Gambar di samping (Batant Stride ST. 887) adalah salah satu yang aku temukan ketika searching di mbah gugel tentang sepatu hiking: Batant Stride. Sepatu yang aku tahu adalah buatan Bandung, Indonesia, diklaim oleh penjual sepatu di Taman Puring seperti ini, ketika aku tanya tentang asal pembuatnya: …” berasal dari Cina dan yang kaya gini ga ada buatan Indonesia, ini produk baru (2012) datangnya nanti lagi, 6 bulan sekali”. Kejadian itu berlangsung hari Selasa, 17 Jan 2012, saat menukar kembali karena nomornya kebesaran, dan jadinya Rp.350.000 dari harga yang pembukaan sebesar: Rp.475.00 (info bokin).
Continue reading
Terkait Papua, Dunia Internasional Dukung Indonesia
JAYAPURA, KOMPAS.com — Terkait isu Papua, dunia internasional menyatakan dukungannya atas upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono, Rabu (11/1/2012), saat mensosialisasikan kebijakan percepatan pembangunan untuk kedua provinsi itu di Jayapura.
Bambang Darmono mengatakan, dunia internasional mendukung kedaulatan wilayah Republik Indonesia. Mereka juga tidak mendukung adanya separatisme.
Continue reading
Nyontek adalah Nenek Moyang-nya Korupsi [di Indonesia]
Kamis, 6 Januari 2011, Pukul 00.00-an, saya membuka blog. Ada sebuah komentar yang ”menarik”, bahkan sempat membuat saya sedikit geram. Namun, segera saya sadari bahwa beda pendapat itu biasa, bisa jadi beda karena belum paham apa yang orang lain yakini, atau mempertahankan keyakinannya karena alasan-alasan yang menurutnya benar. Komentar terkait yang dimaksud ada di sini <klik> , berpendapat bahwa “apa hubungannya mencontek sama korupsi? kayaknya nggak ada deh” yang diutarakan oleh Seseorang {klik}. Pendapat demikian merupakan respon dari keyakinan saya bahwa Nyontek adalah nenek Moyang-nya Korupsi [di Indonesia]: mata rantai korupsi yang merajalela kini, bahkan membudaya di bumi Indonesia, terkait dengan tindakan mencontek yang dimulainya sejak dibangku sekolah [Sumber: Mimpi "Nakal" Seorang Guru].
Continue reading
Knalpot Vega R 2004 Ngebul dan Solusinya [Nano Energizer, Semoga aja....]
Awal tahun 2012, aku dikagetkan dengan kejanggalan kuda besiku “Yamaha Vega R 2004″ yang telah menjadi tungganganku selama 3 tahun belakangan . Knalpot Djagoer-ku ini ngebul. Entah baru memperhatikan, atau sudah beberapa minggu belakangan, ternyata setiap awal motor dipanaskan keluar asap yang banyak berwarna putih dan ngebul. Menariknya, setelah dibawa jalan, lama-kelamaan asapnya berkurang dan hilang seperti normal-nya motor 4 tak. Tetap saja, aku khawatir, pasalnya tuh knalpot ngebul banget dan baunya nyengat ngak enak.
Selanjutnya, modem yang baru dapat gratis plus pulsa dari Telkom langsung aku gunakan coba cari “mengapa-nya” dan “bagaimana” cara penanganannya. Berselancar di internet hasilnya membawa pengetahuan baru sekaligus tentunya: pencerahan.
Continue reading
Kunto Pecahkan Rekor Dunia Penggebuk Drum Terlama
Metrotvnews.com, Malang: Kunto Hartono, drumer asal Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil memecahkan rekor dunia (Guinness World Records) sebagai penggebuk drum terlama. Dia sukses bermain selama 121 jam nonsetop di halaman Balai Kota Malang, Ahad (1/1).
Rekor sebelumnya dipegang Russ Prager, drumer asal Amerika Serikat. Dia pernah menggebuk drum selama 120 jam tanpa henti.
Pemecahan rekor dunia itu semula dijadwalkan tepat pada malam pergantian tahun atau paling lambat Ahad (1/1) sekitar pukul 02.00 WIB. Tapi jadwal molor karena waktu dimulainya menggebuk drum, Selasa (27/12) juga mundur karena beberapa kendala teknis.
Continue reading
GBS [Guru Bantu Swasta] Merambah Sekolah Negeri, Guru Honor Meradang
Sudah dua bulan belakangan ini, Desember 2011- Januari 2012, SMAN 32 Jakarta sering kedatangan guru untuk “melamar”, mencari tempat tetap untuk mengajar “home base” bagi mereka (Guru Bantu Swasta) yang sudah menerima SK (Surat Keputusan) diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) dari pemerintah. Di sekolah negeri lainnya, ada guru honor yang selama ini mengabdi, diberikan pilihan sulit: “tetap di sini (sekolah negeri) tanpa jam ngajar, atau keluar”. Seakan, pikiran, tenaga, loyalitas dan totalitas untuk mendidik anak bangsa, hilang dalam sekejap, tak berarti apa-apa. Kalau ada guru baru yang datang dengan membawa SK, maka guru honor harus hengkang. Tidak peduli apakah yang disingkirkan adalah kepala rumah tangga dengan beban sejumlah anak dan rumah mengontrak, ataukah guru yang sudah berumur tua (senior), SK sampai di tangan kepala sekolah, semua akan berubah drastis. There’s noting you can do!. Bagi mereka yang berfikiran legal formal, maka GBS datang dengan surat resmi, maka guru honor di sekolah negeri harus pergi, tidak ada istilah berbagi jam ajar, adalah suatu yang wajar karena sesuai peraturan. Dimensi pengabdian dan sosial diabaikan….
Continue reading
Karikatur-ku
Sekitar minggu kedua bulan November ini, setelah libur Seagames, saya “menantang” Dimas untuk membuat gambar tentangku. Anak kelas 12 IPS yang bertubuh besar ini, tentunya jauh melebihi saya besarnya, ternyata juga memiliki kelebihan dalam membuat gambar. Anak yang juga ku ajar sejak kelas 11 ini, adalah anak Ekskul Manga. Ketika ku tanya tentang karyanya, dia mengidentifikasikan diri berbeda dengan pendapatku, “kamu cocoknya di panggil sebagai penggambar?, Dimas terdiam sebentar dan berkata: kartunis, pak”.
…terakhir, saya ingin berkata: thanks ya Dim, karyamu saya maknai sebagai apresiasi siswa dalam menyambut Hari Guru….
Continue reading
Referendum untuk Papua, NKRI [Bukan] Harga Mati
Rencana terbaru AS yang akan menempatkan marinir-nya di Darwin (australia), bagi saya, adalah sinyal nyata bahwa masalah Papua sudah mendekati klimaks. Seperti yang sudah saya sinyalir dalam tulisan terdahulu, selama Freeport kokoh di Papua maka selama itu pula dukungan AS untuk integrasi Papua ke NKRI adalah harga mati. Namun, kecenderungan sekarang berbeda. Demonstrasi yang mendekati 100 hari di kawasan Freeport oleh para karyawannya, Kongres Adat Papua III yang diberangus oleh aparat Indonesia, OTSUS yang gagal, demonstrasi mahasiswa yang terus berkelanjutan, pelanggaran HAM selama Papua dalam NKRI, dan lobi Internasional yang dilakukan oleh anggota dan simpatisan OPM, semakin mendekatkan kepada kata: REFERENDUM.
Referendum diyakini oleh kalangan tertentu adalah harga mati untuk solusi Papua, dan AS sebagai sekutu Indonesia selama ini sepertinya meng-amini-nya. Bukti terbaru ialah pangkalan militer AS di Darwin. Skenarionya seperti ini: marinir mereka di Australia adalah sebagai pendukung kalau Papua kacau, dan marinir mereka akan mendukung habis-habisan kepada pejuang OPM. Pernyataan pihak AS yang mulai “melihat kembali” kebijakan RI di Papua semakin hari akan menjadi jelas tidak mendukung lagi Papua tetap dalam NKRI. Dengan demikian, AS mulai [berencana dengan nyata] akan meninggalkan dukungannya selama ini terhadap Indonesia karena keberadaan Freeport semakin terancam. “Uang keamanan” untuk TNI dan Polri telah meruntuhkan hati nurani bangsa ini, terlebih berbagai masalah yang terjadi terkait dengan Freeport terhadap rakyat Papua.
Penipuan Pulsa / Peminta-minta Pulsa (Up Date Terussss)
Sudah lama aku menerima sms dari nomor tidak dikenal dengan pola “meminta-minta” pulsa dengan berbagai alasan, biasanya menggunakan kata “penting”, atau “mama di kantor polisi”. Selanjutnya, aku menghapusnya, selain karena tidak mau menggapinya, aku merasa terganggu. Dalam media cetak dan elektronik, apa yang ku terima dapat dibilang sebagai penipuan pulsa, tapi saya lebih senang mengistilahkannya sebagai Peminta-minta Pulsa. Tak apalah….
Waktu terus berjalan, dan beragam sms yang serupa tetap bermunculan. Baru kali ini terpintas di kepalaku untuk mengabadikannya, sebagai sebuah perjalanan. Yupz, sekedar tertib arsip….
Monggo di mulai….
Continue reading
Nyontek !!!, Ingat 4 D !!!!
Hari ini, 1 November 2011, adalah hari pertama pelaksanaan Ulangan formatif 2 (UF 2). Selama seminggu ke depan, 1-7 Nov, aku kebagian jatah sebagai panitia. Dari tahun ke tahun, masalah yang kemudian menjadi akar budaya korupsi tetap masih ditemukan, yaitu mencontek. Untuk memerangi dan menyudahinya di kertas ulangan pelajaranku tertera: “ Stop Mencontek untuk Masa Depan Indonesia Tanpa Korupsi !!! “
Continue reading


