Berharap poros Jakarta-Tel Aviv terbentuk

Barangkali ini kunjungan paling mengejutkan sekaligus sensitif sepanjang sejarah diplomasi Indonesia. Pada 16 Oktober 1993, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin menemui Presiden Soeharto di kediaman pribadinya, Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta Pusat. Misi dibawa Rabin sangat jelas. Dia meminta bantuan Indonesia sebagai pemimpin Gerakan Non-Blok menengahi konflik Palestina-Israel.

Lawatan itu berlangsung lewat sebulan setelah Rabin dan pemimpin PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) Yasser Arafat dengan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton sebagai mediator meneken Perjanjian Oslo. Kesepakatan ini mendasari pembentukan Otoritas Palestina setahun kemudian.
Continue reading “Berharap poros Jakarta-Tel Aviv terbentuk”

Advertisements

Sejarah Hitam Di Balik 20 Mei Sebagai Harkitnas

Tulisan yang saya temukan via FB, pernah menjadi pembahasan hangat saat kuliah s-1 dulu. Bagi mereka yang doyan baca sejarah, terlebih yang kontroversi dan sejarawan akademis, “gugatan” tentang masalalu dalam tulisan ini, bukanlah hal yang baru. Walaupun demikian, masih sedap dirasa dalam otak ini untuk wahana pemikiran dan keingintahuan manusia lalu yang menyejarah. Selamat membaca!

—————————————

Tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional didasarkan atas peristiwa berdirinya Boedi Oetomo. Sedangkan para tokoh BO (Boedi Oetomo) adalah pengikut Theosofi (sebuah perkumpulan kebatinan yang berlandaskan pada tradisi Kabbalah Yahudi), anggota Freemasonry dan Melecehkan Islam.

Sistem pendidikan yang dianut dalam BO (Boedi Oetomo) sendiri adalah adopsi pendidikan Barat. BO sendiri sangat kooperatif dengan pemerintah Kolonial, hal ini karena para pemimpinya digaji oleh pemerintah Belanda.

Dalam rapat-rapat perkumpulan, Boedi Oetomo menggunakan bahasa Belanda, bukan bahasa Indonesia. “Tidak pernah sekalipun rapat Boedi Oetomo membahas tentang kesadaran berbangsa dan bernegara yang merdeka”.
Continue reading “Sejarah Hitam Di Balik 20 Mei Sebagai Harkitnas”

Candi Kidal Simbol Perjuangan Pembebasan dari Perbudakan

atf0vMWbI9

MALANGBangunan terbuat dari batu andesit yang dikenal dengan sebutan Candi Kidal sore hari terlihat kokoh. Candi yang menghadap ke barat itu seolah menanti sang surya tenggelam berganti malam di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Ada sebuah pupuh dalam kata Negarakretagama yang berbunyi “Bathara Anusapati menjadi raja, Selama pemerintahannya tanah Jawa kokoh sentosa, Tahun caka Persian Gunung Sambu (1170 C – 1248 M) beliau berpulang ke Siwabudaloka, Cahaya beliau diujudkan arca Siwa gemilang di Candi Kidal”
Continue reading “Candi Kidal Simbol Perjuangan Pembebasan dari Perbudakan”