Rencana, yang kemudian menjadi polemik publik, tentang pemindahan Ibu Kota Indonesia, Jakarta bukanlah hal yang baru. Pembicaraan tersebut selalu mencuat nyaris di setiap pesiden, bahkan sejak jaman Belanda. Berikut adalah rekam jejaknya :

Jaman Belanda

Daendells ingin memindahkan Batavia (Jakarta) ke Surabaya

Jakarta, ketika itu bernama Batavia rencananya akan dipindahkan ke Paris van Java alias Bandung. Awal abad 20, rencana tersebut dihadirkan oleh pemerintah Belanda, namun karena depresi besar dan Perang Dunia II, maka rencana tersebut gagal.

Jaman Republik Indonesia

1. Presiden Soekarno
Jakarta direncanakan pindah ke Palangkaraya (1957, 1965).

2. Presiden PDRI, Syafrudin Prawiranegara
Secara de facto, ibu kota Indonesia sudah pindah ke Bukit Tinggi, Sumatra Barat (1949)

3. Presiden RI, Mr. Assaat

4. Presiden Soeharto
Jakarta direncanakan pindah ke Jonggol, Jawa Barat (1997).

5. Presiden Bj. Habibie
Jakarta direncanakan pindah ke Sidrap, Sulawesi Selatan (1999).

6. Presiden Abdurrahman Wahid

7. Presiden Megawati

8. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Jakarta direncanakan pindah ke Banyumas setelah meminggirkan pilihan Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak. Wacana berlangsung alot (2010-2013).

9. Presiden Jokowi
Jakarta direncanakan pindah ke luar Pulau Jawa, yaitu Palangka Raya (Kalteng) / Tanah Bumbu (Kalsel) / Panajam (Kaltim) (2017-2019).

Saya pikir, pematangan perencanaan haruslah lebih matang, jangan sampai gagal jika benar akan dipindahkan Ibu Kota negara ini. Memang benar ada negara-negra yang berhasil dalam kasusu ini, Indonesia wajib belajar dari mereka dengan memerhatikan potensi dalam negerinya.

Daftar bacaan

RepublikaKompasTempoiNews, Wiki,   SuaraCNN,