The Climb: Indonesia di Puncak Everest 26 April 1997

2eb73821f96bd2e7f14b94b0f7ea65ae

Tulisan berikut saya ambil dari sebuah blog yang kental dengan suasan militer dengan judul the Climb. Setelah saya membacanya, sebagai penegas berdasarkan isi, maka judul layaklah meendapat tambahan. Disini perlu ditegaskan, tidak ada penambahan isi tulisan kecuali pengantar yang saya buat di atas garis sebelum tulisan pokok.
Continue reading

Posted in Kuliah | Leave a comment

Luapan Kekecewaan Honorer K2 yang Tak Lulus Jadi CPNS

B_2122014

Liputan6.com, Jakarta : Lebih dari sepekan daftar kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori dua (K2) diumumkan. Hingga kini, sudah ada 150.973 tenaga honorer yang sudah dinyatakan lulus tes CPNS oleh Panitia Seleksi Nasional.

Bagi yang lulus tentu saja bergembira karena impiannya menjadi kenyataan. Namun untuk tenaga honorer yang gagal, tentu harus menelan pil pahit. Sedih, kecewa, khawatir, marah semua bercampur aduk menyelimuti perasaan para tenaga honorer.

Satu pertanyaan yang membuat mereka resah: bagaimana nasib mereka selanjutnya?
Continue reading

Posted in Berita | Leave a comment

Australia dan UNAMET Dalangi Kecurangan Referendum Timor Timur

2327585_20131118032556 2327585_20131118032723Berdasarkan sumber di http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1999/10/11/0154.html yang diterbitkan pada Oktober 1999 di sebuah milis, terdapat data bahwa Australia dan Unamet terlibat kecurangan dalam lepasnya Timtim dari NKRI. Lagi, dalam duni yang mengglobal ini, tidak ada yang pantas ditutup-tutupi lagi……

Berikut beberapa petikannya….

Continue reading

Posted in Kuliah | Leave a comment

KECURANGAN UNAMET SELAMA JAJAK PENDAPAT DI TIMOR TIMUR PADA TAHUN 1999

- Hasil jajak pendapat yang dalam rencana semula akan diumumkan tanggal 7 september 1999, karena penghitungan seluruh kartu suara dapat diselesaikan lebih cepat, sehingga UNAMET memajukan waktu pengumuman 3 hari lebih awal   menjadi tanggal 4 September 1999. Tepat pukul 09.15 wita pada tanggal 4 September 1999 secara resmi diumumkan hasil jajak pendapat dengan perolehan suara 94.388 untuk opsi-1 pro otonomi dan 344.508 untuk opsi-2 pro kemerdekaan atau opsi-1 memperoleh 21,5% sedangkan opsi-2 memperoleh 78,5% suara.

- Sesaat setelah diumumkannya hasil jajak pendapat ini, terjadilah kerusuhan dan amukan massa di sebagian besar wilayah Timor Timur. Benturan-benturan fisik berskala besarpun terjadi antara pendukung pro otonomi dan pro kemerdekaan yang dibarengi dengan perusakan, pembakaran, menuntut keras dan mengancam UNAMET agar tidak boleh meninggalkan lokasi mereka di 13 kabupaten di seluruh wilayah Timor Timur untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan mereka yang telah dengan sengaja melakukan kecurangan secara terang-terangan dalam upaya memenangkan pro kemerdekaan. Amukan massa yang anarkhis ini telah mengakibatkan hancurnya sebagian besar sarana prasarana bangunan milik masyarakat maupun pemerintah serta menimbulkan korban jiwa di beberapa daerah.
Continue reading

Posted in Kuliah | Leave a comment

“Kemerdekaan” Timor Timur: ilusi dan kenyataan

Membaca tulisan ini,  yang diterbitkan beberapa bulan setelah Timor Timur berdiri sebagai negara sendiri, adalah layak menjadi sebuah perenungan untuk menghadapi kenyataan dan bukan nostalgia yang falmboyan tentang sebuah negara baru. Analisis yang mendalam, sekilas tidak berbanding terbalik ketika memahami peristiwa Kerusuhan 2006 yang diakhiri dengan tewasnya Alfredo, persis seperti prediksi dalam tulisan ini. Tulisan ini amat menarik untuk dibaca, gumamku….

—————–

1w

Oleh Mike Head dan Linda Tenenbaum
15 Juli 2002

Beberapa saat setelah tengah malam 20 Mei, kawasan kecil Timor Timur akan diumumkan sebagai negara merdeka pertama di abad ke 21. Di tengah perayaaan resmi di Ibu kota Dili, Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan akan secara resmi mengalihkan kekuasaan kepada Xanana Gusmao, Presiden yang terpilih, dan akan mengumumkan kemerdekaan 800,000 penduduknya.
Continue reading

Posted in Kuliah | Leave a comment