BAB 2

Pada bagian ini, kalian akan belajar bagaimana “Melakukan penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali ragam gejala sosial dan hubungan sosial di masyarakat (kd.4.4)”.

Yupz, kalian diajak untuk membuat yang sederhana. Jangan membayangkan yang lebih, seperti membuat Skripsi, atau penelitian canggih lainnya. Kalian diharapkan dapat menyusun rancangan penelitian sederhana  tentang berbagai gejala sosial  terkait dengan hubungan sosial dan pembentukan kelompok atau apapun yang menurut kalian menarik, dan itu adalah kajian sosiologis. Secara teknis, kalian membuat rancangan penelitian yang mengikuti langkah-langkah penelitian, yaitu penetapan  topik, latar belakang, permasalahan, tujuan, metode, dan instrumen penelitian (pedoman wawancara, kuesioner,  dan pedoman observasi).

 

Jadi, kita harus ngapain Pak ?.

Hehehehe, tenang, jangan pusing dulu ya…untuk pemahaman yang lebih baik, silahkan simak dengan baik dibawah ini.

 

  1. Menetapkan topik/tema penelitian, dalam bagian ini kalian harus memperhatikan beberapa hal yang utama, antara lain adalah topik yang menarik untuk di teliti, belum atau jarang diteliti, dan dapat diwujudkan dalam aksi penelitian. Secara bersamaan, langkah pertama penelitian dilakukan, yaitu menemukan masalah. Ketepatan dalam pengajuan masalah penelitian akan mempengaruhi langkah-langkah rancangan selanjutnya.
  1. Latar Belakang, dibagian ini, kalian menyusun latar belakang masalah dalam penelitian yang kalian pilih, termasuk “memunculkan masalah” yang akan diteliti. Kalian, peserta didik sebagai peneliti harus menjelaskan alasannya melakukan penelitian sesuai topik/tema. Penjabarannya harus mencakup pertimbangan sejauh mana manfaat dan dampak dalam kehidupan bermasyarakat dari masalah yang akan diteliti tersebut. Selanjutnya, kalian menemukan masalah, yaitu adanya kesenjangan antara harapan (ekspetasi) dengan kenyatan (realitas). Saya yakin, kalian paham ini, karena selalu saya ulang-ulang di kelas. “nanti kalau sudah kuliah, ketika dosen bertanya: “langkah apa yang dilakukan pada awal penelitian?”, kalian jawab sambil acungkan jari telunjuk: “menemukan masalah”.
  2. Rumusan Masalah, sebagai penegas saja, bahwa rumusan masalah adalah pertanyaan, bukan pernyataan. Pakai Tanda Tanya ya…misalnya, kalian ingin meneliti tentang “Pengaruh Pendemik Covid-19 terhadap Interaksi antara Guru dan peserta didik 10 IPS SMAN 32 Jakarta”, maka rumusan masalah dapat diajukan seperti dibawah ini: a.) Apa pengaruh Pendemik Covid-19 terhadap Interaksi antara Guru dan peserta didik kelas 10 IPS SMAN 32 Jakarta ?, atau dapat pula dibuat seperti: b). Apa dampak pengaruh Pendemik Covid-19 terhadap Interaksi antara Guru dan peserta didik kelas 10 IPS SMAN 32 Jakarta ?

Tentunya, kalian tidak harus sama dengan contoh di atas. Kalian bisa membuatnya sendiri dengan tema yang berbeda.

  1. Tujuan dan Manfaat Penelitian, penelitian yang kamu buat tentunya harus memiliki tujuan kanNah, tujuan penelitianitu merupakan bentuk dari rumusan masalah yang ada di pertanyaan penelitian. Tinggal diganti saja, kata tanta dengan: “untuk mengetahui”. Lalu ada tambahan, yaitu diikutkan manfaat penelitian. Manfaat penelitian itu sendiri merupakan kegunaan yang nyata dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
  2. Metode dan Instrumen Penelitian. Metode penelitian lebih menekankan pada cara yang dipakai peneliti untuk mengumpulkan data di lapangan. Metode yang dipakai itu bisa sebuah survei, kuesioner, wawancara, dan beberapa metode lain. Setelah metode dipilih, maka instrument penelitian disusun. Jika penelitian kalian membutuhkan proses penjaringan data yang mendalam maka pedoman wawancara harus disediakan/dibuat. Begitupula penyusunan pedoman kuesioner, dan pedoman observasi untuk metode yang tepat pula. Ingat, kekuatan alasan penetapan/pemilihan metode dan instrument menjadi salah satu faktor penentu ketepatan dalam menjaring data.  

Demikian, bahan ajar tentang Merancang Penelitian Sosial secara Sederhana. Semoga menjadi bahan yang cukup mendasar dan memadai dalam usaha membuka cakrawala pengetahuan awal dalam meneliti.

 

Sumber dan Bacaan Lebih anjut

Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3, Sumber 4.