Guest Book

Music Myspace CommentsBeavis and Butthead, Metal Icon in 90’s


Remaja yang gemar menyanyi dan menari….


Push up dulu akhh….


Silahkan memberikan opini tentang blog ini, dan gunakan buku tamu sebagaimanamestinya. Jangan kaya anak metal di atas, bisanya cuma manggut-manggut, atau seperti remaja yang gemar menyayi dan menari, apalagi pake bilang: cape’ deeh…, rasanya pengen push up aja neh. Walaupun demikian, yang terpenting adalah “Bebas tapi Bertanggung Jawab Ye!”…he…he…he…

(Thanks to Kaskus for the pics)


58 thoughts on “Guest Book

  1. hay salam kenal ya….situsnya bagus. libknya ku tampilakan di situsku yah…
    ————————————–
    salam kenal juga…thanks ya…..

  2. wah…blognya bagus. artikel2nya juga keren. kapan2 amampir lagi ah. minta izin untuk melink situs ini di blog ku yah?
    ————————————-
    salam kenal….silahkan saja ngelink….

  3. Hallo salam kenal juga sudah mengunjungi blog saya, mari kita saling memberikan informasi, boleh saya masukkan materi di blog anda ke blog saya
    ————————-
    Silahkan pak, yang penting untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama….

  4. Terima kasih anda telah mengumpulkan bahan-bahan tentang SAS. Jadi publik bisa mengerti ada proyek pembodohan masyarakat atas nama melek ICT (menganggap semua guru dan siswa di DKI bodoh soal ICT). Sebenarnya ada juga bahan di http://www.kabarindonesia.com dan http://www.sukainternet.com – sedang bahan cetak ada di Majalah EDUCARE edisi Mei 2008 judulnya : SAS, belenggu lain dari otonomi sekolah. Terima kasih atas kesabarannya mengumpulkan semua bahan tentang SAS (kalau tidak diwajibkan dengan cara-cara teror, tidak apa-apa, nah SAS ini wajib, harus bayar, padahal ada yang gratis dan pakai cara SMS teror- cuma ada satu kata : LAWAN
    ————————————————
    Saya pikir, saya sendirian….ternyata masih ada guru yang kritis dan militan….Ingatlah, Guru: Mendidik itu melawan!!!, melawan ketidakberesan!!!

  5. Met pagi, salam kenal dari serbabuku.com. By the way susah dapet buku favorit Anda…Coba deh cari di http://SerbaBUku.com
    Disini Anda bisa dapetin buku murah bin diskon.
    Buat Anda yang punya web sendiri bisa joinan tukeran link atau afiliasi..dapet duit broo! Trims
    —————
    cek dulu akhhhh….

  6. To: Websites administrator.
    Re: Replacement of domain http://www.ui.edu to http://www.ui.ac.id

    Dear Sir,
    Greetings from the university of Indonesia.
    I would like to inform you that from August 2008, the University of
    Indonesia (Universitas Indonesia) has changed its web domain and returned
    to http://www.ui.ac.id , based on the consideration that we use Indonesia (id)
    domain.

    We notice that in your web you have a link to our domain and would be very
    grateful if you could change the link in your web to http://www.ui.ac.id to point
    to our university.
    We appreciate you eagerness to collaborate with us, and look forward for
    further collaborative work with University of Indonesia’s member.

    Yours Sincerely

    Riri Fitri Sari
    CIO/ Head of Information Systems Development and services of the
    University of Indonesia
    7th floor Kampus Baru UI Depok 16424 Indonesia
    riri@ui.ac.id

  7. terima kasih telah berkunjung ke blog sederhana saya.. mudah2an persahabatan kita tetap terjalin.. amien
    ———–
    Saya selalu membuka pintu persahabatan…

  8. FPI ada kantor perwakilan di kota Subang ga??
    ———-
    Saya belum tahu, tapi silahkan saja mencari informasinya melalui blog or situs FPI. Coba cari melalui search engine di Google. tq.

  9. salam kenal ya, artikelnya bagus2,,
    pecinta musik metal?😀
    ——–
    Salam kenal juga. Saya suka aja dengan musik metal, seperti Metallica, Dragon Force, Helloween, Iron Maiden, Painkiller, dan band sejenisnya…koq jadi curhat ya??…

  10. Bisa minta info tentang pola pendidikan kuno?seperti yang diterapkan pada masa yunani kuno mungkin….
    terima kasih
    ————–
    Salam kenal. Saya pernah membaca buku tentang pola pendidikan kuno (tapi lupa judul dan nama pengarangnya), antara lain dikatakan bahwa pendidikan memang dibagi polanya berdasarkan wilayah budaya, seperti hidustan, yunani, arab, bahkan Indonesia. Saya kira pola jaman dulu hampir serupa, yaitu pendidikannya berpola khusus, bukan klasikal masal. Murid satu – dengan guru satu, murid belajar selayaknya mengikuti aktivitas guru. Seperti jawara yang berguru dengan mpu, tidak ada jadwal masuk jam 06.30 pulang jam 14.45 seperti sekarang. Jaman dulu, belajar di alam sesuai ilmu yang akan dipelajari. Di Yunai misalnya, Alexander The Great belajar dengan Socrates dimanapun sang guru menginginkannya (mungkin sesuai lesson plan Socrates). Bilamana ingin memahami orang lain, mereka pergi kepasar berdua, diskusi berkepanjangan tentang masalah sosial dan politik, mereka berdua biasanya menghabiskan di atas bukit atau dibelang rumah yang terbuka, pemandangan alam terlihat jelas. Itu sekelumit contoh, semoga dapat membantu.

  11. Cipto ente sekarang dinas/ngajar di mana ? Tema dan isi Blok ente bagus bener…entar ana sumbang tulisan…coba tebak siapa ana ??? inget ndak ???
    ———-
    Saya mendidik di SMAN 32 Jakarta, dan berdasarkan nama, kata “ndak”, dan id-nya, ini Pak Henry pembimbing saya saat nyusun Skripsi. Betul kan?. Apa kabar pak?. Selamat ya, namanya udah nambah: Doktor. S3 dari Jerman, Belanda, atau Indonesia?.

    Saya masih inget dengan bapak, karena saya selalu cerita dengan temen2 di Jakarta tentang dosen2 kritis-progresif seperti Pak Henri, Pak Ali, Pak Syaiful, dan Pak Wakidi. Akhirnya ada juga temen2 kampus yang berhasil menemukan blog saya.

    Bapak mau kirim tulisan ke blog saya?, silahkan Pak, pasti saya terbitkan. Kirim aja ke: sciptoa@gmail.com . Senang bisa berhubungan lagi dengan bapak, semoga saya bisa S3 kaya Pak Henri. Amiiin. Oya, Pak Henri masih di Unila?

  12. Anda flame dengan saya ya??????
    Saya dapat itu dari rangkuman diskusi saya di forum kafegaul.
    Untuk menyebutkan referensinya sudah sulit, karena archivenya sudah baheula sekali.
    ———–
    Cepat juga ya membalas kunjungan saya, bahkan belum lebih dari 3 jam…..

    Menanggapi komen balasan untuk saya, rasa terkejut begitu terasa. Pertama, ini bukan soal nge-flame atau tidak, hanya sekedar komentar biasa. Kedua, bagaimana mungkin anda yang mengaku “tergila-gila dengan sejarah” menjadi orang yang “tidak tertib arsip”, bukankah pengarsipan menjadi “jantung” sejarah?, saya tidak dapat membayangkan, kisah sejarah seperti apa yang dapat anda hasilkan dengan kelalaian ini?!.

    Selanjutnya, ketiga, sepengetahuan saya, etika menulis yang baik adalah menjunjung tinggi nilai kejujuran sehingga apapun yang terjadi, seorang penulis akan mengabarkannya, baik itu perihal sumbernya yang berasal dari hasil diskusi dalam forum, ataupun sebuah “khayalan penulis”. Keempat, bila diingatkan oleh orang lain, baik itu sesama atau lintas profesi, dan itu benar, maka penulis akan memperbaikinya (mencoba untuk wellcome dan bukan menjadi sosok yang anti-kritik), karena ada kemungkinan pendapat orang lain adalah benar, setidaknya sebagai kesadaran bahwa tiada yang sempurna didunia ini. Akuilah. Kelima, marilah berdiskusi tanpa emosi….

  13. Keenam, anda sudah menuduh saya dengan kalimat sarkasme di blog saya, ” anda dari jaman perang salib?”…

    Ketujuh, Tidak usah terkejut, krn kalimat anda di blog saya jelas2 menyerang pribadi saya…

    Kedelapan, mengenai “arsip sejarah” itukan metodologi cara berpikir anda memandang sejarah, sedangkan saya memandang sejarah adalah sebagai sebuah hobi semata, bukan profesi.

    Kesembilan, saya sudah jelaskan bukan dari mana saya dapatkan tulisan itu? atau masih perlu saya ungkap lebih lanjut di blog saya?

    Kesepuluh, anda menyuruh saya untuk tidak emosi, tapi anda sendiri datang tanpa mengucapkan saran dan kritik yang etis, apakah itu cara anda menyampaikan saran dan kritik?????? Itu etika kritis yang anda ketahui?????Mengatakan saya dari zaman perang salib? alamak….

    Kesebelas, itu artikel yg sudah lama, arsip2nya udah terserang virus, selain menjadi koas, skarang saya jadi blogger profesional dan alhamduliLlah menghasilkan banyak uang disana. Pdhal saya tidak ada sama sekali basic IT. Saya percaya, kalo anda menekuni bidang IT, pasti akan menyerang saya juga..hehehe

    Jadi karena sibuk ber-SEO ria, tidak sempat lagi merapikan arsip2 sejarah saya, wong cuma hobby kok yang setiap saat saya bisa tinggalkan. Arsip sejarah dah tercecer, skrg komputer saya penuh dengan jurnal2 kedokteran gigi dan artikel2 SEO dan blogging. Tapi kalo mau diajak diskusi, insyaAllah saya akan layani semampu saya.

    Kalau mau lihat salah satu link forum refernsi saya ada disini :
    http://forum.kafegaul.com/archive/index.php/t-49760.html
    ————-
    Kata2 saya yang sedikit itu dianggap anda jelas-jelas menyerang?, alamak….., mengingatkan saja malah dituduh menyerang (apakah anda ngak pernah ikut organisasi?). Selanjutnya, kenapa anda saya sebut dari Jaman Perang Salib?, karena anda menulis seakan-akan tahu, tapi tanpa sumber, itu kan bearti anda dari jaman tersebut sebagai story teller yang seringkali bercampur dengan khayalan, serta imajinasi…hahahahahaaaa…

    Dan, ngak perlu ke-PD-an, masa saya menyerang anda (siapa situ, penting ngak seh?)….bahkan Roy Suryo yang keliru tentang sejarah, juga saya ingatkan (kritik) dengan tulisan yang banyak di blog ini, tapi tidak sarkatis seperti anda. Biasa aja kalee’, ngak perlu kebakaran jenggot…

    Terkait emosional, saya jadi teringat pendapat Anhar Gonggong (Sejarawan Makassar), dia berucap: “Kenapa Indonesia bagian Timur, dari Sulawesi sampai Papua tidak semaju Jawa dan Sumatra?, karena daerah-daerah tersebut emosional, seringkali masalah diselesaikan tanpa kepala dingin”. Jadi, setelah mengingat pendapat dosen saya ini, sekarang saya tidak kaget, biasa aja….

    Dalam komentar, anda menulis kepada saya:….”anda menyuruh saya untuk tidak emosi, tapi anda sendiri datang tanpa mengucapkan saran dan kritik yang etis, apakah itu cara anda menyampaikan saran dan kritik?????”…, saya tergelitik dalam hati, hiks..hiks..hiks, monggo, mari membaca yang baik sehingga dapat mengetahui dengan tepat, mana yang kritik dan mana yang saran, plus etis…hehehehehee…

    Baca juga komentar anda di blog saya (sudah saya balas tuh) di:
    https://suciptoardi.wordpress.com/picture/

  14. hay…. thanks artikelnya dah byk membantu sebagai bahan pertimbangan buatku dalam penyusunan skripsi,oya bantuin aku dong..kebetulan aku dari jurusan pendidikan sejarah aku merasa prihatin dg kualitas guru2 sejarah terutama dlm proses pembelajaran.aku lg menulis skripsi tentang kualitas guru sejarah SMA Negeri sekabupaten didaerahku yan ditinjau dari aspek persiapan,metode,proses dan evaluasi.. buat semua mohon saran dan bantuanya ya terutama mengenai sumber atau artikel yang terkait.kirim saran kritik atau mungkin bahan sebagai referensi ke alamat emailku di fery.harya_putra@yahoo.co.id. AKU TUNGGU SARAN,KRITIK DAN BANTUANNYA.MAKASIH…
    —————
    Kalau mau berhubungan, lewat blog ini saja ya, thesis saya juga berhubungan dengan skripsi anda, dan semoga bisa berbagi…aminn….

  15. Assalamualaikum, Salam Kenal. Saya ingin menjalin persahabatan dengan anda.
    ————-
    Waalaikum salam, sayapun demikian. Semoga dapat terjalin dengan baik. Silahkan berkomentar dalam tulisan saya, dan kita berkomunikasi. Terima kasih.

  16. materialist

    sedarlah kamu…
    ——-
    huh?. aneh….tau apa kamu tentang materialist?…jangan tergesa-gesa membuat pernyataan, atau hanya sekedar nyampah (nge-junk)??….

  17. om logo garuda yg dtolak uda ada blm. cari d gogle nga dpt. mohon bantuangnya
    —————–
    untuk sepriadi, sebelumnya maaf, saya belum paham tentang permintaan anda. Banyak yang masuk di blog ini. langsung aja, apakah yang anda maksud adalah lambang2 negara yang diajukan pada pra tahun 1950 ketika sayembara dibuka Pres. Soekarno untuk lambang negara, sehingga Garuda yang dipilih? kembali ke tulisan tentang garuda aja ya, kita bahas di tulisan sana aja. Tx

  18. hai lam kenal..
    situsnya menarik..kebetulan saya ada pertanyaan mengenai bahasa ini.
    melihat dari sifat dan logat kata NAGARI adalah bahasa melayu,apa betul itu mas? akan tetapi kenapa malaysia menggunakan kata NEGERI juga ya? bukanya seharusnya NAGARI. karena dari situ yang saya takutkan ada penyimpangan sejarah tentang INDONESIA yang sengaja ataupun tidak telah dilakukan. thanks

    1. Nagari adalah kata yang lazim digunakan dikebudayaan melayu, baik itu malaysia ataupun minangkabau. Setelah reformasi, sisitem pemerintahan di Padang diganti. Desa menjadi Nagari. Aceh: desa menjadi gampooong. dll.

      Kita mengetahui bahwa, bahasa Indonesia merupakan hasil “modifikasi” berabad-abad dari bahasa melayu yang kemudian diyakini sebagai Lingua Franka, sebagai bahasa penghubung antar pulau dan pemersatu.

      Penyimpanagan sejarah Indonesia?, saya rasa sulit buangat terjadi, kenapa?. Karena banyak ribuan bahkan jutaan tulisan sejarah tentang Indonesia yang memeiliki wacana besar yang sama, baik dari sejarawan Ilmiah, atau ilmu lainnya. Mgak perlu takut mas, orang Indonesia rata-rata nasionalis seperti England dan USA…

  19. tidak heran jika banyak yang mengatakan blog ini bagus………..saya pun sependapat. banyak ilmu yang saya peroleh dari blog ini.

  20. Saya menelusuri Sucipto Ardi yang menulis artikel “Perkembangan Telematika di Indonesia” di E-Majalah.Com. Jika benar anda orangnya, saya mengulurkan tangan mengucapkan salam persahabatan dengan anda, Assalamualaikum. Saya senang jika anda bisa mengirim tulisan/artikel tentang ICT untuk dimuat di majalah Majalah TELEMATIKA yang kami kelola, tentu ada imbalannya… Sekali lagi, saya ucapkan salam kenal.

  21. kak cip kpn mao revolusi…….Kyknya sejarah dah hamil tua……msh kontak dengan temen2 di lampung ngk pa dah lupa…y…..main ke lampung….reunian

  22. Salam Pak…
    Saya sedang meneliti SAS dalam ranah Sistem Informasi (Untuk Tesis). saat jadi guru SMA di jakarta, saya juga make SAS.
    Sepertinya saya akan membutuhkan bantuan Bapak.
    Kalau bisa saya minta alamat e-mail Anda karena ada hal-hal yang mungkin tidak bisa dibukan untuk umum.

    Terima Kassih…

  23. Assalamualaikum,,salam kenal..kemarin di GOR Senin,,lumayan juga tp kurang terkoordinir bu, kami harap besok kalau ada lagi kegiatan tolong dikoordinasikanlebih baik ya bu biar SGJ selalu dipandang positif oleh para pejabat diatas n akuntabel begitu,,terima kasih ya we always support,,

    1. Senang mulai ada yang peduli dengan SGJ walaupun mereka hadir karena sebuah “undangan” dan “pendataan” untuk jadi PNS. Terima kasih atas sarannya. Saya ingin menyatakan bahwa kami sudah (atau mendekati) dipandang positif dan akuntable setidaknya dengan mereka yang selama ini “bersama” kita seperti sejumalah anggota DPR, DPRD DKI, Dinas Pendidikan DKI, LSM Pendidikan, dan rekan2 di LBH Jakarta, kecuali sejumlah Kepala Sekolah dan beberapa pejabat lainnya. Maklumlah, tak kenal maka tak sayang. Oke deh, thanks atas supportnya yaaa….

  24. halo sucipto, aye beny tabloit sekolah, bukan sgj aje yg berjuang, aye dari 2006 bergerak mencari info guru honor & tenaga honor melalui tabloit media sekolah. sekolah dasar negeri dki sudah 99% mitra.
    namun ketika aye mendengar sgj sempat terdengar bahwa you kurang terang-terangan meng info g & t honor diwilayah you ?

  25. sepenggal kejadian di kantor sekolah :
    “udah turun belum ?” seseorang menanyakan kepada yang lainnya.
    “belum tuh belum ada di atm” ucap lainnya
    “apaan, tkd?, UDAAAH”(CAPSLOK JEBOL) ujar orang ketiga
    ternyata mereka sekumpulan PNS di kantor sekolah itu.
    apa yg terjadi dgn sekumpulan honor di sebelahnya
    …..saling memandang….. dan berkata kita kapan turun nya ya..?
    hehee tunj fungsional juga kapan-kapan aja ya….. sambil gigit jari sejak sebelas tahun lalu

  26. Hasil sosialisasi HGJ 6 Agustus 2012, Tes CPNS Honorer K2 dilaksanakan 2013.
    Gimana mau Test…? Daftar Honorer K2 dki jakarta belum dipublikasikan. Tolong donk publikasikan segera di blog ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s