Tulisan dibawah ini (dimiringkan) terletak pada bagian “konsep” dalam blog ini. Setelah saya cek, ternyata bertahun 2017. Ya, mulai tahun itulah, di ruang kelas SMA Negeri di Jakarta lagu Indonesia Raya 3 Stanza dikumandangkan setiap awal pembelajaran. Tahun 2017, saya mencatat:

Minggu lalu, saya lebih senang ingin menyatakan, menjadi suatu kepastian kalau mulai tahun ajaran ini, lagu Indonesia Raya versi 3 stanza dinyanyikan di ruang kelas. Di awal pembelajaran, lalu berdoa. Berita di portal warta sejak 2 bulan ini tentang hal tersebut, selesai sudah. fix!. Di lihat dari dasar hukumnya, sudah di protek dengan baik.

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga boleh digunakan untuk momen tertentu. pada pasal 59 ayat (2) disebutkan bahwa Lagu Kebangsaan dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:

a. sebagai pernyataan rasa kebangsaan;

b. dalam rangkaian program pendidikan dan pengajaran;

Namanya juga baru “konsep”, tulisan tersebut berakhir pada kata “pengajaran;”. Link/tautan yang tersemat pada 2 kata “dasar hukumnya” sudah invalid, saya cari lagi, dan ternyata ada tapi terbitan 17 Agustus 2019. Tidak mengapa, yang penting maknanya serupa.

Sudah berlangsung 2 tahun, penghargaan hari ini terhadap sejarah telah ditunaikan. Namun tidak semua sekolah melakukan hal yang senada. Ada di sekolah tertentu, di dalam kelas menyanyikan 3 stanza, tapi ketika upacara bendera Senin atau hari besar lainnya memakai 1 stanza. Ada di sekolah lain, full 3 stanza di setiap moment seperti sekolah yang disebutkan sebelumnya. Bisa jadi variasi berlangsung di setiap sekolah, dari tingkat SD, SMP, bahkan SMA, negeri ataupun swasta.

Entah apa yang ada dipikiran pemangku kebijakan penerapan lagu Indonesia Raya 3 stanza, sehingga dilapangan ternyata tidak ada keseragaman tindakan. Jaman Orde Baru, semua 1 stanza. Di tv, radio, instansi pemerintah, hingga karang taruna: sama. Kini, beragam. Namun demikian, semangat menumbuh-kembangkan nasionalisme melalui tindakan menyanyikan lagu kebangsaan, lazim dijadikan sarana ampuh di setiap negara, nyaris di setiap rezim….