Kisah Menista Ajaran Islam Di Masa Kolonial

Jakarta khususnya, Indonesia pada umumnya, gempar ketika Ahok menghina Al Qur’an. Peristiwa yang menyeruak pada tahun akhir tahun 2016 hingga awal tahun 2017, menghasilkan gerakan moral yang luar biasa, yakni 212.

Dalam tulisan ini, pada konteks penjajahan Belanda, penistaan terhadap agama Islam juga terjadi. Reaksi ummat Islam ketika itupun seakan serupa seperti kasus Ahok. Sejarah berulang ?. Selamat menikmati tulisan berikut ini.


Raja Pakubuwono X ketika berkunjung ke Masjid Luar Batang 1920

Raja Pakubuwono X ketika berkunjung ke Masjid Luar Batang 1920

Pemerintah Belanda trauma dengan perlawanan ummat Islam di Hindia-Belanda

Oleh: Muhammad Cheng Ho – Pegiat Jejak Islam untuk Bangsa (JIB)

Continue reading “Kisah Menista Ajaran Islam Di Masa Kolonial”

Advertisements

Pelaut Muslim Lebih Dahulu Mencapai Benua Amerika

Perkembangan teknologi navigasi Eropa pada permulaan abad ke-15 masih tertinggal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam pelbagai kesempatan, Fuat Sezgin kerap mengingatkan kepada publik akan peran besar intelektual Muslim di sepanjang sejarah. Menurut dia, para intelektual Arab-Islam mengadopsi kebudayaan Yunani sekaligus menghasilkan corak kebudayaan serta peradaban tersendiri.

Continue reading “Pelaut Muslim Lebih Dahulu Mencapai Benua Amerika”

Bangsa Besar Manusia Kerdil

Oleh: Danang Aziz Akbarona *)

Sejarah Indonesia adalah sejarah tentang tokoh-tokoh besar, dengan jiwa dan pikiran besar, serta menghasilkan konsepsi besar untuk Indonesia, bahkan dunia. Maka, tidak sepantasnya bangsa ini menjadi pecundang, bangsa kalah, terjebak dalam kondisi sulit ekonomi (middle trap income). Tak pantas pula bangsa ini seperti ditulis orang asing akan musnah di tahun 2030.

Jika pun kita menemukan kenyataan pahit kondisi bangsa ini jauh dari kebesarannya, mari kita introspeksi diri: barangkali kita semua gagal–atau setidak-tidaknya tidak mampu–mewarisi dan mentransformasi kebesaran Indonesia. Kita gagal membangun kepercayaan diri bangsa Indonesia.

Continue reading “Bangsa Besar Manusia Kerdil”