Menpan: Honorer Pengangkatan di atas 2005 harus diberhentikan

569 Pegawai Honor Pemkab Rohul Tunggu Putusan Bupati

Sebanyak 569 pegawai honor di lingkungan Pemkab Rohul pasrah, menunggu keputusan Bupati Achmad. Mereka bakal diberhentikan, jika rencana pengurangan honorer dilaksanakan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu Achmad masih mem-pertimbangkan wacana Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI untuk pemberhentian tenaga honor pengangkatan 2005.

Adanya intruksi dari Menpan tersebut, Selasa pagi tadi (20/11/12), seluruh honorer di seluruh satuan kerja (Satker) dikumpulkan. Dalam wacananya, Menpan isyaratkan agar honorer pengangkatan di atas 2005 diberhentikan.

Usai arahannya, Wakil Bupati Rohul Hafith Syukri mengaku Menpan telah keluarkan intruksi untuk pengurangan tenaga honor di kabupaten dan kota diatas 2005.

Menurut wabup, untuk pengurangan ini, Bupati Achmad masih pertimbangkan dampaknya. Pasalnya ada lebih dari 500 honorer yang diangkat di atas 2005 silam.

“Jika bupati intruksikan agar diberhentikan, maka seluruh tenaga honor ini akan diberhentikan. Nasib honor ini tergantung kepada Bupati,” papar Wabup Hafith kepada sekitar 3.069 honorer di jajarannya, didampingi Sekda Rohul Damri, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sri Mulyati.

Dia menambahkan, jika ada uji petik dari Menpan terkait dana honorer dari Pemkab Rohul, nantinya akan menjadi pertanggungjawaban kepala daerah, sebab para honorer ini masih dibutuhkan tenaganya.

“Untuk itu, bagi tenaga honorer yang kedapatan tidak hadir Tanpa Keterangan (TK), maka secara tegas kita berhentikan. Renungkan lah nasib honorer dengan adanya intruksi Menpan RI ini. Bekerjalah sesuai tanggungjawab yang sudah diberikan pimpinan, serta seluruh aturan agar dipatuhi dan dijalankan,” mintanya.

Sementara, Kepala BKD Rohul Hj Sri Mulyati mengungkapkan, saat ini jumlah tenaga honor ada 3.069 orang, meliputi honorer di seluruh Satker, kecamatan, tenaga medis, guru, dan lainnya.

Tenaga honorer yang diangkat bekerja hingga batas tahun 2005 sekitar 2500, dan sisanya 569 orang diangkat diatas 2005 silam.

Tenaga honor terbanyak terdapat di Dinas Kesehatan yakni mencapai 267 orang. Menyusul, di Satpol PP 256 orang, RSUD Pasirpangaraian 184 orang, Dinas Bina Marga dan Pertambangan 176 orang, Pelayanan terpadu 176 orang, serta honorer di Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) 167 orang.

Pada arahannya, Sekda Rohul Damri mengaku Pemkab Rohul masih memberikan kesempatan kepada seluruh honorer. Dengan adanya kebijakan Bupati Rohul yang masih mempertahankan tanaga ini, dia minta hal ini menjadi renungan tenaga honor.

“Bekerja lah dengan baik dan ikuti seluruh aturan seluruh kebijakan dan intruksi pimpinan. Sebab jika kita melanggar, tidak akan ada toleransi lagi,”

Sumber

4 thoughts on “Menpan: Honorer Pengangkatan di atas 2005 harus diberhentikan

  1. tlg pemerintah jgn sombong melihat honor di atas 2005 di berhentikanlah pemerintah yg korupsi babi itu sehingga guru honor tdk di angkat karena uang negara sdh di makan pemerintah yg korupsi itu d pemerintahpun monyong tdk tegas apasi salahnya langsung di hukum gantung d di kubur hidup, (ini saya marah besar )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s