENDAPAT FKTHSN SUMUT
      MARI KITA KUMPULKAN DUIT BANYAK2
      NGUTANG DULU KE SANA KE SINI
      BIAR ADA MENYOGOK BUPATI DAN MENPAN DAN BKN
      SUPAYA BISA LULUS PNS, KHAN SEGAR TUH, SEGAR DUIT NYA
      KAYA KATA MENPAN NEGARA BUTUH PNS SEGAR, TAPI HASIL PENYARINGANNYA GA BEKUALITAS DAN TIDAK RELIABILITAS, JUGA TIDAK BERKORELASI..CEM MANA LAH PULAK, SOAL UJIAN PNS TENAGA GURU GAK PERNAH BERHUBUNGAN DENGAN SKILL KEGURUAN YG DI UJI, TIDAK NYAMBUNG SMUA…

      PERJUANGAN GURU2 YANG SUDAH MENGAJAR DI SEKOLAH NEGERI ITU YG PERLU DI ANGKAT JADI CPNS

      SEBAB SUDAH BERPENGALAMAN MENJADI GURU
      TOH GURU2 HONOR SEKOLAH NEGERI RATA2 SUDAH S1
      PERMASALAHANNYA CUMA SATU, SK MEREKA TIDAK DI TERBITKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN, DAN GAJI MEREKA TIDAK DARI APBD.

      TERLALU KAKU PERATURAN DI BUAT..
      ALHASIL YA BEGINI
      MEMBUAT MATI RASA IDEALISME GURU
      CEM MANA GURU SEMAKIN CINTA DENGAN TANGGUNG JAWAB, KALO HAK NYA DI ANGGAP TIDAK PERLU

      MUDAH2 AN MENPAN DAN PRESIDEN BIJAKSANA
      MEJUAH JUAH

  9. BANYAK CAKAP NYA SEMUA APARATUR NEGERA DI INDONESIA INI, MACAM BABI…SEMUA
    NEGARA INI INGIN DI HARGAI SEBAGAI SEBUAH NEGARA, TAP NEGARA TIDAK MENGHARGAI ANAK BANGSA, ALHASIL ANAK BANGSA MENJADI BAR-BAR

    MASIH INGAT KETIKA MAHASISWA MENURUNKAN SOEHARTTO SECARA PAKSA? HARUS ADA DULU KORBAN, BARU BERGERAK

    KALO DUDUK2 DIAM DAN DUDUK MANIS AJA NYA KITA SEMUA GURU, MAKIN MELUNJAK SEMUA DIATAS

    ALASAN MENPAN RI YG SEKARANG TERLALU MULUK2
    NEGARA BUTUH CPNS SEGAR.???
    SEGAR DARI MANA? SEGAR DARI TETEK SAPI?
    JANGAN2 MENPAN SUDAH DI SOGOK PARA PIMPINAN DAERAH TINGKAT 1 DAN TINGKAT 2

    KALO DI TV PRESIDEN NGOMONG BISA MENJAMIN KALO PENGADAAN UJIAN PNS BERSIH DARI KKN

    DI SUMUT, COBA DULU DI PERIKSA…PENGADAAN UJIAN PNS TAHUN 2009 SARAT DENGAN UANG
    GA LEBIH KAYA LAGA SABUNG AYAM
    LULUS PNS PAKE UANG 100 JUTA

    JADI MENPAN BERTANGGUNG JAWAB LAH DULU DENGAN PENGADAAN UJIAN PNS DI DAERAH2…BARU NGOMONG SOAL PENGADAAN PNS SEGAR2
    SEGAR2 SEMUA YG LULUS PNS TAHUN 2009, TAPI HASIL SUAL..JANGAN2 MENPAN DI SUAP BEBERAPA GUBERNUR DAN BUPATI DAERAH2

    MOHON KPK DAN BAPAK PRESIDEN TURUN DULU KE DAERAH, PERIKSA, INSPEKSI…BARU KASIH NILAI…SURUH MENPAN BERTANGGUNG JAWAB…

    1. Bener neh anda dari keanggotaan FKTHSN-SUMUT???, kata-katannya amat tidak pantas sebagai guru….

  10. BETUL SEKALI PENDAPAT FKTHSN SUMUT
    MARI KITA KUMPULKAN DUIT BANYAK2
    NGUTANG DULU KE SANA KE SINI
    BIAR ADA MENYOGOK BUPATI DAN MENPAN DAN BKN
    SUPAYA BISA LULUS PNS, KHAN SEGAR TUH, SEGAR DUIT NYA
    KAYA KATA MENPAN NEGARA BUTUH PNS SEGAR, TAPI HASIL PENYARINGANNYA GA BEKUALITAS DAN TIDAK RELIABILITAS, JUGA TIDAK BERKORELASI..CEM MANA LAH PULAK, SOAL UJIAN PNS TENAGA GURU GAK PERNAH BERHUBUNGAN DENGAN SKILL KEGURUAN YG DI UJI, TIDAK NYAMBUNG SMUA…

    PERJUANGAN GURU2 YANG SUDAH MENGAJAR DI SEKOLAH NEGERI ITU YG PERLU DI ANGKAT JADI CPNS

    SEBAB SUDAH BERPENGALAMAN MENJADI GURU
    TOH GURU2 HONOR SEKOLAH NEGERI RATA2 SUDAH S1
    PERMASALAHANNYA CUMA SATU, SK MEREKA TIDAK DI TERBITKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN, DAN GAJI MEREKA TIDAK DARI APBD.

    TERLALU KAKU PERATURAN DI BUAT..
    ALHASIL YA BEGINI
    MEMBUAT MATI RASA IDEALISME GURU
    CEM MANA GURU SEMAKIN CINTA DENGAN TANGGUNG JAWAB, KALO HAK NYA DI ANGGAP TIDAK PERLU

    MUDAH2 AN MENPAN DAN PRESIDEN BIJAKSANA
    MEJUAH JUAH

  11. Jika memang benar akan ada pengangkatan guru honorer yg telah mengabdi diatas 5 thn,saya salut dengan pernyataan itu,tp pasti banyak nanti guru yg mengganti TMT mengajarnya dengan bekerjasama dengan kepala sekolahnya.alhasil makin rame lah honorer yg bakal di angkat,dan akhirnya akan ada tahap-tahap pengangkatan yg disesuaikan dgn umur dan lama mengajarnya.padahal tanpa disadari bakal ada honorer yang diangkat tapi dia mshmengajar 1 tahun,namun karena umurnya sudah tua,dia nyogok kasek supaya SK nya di rekayasa .tolong pak lbh di seleksi sebaik-baiknya.perhatikan laporan bulanan sekolah nya.

  12. Pak Menpan dan Pak Mendiknas, sudah lama ada isu tentang pengangkatan Guru honor ini, tolong Pak kami juga Guru Tidak Tetap (GTT) di Nias Utara yang mengajar di Sekolah Negeri diperhatikan. Dan saya setuju juga dengan kawan-kawan guru yang lain, kalo bisa ujian penyaringan PNS sesuai dengan latar belakang pendidikan masing-masing pelamar. kami guru-guru GTT ini pak sangat berharap perhatian dari Bapak Menpan, dan Mendiknas karena kami guru-guru GTT yang ada di Nias tidak bisa berharap banyak dari PEMDA setempat yang hanya memikirkan jabatan dan menganak tirikan kami GTT. terlebih-lebih untuk sertifikasi guru yang hanya mengutamakan PNS walaupun masa kerja tidak memenuhi syarat. Sedangkan kami GTT yang sudah mengabdi lebih dari 5 tahun tidak bisa dimasukkan sebagai peserta sertifikasi karena dinas setempat memberi alasan guru GTT tidak memiliki TABEL GAJI, sedangkan guru honor yang dari yayasan bisa masuk karena ada daftar Gaji, sedangkan kami Pak sudah mengabdi di Sekolah Negeri yang dikelola oleh Pemerintah, tapi tidak bisa di sertifikasi. semoga Bapak-bapak diberkati Tuhan dan bisa bekerja semaksimal mungkin.

  13. tolong minta perhatian pemerintah terhadap nasib para GTT yang telah lam mengabdikan diri kepada pemerintah yang kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah terhadap pengangkatan sebagai calon pegawai negeri sipil yang kini hanya menjadi khayalan semata. mudah2an dengan ini ada perhatian dari pemerintah dan segera mendapatkan tanggapan yang serius

  14. salam honorer……!!!!!!!!!
    sebagai informasi bagi saudara/i seperjuangan, bahwa peraturan yang selama ini kita tunggu-tunggu telah disyahkan oleh pemerintah (baru disyahkan). dan dalam minggu ini seluruh BKD kabupaten/kota telah menerima surat dari MENPAN terkait pendataan tenaga honorer. harry up….check nama anda di BKD-BKD di Kota Anda. thanks……!
    selamat Berjuang……….MERDEKA………………………………..PAHLAWAN TANPA TANDA JASA…:)

  15. Jangan biarkan harapan kami berhenti sbagai sebuah harapan kosong belaka…diakui atau tidak kami guru honorer ikut andil dalam mencerdaskan penerus bangsa lho…!!!!!! padahal honor Ariel yang merusak Ahklaq bangsa saja berapa jeti sekali manggung??????? Moga Pemerintah segera mewujudkan doa dan harapan kami dengan pengangkatan PNS tahun ini.Amien…

  16. this comment is for all coment, AMMMIIIEEENNN,,,……>>>😉
    (walau saya bukan orang yg pngen jd PNS)he,he,he….

  17. saya gtt 2004 …. kiranya nama saya ikut serta dalam pengangkatan tenaga honorer 2010 menjadi PNS
    Nama Yamanlius l
    tempat mengajar SDN 071071 Somolomolo Nias

  18. Alhamdulillah,,,Ya Allah,,,terdengar merdu sekali berita kali ini yg saya dengar,,,setelah belasan tahun mengabdi di sekolah tanpa NIP,,,akhirnya pemerintah memperhatikan nasib guru honorer juga,,,saya yakin akan Kuasa Allah ,,, ya,,,ini semata-mata karena pertolongan Allah lewat pemerintah,,,ternyata dengan bersabar akan berbuah manis,,,Semoga,,,apa yg telah direncanakn oleh pemerintah berjalan dengan lancar,,,Amin,,,

  19. Setidak nya jangan kalian bedakan guru swasta dan negeri mereka sama-sama mengabdi dan susah upah kerja mereka sama-sama dibawah umr kalaupun ada guru swasta yg nerima gaji 1000000 seperti sekolah anak orang kaya itu mereka juga dengan tekanan gak mudah itu,untuk itu jgn adakan perbedaan kalau mau membantu guru

  20. Banyak manipulasi dalam pendidikan yang terjadi selama ini. Sebaiknya ada sidak mengenai ini.
    Manipulasi itu adl sbb:

    1. Manipulasi tunjangan perbaikan guru. Modus: biasanya kepala sekolah negri/swasta
    (SWASTA PALING DOMINAN KALO NEGRI BIASANYA DI SD) mengajukan nama2 guru
    fiktif agar dapat menerima tunjangan tersebut.

    2. Manipulasi data lama mengajar untuk keperluan mendapatkan sertifikasi guru dan
    pendataan pengangkatan CPNS. Modus: Kepsek swasta paling dominan menyetorkan
    data ke dinas pendidikan hasil manipulasi data lama mengajar guru (biasanya ANAK,
    CUCU, MENANTU, SODARA, KAWAN, TATANGA, DE-EL-EL).
    Nah orang-orang yayasan seperti ini juga Ikut Berkoar-Koar minta jadi PNS!!!!

    3. Manipulasi Administrasi guru. Kita tau SIM-nya guru itu kan RPP, banyak dr mereka yg
    sama sekali buta padahal berbagai tunjangan pemerinta sudah memenuhi perut hingga
    ubun-ubun kepalanya! (PNS/HONOR). Modus: KOPAS (KOPI-PASTE) dari hasil donlot di
    internet ato KOPAS dari sekolah lain atau KOPAS dari workshop2.

    4. Semua manipulasi dan manipulasi tadi berhasil membentuk jejaring-jejaring sampai ke
    pengawas, KCD, atau kantor dinas pendidijan dan kini telah dianggap wajar.. Hingga
    kalo diusut pastinya bikin mumet, bundet, kusut, jlimet, rieut, rujit, nyaris mustahil
    (kecuali ada adzab).

    Kalo ngaku guru pasti sudah paham akan hal ini yang akhirnya T-S-T (Tau Sama Tau) tapi tidak pernah bertindak..
    Kerusakan yang banyak terjadi tidak sembuh-sembuh dari pada wasting time and money. REVOLUSI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA!!

  21. Kenapa yang diperhatikan Guru Honor yang di Negri Aja Sementara NAsib Guru Honor yang di sekolah Swasta Sisapa yang mau mengangkat menjadi PNS,,,, Pemerintah tidak adaiiiilllll.

  22. sudah sering kali kami beserta kawan-kawan seperjuangan melakukan kordinasi bahkan perwakilan kami pernah ke tempat wakil rakyat untuk mengadu yang akhirnya keluarlah sk baru untuk pengangkuratan honorer seluruh dki namun hingga kini validasi data setiap bulan kami serahkan data-data kami semua ke bkd tapi anehnya seluruh honorer yang bekerja dilembaga pendidikan khususnya sekolah negeri di seluruh dki sudah letih dan sudah hilang kesabaran karena bekerja berpuluh tahun tetap merasa kurang diperhatian semoga hal ini menjadi bahan koreksi dan masukan untuk lebih dikaji kembali khususnya data-data kami di badan kepegawaian fropinsi DKI, sering kali kita dilupakan apalah nama kami tak penting yang penting buat masa kedepannya agar lebih jujur adil dan keterbukaan disamping bersikap untuk memegang nurani kejujuraaan.

  23. smoga bapak bapak yang duduk disana melihat kebawah darimana mereka berasal
    jangan sampai pepatah kacang lupa kulitnya.
    kami disini hanya bisa menunggu meski gak pasti
    tapi perjuangan kami untuk anak didik kami tetap berjalan.
    semoga dana sertifikasi untuk guru negeri dikurangi demi kami yang hanya mengandalkan beli beras dari dana bos yang hanya sekedar diberi dari pada tidak kami tetap jalani.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s