b8f6638e-dc2c-4e10-82e6-901796d3b679_43

Foto di atas diambil dari portal berita online. Dituliskan seperti ini: “Kashmir dikenal sebagai “Surga di Bumi” karena keindahan alamnya”. Saya meyakini, yang indah terlihat dipermukaan tanah amat mungkin ada keindahan-keindahan lainnya di bawah permukaan tanah.

Mari bicara tentang konflik Kahmir…

Melihat di medsod, muslim dianiaya di beberapa kota di India dalam 1-2 minggu belakangan, seakan mengangakat kembali kisah yang belum usai di India tentang Hindu vs Islam. Bagi muslim, ada yang bilang bahwa ketiadaan Khilafah membuat muslim tak terlindungi sehingga tak berdaya jika dizolimi. Masjid dibakar, muslim dibunuh, dianiaya, rezim India terlihat tidak memiliki kemamuan untuk mengendalikan situasi. Ada juga yang bilang, kasus di India adalah nasib muslim jika jadi minoritas di negeri kafir (non-muslim).

Terkait dengan India dan muslim, konflik “satu frekuensi” juga terjadi diperbatasan India dan Pakistan. Konflik ini terjadi di wilayah yang bernama Kashmir. Band besar, Led Zepplin mencipta lagu dengan judul Kashmir yang beat awalnya mengilhami Ahmad Dani dalam lagunya Arjuna. Kashmir merupakan salah satu “konflik abadi” karena hingga kini belum ada selesai. Konflik bersenjata hingga berjilid-jilid, namun seakan tidak ada solusi permanen.

Penyebab utama konflik bersenjata di Kashmir adalah disebabkan oleh perebutan wilayah Kashmir. Tirto.id. menulis, bawwa awalnya, Kashmir menjadi wilayah yang berdiri sendiri pada 1947, bertepatan dengan India dan Pakistan yang mendapat kebebasannya dari Inggris Raya pada 15 Agustus 1947. Kala itu Kashmir memilih untuk tidak bergabung ke Pakistan atau India. Namun, Pakistan dan India masing-masing meng-klaim wilayah Kashmir merupakan bagian dari wilayah negara mereka masing-masing. Pakistan yang mengklaim Kashmir sebagai bagian dari wilayahnya merebut 1/3 bagian wilayah tersebut. Klaim ini bukalah tanpa alasan. Wilayah Khasmir dianggap memiliki nilai ekonomis dan strategis oleh Pakistan dan India. Hal tersebut berkaitan dengan sumber daya alam yang dibutuhkan Pakistan dan India.

Menariknya, karena faktor geografis, maka Cina juga turut meng-klaim Kashmir. Dengan demikian, India, Pakistan dan China semuanya mengklaim sebagian atau seluruh wilayah Kashmir. Secara terperinci,  CNN INdonesia mencatat, bahwa penguasaan wilayah terbagi menjadi 3 bagian :

  1. India kini mengendalikan Jammu dan Kashmir yang mencakup 45 persen dari bagian tenggara dan timur wilayah tersebut. 
  2. Pakistan mengendalikan tiga bagian bernama Azad Kashmir, Gilgit dan Baltistan, mencakup 35 persen wilayah Kashmir di bagian utara dan barat.
  3. Sementara China mengendalikan Aksai Chin, sebesar 20 persen wilayah di timurlaut Kashmir.

Garis Kendali adalah wilayah perbatasan yang dikuasai India dan Pakistan sepanjang 700 km di Kashmir. India menuding Pakistan telah memberikan lebih dari 8.000 km persegi wilayah Kashmir ke China.

Ketiga negara tersebut, tidak pernah menyatakan secara gamblang alasan mereka bercokol di Kashmir, terutama India dan Pakistan yang terlihat abadi koflik bersenjata di Kahmir. Namun demikian,  wilayah Khasmir yang persengketakan itu, sesungguhnya dianggap memiliki nilai ekonomis dan strategis oleh Pakistan dan India. Hal tersebut berkaitan dengan sumber daya alam yang dibutuhkan Pakistan dan India. Tanpa faktor utama ini, India dan Pakistan tidak akan mau berperang karena buanyak mengeluarkan biaya, dan tidak akan mau nyawa putra/i terbaik mereka (tentara nasional) melayang dimedan perang Kashmir.

Konflik bersenjata akan berlanjut lagi….