Surat Edaran Men PAN & RB No.5 Tahun 2010 termaktub tentang:

1. KATAGORI I. Batas akhir Verifikasi dan Validasi ,31 Agustus 2010.
2. KATAGORI II. Batas akhir Verifikasi dan validasi,31 Desember 2010…………………

Coba di ingat dan dibaca lagi surat Edaran tersebut.yang di amanati di dalam surat itu adalah Verifikasi dan validasi artinya semua tenaga honorer waktu itu yg TMT 2005,2004,2003 dst di sambangi alias didatangi dan dan verifikasi data dan di validasi datanya,nama dan masa kerja jika perlu di konfrontir untuk akurasi data setelah itu di jumlah setiap SKPD dan diakumulasi di pemda dan instansinya masing masing…Kok sekarang yang muncul cuma jumlah di tim verval.artinya tim verval yang Kolektif itu , tidak siap dan sangat di paksakan u mengambil kebujakan itu dan pada akhirnya banyak orang yg dikorbankan.mestinya hasilnya bukan cuma jumlah tetapi jumlah dan nama nama honorer yg sdh menjalani proses Verval itu……………………………………………………………

Surat Edaran Men PAN & RB no 3 Tahun 2012……….

1. Baru menyuguhkan Format data untuk katagori II.ini bertentangan dengan surat edaran sebelumnya (SE MenPAN & RB no.5 tahun 2010) yang seharusnya selesai 31 Desember 2010…..membuktikan dari Proses yang salah menjadikan hasil yang salah dan Bermasalah,

2. Ayat 3 surat edaran itu mengungkapkan: berdasarkan pengaduan beberapa elemen masyarakat atau pejabat tertentu masih ada dugaan pemalsuan dokumen pengangkatan sebagai tenaga honorer katagori I yg memenuhi kriteria(MK) dan di ayat lain harus di uji alias di verval kembali dan hasilnya akan disampaikan beri batas waktu 31 maret 2012. kenyataan : kemana tim verivikasi dan validasi data waktu itu,,,hanya menghabiskan anggaran rakyat dan cuma jalan jalan santai di daerah daerah dan instansi terkait……………….

Solusinya:

1.Percepat turun nya RPP menjadi PP (Peraturan Pemerintah ) tentang Honorer dan harus menjamin semua honorer harus ter akomodir dalam substansi ini ayat demi ayat atau pasal demi pasal melalui Terhitung Mulai Tugas:

A. TMT 2005 kebawah ( 2005,2004,2003….dst) sama dimata PP dan dimata hukum pasca PP 48 th.2005 jo.pp 43 th 2009. bukan berdasarkan katagori ,intinya harus dilebur dan diangkat CPNS tanpa test.boleh pakai test tapi hanya untuk quota CPNS kebutuhan daerah dan instansi terkait.tapi harus masuk database BKN semua agar aman dan terlindungi ,tapi semua ada kepastian jadi PNS berdasarkan antrian dan harus tuntas semua.

B.TMT 2005 keatas ( 2005 s/d 2011) harus semua masuk database BKN dan diangkat CPNS setelah antrian poin A telah diangkat tuntas,agar ada kepastian keamanan dan terlindungi….

C. sebelum honorer itu tuntas di angkat CPNS di tunda pengangkatan CPNS dari jalur umum dengan test.

Intinya :

pengangkatan CPNS untuk Honorer seluruhnya tidak lagi mengenal katagori I dan II tapi melalui TMT ( terhitung mulai tugas) para tenaga honorer.

Sumber