PPDB DKI Jakarta 2016: Sejarah Berulang

Benar adanya jika sejarah tidak akan berulang karena peristiwa sejarah sudah terjadi/berlalu, dan itu hanya satu event. Namun, pola serupa tidak menutup kemungkinan berulang. Oleh karenanya, banyak sejarawan, termasuk saya, meyakini bahwa “sejarah berulang” bisa terjadi. Jika peristiwa itu merupakan suatu kesalahan, tidak berlebihan, dikatakan sesuai idiom yang ada di mayarakat Indonesia, yakni “jatuh pada lubang yang sama”.

Pada kasus PPDB DKI Jakarta tahun 2016 ini, entah istilah apa yang tepat disematkan untuk kondisi dalam 3 hari ini (Rabu-Jum’at, 15-17 Juni 2106). Cara pandang sejarawan, terhadap peristiwa “down-nya” situs PPDD, mengarah kepada tindakan “tidak belajar dari sejarah”, tidak cermat dalam memahami kesalahan masa lalu. Tahun 2010, peristiwa serupa terjadi. Situs PPDB DKI Jakarta Tahun 2010 mati, dan 6 tahun kemudian mengalami hal yang sama.

Tahun 2010, saya membuat kronologis sebagai berikut:

Hari pertama, 1 Juli 2010, baru 40 menit aktif, situs PPDB langsung berjalan lamban. Hari pertama, saya hanya dapat entri 35 siswa.

Hari kedua, 2 Juli 2010, dari pukul.08-16, hanya dapat mengentri 2 siswa. Pukul 18.30-21.05 WIB, 11 siswa datanya dapat dientri.

Hari ketiga, 3 Juli 2010, situs PPDB tidak berfungsi sama sekali. Sampai pukul 16.30 WIB, waktu pendaftaran siswa baru berakhir, entri belum terlaksana. Saya menunggunya hingga pukul 20.00, ternyata pada bae’…server ngak bergerak sama sekali!

Sekarang ?, pada’ bae’……

 

Mari belajar sejarah :

yang terpenting bukan hanya “bagaimana belajar sejarah”, akan tetapi “bagaimana belajar dari sejarah”

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s