Perang Salib Tim-Tim Usai Sudah

Oleh: Aru Syeif Assadullah (Pemimpin Redaksi Suara Islam)


Hari-hari September 2010 saat ini ingat kembali, ketika Sekjen PBB Kofi Anan mengumumkan hasil Referendum Timor-Timur (Tim-Tim), pada 4 September 1999, hari itu penulis tengah berkunjung di kediaman sementara Letjen (Pur) Prabowo Subianto di Amman Yordania. Di tengah berbincang dengan tamu yang lain (al: Hartono Mardjono SH, Fadli Zon, Ahmad Muzani), tiba-tiba telepon seluler Prabowo berdering. Sejurus berbincang di telepon, Prabowo tampak  menggertakkan giginya, mukanya merah padam, murka besar. Tak bisa menyembunyikan kemarahannya lagi, Prabowo pun  memukul sekeras-kerasnya meja di depannya, Braak! Kami yang duduk di seberang lain terperangah.

Continue reading “Perang Salib Tim-Tim Usai Sudah”

Cerita Bekas Reserse 3, Skandal Penugasan ke Timor Timur dan Para Jenderal Pengecut

1983-1

Suatu hari di awal tahun 2000, saya dan ayah saya sedang menonton berita di salah satu televisi swasta yang sedang menyiarkan demo di Jakarta. Di selingan acara, ada wawancara dengan salah seorang pejabat Mabes Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal, tiba-tiba bapak saya bergumam “Oh, si pengecut itu sekarang sudah jadi jenderal rupanya,”. Bapak saya tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Saya bertanya “, Kok pengecut pak, memang kenapa dia?”. Bapak saya kemudian mengambil sebuah kertas lusuh dari lemari di rumah dan menunjukkan pada saya. Ternyata kertas lusuh itu adalah SK penugasan bapak saya ke Timor-Timur dan disertai dengan daftar nama para anggota Polri di Polwil. Bapak kemudian menunjuk beberapa nama perwira yang cukup terkenal saat ini. Saya yang masih bingung kemudian bertanya lagi “kenapa dengan mereka, pak?”. Bapak saya menjawab “mereka tidak pernah sampai ke Timor-Timur.”. Saya menunggu penjelasan dari beliau.

Continue reading “Cerita Bekas Reserse 3, Skandal Penugasan ke Timor Timur dan Para Jenderal Pengecut”

MENENGOK DAKWAH ISLAM DI NEGERI LORO SAE

Pengantar: Meskipun kian hari jumlah umat Islam di Timor Timur
(Timtim) kian meningkat, namun dakwah di propinsi bekas jajahan
Portugis ini banyak menghadapi hambatan. Berikut kami turunkan
beberapa tulisan di halaman 7, 8, dan 9 yang mencoba memaparkan
berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam Timtim. Tulisan digarap
Hersubeno Arief yang berkunjung ke propinsi termuda di Indonesia itu
beberapa waktu lalu (sebelum Sept 1995-red).

Continue reading “MENENGOK DAKWAH ISLAM DI NEGERI LORO SAE”