SMAN 32 Jakarta (Berencana) Tidak Memecat Guru Honorer

(Guru Honor SMAN 32 Jakarta, Tahun 2008)

Saya terkejut ketika rekan wakasek memberikan surat undangan untuk tanggal 1 Juni 2010 dengan penerima: Guru Tidak Tetap (GTT) SMAN 32 Jakarta (Baca: hanya GTT). Ternyata rekan guru honor yang lain mengalami hal yang sama. Kejadian kemarin tersebut, kemudian diwujudkan hari ini. Pukul 13.00-14.30 WIB, seluruh Guru Honorer SMAN 32 Jakarta berdialog dengan Kepala sekolah dan wakasek plus perwakilan komite.

Awalnya terlihat muka tegang pada guru honor. Pasalnya, hingar-bingar guru honor terancam atau akan dipecat pada tahun ajaran berikutnya, sudah terdengar luas. Dalam blog saya ini, setidaknya ada 2 pernyataan bahwa hal demikian benar, seperti yang terjadi pada Ny. Saptorini selaku guru honorer  di SMPN 283 yang dipecat, bahkan hanya karena curi hamil dan Ana Yasmin yang berkomentar di blog ini: saya GTT sekolah negri SK pertama 2001, tapi tahun ini dengan alasan sekolah tidak dapat membayar gaji maka kami (saya dan teman-teman) mau dikeluarkan bulan juni ini, lalu bagaimana kelanjutan nasib kami, malah ada 2 orang teman kami dengan Sk tahun yang sama, hanya disekolah negri yang berbeda, sudah dikeluarkan Mei lalu.

Ketegangan muka guru honorer kemudian mencair ketika kepala sekolah memberikan semacam “keyakinan” bahwa kami tetap lanjut menjadi guru di SMAN 32 Jakarta, setidaknya sekolah berencana bersama komite untuk mempertahankan kami dengan syarat tertentu. Apa yang terjadi di sekolah kami, memiliki relevansinya dengan harapan anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E, Drs. H. Achmad Nawawi, SH, M.Si. bahkan beliau menegaskan sampai dua kali dalam bulan April dan Mei 2010 kepada organisasi SGJ (see pic, below) sambil memberikan nomor handphone-nya, bahwa “kalau ada yang memberhentikan guru honor (kepala sekolah-red) laporkan kepada saya”. Nada yang menyejukkan guru honor Jakarta karena terlihat membela kami, adalah tidak main-main, beliau akan memproses secara serius kepada kepala sekolah yang meberhentikan guru honor. Thanks to Pak Haji Nawawi. We salute you!

2 thoughts on “SMAN 32 Jakarta (Berencana) Tidak Memecat Guru Honorer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s