Fenomena Timnas Indonesia U-19, U-23, dan Senior

timnas06-fajar

Fenomena U-19, U-23, dan Senior…sebuah pengamatan sederhana saat nonton Tim kesayangan tampil di tv dan cari informasi via net….

1. Entah kebetulan atau tidak, mereka (U-19) selalu menang dan atau seri alias tidak kalah ketika saat nyanyi lagu Indonesia Raya, pemainnya pakai jaket. Lawan Laos, Filipina, dan Malaysia, jaket tetap dipakai.

Saat pertama lawan Vietnam, mereka pakai kaos dan kalah. Pertemuan kedua, mereka pakai jaket dan menang 7-6. Lawan Korsel-pun, Timnas U-19 pakai jaket…dan menang…

2. U-19 bermain tanpa ada satupun pemain Papua, dan jadi juara AFC. Padahal, seperti yang diketahui, pemain Papua tiap tahun langgangan di Timnas. Kini, tergantikan dengan pemain dari Aceh.

3. Seperti fenomena jaket di atas, entah kebetulan atau tidak, para pemain Papua U-23 dan Senior, diam tanpa ada satu katapun keluar, apalagi nyanyi saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Fenomena ini, nyaris terjadi di semua pemain Papua yang di Timnas.

4. Lagu Garuda di Dadaku yang sering dibawakan suporter saat Timnas bermain adalah lagu berjudul “Apuse” dengan gubahan lirik yang dilakukan Ferry mantan ketua Jakmania pada tahun 2002.

5. Lagu lainnya yang juga sering terdengar dan luas dikenal berdasarkan syairnya ialah: “Yo…Ayo Indonesia / Kita harus menang” (http://www.youtube.com/watch?v=5X52NPSwsI0) mulai dinyayikan di Indonesia tahun 1997/1998 oleh suporter Arema. Lagu tersebut tidak memiliki judul karena merupakan jiplakan lagu dari Chile yang berjudul “Vamous..vamous Chile” (http://www.youtube.com/watch?v=WdqGOs4M4QE). Lagu ini diperkenalkan oleh Arlette tahun 1997 setelah dia menyerahkan sebuah kaset yang berisi tujuh lagu yang biasa dinyanyikan suporter nasional Cile.

Khusus lagu ini, di Malaysiapun menyanyikannya persis dengan yang ada di Indonesia (http://www.youtube.com/watch?v=MIjZSnujvXc)

6. Suporter Indonesia terbilang berani dan cinta Timnas, bukan hanya di Asia Tenggara, tiap Timnas tampil dimana saja pasti ada saja WNI yang hadir di stadion, dari mulai 5 hingga ribuan orang.

7. di tahun 2000-an, dalam lingkup Timnas Indonesia, U-19 yang menjuarai AFF, kehebatannya hanya bisa disetarakan dengan Timnas senior tahun 2007 saat Piala Asia di Jakarta.

8. U-19 menjadi juara dengan para pemain dan pelatihnya adalah orang asli Indonesia. Dalam tim Garuda Muda ini, tidak ada orang bule seperrti sebagai pelatih, atau para pemain hasil proyek naturalisasi.

Bravo Timnas!, Garuda Juara, Garuda Jaya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s