Ulama Jihadis itu Akhirnya syahid….

Aku doa untukmu wahai Osama Bin Laden, ulama mujahid, semoga kita nanti bertemu di surga. Amiiin….

Advertisements

Rekaman Pengalaman Tentang Sejarah Kekerasan di Timor Leste Melalui Penuturan De Carvalho

Setelah membaca tulisan dibawah ini, saya jadi tertarik untuk menerbitkannya di blog saya. Alasan utamanya ialah, banyak menuliskan tentang sejarah Timor Leste. Selamat membaca.

————————————-

“saya tahu benar awal saya bergabung bahwa itu bisnis pyramid, itu sangat menyakitkan tapi saya tidak punya pilihan, saya jadikan itu hallal. Ada satu hal yang saya pelajari dari bisnis itu”

-Deo[1]

Ini salah satu pernyataan yang sangat menarik tentang bisnis multilevel yang disampaikan oleh Deo saat kami ngobrol bareng di Taman 65. Kesadaran akan pentingnya membangun kesadaran kembali untuk meneruskan perjuangan sebenarnya ditengah-tengah buaian jaringan kapitalis yang sesat. Namun bagi seorang Deo, justru hal ini memberikan inspirasi dan memakai metode mereka sebagai sebuah senjata untuk melawan dan menghancurkan kekuatan mereka.

Awal Revolusi di Timor Leste

Untuk kasus Timor Leste, saya ketika awal Revolusi Bunga di Portugal, saya ketika itu berumur delapan tahun. Saya masih ingat benar sebelum revolusi bunga ada beberapa orang mahasiswa yang kuliah di Portugal waktu itu. Sekitar tujuh mahasiswa jauh sebelum mereka kembali ke Timor Leste mereka di Portugal, mereka terlibat dalam satu komunitas kecil, komunitas diskusi di Portugal namanya Casare Timor (Rumah Timor) di Portugal mereka buat satu komunitas seperti ini. Mereka mulai diskusi dan kelompok diskusi itu kemudian membuka, membangun hubungan yang kemudian memberi mereka kesempatan mengenal komunitas lain seperti itu, untuk Mozambique, Genitisao, Brazil sehingga kemudian waktu itu ada hubungan dengan tokoh seperti Amir Kal Caberal kalau teman-teman ada yang pernah baca buku pergerakan Afrika salah satu tokoh yang juga menentukan revolusi di Afrika itu adalah Amir Kal Caberal, dia salah satu tokoh yang disegani Che. Ketika Che berkunjung di dalam perjalanan dia ke Afrika salah satu orang yang penting dia kunjungi adalah Amir Kal Caberal.

Continue reading “Rekaman Pengalaman Tentang Sejarah Kekerasan di Timor Leste Melalui Penuturan De Carvalho”