Selamat Jalan Drs. Riefdhal M.Pd…

RIPBerangkat kerja lancar, tiba pukul 06.20-an. Di lapangan terhampar karpet hijau yang biasa dipakai saat sholat Jum’at. Saya berfikir, itu hanya untuk persiapan, atau sekedar latihan untuk kepanitiaan esok hari: sholat iedul adha.

Langkah kaki terhenti di lt 2, depan ruang. Saya memilih untuk duduk di luar karena terlihat sedang briefing. Tumben, jam segini dah mulai, gumamku. Tak lama berselang ada siswa bersalaman dan berkata: “pak, kepala sekolah meninggal ya?, itu (sambil menunjuk ke lapangan) untuk do’a bersama ya?”. Saya masih belum sadar, maklum baru sampai. Seorang temen keluar dari dalam ruangan, saya berkata:”bu, jadi ingat bu Murni dan Pak Umar”, seiring menunjuk kerumunan siswa/i yang mulai berkumpul di lapangan”. Maksud kata-kata saya ini, hasil ingatan terhadap kedua temen yang di do’akan saat sakit keras beberapa tahun lalu. Ibu yang ternyata sudah tahu, ternyata belum juga sadar seperti saya tadi. Keadaan terlihat tegang, dan sedih.

Sebelumnya, malam Minggu saya menghadiri pernikahan anaknya Pak Riefdhal, dan saya mendapat kabar dari seorang teman bahwa beliau nge-drop, kondisinya menurun. Beberapa hari di rawat di rumah sakit, belum menemukan kata stabil. Malam minggu, minggu pagi, hingga pagi ini, keadaa terlihat normal bagi saya.

Setelah mendengar cerita temen-teman yang mengikuti perkembangan beliau, pak Riefdhal wafat pada malam minggu sekitar pukul 22.00 WIB. Ketika bangsa Indonesia bersorak-sorai meyaksikan Timnas U-19 berftanding dengan Korsel, beliau meninggalkan dunia yang fana ini…

Bagi saya, beliau adalah orang yang bertanggungjawab meningkatkan gaji kami selaku honorer di SMAN 32 Jakarta. Sejak jadi guru tahun 2004, baru dibawah kepemimpinan beliau gaji saya tinggi, dan hingga kini masih yang teratas. Ketika awal beliau menjabat sebagai kepala sekolah, beberapa kali pertemuan membahas gaji dilakukan, sedikit bersihtegang terjadi. Alhamdulillah, saya dan beliau hubungannya mencair. Canda-tawa diantara kami menegaskan tidak ada rasa permusuhan yang terjadi. Kesadaran menuju kepada satu hal bawa beliau peduli terhadap kami yang bergaji dibawah PNS.

Selain kebaikan itu, beliau memiliki itikad baik untuk meningkatkan dan memajukan SMAN 32 Jakarta, hingga diakhir usia, pesan terakhirnya kepada kami masih berupa itikad baik tersebut. Pak Riefdhal juga termasuk yang gemar menulis, isi blognya saya baca, bahkan termasuk rumus-rumus eksak yang tidak saya pahami. Sebagai sesama bloger, saya merasa kehilangan beliau. Tulisan saya ini sebagai dedikasi akan kepergianmu….

Ternyata, sekitar dua jam sebelum beliau wafat, saya berharap pak Riefdal kembali sehat. Di kanvas putih pernikahan anaknya, saya dengan simpati besar menuliskan: “cepet sembuh Bro Riefdah”…kenyataan berbicara beda, di blog ini saya dengan rasa sedih ingin menuliskan: “selamat jalan Drs. Riefdahl, M.Pd…Insya Allah amal ibadahmu diterima di sisi Allah SWT…”.

Di salahsatu FB seorang teman, beberapa komentar menghiasi kepergian Bro Riefdhal sebagai berikut:

Al Basya: Subhanallah, pak sujoko sambutan 15 menit hanya d isi dengan tangisan. Bahkan setelah sambutan masih bernangis-nangisan sm abi. Banyak pesan2 almarhum yg masih terngiang-ngiang seakan kami tak percaya beliau begitu cepat meninggalkan kami. Selamat jalan pemimpin, semoga Allah menempatkanmu di rempat yg terbaik, d lapangkan alam kuburnya, d ampuni segala dosa2nya, di masukkan k dalam syurganya yg abadi. Amien…

Indriati:  Amin..kepergianny bgt mengejutkan.Seakan tak percaya,bahkan berhrp ni mimpi.Tdk akan ada lg senyum tlus menghiasi hari2 kami,tdk ada lg canda-gurauan yg memaksa kami tertwa dlm kepenatan.Pimpinan yg bersahaja,sll mencba tersenyum,wlau getir terasa.Pimpinan yg sgt memahami,wlw dlm kterbtasan tp bliau sll mencarikan solusi dan bkn hanya sebatas janji..kepergianmu yg bgt cpt,meninggalkan jejak di hati sanubari kami..Slmt jalan bpk..tenanglah di alam baka,kami akan berupaya sekuat tenaga kami mewujudkan apa yg dicita2ka..SMA 32 hrs mju..ktamu kita harus jd pemenang bkn pecundang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s