Jadi Juri Berburu (Berbuka Puasa Seru) Bareng Pocari Sweat, Jakarta

Setelah tidak bersedia mengikuti kegiatan sekolah, ternyata seminggu kemudian ada tawaran job dari temen. Rabu, 17 Agustus pagi paska upacara bendera, penawaran jadi juri langsung ku terima. Kamis pagi, pihak panitia penyelenggara “Berburu (Berbuka Puasa Seru) Bareng Pocari Sweat, bertemu denganku. Beberapa hal pentig dibicarakan, dan TM dilakukan keesokan harinya di Plaza Blok M Lt.6.
Continue reading “Jadi Juri Berburu (Berbuka Puasa Seru) Bareng Pocari Sweat, Jakarta”

Kenapa OPM Tidak Bisa Merdekakan Papua Barat Hingga Kini?

Oleh: Sucipto Ardi

Salah satu bacaan atau tontonan dari berbagai media yang menyita perhatianku adalah kisah-kisah usaha memisahkan diri (disintegrasi), khususnya kasus di Indonesia. Tim0r Timur dan GAM banyak ditulis dalam blog ini, dan kini ialah OPM (Organisasi Papua Merdeka).  Pertanyaannya kemudian adalah: setelah 3 dekade, kenapa OPM tidak bisa memerdekakan Papua?…
Continue reading “Kenapa OPM Tidak Bisa Merdekakan Papua Barat Hingga Kini?”

Sejarah OPM (Organisasi Papua Merdeka)

Pengantar: Tulisan tentang Papua di blog ku ini, setidaknya sudah ada dua. Pertama karyaku dan satunya lagi ialah  Dr. George Junus Aditjondro.  Penulis yang kedua ini sempat menjadi headline berita nasional karena menghempaskan buku ke Polan, fungsionaris Partai demokrat. Kini, aku ingin menerbitkan tulisannya (lagi) karena aku yakin banyak yang tidak tahu tentang OPM. Selamat membaca.

Tanggal 28 Juli 1965 adalah awal dari gerakan-gerakan kemerdekaan Papua Barat yang ditempeli satu label yaitu OPM (Organisasi Papua Merdeka). Lahirnya OPM di kota Manokwari pada tanggal itu ditandai dengan penyerangan orang-orang Arfak terhadap barak pasukan Batalyon 751 (Brawijaya) di mana tiga orang anggota kesatuan itu dibunuh. Picu “proklamasi OPM” yang pertama itu adalah penolakan para anggota Batalyon Papua (PVK = Papoea Vrijwilligers Korps ) dari suku Arfak dan Biak untuk didemobilisasi, serta penahanan orang-orang Arfak yang mengeluh ke penguasa setempat karena pengangguran yang tinggi serta kekurangan pangan di kalangan suku itu (Ukur dan Cooley, 1977: 287; Osborne, 1985: 35-36; Sjamsuddin, 1989: 96-97; Whitaker, 1990: 51).
Continue reading “Sejarah OPM (Organisasi Papua Merdeka)”