Kontroversi Dukungan PGRI Terhadap Unjuk Rasa Guru Honorer 20 Feb. 2012

Sikap Ketua Umum PB PGRI yang banyak diberitakan media elektronik pada hari ini yang mendukung unjuk rasa menyisakan sebuah kontroversi. Kenapa?, karena dari sms yang diterima dari ketua organisasi guru terbesar di Indonesia dan diakui oleh dunia, ternyata bertolak belakang. Berikut adalah letak kontroversinya:

Awak media menuliskan bahwa unjuk rasa di depan Istana Merdeka untuk mendesak SBY agar Guru Honorer dan Pegawai TU sekolah Negeri Seluruh Indonesia di PNS-kan, didukung oleh PGRI. Hal demikian boleh jadi, berdasarkan surat dari Dewan Pimpinan Pusat Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (DPP-FTSHNI) yang ditandatangani langsung oleh ketua PB PGRI Dr. Sulistyo, M.Pd. dan di fax ke sekolah-sekolah negeri se-Indonesia. Surat resmi tertanggal 13 Februari 2012, merupakan undangan dari Ketua Umum DPP-FTHSNI Dra. Ani Agustine yang sekaligus ketua aksi yang dalam judul suratnya ber-perihal: Audensi Akbar. Dengan istilah Akbar tersebut, jumlah peserta-nya di klaim sebanyak lebih kurang 50.000 orang dengan sebuah kalimat ajakan: mohon bantuan saudara menggerakkan anggotanya untuk mengikuti kegiatan tersebut (Unjuk Rasa).

Paparan dalam paragraf di atas adalah bentuk dukungan PGRI terhadap unjuk rasa hari ini, dan esok hari seperti dalam surat tersebut: 20 dan 21 Feb. 2012. Namun, setelah dikonfirmasi, ternyata PGRI tidak mendukung aksi yang dikomandoi Dra. Ani Agustine. Berikut sms-nya:

Sy tidak mendukung Anik (Dra. Ani Agustine-red) atau siapapun, bahkan siap menghadapi mereka yg menggangu perjuanagan PGRI untuk memuliakan guru, di dalamnya termasuk  guru honorer. Guru honorer hrs dimartabatkan ada apa tidak yg namanya Anik atau siapapun. Salam, Sulistyo (Ketua Umum PB PGRI)

….yang menjadi pertanyaannya ialah, bagaimana mungkin aksi secara besar-besaran tentang guru honorer, ternyata PGRI tidak mendukung? sedangkan dalam sms di atas jelas kalau PGRI mendukung perjuangan memuliakan guru honorer…

….bagaimana mungkin, selaku Ketua Umum PB PGRI tidak mendukung unjuk rasa hari ini dan esok, sedangkan dalam surat resmi DPP-FTHSNI ditandatangani ketua umum tersebut?, huh?….

….jadi sebenarnya, dimanakah posisi PGRI terkait usaha memuliakan guru, termasuk guru honorer?????…..

4 thoughts on “Kontroversi Dukungan PGRI Terhadap Unjuk Rasa Guru Honorer 20 Feb. 2012

  1. Wah.. Bagaimana bapak ketua PB PGRI Dr. Sulistyo, M.Pd yang terhormat ini. Jadi orang punya prinsiplah. Dalam pendidikan yg baik dan benar. Apa yang dikata, itu yang dipertanggung jwb kan. Jgn jd pengecut. Ntar, perlu di pertimbangkan kedudukanmu itu. Tidak jelas prinsipmu, abu-abu. Terimakasih.

  2. hi para guru saya sangat mengecam apa yang kalian lalukan. saya ini seorang dosen senasib dengan kalian. jangan tunjukan keblo’onan kalian. coba renungkan. gurulah penentu negri ini. apa yang telah kalian ajarkan pada muridmu. lihat produk-produkmu sangat buruk. banyak dari mereka telah menjadi koroptor. banyak dari mereka dibunuh dan disiksa di negri asing. banyak dari mereka terlibat kejahatan. dan yang lebih memilukan lagi banyak dari produkmu sangan rapuh untuk bersaing dengan bangsa lain di dunia. yang pada akhirnya menjadikan negri ini terbelakang dan miskin. ayolah jadilah guru yang sebenarnya bukan sebagai pencari pekerjaan semata. jadilah guru yang kreatif cerdas dan berwawasan luas. percayalah apa yang kita lakukan dengan serius demi bangsa dan negara akan membuahkan hasil. ayo bangun! jangan blo’on! kalo tidak sanggup lebih baik kalian alih profesi yang sesuai kemampuan kalian. medeka!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s