“Nyawa” Guru Honorer Sekolah Negeri Jakarta Tinggal Sebulan Lagi (Tenggat: April 2012)

Desakan ribuan guru honor  pada bulan februari lalu, menghasilkan sebuah harapan baru. RPP pengangkatan menjadi PNS sudah mulai digelar, beberapa kementerian terkait ikut serta antara lain Kemendiknas, Menpan, dan lembaga seperti BKN. Di harapan itu, tersebar cerita dari sumber terpercaya bahwa:

1. yang akan menjadi PNS adalah guru honor yang tersisa (PTT), GBS (Guru Bantu Swasta),  dan guru honorer negeri dengan kuota 30 persen (se-Indonesia). Artinya adalah, di Jakarta, guru honorer di sekolah negeri akan di gusur oleh GBS (Guru Bantu Swasta). GBS-lah yang nantinya akan menggantikan guru honor di sekolah negeri. Kami, guru honorer akan menganggur, jumlah kami di Jakarta tidak kurang dari 10.000.

2.  kapan realisasinya?. oleh karena tenggat untuk pengesahan PP terbaru adalah bulan April, maka sebenarnya “nyawa” guru honorer sekolah negeri adalah tinggal sebulan. Bersiaplah menganggur wahai guru honorer jakarta!

3 thoughts on ““Nyawa” Guru Honorer Sekolah Negeri Jakarta Tinggal Sebulan Lagi (Tenggat: April 2012)

  1. Ya memang saya tahu supaya rame blog ini dibuat artikel yang ada salah salahnya, sehingga memancing emosi orang, terutama dari definisi guru PTT dan guru bantu, tapi emosinya jangan dimasukin hati beneran ya.

    1. Bagi saya, memuat suatu tulisan bukan karena tujuan “supaya rame blog ini” seperti yang Prasetyo nyatakan. Saya sudah menuliskan bahwa blog ini adalah salah satu tempat untuk mengungkapkan berbagai isu, tidak peduli orang lain membaca atau tidak, toh ini sebenarnya untuk konsumsi pribadi, untuk cerminan hidup, dan tentunya guna menapaki masa depan penuh optimisme. Bagi saya, tuduhan untuk memancing emosi jelas-jelas tidak tepat. Walaupun demikian, saya hargai pendapat anda. Terima kasih.

  2. saya rasa ucapan tersebut dapat membuat orang yang membaca menjadi tdk senang. Mengapa harus ptt dan guru bantu. Mereka’kan sudah mempunyai tempat mengajar sendiri. Waktu mengusulkan mereka sudah punya sk/surat tugas dari tempat mengajar. Kasihanlah guru honorer yang sudah lama mengabdi di sekolah negeri tersebut. Masa kita abaikan mereka. Namanya tidak mempunyai perikemanusiaan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s