(untuk Jokowi) Gaji Guru di Jakarta Setara dengan Kenek Bangunan

Salahsatu yang mengambil bagian sebagai faktor yang mempengaruhi Jakarta memiliki pendidikan yang relatif unggul dibandingkan dengan provinsi lain, ialah kerelaan Pemda DKI memberikan kesejahteraan yang manusiawi dan menjunjung tinggi arti profesionalisme kepada para pendidik (guru).  Salahsatu alasan yang dapat diketengahkan adalah, selain menjalankan amanah UUGD 2005, dua gubernur sebelumnya: Sutiyoso dan Fauzi Bowo, sepertinya menyadari bahwa guru yang mengajar “disana-sini” tidak mampu membuat peserta didik dan pendidikan menjadi bermutu. Dengan “menempatkan” atau “mendudukan” guru di satu sekolah (negeri saja) dengan “mengganti” harga gaji di sekolah “sana-sini” yang selama ini dijalankan, diyakini tenaga untuk konsentrasi dalam mendidik amat mungkin dilakukan. Alhamdulillah, guru dengan status PNS sudah mengalaminya. Saya mencatat, tahun 2010 :

Gaji dengan status PNS berkisar antara 1,5-3 juta rupiah, ditambah tunjangan Pemda minimal 3 juta rupiah, dan Komite (dulu disebut BP 3 dan POMPG) membrikan “ongkos” hadir, makan, dan berbagai kegiatan antara 500-1,5 juta rupiah. Tidak ketinggalan, bagi guru PNS yang memenuhi kualifikasi, memperoleh tunjangan sertifikasi yang jumlahnya ekuivalen dengan gaji PNS sesuai jenjang kepangkatannya. Dengan demikian, gaji guru PNS di Jakarta berkisar 6,5-10,5 juta rupiah per-bulannya.

Dua tahun kemudian, tahun 2012, gaji PNS mengalami perubahan. Setelah Wajar 12 Tahun diterapkan di DKI Jakarta, “ongkos” dari Komite kemudian menjadi hilang. Sehingga, gaji di atas dipotong 1,5 juta-an, bahkan dari kabar yang saya terima, ternyata ada pemberian dari Komite mencapai 2,5 juta (dan kini raib). Tapi, gaji PNS masih di atas 5 juta rupiah. Dengan gaji ini, pemerintah baru: Jokowi berharap kualitas pendidikan di Jakarta maju, bahkan semakin maju bermutu.

Namun demikian, apakah para pembaca yang budiman tahu bahwa pemerintah RI secara umum, dan Pemda DKI luput pandangannya kepada guru honorer yang nota bene-nya mengabdi di sekolah negeri?. Kembali, berdasarkan catatan saya, tahun 2010, gaji guru honorer Jakarta di sekolah negeri adalah setara dengan SPG (Sales Promotion Girl). Dua tahun kemudian, tahun 2012, gaji guru honorer Jakarta di sekolah negeri adalah setara dengan Kenek Bangunan. Sekarang, terkait dengan tentang guru honorer, saya mencatat:

Hingga awal bulan Oktober 2012 ini, guru honorer Jakarta rata-rata baru menerima 2 kali gaji dengan perincian detail sebagai berikut:

  1. Gaji guru berdasarkan jumlah kehadiran/masuk kerja.
  2. Satu hari kerja diganjar Rp.50.000.
  3. Jumlah gaji adalah Rp.50.000 x Jumlah Kehadiran.
  4. Guru yang full time (masuk pukul 06.30-14.45 WIB dari Senin-Jum’at) di bayar Rp.997.500 setelah dipotong pajak.
  5. Tugas tambahan sebagai wali kelas, pembina ekskul, piket, Tim SAS, Jumlah jam mengajar, Jumlah Tahun lama mengabdi, Tunjangan guru honorer, kualifikasi pendidikan, tidak diperhitungkan lagi alias tidak ada rupiahnya.

Berdasarkan detail tersebut, maka:

  1. Kini, guru honorer Jakarta yang berpendidikan S-1, bahkan ada pula yang S-2, sepertinya tak mampu menaikkan gengsi gaji, karena yang diperhitungkan (dibayar) adalah kehadiran.
  2. Sudah barang tentu, kini gaji guru honorer full time yang tahun 2010 setara dengan gaji SPG Even, tahun 2012 ini, terjun bebas jauh meninggalkan gaji SPG yang berkisar 700.000-3 juta rupiah.
  3. Gaji guru honorer lebih rendah dari satpam sekolah dan caraka/office boy karena mereka hari Sabtu hadir untuk piket atau bersih-bersih sekolah.
  4. Gaji guru honorer tentunya sudah dibawah standarisasi UMR Jakarta yang mencapai Rp. 1,5 juta.
  5. Gaji guru honorer lebih rendah dari kuli bangunan di Jakarta karena Tukang diganjar seharga Rp. 70-75 ribu perhari/datang.
  6. Gaji guru honorer setara dengan Kenek bangunan karena sama-sama dihargai Rp 50 ribu perhari/datang

Melihat kenyataan ini, bagaimanakah Jokowi menyikapinya?. Apakah akan tetap dipertahankan sistem kesejahteraan yang dialami oleh guru honorer di sekolah negeri Jakarta?. Apakah, Gaji guru di Jakarta akan tetap Setara dengan kenek bangunan seperti paparan di atas?.

4 thoughts on “(untuk Jokowi) Gaji Guru di Jakarta Setara dengan Kenek Bangunan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s