XII. Bab 6. 2

Pertemuan sebelumnya, kalian sudah melalui pembahasan teknik pengumpula data. Selanjutnya, apa yang harus dilakukan dengan sekumpulan data yang diperoleh?, bagaimana caranya sehingga nanti dapat dipahami dengan baik oleh pembaca?. Bagaimana cara mengolahnya ?.

Tahap pengolahan data penelitian ini menjadi penting mengingat, hasil dari tahap ini merupakan “pengujian” dari sebuah kebenaran penelitian. Terlihat gahar, sadis, bukan ?. Begitulah kira-kira. Kepenatan dan pening dikepala kerap kali mengelayut dalam melalui tahap ini. Bagi pelajar SMA Kls 10, ini tidak perlu diambil pusing, karena penelitian yang kalian lakukan sifatnya sederhana, pada tahap pengantar, sekedar tau aja yaa…

Secara sederhana, ketika data yang kamu peroleh dalam bentuk angka, maka olahlah menggunakan analisis kuantitatif. Sedangkan, jika data yang kaian dapat berupa untaian deskripsi kualitas (non-angka) maka analisis kualitatif adalah jawabannya. oya, pengolahan data penelitian ini, juga lazim disebut teknik analisis data.

Teknik Analisis Data Kuantitatif

Teknik analisis dalam penelitian kuantitatif dahuhu dilakukan secara manual. Artinya, data yang telah terkumpul dihitung menggunakan rumus statistik. Seiring perkembangan zaman, teknik analisis data dalam penehitian kuantitatif dapat dilakukan menggunakan software khusus untuk analisis data yang dinamakan statistical product and service Solutions (SPSS).

Secara umum ketika melakukan analisis data baik secara manual maupun menggunakan SPSS, analisis data mehewati tahap-tahap berikut.

Pemeriksaan Data (Editing)

Langkah pertama untuk mengolah data yang telah terkumpul adalah proses editing. Proses ini bertujuan mengetahui kelayakan data guna melanjutkan analisis data penelitian pada tahap berikutnya. Editing digunakan untuk mengecek jawaban responden yang terdapat pada kuesioner.

Melalui tahap editing diharapkan peneliti dapat meningkatkan kualitas data yang hendak diolah dan dianalisis. Aspek-aspek yang sering diperhatikan dalam proses editing ialah kelengkapan jawaban, kejelasan tulisan, kejelasan makna jawaban, konsistensi antarjawaban, relevansi jawaban, dan keseragaman data.

Pembuatan Kode (Coding)

Setelah tahap pemeriksaan data dianggap memadai, tahap selanjutnya ialah pembuatan kode (coding) yang dilakukan berdasarkan item pertanyaan pada kuesioner. Coding bertujuan untuk menyederhanakan data dengan cara memberikan simbol angka atau huruf pada setiap jawaban.

Coding juga menunjukkan proses klarifikasi jawaban responden berdasarkan jenis data penelitian yang telah terkumpul sehingga dapat dinamakan scoring. Mànfaat pembuatan Coding adalah mempermudah peneliti dalam proses analisis data dan mempermudah penyimpana data dalam jumlah besar.

Coding erat kaitannya dengan bentuk data yang diperoleh Ada dua jenis data, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa angka (1, 2, dan 3). Sementara itu, data kualitatif berhubungan dengan kategori misalnya (wanita manis, peserta didik berprestasi dan kekerasan terhadap anak). Kedua bentuk data tersebut dapat digunakan untuk pembuatan coding sesuai bentuk datanya.

Memasukkan Data (Tabulating)

Tabulating merupakan proses memasukkan data yang sudah dikelompokkan dalam tabel-tabel yang mudah dipahami. Melalui tabulatmg, data lapangan terlihat Iebih ringkas dan dapat dibaca dengan mudah.

Mencatat skor secara sistematis memudahkan pengamat data dan memperoleh gambaran analisisnya Dan tabulasi data, analisis dapat dilakukan secara sederhana, yaitu mencari jumlah skor, nilai rata-rata (mean), median dan modus. Tabulasi data dimulai dan membuat tabel yang berisi kumpulan skor dan kuesioner yang telah dibuat, misalnya tabulating untuk variabel fasilitas perpustakaan dan lain sebagainya.

 

Teknik Analisis Data Kualitatif

Proses pengolahan data diawali dan pembuatan catatan lapangan. Tahap selanjutnya menganalisis data yang telah dibuat dalam catatan lapangan. Menurut Bogdan dan Biklen, analisis data kualitatif dilakukan dengan cara mengorganisasi data, memilihnya menjadi satuan yang dapat dianalisis, menemukan hal penting, dan memutuskan bagian yang akan disampaikan kepada orang lain.

Proses analisis data kualitatif berjalan dengan proses sebagai berikut.

  • Mencatat hal-hal berkaitan dengan catatan lapangan.
  • Mengumpulkan, memilah, mengklasifikasikan, membuat ikhtisar, dan membuat indeks.
  • Menganalisis data dengan menggali hubungan dan pola antardata.

Adapun menurut Janice McDrury, tahapan analisis data kualitatif, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Membaca dan mempelajari data, termasuk di datamnya menandal kata-kata kunci serta gagasan yang ada dalam data.
  • Mempelajari kata kunci dan berusaha menemukan tema dan data yang telah terkumpul.
  • Menuliskan tema atau model yang ditemukan.
  • Membuat koding atas data tersebut.

Model analisis dalam penelitian kualitatif biasanya meliputi empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data (reduction), sajian data (display), dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Keterkaitan empat komponen tersebut ditunjukkan secara interaktif dalam proses pengumpulan data sehingga kegiatan dilakukan secara berkelanjutan.

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

Adapun penjelasan dan keempat komponen dalam teknik analisis data kualitatif tersebut, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Pengumpulan data. Pada tahap ini, peneliti mengumpulkan seluruh catatan lapangan yang telah dibuat berdasarkan wawancara dan pengamatan yang telah dilakukan.
  • Reduksi dan kategonisasi data. Pada tahap ini dilakukan proses penyederhanaan dan pengkategorian data.
  • Display data, merupakan proses menampilkan data hasil reduksi dan kategorisasi dalam matriks berdasarkan kritenia tertentu.
  • Penarikan kesimpulan, apabila hasil display data menunjukkan bahwa data yang diperoleh telah cukup dan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan, dimulailah penarikan kesimpulan menggunakar teori dan hasil data di lapangan.

Dari penjelasan diatas, maka dalam mengolah data kualitatif, peneliti dituntut memiliki kemampuan mengumpulkan data. kreativitas, kepekaan mengorganisasi data secara lengkap, kemampuan untuk menelaah masalah secara mendalam, menafsirkan data secara togis, dan mengungkapkan dalam kalimat yang konsisten serta sistematis.

Dalam proses pengolahan data kualitatif aspek penting yang perlu diperhatikan adalah interpretasi data. Pengertian interpretasi data adalah hasil analisis data yang diperoleh di lapangan selanjutnya dibuat rekomendasinya.

Pembuatan interpretasi hasil analisis penlu mempenhatikan duá aspek berikut ini,

  • Interpretasi tidak melenceng dan hasil analisis.
  • Interpretasi harus dalam batas kerangka penelitian.

Penulisan interpretasi data menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh pembaca atau pihak lain yang memiliki kepentingan. Interpretasi data sudah menunjukkan proses pengolahan data lapangan yang diperoleh sehingga laporan tidak boleh menunjukkan adanya data mentah. Selain itu, pengolahan data disesuaikan dengan prosedur penelitian yang telah ditentukan.

Kalian juga dapat kunjungi tulisan serupa yang (bisa jadi) menurutmu lebih sederhana atau mudah,  silahkan ke sini atau ke sini aja.Saya pikir cukup ya…jika tidak paham obrolnya di WAG aja…

 

 

Sumber:

Beberapa bagian tulisan di atas diambil dari sini