Cupumanik: Deklarasi Kebebasan

Nama Cupumanik mulai ku dengar ketika perhelatan JRL beberapa tahun lalu. Selama beberapa tahun ke depan, tahun 2012 mulai tahu setelah penampilan vokalisnya dalam acara Bukan 4 Mata dengan band KONSPIRASI pada awal 2012. Personil yang aku kenal dalam penampilan mereka pada Februari 2012 itu ialah Marcell sebagai drummer-nya, dan mampu membongkar memori pada band Hard Core tahun 90-an beliau, yaitu Puppen asal Bandung. Saat tampil, jelas banget aroma Seattle Sound sangat kental, mereka adalah Grunge Rock. Kesukaan mereka sepertinya tidak jauh seperti Nirvana, Pearl Jam, Sound Garden, dan Stone Temple Pilot. Beberap diantaranya aku suka.

Selanjutnya, ketertarikan dengan band Cupumanik dilengkapi dengan tontonan di Radio Show TvOne. Namun jauh lebih menarik ialah syair-syairnya benar-benar ku suka. Syairnya seperti yang di bunyikan oleh Iwan Fals, Slank, dan Marjinal. Terlebih dari video klip mereka dengan lagu berjudul: Luka Bernegara. Seperti musisi rock kritis pada umumnya, band ini menyuarakan kebebasan. Sekali lagi, itulah yang saya suka dari band ini, walaupun Grunge Rock bukanlah jenis musik favoritku, kecuali hanya suka. Di salah satu tayangan video-nya, ada sebuah pameo yang sesuai banget untuk sebuah alasan mengapa kita apolitis atau golput yang dituangkan oleh Enno drumer Netral. Bagiku, terlebih setelah Pilkada DKI. Enno menampilkan pameo berikut: GUE UDAH MUAK DENGAN POLITIK, dan KEBUKTI HAK PILIH GUE GAK BIKIN SEJAHTERA. Jargon saat mau pemilu bahwa SATU SUARA MENENTUKAN MASA DEPAN BANGSA menjadi lebih baik (sejahtera salah satunya) tidak lebih hanya politis.

Di You Tube, tepatnya di bawah video Luka Bernegara Cupumanik menuliskan bait lagunya dan Press liris. Bagiku ini adalah “proklamsi apatis terhadap politik, dan kebebasan”. Seperti apa isisnya, silahkan simak:

LUKA BERNEGARA
Lirik oleh: Che

MANUSIA, AKTOR YANG BISA BERPOLITIK
KARENA BINATANG, TAK MAMPU MENGURUS REPUBLIK
FAKTA BICARA, BINATANG TAK KENAL INTRIK
FAKTA BICARA, MANUSIA BIANG KEROK KONFLIK
——————————————————
DRAMA RETORIKA, BUDAYA MEREKA..
——————————————————
KAMI PUNYA CARA, BERNEGARA
BEKERJA BERKARYA, BIAR KAYA RAYA
—————————————————–
WAJAH POLITIK, TIPU DAYA, CERCA, PROPAGANDA
KAMI APOLITIS, POLITIK TAK BERMAKNA ETIS

MEREKA POLITISI, BUKAN NEGARAWAN

KAMI PUNYA CARA, BERNEGARA
BEKERJA BERKARYA, BIAR KAYA RAYA
KAMI PUNYA CARA, BERNEGARA
BERMUSIK BERSUARA,
BIAR BERBUDAYA

HEY, INI BUKAN LAGU TENTANG POLITIK,
INI ADALAH SUARA KEBEBASAN,
SEBUAH SIKAP DEKLARASI KEBEBASAN.
TINGGAL DI NEGARA YANG SAKIT,
KAMI HARUS
MENJAGA DIRI KAMI TETAP WARAS!!
YA INI CARA KAMI BERNEGARA.
——————————————————————————–­——————-
press release
Kami yakin, setiap dari diri kita yang punya rasa percaya pada politik Negara, pasti mengamati persoalan-persoalan aktual yang terjadi. Minimal rajin menelusuri berita politik dari media, apa yang etis dan apa yang tak etis, mana yang selesai mana yang gantung atau mana catatan prestasi, mana yang cacat. Persoalan semacam ini sudah di ujung pengambilan sikap buat CUPUMANIK. Dan sekarang, kami adalah pribadi yang Apolitis, jelas kami beralasan, karena apakah seseorang percaya atau menarik diri dari politik, tergantung dari nilai yang diperoleh seseorang.

Demokrasi menyediakan ruang bagi prinsip netralitas (ketidakberpihakan), jika buat kamu aktifitas politik penting, kami memilih mencari cara ideal lain demi mencapai hidup yang lebih baik dan membahagiakan. Se-sederhana itu sebenarnya pesan lagu LUKA BERNEGARA, Demokrasi menyediakan kebebasan bertindak sesuai keyakinan moral pribadi, dan Kebebasan adalah ciri esensial Demokrasi, Lagu ini sikap deklarasi kebebasan Cupumanik. Sikap ini bisa dibantah, dibongkar bahkan dihujat siapapun, tapi sikap ini datang dari terangnya pikiran dan warasnya kesadaran kami.

Kami bukan lagi penggemar cerita politik, kami sudah tak membaca drama-drama itu di koran, menyaksikan debat dan retorika politik di TV. Dulu Cupumanik menaruh perasaan dan merespon persoalan politik dengan hati atau perasaan, dan ternyata itu sudah jauh dari manfaat. Lagu ini adalah cerita, bahwa kami sudah menarik diri dari kehidupan politik negara. Sekarang kami menggenggam cara yang lebih guna, lebih konkret dan merdeka dalam bernegara. Cara ini mendukung usaha pencapaian kesenangan hidup kami.

Janji politik adalah Res Publica (kemaslahatan umat), jika keadaban itu tak pernah terjadi, maka politik adalah tipu daya, dan tipu daya adalah politik, dan sejarah selalu melahirkan para pembual ulung, yang menyamarkan niat busuk mereka, dengan topeng berdedikasi tinggi pada ibu pertiwi. Jika kekuasaan belum melahirkan aktor negara dengan sikap yang mengabdi penuh pada rakyat, dan yang ada hanya politikus yang lebih melekatkan kepentingan politiknya pada partai dan golongan nya, politik tak akan pernah jadi sahabat kami.

Dalam proses pembuatan video clip, tidak di sangka, Cupumanik mendapatkan banyak dukungan, bukti dukungan itu adalah banyaknya tokoh yang sepaham dan bersedia menjadi model atau cameo di dalam video clip LUKA BERNEGARA, mereka hadir dengan testimoni personalnya, sekitar 11 cameo memperlihatkan isi pikiran mereka pribadi melalui kertas besar. Mereka adalah: Adib Hidayat Managing Editor Rollingstone Indonesia, Once ex vokalis DEWA, Marcell Siahaan solois & drummer KONSPIRASI, Andre Sumual Editor in chief majalah Trax, Ramon Y. Tungka aktor film, Dikie pengusaha muda clothing Rockmen Inside, Oddie seorang artis tattoo wanita, Yukie Vokalis PAS & TENDO STAR, Gustaff budayawan Muda dari Bandung & pendiri Common Room Networks Foundation, Dempak vokalis band JERUJI dan Eno drummer NETRAL.

Lagu ini adalah sebuah sikap mencari solusi bernegara, ini bukan lagu berkeluh kesah pada negara dan menggantungkan nasib kami sepenuhnya pada komitmen pemerintah, ini terapi diri menjaga kewarasan diri dari negara yang sedang sakit dan luka. Ada opini penting yang harus kami kutip, yaitu tulisan Kenichi Ohmae dalam The End of the Nation State (1995), “Negara tak mampu lagi mengontrol perkembangan ekonomi, sementara pasar bebas dan Individu-individu mandiri semakin berperan dalam menentukan kehidupan”. Ya, kami punya cara bernegara sendiri, bekerja dan berkarya, biar kaya raya, bekerja dan berkarya biar berbudaya.

Nih Videonya:
http://youtu.be/B2ekFmhOKmQ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s