Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2012

Judul di atas jadi mengingat lirik Band Serius yang menyatakan “rocker juga manusia”, menegaskan bahwa guru juga adalah manusia yang berbuat salah. Pernyataan ini bukanlah pembelaan, bahwa kesalahan itu adalah sebuah ketidaksengajaan, namun sebagai sebuah kesengajaan, sadar mau jadi guru di sekolah dengan cara illegal dan tak bermoral pendidik. Selanjutnya, pendapat Koentjaraningrat dalam salah satu buku kecilnya “Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan” dijelaskan bahwa pada umumnya orang Indonesia gemar dengan perilaku “potong kompas” sehingga proses diabaikan dan mencari jalan pintas walaupun menabrak peraturan (baca: melanggar), sekali lagi, tak terkecuali orang yang berprofesi sebagi guru. Guru yang sudah terpola di ranah norma Indonesia dalah sosok yang mulia, digugu dan ditiru, sepertinya tidak berlaku untuk semua guru. Mayoritas tetap yakin itu, namun selalu saja ada penyimpangan (tidak sesuai dengan keyakinan itu).
(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Kemarin sekitar jam 3-an sore, aku mampir ke Mahakam. Tujuannya adalah untuk refund tiket JRL 2012. Dua tiket dikembalikan dengan jumlah uang 100% sama ketika beli. “Mbak saya mau refund tiket JRL!”, mbak petugas langsung menjawab: “kok tau kalau JRL batal?”, “taulah mbak, kan saya pantengin tiap hari situsnya!”. Setelah memberikan tiket, akubertanya:”mbak kenapa JRL sekarang batal?”., “peminatnya sedikit mas!”.
(more…)

Read Full Post »

Buka blog di pagi hari ternyata tembus angka setengah juta. Pengunjung blog ini, setelah selama 5 tahun baru hasilkan angka yang lumayan tinggi. Ini bukan hal yang cukup membanggakan karena membutuhkan 5 tahun untuk mencapainya. Ini dapat berarti setiap hari pengunjungnya antara 400-700 klik. Yah, lumayanlah…

Read Full Post »

Semua berawal dari kegiatan cap 3 jari untuk ijazah. Ketika itu, terbesit sebuah ide untuk pertemukan sebanyak-banyaknya peserta didik Kelas XII IPS 4 untuk jalan bareng terakhir, sebuah acara perpisahan kelas. Oleh karena sudah cukup lama tidak berinteraksi, rasanya bicara di depan 20-an peserta didik rasanya cukup melelahkan. Mereka seperti masih galau  untuk memilih kampus mana untuk jalani kehidupan berikutnya di bidang pendidikan. Untuk singkat waktu karena saya banyak kerjaan, Gangga dan kelompok kecilnya saya percayakan untuk urus semua acara yang kemudian di sepakati tgl 23 Juni walaupun belum “deal” tempatnya.

(more…)

Read Full Post »

Agresif. Begitulah aktivis Negara Islam Indonesia menjaring pengikut. Rekrut siapa saja. Orang kantoran, pembantu rumah tangga, pengusaha, artis, mahasiswa, bahkan para remaja Sekolah Menengah Atas.  Pengikut dari golongan terakhir  itulah yang bikin cemas orang tua.  Sebab daya tahan para remaja itu masih rapuh.
(more…)

Read Full Post »

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, mengatakan bahwa penggalangan dana di anjungan tunai mandiri (ATM) mengatasnamakan yayasan adalah 100 persen sebagai bentuk penggalangan dana NII.

“Penggalangan dana NII dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya di tempat-tempat umum, seperti ATM, halte bus, dan pom bensin, namun untuk di ATM-ATM saya jamin 100 persen untuk gerakan NII,” katanya, di Semarang, Sabtu (14/5).
(more…)

Read Full Post »

Ketika mengetahui NII Crisis Centre akan tampil di sekolah kami, sontak hiruk-pikuk kenangan sekitar 4-7 tahun lalu menyeruak. Setelah tayang pada tanggal 20 Juni lalu, pembicaraan semakin marak, membahas seorang remaja siswa SMA kami (Jakarta) masuk ke dalam organisasi NII (Negara Islam indonesia). Selain di sekolah kami, LSM tersebut juga manggung di SMAN 38, SMAN 109, SMAN 82, dan SMAN 28.

Terlepas mekanisme yang lebih tinggi di tingkat keorganisasiannya, di lapangan, siswa yang terlibat atau tepatnya terjebak akan mengalami gejala sebagai berikut dalam aktifitasnya:
(more…)

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: